Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Pembelajaran IPA SD Pedurungan Lor 02 Semarang Prilla Anggia Putri; Mudzanatun Mudzanatun; Duwi Nuvitalia; Hartati Hartati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran project based learning pada muatan pembelajaran IPA, jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SD Pedurungan Lor 02 Semarang dengan subjeknya adalah guru kelas dan siswa kelas V SD Pedurungan Lor 02 Semarang. Data kualitatif tersebut dianalisis menggunakan reduksi kemudian disajikan lalu penarikan kesimpulan. Hasil penelitian, diperoleh bahwa selama pembelajaran IPA dengan menggunakan model project based learning terbukti dapat meningkatkan hasil belajar IPA dan meningkatkan motivasi siswa.
Analysis of Students' Learning Style Profiles in 5th Grade Differentiate Learning in Elementary School Fiky Herdianto; Mudzanatun Mudzanatun; Sri Suneki; Diyah Rahayu Tunjungsari
Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v4i2.417

Abstract

Students have characteristics in understanding the ability to understand and obtain different information. The purpose of this study was to find out the results of the description of the learning style profile of fifth-grade students at SD Negeri Pandeanlamper 01 Semarang City. This method uses a qualitative descriptive approach. The research strategy used was observation sheets by distributing questionnaires based on learning styles, visual, auditory, and kinesthetic. Based on the results of the study, it was shown that fifth-grade students at SD Negeri Pandeanlamper 01 were more dominant with a visual learning style, obtaining a percentage of 46.63%. This indicates that most students better understand information with their sense of sight, such as seeing pictures and learning video animations. Next is the kinesthetic learning style of 28.67% by processing physical and mental information to move, and the auditory learning style of 25.00% by gaining understanding by listening. This learning style facilitates the needs of diverse students in differentiated learning. Learning style profiles in differentiated learning provide learning readiness, interests, and things each student likes. With differentiated learning, all the needs of students can be accommodated according to each student's interests and learning profile.
KEFEKTIFITASAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS IV SD NEGERI MANGUNHARJO SEMARANG Mei Fita Asri Untari; Mudzanatun Mudzanatun; Bayu Saputro
JANACITTA Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.48 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v3i2.396

Abstract

The background of this research is the still centered learning of the teacher and the lack of courage of students to express an opinion, this is also supported by the incompleteness of Indonesian language learning, precisely in the speaking ability of fourth grade students of SD Negeri Mangunharjo Semarang. This study aims to determine whether the two stay two stray learning model is effective on the speaking ability of fourth grade students of SD Negeri Mangunharjo Semarang. This type of research is quantitative research using Pretest-Posttest one-Group Design. After taking the data, then analyzing the data of the pretest and posttest learning outcomes with the t-test that was obtained with an average pretest value of 57.12 and an average posttest value of 80.19. With N = 26, obtained tcount = 17.29282 with a 5% significance level of 2.055529. Because tcount = 17.29282> table = 2.055529. Then this shows that the t test has a significant effect. This shows that there is an effect of learning the Two Stay Two Stray (TSTS) model. Suggestions that can be delivered by researchers to teachers is that learning is not only centered on the teacher, but also involves the activeness of students in order to achieve enjoyable learning and students have an interest in learning.
Efektivitas Pembelajaran Tema Selalu Berhemat Energi Bermuatan Sustainability Menggunakan Model Problem Based Learning Terhadap Pemahaman Konsep Arlindra Rizma Saputri; Siti Patonah; Mudzanatun
JANACITTA Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.595 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v6i1.2266

Abstract

The aim of the study was to test the effectiveness of the problem-based learning model with sustainability on the conceptual understanding of fourth grade students at SD Negeri 01 Protomulyo. The research carried out was of a quantitative type using an experimental method in the form of a One-Group Pretest – Posttest Design used in one group. The results obtained from the research show that student learning outcomes have increased compared to the results of the pretest and posttest, so that it can be concluded that the problem based learning model contains sustainability is effective on science learning outcomes for fourth grade students at SD N 01 Protomulyo. Based on the results of this study, suggestions can be given so that teachers can implement problem-based learning models with sustainability in order to create effective and enjoyable learning for students.   Tujuan penelitian ialah untuk menguji keefektifan model problem based learning bermuatan sustainability terhadap pemahaman konsep siswa kelas IV SD Negeri 01 Protomulyo. Penelitian yang dilaksanakan berjenis kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen berbentuk One-Group Pretest–Posttest Design yang digunakan pada satu kelompok. Hasil yang didapat dari penelitian menampilkan bahwasanya hasil belajar siswa meningkat dibandingkan hasil pretest dan posttest, sehingga dapat diambil simpulan bahwasanya model Problem Based Learning bermuatan sustainability efektif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD N 01 Protomulyo. Berdasar hasil penelitian ini, dapat diberikan saran agar guru bisa mengimplementasikan model Problem Based Learning bermuatan sustainability agar tercipta pembelajaran efektif serta menyenangkan untuk siswa.      
PENGARUH MEDIA QUIZIZ TERHADAP PEMAHAMAN MATERI PENDIDIKAN PANCASILA KELAS I DI SDN BUGANGAN 03 Azzahra Obellia Permata Sari Azzahra; Mudzanatun; Intan Indiati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1115

Abstract

Pendidikan pancasila sangat penting untuk dipelajari anak sekolah dasar kelas I di SD N Bugangan 03 untuk meningkatkan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungkan sekolah ataupun di masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan dalam berbagai cara untuk peserta didik mampu memahami pendidikan pancasila,salah satu caranya yaitu menerapkan pembelajaran menggunakan quiziz yang bernilai edukasi diharapkan peserta didik dapat belajar dengan inovatif sehingga akan lebih mempermudah dalam melaksanakan pembelajaran Pendidikan Pancasila serta dapat meningkatkan prestasi belajar siswa .Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media quiziz terhadap pembelajaran pendidikan pancasila terhadap hasil belajar siswa kelas I di SD N Bugangan 03 Semarang. Hasil uji normalitas data menunjukkan bahwa nilai pretest dan posttest berdistribusi normal. Dibuktikan dari Sig. pretest 0,069 dan Sig. posttest 0,44 yang nilainya > nilai α sebesar 0,05. Uji hipotesis pertama berupa uji t (paired sample t-test) menunjukkan adanya pengaruh dilihat dari Lower dan Upper bernilai negative yaitu Lower sebesar -28.11005 dan Upper sebesar -21.51495. Nilai Sig. (2-tailed) senilai 0,000 yang artinya < 0,05 dan uji hipotesis yang kedua berupa uji t (One Sample t-test) menunjukkan bahwa ada perkembangan dilihat dari Asymp (2 tailed) < α maka nilai Asymp (2 tailed) = 0,000 < 0,05 dengan Kriteria pengujian yang berlaku yaitu Ho akan ditolak maka Ho ditolak dan Ha diterima.
Analisis kebiasaan Baik dalam Implementasi Profil Pelajar Pancasila SDN Gayamsari 02 Semarang Gusfan Ristiyanto; Intan Indiati; Mudzanatun Mudzanatun; Loli Gunawan Adi
Fahima Vol 2 No 2 (2023): Fahima
Publisher : Program Pascasarjana UNU Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54622/fahima.v2i2.120

Abstract

Character education can be carried out from an early age through elementary school, which is the foundation for the formation of superior character in accordance with Pancasila and implementing lifelong learning. Character is very significant in the perspective, way of thinking, and acting of each individual (Lubaba, 2022). Behavioral deviations often occur in the environment around us, including those committed by elementary school students who do not reflect the practice of Pancasila in good habits that have been programmed and applied at school every day. The inter-accessive analysis step in the Qualitative method is used to analyze the results of observations and interviews (B. Matthew Milles & Michael Huberman, 1992). The research place is SDN Gayamsari 02 Semarang with the research subjects of teachers and students of class IV B SDN Gayamsari 02 Semarang. Qualitative data collection techniques according to (Sugiyono, 2013: 337 Faiz & Soleh, 2021) consist of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The analysis showed that SDN Gayamsari 02 Semarang has implemented good habituation practices based on the Pancasila learner profile starting from aspects of faith, devotion to God, and noble character to creative aspects. The application of the Pancasila learner profile is real and implemented when inside and outside of learning. Based on the results of the study, it can be concluded that the application of good habits in the implementation of the Pancasila learner profile of SDN Gayamsari 02 Semarang has been good, and is sustainable by applying fun methods that make it easier for students to implement noble moral values.
Analisis Asesmen Diagnostik untuk Menentukan Profiling Gaya Belajar Siswa Kelas 4 dalam Pembelajaran di SDN Pandeanlamper 01 Semarang Alda Refayanti Agustina; Mudzanatun Mudzanatun; Aries Tika Damayani; Paryati Paryati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Asesmen Diagnostik Untuk Menentukan Profiling Gaya Belajar Siswa Kelas 4 Dalam Pembelajaran di SDN Pandeanlamper 01 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya belajar siswa di kelas 4 dalam pembelajaran di SDN Pandeanlamper 01. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek yang digunakan adalah siswa kelas 4 SDN Pandeanlamper 01 Semarang. Sumber data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas 4 di SDN Pandeanlamper 01 Semarang siswanya sudah mengetahui gaya belajar, sebagaian besar siswa kelas 4 didominasi oleh gaya belajar jenis kinestetik. Terlihat saat peneliti mengobservasi siswa saat melakukan pembelajaran, siswa lebih cenderung aktif dalam pembelajaran praktik dan juga adanya ice breaking, siswa sangat antusias mengikuti gerakan tersebut. Berdasakan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah dengan mengetahui gaya belajar guru bisa merancang hasil asesmen gaya belajar kedalam materi pembelajaran dengan menyesuaikan media dan metode dengan gaya belajar siswa, sehingga lebih mudah bagi siswa untuk menerima dan memahami materi yang disampaikan oleh guru.
Analisis Perkembangan Sosial-Emosional pada Kemampuan Berkomunikasi Siswa Kelas V Pada SDN Wonotingal Achmad Dwi Fitrianto; Mudzanatun Mudzanatun; Farida Nursyahidah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sosial-emosional pada kemampuan berkomunikasi siswa kelas V SDN Wonotingal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan observasi dan juga kuesioner/angket. perkembangan sosial-emosional pada kemampuan komunikasi siswa kelas V SDN Wonotingal dikatakan sudah cukup baik, siswa kelas V sudah cukup baik dalam berkomunikasi dengan teman sejawatnya maupun saat pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan hasil kuesioner/angket serta observasi yang dilakukan oleh penulis bahwa saat berbicara suara dari siswa kelas V tidak gemetar dan juga siswa kelas V merasa percaya diri saat maju untuk berbicara di depan kelas.
Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Media Wordwall terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Dasar Yuniar Mafhum Ihsan; Duwi Nuvitalia; Mudzanatun Mudzanatun
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5487

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan salah satu upaya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai rencana penanggulangan krisis belajar pasca pandemi Covid-19 yang akan diterapkan di sekolah yang sudah siap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka melalui media wordwall terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa materi bangun datar kelas IV SDN Winduaji 08 Kabupaten Brebes. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan sampel dari 3 peserta didik kelas IV dalam menyelesaikan soal materi bangun datar menggunakan panduan jenis Polya memiliki rerata memahami masalah sebesar 77,34% dalam kategori tinggi, pada perencanaan penyelesaian sebesar 62,64% dalam kategori sedang, melaksanakan perencanaan sebesar 50,66% dalam kategori sedang, dan pemeriksaan proses dan hasil sebesar 58,66% dalam kategori sedang. Hasil ini didukung dengan angket Implementasi Kurikulum Merdeka melalui media wordwall terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 92,73% (kategori sangat baik). Sedangkan dari hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa pembelajaran matematika melalui media wordwall menjadi lebih menarik, memudahkan dalam mengingat materi, dan pembelajaran tidak membosankan. Namun, khusus pada tahap melaksanakan penyelesaian kemampuan pemecahan masalah perlu ditingkatkan lagi agar siswa tidak salah dalam memperoleh hasil akhir.
Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Media Wordwall terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Dasar Yuniar Mafhum Ihsan; Duwi Nuvitalia; Mudzanatun Mudzanatun
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5487

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan salah satu upaya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai rencana penanggulangan krisis belajar pasca pandemi Covid-19 yang akan diterapkan di sekolah yang sudah siap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka melalui media wordwall terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa materi bangun datar kelas IV SDN Winduaji 08 Kabupaten Brebes. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan sampel dari 3 peserta didik kelas IV dalam menyelesaikan soal materi bangun datar menggunakan panduan jenis Polya memiliki rerata memahami masalah sebesar 77,34% dalam kategori tinggi, pada perencanaan penyelesaian sebesar 62,64% dalam kategori sedang, melaksanakan perencanaan sebesar 50,66% dalam kategori sedang, dan pemeriksaan proses dan hasil sebesar 58,66% dalam kategori sedang. Hasil ini didukung dengan angket Implementasi Kurikulum Merdeka melalui media wordwall terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 92,73% (kategori sangat baik). Sedangkan dari hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa pembelajaran matematika melalui media wordwall menjadi lebih menarik, memudahkan dalam mengingat materi, dan pembelajaran tidak membosankan. Namun, khusus pada tahap melaksanakan penyelesaian kemampuan pemecahan masalah perlu ditingkatkan lagi agar siswa tidak salah dalam memperoleh hasil akhir.
Co-Authors A.Y Soegeng Ysh Achmad Dwi Fitrianto Ainun R Alda Refayanti Agustina Amellia Daras Puspitasari Anik Wahyuni Aninda Cintami Rahayu Anita Dewi Widyasworo Aries Tika Damayani Arlindra Rizma Saputri Asa Aldina Dwi Rahayu Asep Ardiyanto Astari Hanifah Awalina Fadiyah Luqyana Faatin Ayu Tri Ambarwati Azzahra Obellia Permata Sari Azzahra Bagus Ardi Saputro Bayu Saputro Clarita Andriyana Cahyani Della Yulia Wati Delvi Zuhdi Alfiyandi Diyah Rahayu Tunjungsari Duwi Nuvitalia Dwi Prastiyo Hadi, Dwi Prastiyo Effendi Isnuryantono Ervina Eka S Fajar Cahyadi Fajar Choirun Nafsanto Farida Nursyahidah Febrian Murti Dewanto Ferina Agustini Fiky Herdianto Fine Reffiane Fine Reffiane Gusfan Ristiyanto Hartati Hartati Heri Saptadi Ismanto Hery Widijanto Hesti Mai Wijayanti Husni Wakhyudin Iffah Muflihati, Iffah Iin Purnamasari Indriasari, Ika Intan Indiati Intan Indiati Intan Nurdiana Intan Rahmawati Intan Rahmawati Ismatul Khasanah Itsna Ayu Rahmawati Joko Sulianto . . Kartika Selvi Sekartanjung Khusnul Fajriyah Kurnia Ramadhanti Nurjannah Lidya Karulina Putri Loli Gunawan Adi M Arief Budiman M. Yusuf Setia Wardana M. Yusuf Wardana Mei Fita Asri Untari Muhammad Abdul Karim Muhammad Arief Budiman Muhammad Azwar Fardiansyah Muhammad Prayito Noor Miyono Nur Afifah A.Y Nur Riskiyati Nur Rohmawati Paryati Paryati Prilla Anggia Putri Purwadi Purwadi Qoriati Mushafanah Ricky Setya Wijaya Soegeng Ysh Sri Suneki Sukamto Sutrisno Sutrisno Trijayanto Wismoraharto Ulin Nafiah Wigianti Wigianti Yuniar Mafhum Ihsan