Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONSUMSI IKAN YANG TERKONTAMINASI MIKROPLASTIK TERHADAP KESEHATAN TUBUH Nisa, Zahra; Rakhmawati, Indah; Bashri, Ahmad
Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jkpl.v4i2.6754

Abstract

Plastic waste is a problem that must be addressed immediately. The existence of plastic waste is increasing along with the increase in the human population. Plastic waste that is just thrown away will not decompose, but will only shrink into smaller ones through physical or chemical processes. Plastics that shrink into smaller ones are called microplastics and have a size of <1-5 m. Microplastics scattered in the ocean can be accidentally consumed by fish or another marine biota. This is because the size of the microplastics is very small and very similar to their natural prey. As a result, fish and another marine biota mistakenly identify microplastics as prey. This study was conducted to analyze the effect of consuming fish contaminated with microplastics on the health of the human body. This study uses a literature review method, in which literature such as articles published in accredited journals, books, and websites are relevant to the issues to be discussed. Based on the research, it was found that some water and fish in Indonesia have been contaminated by microplastics. Microplastics that enter the human body and other living things cause adverse effects. In humans, microplastics can enter vital organs. Whereas in other living things, especially fish, microplastics can interfere with the digestive system and can even cause death in fish. Therefore, it is necessary to take action to reduce and control the use of plastic.
Pengembangan Handout Perkuliahan Model Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Keterampilan Merencanakan Pembelajaran Bagi Mahasiswa Indana, Sifak; Bashri, Ahmad
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.908 KB) | DOI: 10.17977/um052v9i2p71-79

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan handout perkuliahan dengan model pembelajaran kooperatif yang valid, mudah dilaksanakan, dan efektif untuk mengembangkan keterampilan merencanakan pembelajaran bagi mahasiswa. Perangkat perkuliahan yang dikembangkan dapat dipergunakan oleh dosen dan mahasiswa yang diharapkan dapat meningkatkan mutu perkuliahan pembelajaran inovatif II. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Secara prinsip pengembangan perangkat pembelajaran ini menerapkan empat tahap pengembangan yang disebut Model 4-D atau Four –D Model, yaitu tahap pendifinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan pendisiminasian (dessiminate). Penelitian ini berfokus pada pengembangan perangkat perkuliahan dengan model pembelajaran kooperatif. Produk utama yang dihasilkan dari penelitian ini adalah Perangkat perkuliahan berupa handout, mahasiswa dalam mengembangkan perencanaan pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif dan inferensial. Hasil penelitian pengembangan ini menghasilkan produk berupa handout tipe-tipe pembelajaran kooperatif yang dapat diselesaikan dengan baik. Hasil uji validitas oleh ahli dan mahasiswa menunjukkan hasil bahwa handout ini layak, praktis, dan efektif digunakan sebagai perangkat perkuliahan acuan penyusunan RPP. Keunggulan handout ini adalah dapat menambah wawasan mahasiswa dalam menyusun RPP karena dilengkapi dengan contoh implementasi dalam pembelajaran dan menarik minat baca.
Anatomical Characteristics of Rhizophora’s Leaves as Mangrove Plant Adaptation at Banyuurip Mangrove Center Yulinda Putri, Risma; Bashri, Ahmad
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrba.v5n2.p98-109

Abstract

Rhizophora is a genus of mangrove plants that dominates the Banyuurip Mangrove Center. This plant certainly has an anatomical structure as a form of adaptation to high salinity environments. The purpose of this study was to describe the anatomical characteristics of the leaves of the three Rhizophora species as an adaptation form of mangrove plants in the Banyuurip Mangrove Center and the anatomical variations of the leaves between species. This type of research was descriptive observational in the form of leaf anatomy observations using the whole mount method for longitudinal incisions and the paraffin method for transverse incisions. The results showed that there were anatomical variations among the three Rhizophora species in the Banyuurip Mangrove Center including epidermal cell size, number of epidermal cells, cork warts, number of hypodermis cell layers, hypodermis cell size, stomata size, number of stomata, stomata index, and stomata density. The anatomical characteristics of the leaves of the three Rhizophora species which act as a form of adaptation to mangrove plants are the presence of hypodermis tissue which functions to store water and salt to remove salt content in plants when they abort their leaves, low density of stomata and the presence of cuticles on the adaxial surface of leaves which play a role in reducing the rate of transpiration thus maintaining water to support plant development in saline conditions, cork warts which function as a medium for expelling salt on leaves.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN SOAL KOGNITIF MENGGUNAKAN MULTIPLATFORM (ASSESSMENT LINK - QUIZIZ) BAGI GURU BIOLOGI KABUPATEN TUBAN Susantini, Endang; Puspitawati, Rinie Pratiwi; Prastiwi, Muji Sri; Bashri, Ahmad; Rahayu, Dwi Anggorowati
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v10i2.27888

Abstract

assessment are based on high school thinking skills. High school teachers who are members of the Tuban Regency MGMP experience difficulties in developing HOTS questions, such as lacking knowledge of various platforms that can be used to carry out e-assessments. The solution to solving the problems experienced is achieving an assessment as learning program combining multiplatform assessment links and Quizzes in creating HOTS questions. This community service involves MGMP Biology and the PkM biology team (University). The aim of this PKM activity is to improve skills in preparing cognitive aspect questions using multiplatform (assessment link-qiuzziz), so that good e-assessment management can improve the quality of learning both online and offline in the era of independent learning. The stages of PkM activities include Pre-Activity (Material Presentation), implementation (Workshop and Mentoring) and Simulation, Presentation and Evaluation which have been carried out online and offline. The workshop participants were 10 teachers, members of the Tuban Regency High School Biology MGMP. PkM mentoring activities are continued synchronously via Google Meet and asynchronously via Google Classroom. Participants are provided with knowledge related to the cognitive domain with the Assessment Link application; Creating HOT questions on Biology material as well as Tutorials for creating Assessment as learning based on the Quizziz platform. Assessment of PkM activities was assessed through pre-test and post-test with an average score increase of 12.4%. Eight participant response rubrics showed a range of strongly agree statements between 48.8-83.7% who felt the suitability of the material and the good allocation of training time. This service received appreciation from teachers in improving skills in using HOTS question instruments in the learning process in accordance with the stages and guidelines for writing HOTS questions.
Pangkahkulon “Go Digital”: Inovasi Layanan Publik Berbasis Teknologi Navastara, Ardy Maulidy; Zikky, Mohammad; Bashri, Ahmad; Pangaribuan, Toga Gilbert; Sustania, Sinta
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2673

Abstract

Desa Pangkahkulon, Kabupaten Gresik, menghadapi tantangan dalam mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Program Digitalisasi Pelayanan Masyarakat bertujuan mentransformasi sistem administrasi manual menjadi layanan berbasis digital yang dapat diakses melalui website dan aplikasi. Inovasi ini mencakup layanan mandiri untuk surat-menyurat, pengembangan lapak desa bagi pelaku UMKM, serta pelatihan digitalisasi bagi perangkat desa dan masyarakat. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara tim KKN, pemerintah desa, dan komunitas Open Desa, dengan dukungan Kominfo Kabupaten Gresik. Implementasi program berhasil mempercepat pelayanan administrasi, mengurangi birokrasi, serta meningkatkan akses pasar bagi produk lokal. Hasil monitoring menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan layanan digital, dengan 270 surat elektronik diterbitkan dan 32 produk UMKM aktif dipasarkan melalui lapak desa. Keberhasilan ini menjadi contoh penerapan digitalisasi desa yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui inovasi dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Pengembangan E-LKPD Interaktif Berbasis Model Learning Cycle 5E pada Sub Materi Reproduksi Tumbuhan untuk Melatihkan Kemampuan Literasi Digital Rosanti, Nisfi Puji; Bashri, Ahmad
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n3.p639-648

Abstract

Kemajuan teknologi di abad ke-21 berpengaruh signifikan terhadap berbagai bidang, khususnya pendidikan. Literasi digital menjadi kemampuan yang harus dimiliki siswa agar mampu mengakses informasi yang valid dan mengembangkan pemahaman konsep pembelajaran dengan benar. Salah satu topik yang membutuhkan penguasaan konsep adalah sub materi reproduksi tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD interaktif berbasis model learning cycle 5E pada sub materi reproduksi tumbuhan untuk melatihkan kemampuan literasi digital yang layak berdasarkan pada aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Metode pengumpulan data melalui instrumen validasi, observasi keterlaksanaan, angket respon, dan lembar tes (pretest-posttest). Subjek uji coba terbatas yaitu 36 peserta didik kelas XI. Berdasarkan hasil analisis, E-LKPD yang dikembangkan menunjukkan tingkat validitas sebesar 96,67%, yang termasuk dalam kategori sangat valid. Kepraktisan yang diukur melalui observasi keterlaksanaan dan respon peserta didik masing-masing memperoleh hasil 100% dan 98,89%, dengan kategori sangat praktis. Keefektifan yang dinilai melalui N-Gain guna menunjukkan peningkatan hasil belajar pretest ke posttest adalah 0,74, dengan kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk kegiatan pembelajaran. E-LKPD dapat memfasilitasi siswa untuk berlatih literasi digital karena penggunaannya dalam proses pembelajaran dinyatakan mampu melatihkan kemampuan literasi digital pada siswa SMA kelas XI.
Pengembangan Multimedia Interaktif Google Site Transpor Membran Berbasis Collaborative Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Fauzi, Lutfi Shevano; Bashri, Ahmad
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n3.p658-668

Abstract

Peningkatan kualitas pembelajaran abad ke-21 menuntut penguasaan keterampilan kolaborasi dan pemanfaatan teknologi. Berdasarkan hasil observasi, peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami materi transpor membran yang bersifat kompleks sehingga berdampak pada hasil belajar. Salah satu pendekatan pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar adalah pendekatan collaborative learning yang didukung dengan multimedia interaktif Google Site. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif Google Site berbasis collaborative learning yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi transpor membran. Desain pengembangan ini menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) dengan metode validasi, observasi, angket respon, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif Google Site berbasis collaborative learning memiliki validitas sangat valid berdasarkan aspek penyajian, isi, kegrafikan, kebahasaan, dan collaborative learning dengan rata-rata skor sebesar 98,75%. Google Site dinilai sangat praktis berdasarkan lembar keterlaksanaan Google Site dengan rata-rata skor sebesar 97,65% dan angket respon peserta didik dengan rata-rata skor sebesar 97,6%. Keefektifan Google Site diperoleh berdasarkan ketuntasan hasil pre-test dan post-test dengan peningkatan skor N-gain sebesar 0,71 dengan kriteria tinggi. Multimedia interaktif Google Site berbasis collaborative learning layak digunakan karena memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, sehingga dapat dimanfaatkan oleh guru dan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran materi transpor membran.
Characteristics of Anatomical Structure and Essential Oil Glands of Leaf Peppermint (Mentha Piperita) and Spearmint (Mentha Spicata) Dwi Octavia, Novi; Pratiwi Puspitawati, Rinie; Bashri, Ahmad
Journal of World Science Vol. 2 No. 9 (2023): Journal of World Science
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jws.v2i9.413

Abstract

Mentha is one of the genera of the Lamiaceae family which can produce essential oils. Mentha species have antioxidant and antimicrobial activity, and the most active compound that plays a role is menthol. This study aimed to analyze the characteristics of variations in the anatomical structure and oil glands of the leaves of two Mentha species as essential oil producers. This type of research was descriptive qualitative in the form of leaf anatomy observations using the fresh and whole mount preparations for longitudinal incisions and the paraffin method for transverse incisions. The research results show that the anatomical structure of the leaves in M. piperita and M. spicata includes the shape, arrangement of epidermal cells and their derivatives, the structure of the tissues that make up the leaves, and variations in glandular and non-glandular trichomes including variations in type, structure, size, and location. The structure of essential oil glands in the leaves of M. piperita and M. spicata species has variations, including number, shape, size, distribution, location, and density. The results of the analysis of the anatomical characteristics of the Mentha species showed that M. piperita had more oil glands than M. spicata. This research has implications for better natural resource management, disaster prevention, and the development of agriculture and fisheries, and this research is the basis for better decision-making by local governments, stakeholders, and related institutions in planning regional development, environmental management, and resource allocation.
Profil Permainan Edukatif Ludo pada Materi Plantae untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Munawaroh, Binti; Rahayu, Yuni Sri; Bashri, Ahmad
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan abad ke-21 mendorong pendidikan untuk memiliki kompetensi keterampilan berpikir tingkat tinggi salah satunya keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran. Proses pembelajaran juga memerlukan adanya variasi agar peserta didik tertarik untuk aktif sehingga pembelajaran menjadi efektif dan efisien. Salah satu variasi pembelajaran yakni menggunakan media pembelajaran berupa permainan edukatif Ludo pada materi Plantae yang dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran sekaligus melatihkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat permainan edukatif Ludo sebagai media pembelajaran yang melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi Plantae yang layak ditinjau dari aspek validitas, kepraktisan, dan keefektivitasan. Pada penelitian ini, digunakan model pengembangan yaitu Research and Development (R & D). Produk permainan edukatif Ludo yang dihasilkan telah melalui proses telaah, revisi, dan ujicoba. Validitas permainan edukatif Ludo yang didapatkan dari penilaian tiga validator menghasilkan persentase sebesar 95,3% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan permainan edukatif Ludo didapatkan dari hasil observasi aktivitas peserta didik yang menghasilkan persentase sebesar 100% dengan kategori sangat praktis dan hasil respons positif peserta didik yang menghasilkan persentase sebesar 96,2% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan permainan edukatif Ludo didapatkan dari hasil perolehan gain score yang menghasilkan rata-rata sebesar 0,75 dengan kategori tinggi dan hasil ketuntasan indikator pembelajaran yang menghasilkan persentase sebesar 92,1% dengan kategori sangat efektif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permainan edukatif Ludo Plantae yang dikembangkan valid, praktis dan efektif serta dapat digunakan untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Kata Kunci: pengembangan, permainan edukatif, Ludo, Plantae, berpikir kritis.
Development of Innovative Learning Materials Integrated Augmented Reality to Address Challenges in Problem-Solving: PLS-SEM Analyses Bashri, Ahmad; Puspitawati, Rinie Pratiwi; Wisanti, Wisanti; Indana, Sifak; Yakub, Pramita; Rukmana, Rinaldiyanti; Shodiq, Jakfar
Studies in Learning and Teaching Vol. 7 No. 1 (2026): April (Article in Progress)
Publisher : CV Sinergi Ilmu dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46627/silet.v6i3.737

Abstract

This study examines the viability of cutting-edge educational resources that use Augmented Reality (AR) to address issues with problem-solving-based learning in higher education settings. Evaluating the content validity of these AR-integrated educational resources is the main goal. The study uses Aiken's V in conjunction with the ADDIE model, emphasizing important elements like language appropriateness, presentation feasibility, and content feasibility. A panel of experts with relevant educational backgrounds assessed the materials. PLS-SEM was then used in a thorough statistical analysis to guarantee the validation process's robustness. The model's validity and suitability for educational use are confirmed by the findings, which show that the average Aiken's V values across all categories significantly exceed the 0.85 threshold. The outcomes also show how well the model incorporates key learning concepts. These results imply that the instructional materials are legitimate, dependable, and flexible enough to be used in a variety of higher education contexts. Innovative learning materials that incorporate augmented reality (AR) have been shown to be a validated educational tool that satisfies theoretical and practical requirements and adds to the body of knowledge on educational models. These resources improve students' preparedness to tackle real-world issues by highlighting active learning techniques.