Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Pendekatan Saintifik dalam Kurikulum 2013 terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Edy Arianto; St. Syamsudduha; Sri Sulasteri; Suharti Suharti; A Sriyanti
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 3 No 2 (2021): NOVEMBER
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ajme.v3i2.24760

Abstract

Penerapan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 untuk melibatkan siswa dalam proses pembelajaran sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan santifik dalam Kurikulum 2013 terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah kuantitaif desain ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMAN 1 Tamalatea Kab. Jeneponto dengan jumlah 132 siswa sedangkan sampelnya 40 siswa ynag diperoleh dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala penerapan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yaitu regresi linear sederhana. Hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk penerapan pendekatan saintifik diperoleh nilai rata-rata 73,83 berada pada kategori baik. Sedangkan hasil belajar matematika siswa diperoleh nilai rata-rata sebesar 78,39 berada pada kategori tinggi. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa thitung> ttabel (4,622 >2,024) yang berarti terdapat pengaruh positif penerapan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI IPS SMAN 1 Tamalatea Kab. Jeneponto.
KOMPARASI KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE TALKING STICK DENGAN TIPE MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS VII SMP LPP UMI MAKASSAR A. Sriyanti
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2015): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.191 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2015v3n1a3

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk: mengetahui perbandingan keefektifan antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick dan Model Kooperatif Tipe Make a Match pada materi Segiempat. Perbandingan keefektifan yang dimaksud dilihat dari (1) aktivitas siswa, (2) respons siswa, dan (3) hasil belajar siswa.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP LPP UMI Makassar dan sampel terdiri dari dua kelas yakni kelas eksperimen I diajarkan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick  dan kelas eksperimen II diajarkan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dipilih menggunakan teknik Purposive  sampling. Data yang dikumpulkan terdiri atas hasil belajar siswa, data aktivitas siswa dalam pembelajaran, dan data respons siswa terhadap perangkat dan pembelajaran. Hasil uji hipotesis pada taraf siginifikan  dengan uji-t menunjukan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick lebih efektif daripada Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dengan materi pokok Segiempat dikelas VII SMP LPP UMI Makassar.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK PILIHAN GANDA DUA TINGKAT UNTUK MENGIDENTIFIKASI PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Dian Mutmainna; Sitti Mania; A. Sriyanti
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6 No 1 (2018): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.257 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n1a6

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah instrumen tes diagnostik untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman konsep matematika siswa yang berbentuk pilihan ganda dua tingkat. Penelitian ini merupakan penelitian Research & Development (R & D) dengan menggunakan model pengembangan Tessmer yang dikenal dengan tipe formatif evaluation. Pengembangan Tessmer terdiri dari 4 tahap yaitu preliminary, self evaluation, tahap prototyping (expert reviews, one-to-one dan small group) dan field test.Angket respon siswa pada instrumen tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat memenuhi kriteria tercapai dan tidak ada perbaikan/revisi terhadap instrumen tes yang akan dikembangkan karena lebih dari 50% siswa yang memberikan respon positif. Dari hasil angket respon siswa dapat diketahui bahwa produk instrumen tes diagnostik ini dapat dikatakan praktis untuk digunakan. Hasil data tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa, dapat diketahui bahwa jumlah siswa yang termasuk dalam kategori paham konsep 58,95%, persentase siswa yang mengalami miskonsepsi sebesar 12,63% dan persentase siswa yang tidak paham konsep sebesar 28,25%. Berdasarkan hasil pekerjaan siswa dalam menjawab tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat dapat dikatakan bahwa produk instrumen tes ini cukup efektif dalam mengidentifikasi tingkat pemahaman konsep matematika siswa.Abstract:The study is aimed at producing a diagnostic test instrument to identify the level of understanding of mathematical concepts of students in the form of two-level multiple choice. This research is a Research & Development (R & D) by using Tessmer development model known as formative type evaluation. The development of Tessmer consists of four stages: introduction, self-evaluation, prototyping (expert review, one-to-one and small group) and field testing. Questionnaire responses of students on the two-level multiple choice diagnostic test instrument meet the achieved criteria and no improvement/revision of the test instrument to be developed as more than 50% of the students responded positively. From the questionnaire results of students’ response, it can be identified that the product of diagnostic test instrument can be said to be practical to use. The results of the two-level multiple choice diagnostic test instrument data to identify students' concept of understanding can be observed that the students who understand the concept, those who experienced misconceptions, and who do not understand the concept are 58.95%, 12.63%, and 28.25% respectively. Based on the results of the students’ work in answering the two-level multiple choice diagnostic test, it can be said that the test instrument product is quite effective in identifying the level of understanding of students' mathematical concepts.
EFFECTIVENESS OF DISCOVERY LEARNING MODEL ON STUDENTS' MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY Fitriani Nur; Thamrin Tayeb; Virginia Meyka Widayanti; A. Sriyanti; Nurhidayah Nurhidayah
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 8 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.542 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2020v8n1a10

Abstract

Abstract:This study aims to determine the application of discovery learning model on students' mathematical problem solving abilities. This research is experimental research with a quasi experimental design. The population in this study were all students of grade VII SMPN 4 Sungguminasa with grade VII.A as samples an experimental class and grade VII.C as a control class. The research instruments used a test to solve mathematical problems. Data analysis techniques were descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. Based on the results of the analysis, it was found that the application of discovery learning model is effective on students' mathematical problem solving abilities.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan desain penelitian yaitu quasi eksperimental design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII SMPN 4 Sungguminasa dengan sampel pada kelas VII.A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.C sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK BERBENTUK URAIAN UNTUK MENGIDENTIFIKASI PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA WAJIB SISWA MAN 1 MAKASSAR A. Sriyanti; Sitti Mania; Nurul Hairani A
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.264 KB) | DOI: 10.36277/defermat.v2i1.40

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah instrumen tes diagnostik untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman konsep matematika siswa yang berbentuk uraian. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp yang terdiri dari 4 tahapan yaitu: (1) tahap pengkajian awal (preliminary investigation phase), (2) tahap perancangan (desaian phase), (3) tahap realisasi/konstruksi (realization/construction phase), dan (4) tahap tes, evaluasi dan revisi (test, evaluation and revision phase). Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN 1 Makassar yang berjumlah 38 orang siswa. Hasil uji coba yang dilakukan, diperoleh bahwa instrumen tes diagnostik berbentuk uraian ini sudah dikatakan valid karena hasil CVR yang diperoleh adalah 1 dan telah memenuhi kriteria yaitu ≥0,99 dan hasil CVI yang diperoleh adalah 1 dengan kategori sangat sesuai atau berada pada kisaran 0,68-1,00. Hasil uji reliabilitas yang diperoleh adalah 0,75 dengan kategori tinggi dan berada pada kisaran 0,60<r11<0,80. Instrumen tes diagnostik berbentuk uraian memiliki tingkat kesukaran dengan hasil rata-rata 0,56 dengan kategori sedang yaitu berada pada kisaran 0,31-0,70. Instrumen tes diagnostik berbentuk uraian memiliki daya pembeda dengan rata-rata 0,34 dengan kategori cukup dan berada pada kisaran 0,20Dp0,40. Hasil data tes diagnostik berbentuk uraian untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa, dapat diketahui bahwa jumlah siswa yang termasuk dalam kategori paham konsep 29,74%, persentase siswa yang mengalami miskonsepsi sebesar 32,11% dan persentase siswa yang tidak paham konsep sebesar 38,16%. ABSTRACT This study aims to produce a diagnostic test instrument to identify the level of understanding of students' mathematical concepts in the form of descriptions. The type of research used is Research and Development (R & D). The development model used is the Plomp model which consists of 4 stages, namely: (1) the initial assessment phase (preliminary investigation phase), (2) the design stage (desaian phase), (3) the realization phase / construction phase, and (4) the stages of testing, evaluation and revision (test, evaluation and revision phase). The subjects of the trial in this study were the eleventh grade students of MAN 1 Makassar, which amounted to 38 students. The results of the trial conducted, it was found that the diagnostic test instrument in the form of this description was said to be valid because the CVR results obtained were 1 and had met the criteria of ≥0.99 and the CVI results obtained were 1 with a very appropriate category or in the range 0, 68-1.00. The reliability test results obtained are 0.75 with a high category and are in the range of 0.60 <r11 <0.80. The diagnostic test instrument in the form of description has a level of difficulty with an average result of 0.56 with a moderate category which is in the range of 0.31-0.70. The diagnostic test instrument in the form of description has a differentiating power with an average of 0.34 with sufficient categories and in the range of 0.20 <Dp0.40. The results of diagnostic test data in the form of a description to identify students' conceptual understanding, it can be seen that the number of students included in the conceptual understanding category is 29.74%, the percentage of students who experience misconceptions is 32.11% and the percentage of students who do not understand the concept is 38.16% .
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POBAR (POHON BANGUN RUANG) PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR A. Sriyanti; Andi Halimah; Nurfiana Nurfiana
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v6i2a2.2019

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika pohon bangun ruang pada materi bangun ruang sisi datar yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian research & development dengan mengacu pada model ADDIE. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA MTs Ash-Shalihin. Produk yang dihasilkan adalah media pembelajaran berupa alat peraga matematika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, lembar pengamatan pengelolaan pembelajaran, lembar aktivitas siswa, lembar angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Berdasarkan hasil uji coba, diperoleh bahwa: (1) hasil validasi media pembelajaran adalah 3,40 berada pada kategori valid dengan interval , (2) praktis diperoleh berdasarkan respons guru dan respons siswa terhadap media pembelajaran sebesar 97,7% dan 96,8%, dan (3) efektif berdasarkan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran diperoleh rata-rata 3,91 berada pada kategori sangat baik dengan interval , aktivitas siswa dalam kategori sangat baik yakni 96,8% dengan interval persentase , dan tes hasil belajar berada dalam kategori tinggi dengan persentase ketuntasan belajar keseluruhan siswa sebesar 86,3%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pada tahap uji coba, media pembelajaran pohon bangun ruang pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII MTs Ash-Shalihin telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.AbstractThis study aimed to develop mathematics learning media of POBAR in flat, solid, practical, and effective material. The study used research and development with ADDIE models, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation suggested by Steven J McGriff. The test subjects in this study were the students of class VIII A at MTs Ash-Shalihin. The instruments used in this study were validation sheets, learning management observation sheets, students’ activity sheets, teachers’ and students’ response questionnaire sheets, and learning achievement tests. Based on the result of testing conducted, it was found that: (1) the results of the validation of learning media were 3.40 in the valid category because of the interval value , (2) practical use obtained based on teachers’ and students’ responses to learning media was 97.7% and 98.8%, and (3) the effectiveness based on the teachers’ ability to manage learning was 3.91 in very good category with the intervals of , the students’ activity was 96.8% which was categorized in excellent with the interval value , and the learning achievement test was in the high category and the overall learning completeness was 86.3%. It could be concluded that, based on the testing stage, the implementation of POBAR learning media in flat side material of class VIII at MTs Ash-Shalihin fulfilled the valid, practical, and effective criteria.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV PADA MASA PANDEMI COVID-19 Marwa Marwa; Munirah Munirah; Andi Dian Angriani; Suharti Suharti; A. Sriyanti; Rosdiana Rosdiana
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/10.24252/auladuna.v7i2a10.2020

Abstract

AbstrakPelaksanaan pembelajaran di Indonesia dalam menghadapi masa covid-19 menuntut guru untuk tetap berperan aktif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan minat belajar peserta didik serta untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan peran guru dalam meningkatkan minat belajar peserta didik selama masa pandemi covid-19 yaitu 1) pembelajaran dilaksanakan secara luring atau BDR, 2) menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, 3) menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, 4) penerapan media pembelajaran menggunakan laptop dan fasilitas belajar yang ada di rumah, 5) memperlihatkan hasil belajar, 6) pemberian motivasi, tugas, pujian dan hukuman atas hasil kerja peserta didik, 7) melakukan penilaian, 8) menjalin kerjasama antara guru dan orang tua. Sedangkan yang menjadi faktor utama pendukung guru guna meningkatkan kembali minat belajar peserta didik adalah dengan memanfaatkan fasilitas rumah yang mendukung pembelajaran dan sarana belajar. Kemudian yang jadi faktor utama penghambat guru adalah keterbatasan waktu yang dimiliki guru dan juga peserta didik saat melaksanakan proses belajar mengajar.AbstractThe implementation of learning in Indonesia in facing the Covid-19 required teachers to increase students' interest in learning. This research aimed to describe the role of the teacher in increasing students' interest in learning and finding the supporting and inhibiting factors of the learning process. The method used was descriptive qualitative. The results indicated that the teachers’ role in increasing students' interest in learning during the Covid-19 pandemic, namely 1) learning carried out offline or BDR, 2) creating a pleasant learning atmosphere, 3) using a variety of learning methods, 4) implementing learning media using laptops and learning facilities at home, 5) showing the learning outcomes, 6) giving motivation, reports, and authority over the students’ works, 7) doing an assessment, 8) establishing cooperation between teachers and parents. Meanwhile, the main factor supporting teachers to increase students' interest in learning was utilizing home facilities that support the learning process. The main factor inhibiting the teacher was the limited time that the teacher and students have when carrying out the teaching and learning process.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI PENGUKURAN WAKTU Baharuddin Baharuddin; Andi Halimah; Ika Nurjannah; Suharti Suharti; A. Sriyanti
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 1 (2021): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v8i1a10.2021

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan media komik berbasis pendekatan saintifik yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan Research and Development yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Berdasarkan hasil uji coba terbatas yang dilakukan pada kelas V SDN 250 Bulu Kabupaten Soppeng, diperoleh bahwa: (1) hasil validasi media komik adalah 4,01 pada kategori valid, (2) hasil kepraktisan media komik adalah 95% dan berada pada kategori sangat positif, dan (3) hasil keefektifan karena telah memenuhi tiga kriteria yaitu kemampuan guru saat mengelola pembelajaran 4,7 (kategori sangat baik), persentase aktivitas peserta didik 86,1% (kategori sangat baik) dan persentase ketuntasan belajar peserta didik berkategori tinggi serta mencapai ketuntasan klasikal yaitu 100%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa dalam tahap uji coba terbatas yang dilaksanakan, media komik berbasis pendekatan saintifik pada materi pengukuran telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Media komik berbasis pendekatan saintifik dapat digunakan dalam proses belajar mengajar di sekolah dasar, tampilan yang menarik membuat aktivitas peserta didik semakin baik dan meningkatkan ketuntasan hasil belajar matematika.AbstractThis study aimed to investigate the level of validity, effectiveness, and practicality of the developing comic media based on the scientific approach. The method used was Research and Development with ADDIE model. Based on the results of the limited test conducted at the fifth-grade students of SDN 250 Bulu in Soppeng Regency, it was found that: (1) the validation result of comic media was 4.01 in the valid category, (2) the practicality result of comic media was 95% which was in the very positive category, and (3) the results of the effectiveness had fulfilled three criteria, namely the teacher’s ability to manage learning was 4.7 (very good category), students’ activities were 86.1% (very good category) and the students’ learning completeness was categorized high and achieving 100% of classical completeness. Therefore, it could be concluded that in the limited test stage, comic media based on the scientific approach to the measurement material had fulfilled the criteria of validity, practicality, and effectiveness. Comic media based on the scientific approach can be used in the teaching and learning process in elementary schools because attractive media makes the students’ activities better and improves their mathematics learning outcomes.
PENGEMBANGAN MODUL GEOMETRI ANALITIK BIDANG DAN RUANG MATERI KONIKOIDA BERDASARKAN TEORI VAN HIELE Sulhijrah Mustabil; Nursalam Nursalam; A. Sriyanti; Suharti Suharti; Fitriani Nur
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.88 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i2.3438

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan maksud mengembangkan modul geometri analitik bidang dan ruang materi konikoida berdasarkan Teori Van Hiele yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri atas empat fase, yaitu: fase investigasi awal, fase desain, fase realisasi, dan fase tes, evaluasi, dan revisi. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket respon mahasiswa, angket respon dosen, lembar observasi aktivitas mahasiswa, lembar observasi kemampuan dosen mengelola pembelajaran, dan tes pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan modul yang dihasilkan valid, praktis dan efektif, dengan rata-rata kevalidan untuk bahan ajar dan semua instrumen penelitian adalah 4,5. Praktis, dengan rata-rata lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran 1,56, rata-rata persentase angket respon mahasiswa 82,68 dengan kategori positif dan rata-rata persentase angket respon dosen adalah 86,94. Efektif, rata-rata persentase aktivitas mahasiswa adalah 80,125, rata-rata persentase kemampuan dosen mengelola pembelajaran adalah 4,00, dan persentase ketuntasan belajar mahasiswa adalah 75%. AbstractThis research form development that refers to development geometrical module analytics field and matter conicoid materials based on Van Hiele Theories which is valid, practical and effective. This research used development of Plomp models that consists of four phases : Investigation phase, design phase, realization phase, and test phase, evaluation and revision. Instrument that used are paper of validation, paper of observation characteristic of learning, questionnaire response of students, questionnaire response of lecture, observation papers activity of students, observation papers the ability of lecture to manage the subject and comprehension test of the concept, result of research show module that valid. Practically and effective. Dengan rata-rata  the validation to substance of teaching and all the instrument of research is 4,5 practically. With range observation of papers the characteristic of learning 1,56, range of questionnaire presentation of students response 82,68 for the positive of category and range questionnaire presentation of lecture response is 86,94. Effective, range presentation activity of students is 80,125, range the ability the presentation of lecture to manage the subject is 4,00, and completeness presentation student learning is 75%.   
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN REGULASI DIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Andi Nurul Fadilah; Thamrin Tayeb; Fitriani Nur; Suharti Suharti; A. Sriyanti
JIPMat Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v6i1.7494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar dan regulasi diri terhadap prestasi belajar mahasiswa pendidikan matematika. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Ex-postfacto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa pendidikan matematika sedangkan sampelnya dipilih menggunakan teknik sampling kelompok (sampling cluster). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kemandirian belajar dan regulasi diri, serta dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar mahasiswa pendidikan matematika berada pada kategori sedang, regulasi diri juga berada pada kategori sedang serta prestasi belajar mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi. Kemandirian belajar dan regulasi diri secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa.