Claim Missing Document
Check
Articles

Literature Study of Self-Care and Self-Help Approaches in Increasing the Independence of Students with Intellectual Disability Sunarwi, Taufik Wayan; Sunandar, Asep; Ummah, Umi Safiul; Ediyanto, Ediyanto
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 1 (2025): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i12025p68-71

Abstract

The skills for self-care and self-help should be taught to children, particularly for students with intellectual disability. This study aims to identify the influencing factors for self-care and self-help abilities in intellectually disabled children. The research employs a case study methodology, with observations conducted at PGRI Special School Bangorejo (PGRI Special Needs School of Bangorejo). In particular, the research identifies the rationale for seventh-grade special school students who are unable to perform self-care and self-help skills related to personal hygiene, such as bathing, brushing their teeth, and dressing independently. In light of these findings, the researcher has identified potential solutions to address the existing challenges, thereby enabling students to engage in self-development activities related to self-care and self-help, such as bathing, brushing their teeth, and dressing independently.
Implementasi Asesmen Sensori pada Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Tunagrahita dengan Ganguan Sensori: Studi Kasus di SLB Negeri Jenangan Prasuranto, Dias Setiyo; Hastuti, Wiwik Dwi; Ummah, Umi Safiul
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 1 (2025): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i12025p72-77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi asesmen sensori pada peserta didik tunagrahita dengan gangguan sensori di SLB Negeri Jenangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memahami penerapan asesmen sensori pada tiga peserta didik dengan profil sensori yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan adanya gangguan sensori yang signifikan pada aspek perabaan, keseimbangan, persendian, penglihatan, pendengaran, pengecapan, dan penciuman. Asesmen sensori berbasis pendekatan Pyramid of Learning membantu mengidentifikasi kebutuhan individu setiap peserta didik, sehingga memungkinkan penerapan intervensi yang sesuai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah asesmen sensori memainkan peranan penting dalam mendukung perkembangan peserta didik tunagrahita. Saran dari penelitian ini adalah pendekatan pendidikan yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis kebutuhan sensori, guna mengoptimalkan potensi peserta didik dalam konteks pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
PENYUSUNAN MODUL AJAR P5 SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN LITERASI DAN KARAKTER SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSIF SDN JUNREJO 01 KOTA BATU Ummah, Umi Safiul; Dewantoro, Dimas Arif; Susilawati, Sinta Yuni; Mahereni, Mareta Rika Setia; Valentina, Triya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35437

Abstract

pelaksanaan kurikulum merdeka menuntut kreatifinya guru dalam menyususn modul ajar yang akan digunakan dalam proses pembelajaran P5 ini menjadi bagian wajib dari kurikulum merdeka. Berdasarkan analisis kondisi masalah lapangan menunjukkan guru masih kesulitan dalam menyususn P5, sedangkan P5 sendiri menjadi bagian wajib dari kurikulum merdeka. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan 2 metode yaitu metode non-probability sampling dan metode bayes Pentingnya guru memahami secara menyeluruh terkait kurikulum merdeka serta beragamnya peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah inklusif mendorong guru secara kreatif untuk menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing peserta didik.
Development of Stress Management Guidebook to Prevent Academic Burnout on Vocational High School Students Tahta, Gihza Hasnutya; Setiyowati, Arbin Janu; Utami, Nugraheni Warih; Ummah, Umi Safiul
Buletin Konseling Inovatif Vol. 2, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students must be aware of academic burnout, as it can reduce their learning achievement. This study aims to develop a stress management guidebook to prevent academic burnout in vocational high school students. This guidebook can be used by counselors as a reference in providing guidance services to vocational students who have problems related to academic burnout. This manual is equipped with an academic burnout scale to measure the level of student academic burnout. The development model in this study used the Borg and Gall development research design. In this study, we used five stages, consisting of pre-survey, product design, design validation, product testing, and final product preparation. The research instruments were material expert assessment instruments, media expert assessment instruments, and assessment instruments for prospective product users. The obtained data were analyzed using descriptive percentages and inter-rater agreement. The results of the study indicated that the stress management guide meets the acceptability criteria, so it is appropriate to be used as a medium for counselors to facilitate the development of students’ stress management to prevent academic burnout.
The Role of Self-Efficacy in The Career Maturity of College Students With Disabilities : A Systematic Literature Review Muthya Firagil Restuti; Muchamad Irvan; Umi Safiul Ummah; Dimas Arif Dewantoro; Anggita Hemaylia Putri
Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa)
Publisher : Institut of Shanti Bhuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/elia.v5i2.1056

Abstract

This study aims to analyze and synthesize empirical evidence regarding the role of self-efficacy in career maturity among students with disabilities, a group that faces double challenges in the transition from education to the world of work. This study uses the systematic literature review (SLR) method with reference to the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) framework. The search was conducted in major academic databases using strict inclusion and exclusion criteria, resulting in only three primary articles that were eligible for synthesis. The findings consistently show that self-efficacy plays a central and positive role in the career maturity of students with disabilities, both directly and through interaction with mediating and moderating variables such as resilience, intrinsic motivation, self-advocacy, and social support. The limited number of studies in this review restricts the generalizability of the findings. Further studies covering a more diverse range of contexts are needed to strengthen the conclusions.
Pelaksanaan Strategi Peer Tutor bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Sidoarjo Renny Setyaneng Tyas; Wiwik Dwi Hastuti; Umi Safiul Ummah; Ranti Novianti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p333-337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan peer tutor dalam mendukung proses belajar serta mendeskripsikan pengaruh strategi peer tutor dalam meningkatkan pembelajaran dan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus (ABK) di Sekolah Dasar Negeri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan prinsip inklusi dengan menerima siswa ABK tanpa diskriminasi. Tantangan yang dihadapi sekolah adalah ketiadaan guru pendamping khusus, kurangnya pelatihan bagi guru, serta tidak adanya kurikulum yang disesuaikan untuk ABK. Inovasi yang dilakukan sekolah agar dapat memberikan layanan pendidikan meskipun dengan hambatan tersebut adalah dengan menggunakan strategi peer tutor dalam pembelajaran di kelas. Teman dekat ABK difungsikan sebagai tutor sebaya untuk dapat membantu ABK memahami pelajaran. Strategi ini terbukti efektif karena anak cenderung lebih nyaman untuk bertanya kepada teman daripada gurunya. Tutor yang mumpuni juga menjadi faktor keberhasilan strategi ini. Tantangannya adalah ketika ABK tantrum dan karena ketiadaan guru pembimbing khusus, maka guru melakukan kolaborasi dengan orang tua agar berperan sebagai GPK dan mendampingi ABK.
Paradigma Negatif Masyarakat Terhadap Penyandang Disabilitas Irene Wemie Ginatra; Umi Safiul Ummah; Ediyanto Ediyanto
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p13-17

Abstract

Penelitian literatur review merupakan kajian analisis kritis dari artikel yang relevan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai topik tertentu. Topik yang menjadi tujuan penelitian ini adalah memberikan deskripsi mengenai sikap masyarakat terhadap keberadaan penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian campuran. Dimana peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif yang mengkaji 6 studi berindeks sinta dan Q2, dan juga menggunakan penelitian literatur review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sulitnya peningkatan disability awareness adalah paradigma negatif terhadap penyandang disabilitas yang mengakar di masyarakat. Upaya pemerintah untuk menciptakan ruang yang inklusif dilakukan dengan menetapkan kebijakan-kebijakan yang menjamin pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Tugas lembaga dan instansi selanjutnya adalah merealisasikan kebijakan tersebut dengan melakukan upaya untuk meningkatkan disability awareness di lingkungan kerjanya. Advokasi sosial menjadi strategi yang cukup efektif dan banyak digunakan oleh kantor-kantor pelayanan masyarakat, kampus, dan perusahaan. Dengan adanya kesadaran akan kesetaraan penyandang disabilitas maka lingkungan akan lebih ramah dan inklusif. Serta pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dapat terwujud.
Studi Pendahuluan : Pengembangan Komik Sebagai Media Pendidikan Seksual untuk Anak Tunagrahita Wiwiek Sri Handayani; Wiwik Dwi Hastuti; Umi Safiul Ummah
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p97-101

Abstract

Anak tunagrahita sama seperti anak normal pada umumnya yang mempunyai perkembangan seksual. Tapi banyak masyarakat yang beranggapan bahwa anak tunagrahita tidak memiliki hasrat seksual. Kurangnya pendidikan seksual pada anak tunagrahita berdampak mereka belum dapat merawat anggota tubuh dan organ reproduksi saat masa pubertas. Juga belum paham cara melindungi anggota tubuhnya sehingga rentan terhadap pelecehan seksual. Pemberian pembelajaran pendidikan seksual pada anak tunagrahita harus disesuaikan dengan perkembangan dan kemampuan mereka. Peneliti menggunakan komik sebagai media pembelajaran tentang pendidikan seksual dan diharapkan dengan media komik tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Analisis Aplikasi Emotion Recognition Assisstance (ERA) terhadap Jenis Pengenalan Emosi Dasar pada Anak dengan Autisme Hizkia Yanche Alfredo; Ahsan Romadlon Junaidi; Umi Safiul Ummah
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p296-301

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis keterbatasan dari aplikasi ERA dalam mengenalkan emosi dasar pada anak autis.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pedekatan deskriptif. prosedur yag dilakukan dalam penelitian ini adalah Melakukan perumusan masalah, Menentukan jenis informasi atau data, Menentukan prosedur pengumpulan data, Melakukan pengolahan data, Melakukan pengambilan keputusan berdasarkan hasil analisis data. Anak-anak dengan autisme sering kali kesulitan dalam mengendalikan emosi, sehingga menunjukkan reaksi yang tidak terduga seperti meltdown. Hal ini menunjukkan bahwa mereka kurang memahami emosi terkejut, yang dapat mengurangi meltdown dan meningkatkan komunikasi nonverbal. Memasukkan emosi terkejut dalam ekspresi emosi dapat membantu anak-anak dengan autisme mengekspresikan diri mereka sehingga mudah dipahami dalam berkomunikasi.
Persepsi Budaya Positif dan Motivasi Kerja Guru Sekolah Luar Biasa di Wilayah Dinas Pendidikan Aceh Yossi Novianti; Ediyanto Ediyanto; Umi Safiul Ummah
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (Special Issue)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p129-132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan antara persepsi guru mengenai budaya positif sekolah dengan motivasi kerja mereka pada Sekolah Luar Biasa (SLB) di bawah Dinas Pendidikan Aceh. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan melibatkan 362 guru sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang memuat 18 butir pernyataan untuk variabel budaya positif dan 21 butir untuk variabel motivasi kerja. Instrumen penelitian telah teruji validitas dan reliabilitasnya dengan hasil yang memadai. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson, regresi linear sederhana, serta analisis faktor eksploratori (EFA) pada variabel X untuk melihat struktur konstruk budaya positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menilai budaya positif sekolah berada pada kategori tinggi, yang tercermin dalam adanya kepemimpinan partisipatif, kerja sama yang solid, dan sistem evaluasi yang bersifat konstruktif. Motivasi kerja guru juga tergolong tinggi, baik pada aspek intrinsik maupun ekstrinsik. Uji korelasi menghasilkan nilai r = 0,843 dengan signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan yang sangat kuat antara kedua variabel. Uji regresi memperlihatkan bahwa budaya positif mampu menjelaskan 71% variasi motivasi kerja guru. Analisis faktor menunjukkan bahwa budaya positif terdiri atas tiga dimensi utama, sementara motivasi kerja juga terbagi ke dalam tiga dimensi. Hasil ini menegaskan bahwa budaya sekolah yang sehat, inklusif, dan partisipatif merupakan kunci penting dalam meningkatkan motivasi kerja guru SLB.
Co-Authors Abdul Huda Afriani, Iin Ahmad Samawi Alam, Gunawan Multi Alamy, Ina Rohmatul Alfina, Nur Aulia Anggita Hemaylia Putri Anindya, Talita Paramitha Anita Rachmawati Anjani, Asila Sekar Arbin Janu Setiyowati, Arbin Arina Rosada Zain Asep Sunandar Azizah, Berlianti Apriliana Nur Bassalamah, Nadila Salma Binti Yahya, Amira Najiha Cahyono, Ilham Dwi Chantika, Intan Karunia Cheong, Loh Sau Darmawati, Ajeng Arief Dimas Arif Dewantara Dimas Arif Dewantoro Earlyarini, Riyanda Putri Ediyanto Elsa Dini Apriana Putri Endro Wahyuno Fahryzal Oktova Anggara Styaputra Fitriya, Salwa Geusti, Zeayin Diamini Gihza Hasnutya Tahta Habibah, Tsamara Harisandi, I GST. Ngurah Putu Hizkia Yanche Alfredo Husna, Maelatul Irawan, Clairina Verminthia Dheanova Irene Wemie Ginatra Irvan, Muchamad Jatiningsiwi, Tata Gading Junaidi, Ahsan Romadlon Kadia, Singgi Kawai, Norimune Kumala, Hanifa Khoiru Kurniawati, Martina Niken Lazuardi, Muhammad Alfan Low, Hui Min M Shodiq M, Mardatillah Mahereni, Mareta Rika Setia Maheswari, Ken Asti Aura Manggalagita Teofilus Seisoria Mauliddin, Muhammad Arif Maulidia, Nuhla Mengga, Ayu Prischa Kathrin Muthya Firagil Restuti Nadia, Ahsana Nafisa Nurani Aulia Nirmala, Theresia Nita Eka Noviyanti Nugraheni Warih Utami Nur Anisa Nur Azizah, Berlianti Apriliana Pradipta, Rizqi Fajar Pradipta, Rizqy Fajar Prasuranto, Dias Setiyo Puji Rahayu Putri, Ayu Oktaviola Ramadhani Putri, Fania Amalia Putri, Lailatul Mufida Putri, Naura Aqilah Rachmadina, Alya Rizka Rachmawati, Anita Ranti Novianti Renny Setyaneng Tyas Rinda Rismadanti, Diska Putri Riswari, Fina Rusdiana Indriani S Sihkabuden Salsabila, Naurah Sani, Hayin Yusnia Setiawan, Ramadhina Putri Styaputra, Fahryzal Oktova Anggara Sunarwi, Taufik Wayan Surahman, Ence Susilawati, Sinta Yuni Syahda, Revima Lintang Tiara Tabitha Buang Komas Tahta, Gihza Hasnutya Valentina, Triya Viorella, Nanda Wiwiek Sri Handayani Wiwik Dwi Hastuti Wulan, Ameylia Ayu Nawang Y, Yana Yesi Oktavia Ayu Wulandari Yossi Novianti Yudi Tri Harsono Yusuf, Syah Inaculatta Ramadani Zainal, Mohd Syazwan Bin Zarina, Nur Valian Mei