Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN SOAL KOGNITIF MENGGUNAKAN MULTIPLATFORM (ASSESSMENT LINK - QUIZIZ) BAGI GURU BIOLOGI KABUPATEN TUBAN Susantini, Endang; Puspitawati, Rinie Pratiwi; Prastiwi, Muji Sri; Bashri, Ahmad; Rahayu, Dwi Anggorowati
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v10i2.27888

Abstract

assessment are based on high school thinking skills. High school teachers who are members of the Tuban Regency MGMP experience difficulties in developing HOTS questions, such as lacking knowledge of various platforms that can be used to carry out e-assessments. The solution to solving the problems experienced is achieving an assessment as learning program combining multiplatform assessment links and Quizzes in creating HOTS questions. This community service involves MGMP Biology and the PkM biology team (University). The aim of this PKM activity is to improve skills in preparing cognitive aspect questions using multiplatform (assessment link-qiuzziz), so that good e-assessment management can improve the quality of learning both online and offline in the era of independent learning. The stages of PkM activities include Pre-Activity (Material Presentation), implementation (Workshop and Mentoring) and Simulation, Presentation and Evaluation which have been carried out online and offline. The workshop participants were 10 teachers, members of the Tuban Regency High School Biology MGMP. PkM mentoring activities are continued synchronously via Google Meet and asynchronously via Google Classroom. Participants are provided with knowledge related to the cognitive domain with the Assessment Link application; Creating HOT questions on Biology material as well as Tutorials for creating Assessment as learning based on the Quizziz platform. Assessment of PkM activities was assessed through pre-test and post-test with an average score increase of 12.4%. Eight participant response rubrics showed a range of strongly agree statements between 48.8-83.7% who felt the suitability of the material and the good allocation of training time. This service received appreciation from teachers in improving skills in using HOTS question instruments in the learning process in accordance with the stages and guidelines for writing HOTS questions.
Pangkahkulon “Go Digital”: Inovasi Layanan Publik Berbasis Teknologi Navastara, Ardy Maulidy; Zikky, Mohammad; Bashri, Ahmad; Pangaribuan, Toga Gilbert; Sustania, Sinta
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2673

Abstract

Desa Pangkahkulon, Kabupaten Gresik, menghadapi tantangan dalam mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Program Digitalisasi Pelayanan Masyarakat bertujuan mentransformasi sistem administrasi manual menjadi layanan berbasis digital yang dapat diakses melalui website dan aplikasi. Inovasi ini mencakup layanan mandiri untuk surat-menyurat, pengembangan lapak desa bagi pelaku UMKM, serta pelatihan digitalisasi bagi perangkat desa dan masyarakat. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara tim KKN, pemerintah desa, dan komunitas Open Desa, dengan dukungan Kominfo Kabupaten Gresik. Implementasi program berhasil mempercepat pelayanan administrasi, mengurangi birokrasi, serta meningkatkan akses pasar bagi produk lokal. Hasil monitoring menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan layanan digital, dengan 270 surat elektronik diterbitkan dan 32 produk UMKM aktif dipasarkan melalui lapak desa. Keberhasilan ini menjadi contoh penerapan digitalisasi desa yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui inovasi dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Pengembangan E-LKPD Interaktif Berbasis Model Learning Cycle 5E pada Sub Materi Reproduksi Tumbuhan untuk Melatihkan Kemampuan Literasi Digital Rosanti, Nisfi Puji; Bashri, Ahmad
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n3.p639-648

Abstract

Kemajuan teknologi di abad ke-21 berpengaruh signifikan terhadap berbagai bidang, khususnya pendidikan. Literasi digital menjadi kemampuan yang harus dimiliki siswa agar mampu mengakses informasi yang valid dan mengembangkan pemahaman konsep pembelajaran dengan benar. Salah satu topik yang membutuhkan penguasaan konsep adalah sub materi reproduksi tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD interaktif berbasis model learning cycle 5E pada sub materi reproduksi tumbuhan untuk melatihkan kemampuan literasi digital yang layak berdasarkan pada aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Metode pengumpulan data melalui instrumen validasi, observasi keterlaksanaan, angket respon, dan lembar tes (pretest-posttest). Subjek uji coba terbatas yaitu 36 peserta didik kelas XI. Berdasarkan hasil analisis, E-LKPD yang dikembangkan menunjukkan tingkat validitas sebesar 96,67%, yang termasuk dalam kategori sangat valid. Kepraktisan yang diukur melalui observasi keterlaksanaan dan respon peserta didik masing-masing memperoleh hasil 100% dan 98,89%, dengan kategori sangat praktis. Keefektifan yang dinilai melalui N-Gain guna menunjukkan peningkatan hasil belajar pretest ke posttest adalah 0,74, dengan kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk kegiatan pembelajaran. E-LKPD dapat memfasilitasi siswa untuk berlatih literasi digital karena penggunaannya dalam proses pembelajaran dinyatakan mampu melatihkan kemampuan literasi digital pada siswa SMA kelas XI.
Pengembangan Multimedia Interaktif Google Site Transpor Membran Berbasis Collaborative Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Fauzi, Lutfi Shevano; Bashri, Ahmad
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n3.p658-668

Abstract

Peningkatan kualitas pembelajaran abad ke-21 menuntut penguasaan keterampilan kolaborasi dan pemanfaatan teknologi. Berdasarkan hasil observasi, peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami materi transpor membran yang bersifat kompleks sehingga berdampak pada hasil belajar. Salah satu pendekatan pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar adalah pendekatan collaborative learning yang didukung dengan multimedia interaktif Google Site. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif Google Site berbasis collaborative learning yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi transpor membran. Desain pengembangan ini menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) dengan metode validasi, observasi, angket respon, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif Google Site berbasis collaborative learning memiliki validitas sangat valid berdasarkan aspek penyajian, isi, kegrafikan, kebahasaan, dan collaborative learning dengan rata-rata skor sebesar 98,75%. Google Site dinilai sangat praktis berdasarkan lembar keterlaksanaan Google Site dengan rata-rata skor sebesar 97,65% dan angket respon peserta didik dengan rata-rata skor sebesar 97,6%. Keefektifan Google Site diperoleh berdasarkan ketuntasan hasil pre-test dan post-test dengan peningkatan skor N-gain sebesar 0,71 dengan kriteria tinggi. Multimedia interaktif Google Site berbasis collaborative learning layak digunakan karena memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, sehingga dapat dimanfaatkan oleh guru dan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran materi transpor membran.
Characteristics of Anatomical Structure and Essential Oil Glands of Leaf Peppermint (Mentha Piperita) and Spearmint (Mentha Spicata) Dwi Octavia, Novi; Pratiwi Puspitawati, Rinie; Bashri, Ahmad
Journal of World Science Vol. 2 No. 9 (2023): Journal of World Science
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jws.v2i9.413

Abstract

Mentha is one of the genera of the Lamiaceae family which can produce essential oils. Mentha species have antioxidant and antimicrobial activity, and the most active compound that plays a role is menthol. This study aimed to analyze the characteristics of variations in the anatomical structure and oil glands of the leaves of two Mentha species as essential oil producers. This type of research was descriptive qualitative in the form of leaf anatomy observations using the fresh and whole mount preparations for longitudinal incisions and the paraffin method for transverse incisions. The research results show that the anatomical structure of the leaves in M. piperita and M. spicata includes the shape, arrangement of epidermal cells and their derivatives, the structure of the tissues that make up the leaves, and variations in glandular and non-glandular trichomes including variations in type, structure, size, and location. The structure of essential oil glands in the leaves of M. piperita and M. spicata species has variations, including number, shape, size, distribution, location, and density. The results of the analysis of the anatomical characteristics of the Mentha species showed that M. piperita had more oil glands than M. spicata. This research has implications for better natural resource management, disaster prevention, and the development of agriculture and fisheries, and this research is the basis for better decision-making by local governments, stakeholders, and related institutions in planning regional development, environmental management, and resource allocation.
Profil Permainan Edukatif Ludo pada Materi Plantae untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Munawaroh, Binti; Rahayu, Yuni Sri; Bashri, Ahmad
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan abad ke-21 mendorong pendidikan untuk memiliki kompetensi keterampilan berpikir tingkat tinggi salah satunya keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran. Proses pembelajaran juga memerlukan adanya variasi agar peserta didik tertarik untuk aktif sehingga pembelajaran menjadi efektif dan efisien. Salah satu variasi pembelajaran yakni menggunakan media pembelajaran berupa permainan edukatif Ludo pada materi Plantae yang dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran sekaligus melatihkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat permainan edukatif Ludo sebagai media pembelajaran yang melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi Plantae yang layak ditinjau dari aspek validitas, kepraktisan, dan keefektivitasan. Pada penelitian ini, digunakan model pengembangan yaitu Research and Development (R & D). Produk permainan edukatif Ludo yang dihasilkan telah melalui proses telaah, revisi, dan ujicoba. Validitas permainan edukatif Ludo yang didapatkan dari penilaian tiga validator menghasilkan persentase sebesar 95,3% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan permainan edukatif Ludo didapatkan dari hasil observasi aktivitas peserta didik yang menghasilkan persentase sebesar 100% dengan kategori sangat praktis dan hasil respons positif peserta didik yang menghasilkan persentase sebesar 96,2% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan permainan edukatif Ludo didapatkan dari hasil perolehan gain score yang menghasilkan rata-rata sebesar 0,75 dengan kategori tinggi dan hasil ketuntasan indikator pembelajaran yang menghasilkan persentase sebesar 92,1% dengan kategori sangat efektif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permainan edukatif Ludo Plantae yang dikembangkan valid, praktis dan efektif serta dapat digunakan untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Kata Kunci: pengembangan, permainan edukatif, Ludo, Plantae, berpikir kritis.
Pengembangan LKPD Berbasis Creative Problem Solving untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kreatif Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Kelas XI SMA Halimah Sa'diyah, Nur; Bashri, Ahmad
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p181-189

Abstract

Keterampilan berpikir kreatif peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah, serta kurang menerapkan inovasi pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif. Keterampilan berpikir kreatif peserta didik dapat dilatihkan melalui model pembelajaran CPS yang mendorong peserta didik aktif dalam menemukan ide-ide unik dan inovatif dalam menyelesaikan persoalan. LKPD dipilih sebagai bahan ajar karena dianggap efektif dalam melatihkan keterampilan berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) guna melatihkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Penelitian ini mengaplikasikan model pengembangan 4D meliputi tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi, angket respon peserta didik, dan soal pretest posttest. Uji coba terbatas dilakukan kepada 28 peserta didik kelas XI SMA Labschool Unesa. Hasil validasi dinyatakan valid dengan persentase 91,67% dengan kategori sangat valid yang didapat dari lembar validasi. Pada kepraktisan, LKPD memperoleh persentase 97,1% sehingga dinyatakan sangat praktis ditinjau dari angket respon peserta didik. Sedangkan pada keefektifan dinilai dari peningkatan hasil belajar yang mendapat rata-rata N-gain sebesar 0,87 dengan kategori tinggi. Secara keseluruhan, hasil penelitian mengindikasikan bahwa LKPD berbasis CPS pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan mampu melatihkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Kata Kunci: LKPD, Creative Problem Solving, Keterampilan Berpikir Kreatif, Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan.
PEMANFAATAN MEDIA PODCAST DALAM PRAKTIK PIDATO DAN PUISI UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI GURU SERTA MENEMUKAN BAKAT DAN MINAT SISWA Naqiyah, Najlatun; Indana, Sifak; Susanto, Shobri Firman; Indrawatiningsih, Nonik; Bashri, Ahmad; Sholeh, Muhamad; haq, Mohammad Syahidul
Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpm.v6n1.p7-13

Abstract

This community service activity aims to boost teachers' confidence and help discover students' talents and interests through the use of podcast media in speech and poetry practices at SDN Tebon. The low confidence of teachers in delivering oral-based material and the limited outlets for student expression are the background reasons for this activity. The activity was attended by 20 participants, consisting of 10 teachers from SDN Tebon and 10 teachers from PAUD Kelurahan Tebon. The methods used included situation and condition analysis, microlearning, modeling & demonstration teaching, instructional practice, and reflection. Evaluation results showed a significant increase in post-test scores compared to pre-test, with an average gain of 20.98%. The most important improvement was observed in indicators directly related to the use of podcasts, including recording skills, understanding the benefits of the medium in learning, and teaching students to speak clearly. This training successfully equipped teachers with innovative skills to integrate digital technology, boost their confidence in teaching, and effectively develop students' talents and interests in speech and poetry reading.  
Pengembangan Flipbook Pendekatan Socio Scientific Issue pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan untuk Melatihkan Literasi Sains Regita Dhea Pramesti; Ahmad Bashri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p331-342

Abstract

Literasi sains berperan dalam penguasaan konsep pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Namun, hasil studi PISA menunjukkan bahwa literasi sains peserta didik tergolong rendah yang disebabkan keterbatasan bahan ajar yang melatihkan literasi sains. Penelitian ini bertujuan mengembangkan flipbook pendekatan SSI materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan untuk melatihkan literasi sains pada fiturnya yang meliput Bio Think, Bio to Do, Bio Discuss, dan Bio Journal. Fitur tersebut dikembangkan sesuai dengan karakteristik SSI dan indikator literasi sains. Penelitian ini menerapkan tahapan ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, develope, implementation, dan evaluation. Parameter penelitian mencakup validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Validitas diperoleh dari penilaian ahli, kepraktisan ditentukan melalui observasi keterlaksanaan, keterbacaan, serta respons peserta didik, sedangkan keefektifan diukur berdasarkan ketercapaian indikator literasi sains. Subjek penelitian terdiri atas 20 peserta didik kelas XI MAN 2 Kota Madiun. Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata 3,96, kepraktisan mencapai 97,27% dengan tingkat keterbacaan pada level 11, serta respons peserta didik sebesar 97%. Keefektifan flipbook menunjukkan peserta didik berada dalam kategori sangat baik berdasarkan ketercapaian indikator literasi sains dengan persentase berturut-turut 95%, 55%, 70%, 90%, 70%, dan 85%. Flipbook pendekatan SSI layak digunakan sebagai bahan ajar untuk melatihkan literasi sains peserta didik dalam materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan.Kata kunci: literasi sains, flipbook, Socio Scientific Issue, pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
Pengembangan LKPD Berbasis Project Based Learning Materi Pencemaran Lingkungan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas X SMA Amanda Bahar; Ahmad Bashri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p565-574

Abstract

Keterampilan berpikir kreatif adalah kemampuan penting yang harus dikuasai oleh siswa di masa kini, terutama dalam topik pencemaran lingkungan yang sangat terkait dengan kehidupan sehari-hari. Kemampuan ini dapat dikembangkan melalui pendekatan pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk membuat LKPD yang berbasis PjBL pada materi pencemaran lingkungan, yang valid, mudah digunakan, dan dapat membantu melatih keterampilan berpikir kreatif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D, yaitu mendefinisikan, merancang, mengembangkan , dan menyebarkan . Kriteria penilaian meliputi nilai validitas LKPD, pengamatan pelaksanaan pembelajaran menggunakan LKPD, serta hasil belajar keterampilan berpikir kreatif siswa. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas X di SMA Negeri 7 Surabaya. Alat yang digunakan meliputi lembar validasi, lembar observasi untuk memutarkan pelaksanaan LKPD, serta tes untuk mengukur keterampilan berpikir kreatif. Indikator keterampilan berpikir kreatif yang diukur meliputi kemampuan mengenali masalah, keanehan, keaslian, elaborasi, dan evaluasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa LKPD memperoleh skor validitas sebesar 3,93 (kategori sangat valid), rata-rata pelaksanaan pembelajaran mencapai 100% (kategori sangat praktis), dan respon siswa sebesar 98,88%. Efektivitas LKPD terbukti karena semua indikator keterampilan berpikir kreatif dicapai dalam kategori Sangat Baik. Dengan demikian, LKPD berbasis PjBL pada materi Pencemaran Lingkungan layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran Biologi kelas X SMA, karena memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan.