Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : Jurnal Agrium

Aktivitas Insektisida Dari Ekstrak Daun Ageratum Conyzoides Dan Tithonia Diversifolia Pada Hama Pasca Panen Hendrival, Hendrival; Alfi Syahrin, Muhammad; Rico Nainggolan, Tito; Pramahsari Putri, Novita; Latifah, Latifah; Baidhawi, Baidhawi; Muaz Munauwar, Muhammad
Agrium Vol. 22 No. 3: September 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i3.24485

Abstract

Sitophilus oryzae dan Tribolium castaneum merupakan jenis hama pascapanen yang berkontribusi terhadap kerugian ekonomi pada hasil pertanian yang disimpan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas ekstrak daun Ageratum conyzoides dan Tithonia diversifolia sebagai insektisida nabati terhadap kedua hama. Pengujian menggunakan rancangan acak lengkap dengan konsentrasi ekstrak yaitu 1%, 3%, 5%, 7%, dan 9%. Parameter pengujian menliputi aktivitas penghambatan makan, penolakan imago, dan mortalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun A. conyzoides dan T. diversifolia efektif dalam mengurangi aktivitas makan, meningkatkan repelensi, dan menyebabkan mortalitas imago S. oryzae dan T. castaneum. Aktivitas penghambatan makan dan penolakan imago meningkat seiring kenaikan konsentrasi ekstrak. Kedua aktivitas mencapai maksimum terjadi pada konsentrasi 9%. Mortalitas imago mencapai 100% pada konsentrasi 9% setelah tujuh hari aplikasi. Ekstrak T. diversifolia menunjukkan efek yang lebih signifikan dibandingkan A. conyzoides, khususnya dalam repellensi. Ekstrak daun A. conyzoides dan T. diversifolia memiliki potensi besar sebagai insektisida nabati yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Dominansi Gulma Invasif Pada Beberapa Tipe Pemanfaatan Lahan Di Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara Firmansyah, Nanda; Khusrizal, Khusrizal; Handayani, Rd Selvy; Maisura, Maisura; Baidhawi, Baidhawi
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2926

Abstract

Gulma invasif mampu menginvasi suatu lahan apabila memiliki kemampuan dominansi terhadap tumbuhan asli. Proses invasif diawali dari kehadiran gulma invasif disuatu areal lahan hingga terjadinya dominansi. Penelitian ini bertujuan menghitung dominansi spesies gulma invasif pada beberapa tipe pemanfaatan lahan di Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara dengan metode survei dan purposive sampling, plot bersarang dibuat sebanyak 24 plot untuk masing-masing tingkatan vegetasi gulma. Penelitian ini dilaksanakan pada beberapa tipe pemanfaatan lahan pertanian yang meliputi lahan tegalan/kebun, ladang/huma, perkebunan, hutan rakyat, padang rumput, sawah irigasi, sawah non irigasi dan tambak/kolam di Kecamatan Sawang  Kabupaten Aceh Utara pada bula April-Juni 2020. Setiap jenis gulma invasif yang dijumpai di dalam petak sampling diambil foto, dicocokkan  morfologinya berdasarkan buku identifikasi gulma kemudian dihitung dominansinya. Parameter penelitian yaitu komposisi gulma invasif pada tingkat vegetasi dan dominansi gulma invasif pada setiap tipe pemanfaatan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lahan tegalan/kebun didominasi oleh spesies Axonopus compressus (27,57%), ladang atau huma didominasi oleh gulma Rhynchospora colorata (37,94%), lahan perkebunan didominasi oleh gulma Ageratina adenophora (65,90%), hutan rakyat hanya ditemukan satu jenis gulma yaitu Digitaria fuscescens (68,75%), areal padang rumput didominasi oleh gulma Dactyloctenium aegyptium (33,71%), lahan sawah irigasi didominasi oleh gulma Panicum maximum (22,97%), sawah non irigasi didominasi oleh gulma Mimosa pudica (22,02%), dan lahan tambak/kolam didominasi oleh gulma Eleusine indica (54,17%). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang kemampuan dominansi  gulma invasif pada setiap tipe pemanfaatan lahan di Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara.
Pengaruh Populasi Gulma Rumput Belulang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jagung Manis (Zea mays Saccharatasrurt) Muaz Munauwar, Muhammad; Adnan, Adnan; Baidhawi, Baidhawi; Hasnita, Nur
Agrium Vol 18 No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5330

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh tekanan yang diberikan oleh gulma rumput belulang terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Pelaksanaan penelitian ini pada bulai Mei hingga Juli 2019, dilakukan didesa Paloh Mee Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireun. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama pada penelitian ini adalah varietas jagung Bonanza F1, Golden boy dan Royal 76, sedangkan faktor kedua ialah populasi gulma yang terdiri dari  tanpa gulma polybag-1, 3 gulma polybag-1 dan 5 gulma  polybag-1. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada 3, 5 dan 7 MST jumlah terbanyak daun jagung varietas Bonanza F1, Golden boy, dan Royal 76 didapati pada populasi 0 gulma polybag-1, sedangkan jumlah daun terendah didapati pada populasi 3 dan 5 gulma polybag-1. Varietas jagung manis dan populasi gulma tidak berpengaruh nyata terhadap diameter tongkol. Jumlah anakan gulma tertinggi adalah Golden Boy dengan populasi awal 3 dan 5 gulma, Bonanza F1 populasi awal 5 gulma, serta Royal 76 dengan populasi awal 5 gulma, sedangkan jumlah anakan gulma terendah ialah populasi awal tanpa gulma pada varietas Bonanza F1, Golden Boy, dan Royal 76. Penelitian ini menyimpulkan bahwa produksi jagung manis tidak dipengaruhi oleh tiga varietas tersebut dan jumlah populasi gulma. Direkomendasikan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan jenis varietas lain dan jumlah populasi awal gulma yang lebih besar dari lima gulma polybag-1.
Inventarisasi dan Analisis Risiko Gulma Asing Invasif Pada Lahan Pertanian di Sawang Aceh Utara Firmansyah, Nanda; Baidhawi, Baidhawi; Khusrizal, Khusrizal; Handayani, Rd Selvy
Agrium Vol 16 No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i2.5866

Abstract

Kehadiran gulma asing invasif (GAI) memberikan peluang terjadinya peristiwa yang tidak dikehendaki sebagai akibat dari tindakan pengelolaan tanaman introduksi yang menguasai dan menyebar pada lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi dan menganalisis resiko spesies GAI pada lahan pertanian di Sawang Aceh Utara. Titik lokasi pengambilan sampel dilakukan pada beberapa tipe penggunaan lahan (TPL) yaitu kebun/tegalan, huma/ladang, sawah non-irigasi, sawah irigasi, perkebunan, padang rumput, hutan rakyat, dan kolam/tambak. Jenis GAI dikoleksi secara langsung dari lapangan dengan metode jelajah, dan dianalisis menggunakan sistem scoring mengacu pada pedoman analisis risiko GAI dari KLHK (Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan FORIS (Forests in Southeast Asia) Indonesia. Hasil kajian memperlihatkan terdapat 659 individu GAI yang berasal dari 36 spesies dan 14 famili. Famili yang memiliki spesies GAI terbanyak adalah famili Poaceae. Jenis gulma terbanyak berasal dari jenis gulma berdaun lebar sebanyak 20 spesies, sedangkan jumlah spesies GAI terbanyak yaitu spesies Rhynchospora colorata (L.) dengan jumlah 66 individu. Kategori risiko sangat tinggi disebabkan oleh spesies Axonopus compressus, Chromolaena odorata dan Paspalum conjugatum pada lahan tegalan/kebun, spesies Cyperus distans dan Rhynchospora colorata pada lahan ladang/huma, spesies Dactyloctenium aegyptium pada lahan padang rumput dan spesies gulma Panicum maximum pada lahan sawah irigasi.Kategori risiko sedang terdapat spesies gulma Ageratina adenophora pada lahan perkebunan dan spesies gulma Ageratum conyzoides pada lahan sawah non irigasi.Kategori risiko rendah  terdapat spesies gulma Digitaria fuscescens pada lahan hutan rakyat dan Heliotropium indicum pada lahan perkebunan.
The Effectiveness of Mixing Herbicides and Manual Weed Control on Corn (Zea mays L) Baidhawi, Baidhawi
Agrium Vol 20 No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v20i2.12509

Abstract

Field trials were conducted in Januay 2021 cropping seasons to evaluate some herbicide mixtures and manual weed control method in the maize production. The experiment consisted of 10 treatments as follows: Metolachlor + atrazine (1.0 + 2.0 kg a.i./ha), metolachlor + atrazine (2.0 + 2.5 kg a.i./ha), metolachlor + atrazine (3.0 + 3.0 kg a.i./ha), pendimethlin + atrazine ( 1.0 + 2.0 kg a.i./ha), pendimethlin + atrazine (2.0 + 2.5 kg a.i./ha), pendimethlin + atrazine (3.0 + 3.0 kg a.i./ha), metolachlor + atrazine (1.0 + 2.0 kg a.i./ha) plus one supplementary hoe weeding (SHW) at 6 weeks after sowing (WAS) and pendimethlin + atrazine (1.0 + 2.0 kg a.i./ha) plus one SHW at 6 WAS, hand weeding at 3 and 6 WAS and a weedy check. These treatments used in randomized complete block design with three replicates. The rsults showed that metolachlor + atrazine and pendimethalin + atrazine at 1.0 + 2.0 kg a.i./ha plus one SHW at 6 WAS significantly reduced weed infestation and gave higher maize grain yield and economic returns. These methods are therefore recommended to farmers as alternative to two hand weeding at 3 and 6 WAS.
Sebaran Spasial Tipe Iklim Schmidt-Ferguson Dan Proyeksinya Berdasarkan SSP2-4.5 Di Kabupaten Aceh Utara Imam Muatho, Muhammad; Jamidi, Jamidi; Nasruddin, Nasruddin; Ismadi, Ismadi; Baidhawi, Baidhawi
Agrium Vol 21 No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i2.16458

Abstract

Salah satu dampak perubahan iklim adalah dapat mengakibatkan pergeseran dan perubahan pola curah hujan yang juga memengaruhi perubahan tipe iklim Schmidt-Ferguson di Kabupaten Aceh Utara. Informasi mengenai tipe iklim Schmidt-Ferguson saat ini dan proyeksi masa depan sangat penting sebagai upaya adaptasi bagi masyarakat pertanian khususnya tanaman perkebunan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memahami sebaran tipe iklim Schmidt-Ferguson pada masa kini serta proyeksinya dalam 20 tahun mendatang. Penelitian ini menggunakan data curah hujan 2014-2023 sebagai baseline dari 17 titik pengamatan dan data model MIROC6 dari skenario SSP2-4.5 di Kabupaten Aceh Utara. Teknik interpolasi yang digunakan adalah Inverse distance weighted  dan hasilnya dikelompokkan ke dalam klasifikasi tipe iklim Schmidt-Ferguson menggunakan metode reclassify pada aplikasi ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan selama periode baseline, tipe iklim C (agak basah) cukup mendominasi dengan persentase 70,57% kemudian disusul tipe iklim D (sedang) sebesar 21,40% dan diikuti tipe iklim E (agak kering) serta tipe iklim B (basah) masing-masing sebesar 6,43% dan 1,60%. Periode proyeksi I (2026-2035) didominasi oleh tipe iklim B sebesar 64,20% kemudian disusul tipe iklim C dan D dengan persentase 30,53% dan 5,27%. Pada periode proyeksi II (2036-2045), tipe iklim C kembali mendominasi wilayah Kabupaten Aceh Utara dengan persentase 64,88% kemudian disusul tipe iklim B, D, dan E masing-masing sebesar 26,98%, 7,63%, 0,51%.
Peran Vermicompos Dan Eco-Enzyme Terhadap Penanaman Kailan (Brassica oleracea var. Alboglabra) Pada Inseptisol A.G, Rosnina; Baidhawi, Baidhawi; Febrianti, F.; Wirda, Zurrahmi; Darmayani, Satya
Agrium Vol 21 No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i2.18207

Abstract

Kailan (Brassica oleracea var. Alboglabra) tergolong ke dalam tanaman hortikultura yang kini banyak digemari. Permintaan kailan mengalami tren yang terus meningkat, untuk memenuhi kebutuhan sayur ini dapat dilakukan dengan pemanfaatan lahan suboptimal dengan pemberian bahan organik berupa vermikopos dan eco-enzyme yang dapat meningkatkan karakteristik tanah agar dalam  pengembangan sayur-sayuran. Penanaman Kailan pada Inceptisol sebagai tanah yang belum berkembang (immatured soil) yang berkorelasi dengan tingkat kesuburan dan produktivitas yang rendah, diperlukan tindakan ameliorasi.  Pemberian bahan amelioran berupa vermikompos dan eco-enzyme bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil Kailan pada Inseptisol.  Aplikasi Vermicompos (V0=0 g/polibag, V1=10 g/polibag, V2=13 g/polibag, V3=16 g/polybag), dan eco-enzyme (E0=0 ml/l, E1=30 ml/l, E2=45 ml/l). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi tunggal dan interaksi antara vermikompos dan eco-enzyme  memberi pengaruh terhadap hampir pada semua variabel tanaman yaitu panjang akar, dan  klorofil daun. Tidak terdapat  pengaruh yang nyata pada bobot segar, namun demikian terdapat penambahan  bobot lebih tinggi pada tanaman Kailan yang mendapat perlakuan dibandingkan dengan tanaman kontrol
Co-Authors - Fakhrurrazi -, Baidhawi - A.G, Rosnina Abdullah Adnan Adnan Agustina Akbar, Khairul Akram, Nuzul Alfi Syahrin, Muhammad Ali Rahmat Ami Safriyanur Ananda Faridhatul Ulva AR, Marzuki Arief Rahman Arnawan Hasibuan Azmi, Farhan Batubara, Fazriani Cindenia Puspasari Darmayani, Satya Deassy Siska Dewi Safitri, Triana Dwi Asti Purnama Dwi Nanda Aulia Situmorang Ernawati Ernawati Fadhilati, Nyak Intan Fadli Fadli Farahdiba, Dewi Farizi, Reza Al Febrianti, F. Firmansyah, Nanda Hafifah Hafifah Hafifah, Hafifah Handayani, Rd Selvy Handayani, Rd Selvy Hasibuan, Muhammad Rafif Fadlurrahman Hasnita, Nur Haykal, Muhammad Hendrival Hendrival Hendrival Hendrival Herman Fithra Hilmi Hilmi Imam Muatho, Muhammad Ismadi Ismadi Jamidi, Jamidi Jufri Jufri Julfikar, Julfikar Kembaren, Emmia Tambarta Khaidir Khaidir Khairani, Annisa Khusrizal Khusrizal Laila Nazirah Latifah Latifah Latifah Latifah M Sayuti Maisura Maisura Mariyudi Mariyudi Maulana Ikhsan Mawardati Mawardati Melati, Putri Millenia Dzikra Az Zahra Milna, Milna Mirzawati, Mirzawati Muhamad Yusuf, SE., M.Si. Muhammad Chairuddin, Muhammad Muhammad Muaz Munauwar Muhammad Nazaruddin Muliana, Muliana Murdani Murdani, Murdani Nanda Savira Ersa Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasution, Paisah Novita Pramahsari Putri Nurhasanah Nurhasanah Nurmasyitah Nurmasyitah Nuzul Akram Pramahsari Putri, Novita Pratiwi, Jelita Widiya Putri, Novita Prahmasari Putri, Novita Pramahsari Razif, Razif Rico Nainggolan, Tito Rosnina nina A.G Rosnina Rosnina, Rosnina Ruhani, Ruhani Sabar, Muhammad SAFITRI, Sekar Safrina Safrina, Safrina Sayuti, Muhammad Siregar, Widyana Verawaty Suheri, Dedi Sulistianto, Sulistianto Suryadi Suryadi Sutiharni Sutiharni Syahrani Khairani Marpaung Taufiqurrahman Taufiqurrahman Tengku Dhean Teuku Ilhami Surya Akbar Usnawiyah Wahida Rizki Alnovi Yulisda, Desvina Yunus, Saifuddin Yuskarina, Yuskarina Yusra Yusra Yusra, Yusra Zikri, Muhammad Afzalul Zufina, Rezki Zuriani, Zuriani Zurrahmi Wirda Zurrahmi Wirda