Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan Kerja, Lingkungan Kerja, dan Motivasi Kerja Terhadap Organizational Citizenship Behavior Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karo Vini Riahta Br. Panjaitan; Winarto Winarto; Jon Henri Purba
Jurnal Ilmiah METHONOMI Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah METHONOMI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methonomi.Vol10No2.pp151-161

Abstract

Organizational citizenship behavior merupakan bidang studi yang menginvestasi pengaruh individu, kelompok, dan struktur terhadap perilaku di dalam organisasi, untuk tujuan penerapan pengetahuan dan peningkatan demi peningkatan efektivitas organisasi. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi OCB diantaranya antara lain kepribadian, budaya organisasi, iklim organisasi, kepuasan kerja, komitmen organisasi, kepemimpinan transformasional & servant leadership, tanggung jawab sosial pegawai, umur pegawai, keterlibatan kerja, kolektivisme serta keadilan. Perilaku organisasi mempelajari tiga penentu perilaku dalam organisasi, yaitu individu, kelompok, dan struktur. Dalam melakukan penelitian, penulis meneliti Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karo yang beralamat di Jl Veteran No. 14 Kabanjahe, Sumatera Utara. Waktu Penelitan dilakukan pada Desember 2021 sampai penelitian selesai. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini ialah seluruh pegawai yang ada di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karo yaitu 43 orang. Hasil penelitian menunjukkan nilai F hitung 6,672 > F tabel 2,84 dengan nilai Sig adalah 0,001 < 0,05, maka Pelatihan Kerja, Lingkungan Kerja, dan Motivasi Kerja secara bersama sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior. Hal ini diindikasikan oleh nilai koefisien determinasi (R-Square) adalah 0,123. Nilai tersebut dapat diartikan variabel Pelatihan Kerja, Lingkungan Kerja, dan Motivasi Kerja mampu mempengaruhi Organizational Citizenship Behavior sebesar 12,3% dan sisanya sebesar 100% - 12,3% = 87,7% dijelaskan oleh variabel lainnya.
Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Layanan dan Promosi Penjualan Terhadap Keputusan Pembelian di Metro Pasar Swalayan Medan Maresti Panggabean; Winarto Winarto; Tiur Rajagukguk
Jurnal Ilmiah METHONOMI Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah METHONOMI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methonomi.Vol11No2.pp109-122

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh kualitas produk, kualitas layanan, dan promosi penjualan terhadap keputusan pembelian di Metro Pasar Swalayan Medan. Metode penelitian yang dilakukan dalam melakukan kegiatan berupa pengumpulan data, mengelolah data, menganalisis data, dan penyajian data agar hasil yang disajikan bersifat ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel promosi penjualan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, nilai thitung> ttabel (8,676 > 1,986), maka H1 diterima, artinya secara parsial promosi penjualan berpengaruh terhadap keputusan pembelian, variabel kualitas produk, kualitas layanan, dan promosi penjualan berpengaruh terhadap keputusan pembelian, nilai Fhitung> Ftabel (29,696> 2,70), maka H1 diterima, artinya secara simultan kualitas produk, kualitas layanan, dan promosi penjualan berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan kesimpulan diatas maka disarankan perusahaan melakukan suatu upaya mempertahankan keputusan pembelian konsumen dengan menggunakan kualitas produk yang baik, pelayanan yang memuaskan, dan promosi penjualan yang menarik.
Analisis Pengaruh Pelatihan, Kompetensi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Mahakarya Sinema Bersama Medan Cheeryl Ivanya Prameswary Supit; Toman Panggabean; Winarto Winarto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, kompetensi, dan motivasi terhadap kinerja karyawan pada PT Mahakarya Sinema Bersama Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory research untuk menjelaskan hubungan kausal antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang berjumlah 35 orang, dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, wawancara langsung, serta dokumentasi yang relevan dengan objek penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan kualitas instrumen penelitian, serta uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Selanjutnya, dilakukan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t untuk melihat pengaruh secara parsial dan uji F untuk melihat pengaruh secara simultan. Selain itu, koefisien determinasi digunakan untuk mengukur besarnya kontribusi variabel independen terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pelatihan, kompetensi, dan motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi sebesar 79,7% menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh pelatihan, kompetensi, dan motivasi, sementara sisanya sebesar 20,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil tersebut, perusahaan disarankan untuk meningkatkan kualitas dan kontinuitas program pelatihan, mengembangkan kompetensi karyawan secara sistematis, serta memperkuat motivasi kerja guna mencapai kinerja yang lebih optimal.