Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai-Nilai Yang Terdapat Dalam Film Animasi Lorong Waktu Episode 1-10 Kurnia Ramadhanti Nurjannah; Mudzanatun; Fajar Cahyadi
INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2021): Inventa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/inventa.5.1.a3488

Abstract

The background that drives this research is the decline in moral values ​​in elementary school age children. Through this, the Lorong Waktu animation is expected to be a reference for moral education in a fun way by watching to increase moral values ​​in elementary school age children. The focus of this research is to find the moral values ​​contained in the animated film Loong Waktu episodes 1-10. The aim of this research is to analyze the moral values ​​in the animated film Lorong Waktu episodes 1-10. Through this research, the researcher hopes to present the moral values ​​contained in the animated film Lorong Waktu episodes 1-10. This type of research is qualitative research. The use of qualitative methods in this study is to obtain in-depth data, data obtained from events that occur using several existing methods. The data in this study were obtained through interviews, documentation, as well as observation and recording methods. Based on the analysis of the animated film Lorong Waktu episodes 1-10 show that the film has moral values, namely respect, responsibility, honesty, justice, tolerance, wisdom, self-discipline, helpfulness, compassion, cooperation, courage and democracy. The twelve moral values ​​that are used as references are scattered and appear in every scene in the animated film Lorong Waktu Episodes 1-10.
ANALISIS KESALAHAN PENERAPAN KATA BAKU DAN TANDA BACA DALAM MENULIS KEMBALI ISI CERITA FABEL Itsna Ayu Rahmawati; Mudzanatun Mudzanatun; Ibnu Fatkhu Royana
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21307

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi banyak siswa yang menulis tidak menggunakan kata baku dan tanda baca yang tepat. Dalam hasil tulisan siswa banyak ditemukan kesalahan penerapan kata baku dan tanda baca. Hal tersebut menyebabkan hasil tulisan siswa sulit dibaca dan dipahami, selain itu juga dapat menimbulkan makna ganda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kesalahan kata baku dan tanda baca dalam menulis kembali isi cerita fabel subtema 1 manusia dan lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Pandean Lamper 04 Semarang. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah hasil tulisan siswa, angket, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, banyak ditemukan kesalahan penerapan kata baku dan tanda baca dalam hasil tulisan siswa. Kesalahan penerapan kata baku berjumlah 233 kata. Kesalahan penerapan tanda baca berjumlah 180 kesalahan. Hal tersebut sesuai dengan hasil angket yang diperoleh bahwa siswa jarang menerapkan kata baku dan tanda baca di sekolah, di rumah, dan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga sesuai dengan hasil wawancara guru bahwa siswa menulis tidak menggunakan kata baku dan tanda baca yang tepat. Kata-kata kunci : Kesalahan, Penerapan, Kata Baku, dan Tanda BacaAbstractThis research is motivated by many students who write not using standard words and proper punctuation. In the results of many students' writing found errors in the application of standard words and punctuation. This causes the results of student writing difficult to read and understand, but it can also lead to other meanings. This study aims to determine the form of standard word errors and punctuation in rewriting the contents of the fable sub-story 1 human and the environment. This type of research is descriptive qualitative research. The subjects of the research were the fifth grade students of Pandean Lamper 04 Semarang Elementary School. The data collection procedures used were the results of student writing, questionnaires, and interviews. Based on the research results, there were many errors found in the application of standard words and punctuation in students' writing results. Incorrect application of standard words totals 233 words. There were 180 errors in applying punctuation. This is consistent with the results of the questionnaire obtained that, students rarely apply standard words and punctuation in school, at home, and in everyday life. It is also in accordance with the results of the teacher’s interview that student write not using standard words and proper punction. Keywords: Errors, Application, Standard Words, and Punctuation
Keefektifan Model Pembelajaran Group Investigation Berbantu Media Puzzle Board Terhadap Hasil Belajar IPA Astari Hanifah; Mudzanatun Mudzanatun; Sukamto Sukamto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29244

Abstract

Kurangnya inovasi dalam proses pembelajaran seperti rendahnya penggunaan model dan media yang mampu mengedepankan peran siswa secara aktif dalam pembelajaran, menyebabkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar cenderung rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan dari model pembelajaran group investigation berbantu media puzzle board terhadap hasil belajar IPA materi alat pencernaan manusia kelas V SD. Sehingga jenis penilitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan model pre experimental design bentuk one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 22 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh sehingga semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data peneliti menggunakan uji normalitas awal, uji normalitas akhir, dan uji hipotesis (uji t). Berdasarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa nilai rata-rata posttest > pretest yaitu 72,5 > 60,5. Diperkuat dengan hasil perhitungan hipotesis dengan menggunakan uji t diperoleh thitung > ttabel  yaitu  6,723 > 2,080 pada taraf signifikansi 5%, maka Ha diterima. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran group investigation efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPA materi alat pencernaan manusia pada siswa kelas V SD.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI PECAHAN PADA TEKS NONFIKSI TEMA 7 SUBTEMA 2 KELAS IV SDN GAYAMSARI 01 SEMARANG Lidya Karulina Putri; Fajar Cahyadi; Mudzanatun Mudzanatun
Tunjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jta.v5i1.151-167

Abstract

The purpose of this study was to determine the ability to solve mathematical problems with fractions in non-fiction texts in class IV at SDN Gayamsari 01 Semarang. This research uses descriptive qualitative method. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that the mathematical problem solving ability of fractions in the non-fiction text of fourth grade students at SDN Gayamsari 01 Semarang has been carried out well with the high category there are 6 students or 19.4%, in the medium category there are 8 students or 25.8 % percent, in the low category there are 7 students or 22.6% and in the very low category there are 10 students or 32.2%. Through four aspects of students' mathematical problem solving abilities, the average acquisition of aspects of understanding problems was 41.7% in the medium category, in the aspect of preparing a settlement plan 1.1% in the very low category, in the aspect of implementing the completion plan 69.4% in the high category. and in the aspect of re-examining, 45.4% was obtained in the medium category. The results of this study are expected to used as study material for other researchers in analyzing problem solving abilities in children.
ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS V DALAM MENULIS TEKS NARASI TEMA 7 SUBTEMA 2 DI SDN MOJOAGUNG 01 Nur Rohmawati; Qoriati Mushafanah; Mudzanatun Mudzanatun
Tunjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jta.v5i1.1-10

Abstract

The goal to be achieved by the researcher is to describe the difficulties of students in writing narrative texts for class V theme 7 sub-theme 2 for the 2020/2021 academic year at SDN Mojoagung 01. The research method used is descriptive qualitative research. The research subjects were students of class V SDN Mojoagung 01. Based on the results of research on student questionnaires, as many as 8 students had difficulty writing the contents of ideas that were in accordance with the topic, as many as 9 students had difficulties in the suitability of content with titles, as many as 15 students had difficulties in diction/word choice, as many as 17 students had difficulties in using spelling, and 14 students had difficulties with the neatness of writing. Based on the results, it was found that the level of students' ability to write narrative texts was 6 students who were not good enough, 16 students were good enough, and 2 students were good. Difficulties experienced by students in aspects of diction/word choice, spelling use, and writing neatness. Implementation for the world of education is to improve education in the future that is needed to know the difficulties of students in writing narrative texts.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Dalam Menulis Permulaan Pada Pembelajaran Daring Kelas I SD Negeri 3 Tamanrejo Hesti Mai Wijayanti; Mudzanatun Mudzanatun; Muhammad Arief Budiman
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 5, No 3 (2022): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v5i3.2235

Abstract

This research aims to find out the causes of student learning difficulties in writing the beginning of class 1 SD N 3 Tamanrejo, Sukorejo District, Kendal Regerency. This research uses qualitative research with online methods. The subjects of this research are class A teacher, class I students and parents. Collect data in this study using interview techniques, tes questions and questionnaires. Data analysis techniques used are data collection, data reduction, data unification and conclusion. Based on the results of the research, it can be concluded that the factors of learning difficulties in students' initial writing skills are not only from the aspect of ownership but the factors of learning difficulties of students can be seen from external factors and internal factors from within students.
Studi Literatur Tentang Kerja Sama Guru dan Orang Tua dalam Mengatasi Siswa Berkesulitan Belajar Membaca Permulaan Anita Dewi Widyasworo; Mudzanatun Mudzanatun; Fajar Cahyadi
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 5, No 3 (2022): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v5i3.2227

Abstract

This study aimed to determine the efforts that can be made by teachers and parents in resolving the problem of reading difficulties and the inhibiting factors of the efforts of teachers and parents in resolving reading difficulties. The type of research used is a literature study research method with a qualitative approach. Data collection techniques using documentation and observation studies. The data analysis technique uses the Miles and Huberman stages, namely the data reduction stage, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that the efforts made by teachers and parents include using learning strategies or methods, providing supporting facilities for learning to read such as learning media, interesting reading books, building simple libraries at home and in classrooms, providing activities remedial for students with reading difficulties, always give a positive response, and provide learning assistance at home by parents. Factors inhibiting the efforts of teachers and parents include a learning atmosphere that is not conducive, students who experience sensory disturbances, low self-confidence, low student interest in reading, lack of existing learning facilities, no learning process at home, and the economic situation of parents is low.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar Pada Tema 1 Subtema 1 Semester Gasal Di Kelas IV SD Negeri Kembanglangit Tahun Ajaran 2021/2022 Ricky Setya Wijaya; Mudzanatun Mudzanatun; Asep Ardiyanto
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 5, No 3 (2022): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v5i3.2224

Abstract

This research is motivated by the decline in learning outcomes of 4th grade students at SD Negeri Kembanglangit. This is because there are factors that affect the learning outcomes of grade 4 students. Of course, teachers must immediately take action and find solutions so that the learning outcomes of grade 4 students at SD Negeri Kembanglangit increase. This study aims to determine what factors affect learning outcomes along with solutions to overcome these problems. This study uses qualitative research by describing facts from data sources obtained through observation, interviews, questionnaires and documentation. The final results of this study indicate that some of these factors are the lack of focus of students when learning is in progress, lack of interest of students in certain subjects, students rarely study at home and student assignments that are often done by their parents. Suggestions from researchers are that students are expected to be more motivated when studying, parents of students should also accompany children when studying at home. In addition, students also have to do their own homework, the goal is for students to learn and become accustomed to dealing with questions.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MEMAHAMI MATERI UNGKAPAN DAN ARTI UNGKAPAN PADA PEMBELAJARAN DARING TEMA 1 SUBTEMA 1 KELAS II SD NEGERI 03 PENER PEMALANG TAHUN AJARAN 2020/2021 Della Yulia Wati; Mudzanatun Mudzanatun; Intan Rahmawati
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i2.9939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar peserta didik dalam memahami materi ungkapan dan arti ungkapan dan faktor yang menyebabkan kesulitan belajar pada peserta didik di kelas II SD Negeri 03 Pener Pemalang. Subjek penelitian ini adalah kelas II SD Negeri 03 Pener Pemalang yang terdiri dari 23 peserta didik. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, angket, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu kesulitan dalam pemahaman arti ungkapan sebanyak 11 peserta didik, kesulitan dalam mencari ungkapan dan artinya pada teks cerita sebanyak 13 peserta didik, kesulitan mencari ungkapan dan artinya pada teks percakapan sebanyak 13 peserta didik, dan kesulitan dalam membuat kalimat menggunakan ungkapan sebanyak 15 peserta didik. Faktor penyebab kesulitan belajar yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi minat belajar, kesehatan tubuh, kemampuan penginderaan, dan kemampuan intelektual. Sedangkan faktor eksternal meliputi  variasi guru dalam mengajar, penggunaan media pembelajaran, sarana dan prasarana di sekolah, motivasi belajar dari guru dan orangtua, dan lingkungan keluarga peserta didik. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kesulitan belajar peserta didik yaitu dengan melakukan remedial kepada peserta didik yang mengalami kesulitan.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MENULIS HURUF TEGAK BERSAMBUNG PADA KELAS 2 TEMA 6 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 2 SDN NGAMPELWETAN Fajar Choirun Nafsanto; Mudzanatun Mudzanatun; Muhammad Arief Budiman
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i2.9941

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa dan guru pada saat pembelajaran Bahasa Indonesia terutama pada materi menulis huruf tegak bersambung pada Kelas 2 Tema 6 Subtema 1 Pembelajaran 2 SDN Ngampelwetan. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, angket, tes dan dokumentasi. Hasil analisis dari wawancara, angket dan tes yaitu ditemukan kesulitan yang dihadapi siswa saat pembelajaran menulis huruf tegak bersambung. Kesulitan tersebut yaitu saat penulisan huruf tegak bersambung terdapat kesalahan penulisan kata yang hurufnya masih kurang lengkap, penulisan huruf kapital kurang tepat, penulisan tanda baca tidak disertakan, tulisan yang bergelombang tidak sesuai dengan baris yang sudah disediakan, dan siswa masih belum bisa menulis huruf tegak bersambung dengan lancar. Adapun kesulitan guru yang ditemukan pada saat pembelajaran menulis huruf tegak bersambung yaitu guru kesulitan menyampaikan pembelajaran menulis huruf tegak bersambung sehingga siswa kurang paham dalam membedakan huruf cetak biasa dan huruf tegak bersambung, guru tidak menggunakan sarana prasarana sekolah dalam menyampaikan pembelajaran sehingga siswa merasa bosan karena guru hanya menggunakan metode ceramah, dan guru kurang dalam mengatur waktu pembelajaran sehingga guru merasa waktu yang dilaksanakan untuk siswa belajar menulis huruf tegak bersambung di sekolah masih kurang.
Co-Authors A.Y Soegeng Ysh Achmad Dwi Fitrianto Ainun R Alda Refayanti Agustina Amellia Daras Puspitasari Anik Wahyuni Aninda Cintami Rahayu Anita Dewi Widyasworo Aries Tika Damayani Arlindra Rizma Saputri Asa Aldina Dwi Rahayu Asep Ardiyanto Astari Hanifah Awalina Fadiyah Luqyana Faatin Ayu Tri Ambarwati Azzahra Obellia Permata Sari Azzahra Bagus Ardi Saputro Bayu Saputro Clarita Andriyana Cahyani Della Yulia Wati Delvi Zuhdi Alfiyandi Diyah Rahayu Tunjungsari Duwi Nuvitalia Dwi Prastiyo Hadi, Dwi Prastiyo Effendi Isnuryantono Ervina Eka S Fajar Cahyadi Fajar Choirun Nafsanto Farida Nursyahidah Febrian Murti Dewanto Ferina Agustini Fiky Herdianto Fine Reffiane Fine Reffiane Gusfan Ristiyanto Hartati Hartati Heri Saptadi Ismanto Hery Widijanto Hesti Mai Wijayanti Husni Wakhyudin Iffah Muflihati, Iffah Iin Purnamasari Indriasari, Ika Intan Indiati Intan Indiati Intan Nurdiana Intan Rahmawati Intan Rahmawati Ismatul Khasanah Itsna Ayu Rahmawati Joko Sulianto . . Kartika Selvi Sekartanjung Khusnul Fajriyah Kurnia Ramadhanti Nurjannah Lidya Karulina Putri Loli Gunawan Adi M Arief Budiman M. Yusuf Setia Wardana M. Yusuf Wardana Mei Fita Asri Untari Muhammad Abdul Karim Muhammad Arief Budiman Muhammad Azwar Fardiansyah Muhammad Prayito Noor Miyono Nur Afifah A.Y Nur Riskiyati Nur Rohmawati Paryati Paryati Prilla Anggia Putri Purwadi Purwadi Qoriati Mushafanah Ricky Setya Wijaya Soegeng Ysh Sri Suneki Sukamto Sutrisno Sutrisno Trijayanto Wismoraharto Ulin Nafiah Wigianti Wigianti Yuniar Mafhum Ihsan