Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of Yin Algorithm to Detect Human Voice Emotions According to Gender: Implementation of Yin Algorithm to Detect Human Voice Emotions According to Gender Aulia, Fikri; Basuki, Achmad; Dewantara, Bima Sena Bayu
Jurnal Mantik Vol. 4 No. 1 (2020): May: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Computer technology and artificial intelligence experience rapid development every year, one of which is in media speech recognition. Speech recognition is a virtual digital data assistant that exists in software applications, and is used as a tool to help human needs such as communication, but is often misused by users. This study conducted a voice recording to get the difference in the sound of each human gender data. The study uses the Yin algorithm to extract data, then the sound pitching process is performed using the histogram pitch feature of the standard deviation and the mean. From this study, it was found that the pitch of men is different from women. The shape of the pitch histogram contours is similar between men and women but the female pitch histogram shifts to a higher frequency than men. This pitch shift in women occurs in all expressions.
Perilaku Rangka Open Web Truss Joist LVL Sengon Basuki, Achmad; Awaludin, Ali; Suhendro, Bambang; Siswosukarto, Suprapto
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 27, Nomor 1, JULI 2021
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.817 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v27i1.31916

Abstract

Laminated Veneer Lumber (LVL) Sengon is classified as one of the engineering products having a significant increase of both physical and mechanical properties compared with Sengon solid wood. Considering its short planting years and sustainable production, Sengon wood is very potential to be used as construction materials of low-rise houses to support the housing needs in Indonesia. Creep behaviour of LVL Sengon material is one of the mechanical properties that needs to be considered. This article evaluated value of creep factor of the open web truss joist (OWTJ) LVL Sengon test and compared this experimental creep factor with the numerical results developed by FE model taking into account the viscoelastic parameters of authors' previous study. The viscoelastic parameters were based on a 217-day creep test of compression and tension parallel to the grain of LVL Sengon at 20 % of stress level that were further modeled using Prony series creep model having n equals to 3. The reduction in the modulus of elasticity over time resulted in creep deflection and creep factor values at 217 days of testing results and FE numerical analysis of the OWTJ LVL Sengon ranging from 1.50–1.54; while the predicted creep factor at 25 years of service life is 1.57 or greater than the creep factor value provided in SNI 7973: 2013 of 1.5.
KAPASITAS TEKAN KOLOM TERSUSUN LAMINATED VENEER LUMBER (LVL) KAYU SENGON Guznan, Mahendra; Basuki, Achmad; Supriyadi, Agus
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 4 (2015): Desember 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.511 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v3i4.37228

Abstract

Penebangan pohon terus menerus yang dilakukan untuk mendapatkan kayu dengan kualitas yang baik mengakibatkan kurangnya ketersediaan kayu tersebut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi masalah tersebut yaitu dengan menggunakan Laminated Veneer Lumber (LVL) kayu sengon karena kayu sengon merupakan salah satu kayu yang cepat tumbuh sehingga dapat terjamin ketersediannya. Beban desak berlebihan yang terjadi pada kolom suatu struktur bangunan dapat mengakibatkan kegagalan kolom dalam melawan beban desak yang disebut dengan tekuk. Tekuk yang terjadi dapat menimbulkan ketidakseimbangan pada suatu sistem struktur sehingga struktur tersebut akan mengalami kegagalan dalam menahan beban. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental laboratorium dan analisis. Penelitian ini dilakukan dengan menguji tekan benda uji berupa kolom tersusun LVL kayu sengon. Jumlah benda uji yang digunakan 9 buah yang terdiri dari 3 variasi dan masing-masing variasi terdapat 3 buah benda uji. Dari hasil pengujian tekan kolom tersusun LVL kayu sengon diperoleh kapasitas tekan untuk variasi LVL A, LVL B, dan LVL C berturut-turut adalah 68733,3 N, 74100 N, dan 16800 N. Beban maksimum hasil pengujian tekan kolom tersusun LVL kayu sengon lebih kecil daripada beban maksimum hasil perhitungan teoritis.
SAMBUNGAN BATANG TEKAN DAN MOMEN LENTUR LAMINATED VENEER LUMBER (LVL) KAYU SENGON (Paraserianthes falcataria) DENGAN ALAT PENGENCANG BAUT Pamungkas, Bagus Adi; Basuki, Achmad; Supriyadi, Agus
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.27 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v3i1.37309

Abstract

Laminated Veneer Lumber (LVL) kayu sengon merupakan kayu yang diproduksi dari kayu yang masa tumbuhnya singkat sehingga terjamin ketersediaannya dan tidak mengganggu hutan alam.Karena keterbatasan panjang kayu, konstruksi kayu diperlukan sambungan dalam pengerjaannya yang bertujuan untuk memperpanjang batang kayu sesuai yang diinginkan.Pada perencanaan struktur kayu tersebut, baut seringkali digunakan sebagai alat sambungnya.Penelitian ini dilakukan untuk menghitung kapasitas sambungan batang tekan dan momen lentur sambungan Laminated Veneer Lumber (LVL) kayu sengon dengan alat sambung baut.Penelitian ini menggunakan diameter baut yang seragam, yaitu 8 mm. Jumlah keseluruhan benda uji yang digunakan 18 benda uji.Pada pengujian sambungan tekan digunakan variasi penggunaan jumlah baut, yaitu 2; 3; dan 4 baut. Alat yang digunakan untuk pengujian ini ialah UTM (Universal Testing Machine). Hasil pengujian sambungan tekan diperoleh kapasitas sambungan untuk jumlah baut 2, 3, dan 4 yaitu berturut-turut sebesar 6136,667 N; 8790,00N; dan 11623,333 N. Hasil pengujian sambungan momen lentur diperoleh kapasitas sambungan sebesar 261510,667 Nmm. Kata Kunci :Laminated Veneer Lumber, Baut, Sambungan
KAJIAN SAMBUNGAN BATANG TEKAN DAN MOMEN LENTUR LAMINATED VENEER LUMBER (LVL) KAYU SENGON (PARASERIANTHES FALCATARIA) DENGAN ALAT PENGENCANG PAKU Debianto, Ikhsan; Basuki, Achmad; Sunarmasto, Sunarmasto
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.566 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v3i1.37307

Abstract

Eksploitasi kayu yang terus menerus untuk memenuhi kebutuhan material akan kegiatan konstruksi mengakibatkan berkurangnya ketersediaan kayu yang berkekuatan tinggi. Kayu Laminated Veneer Lumber (LVL) merupakan inovasi sebagai alternatif material pengganti kayu konvensional karena kayu LVL diproduksi dari kayu yang masa tumbuhnya cepat. Sambungan meneruskan beban dalam struktur dari satu sambungan ke sambungan yang lainnya sampai berakhir pada pondasi. Sambungan harus dirancang untuk menahan setidaknya aksi dari bagian-bagian dan unsur-unsur yang diikat, sehingga perlu adanya penelitian mengenai sambungan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengujian tekan terhadap sambungan yang menggunakan 2 paku, 3 paku dan 4 paku. Pengujian Sambungan tahanan momen dilakukan dengan memberikan beban terhadap sambungan momen yang menggunakan 8 paku dan 16 paku. Pengujian ini dilakukan dengan membebani benda uji secara perlahan-lahan sampai benda uji tidak bisa menahan beban yang diberikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sambungan paku memiliki kuat tekan rata-rata sebesar 3,03 kN untuk sambungan yang menggunakan 2 paku ; 4,06 kN untuk sambungan yang menggunakan 3 paku dan 5,06 kN untuk sambungan yang menggunakan 4 paku. Hasil penelitian untuk tahanan momen yang menggunakan 8 paku memiliki beban lentur rata-rata sebesar 0,55 kN dan untuk benda uji tahanan momen yang menggunakan 16 paku memiliki beban lentur sebesar 1,2 kN. Kata Kunci : Laminated Veneer Lumber, kuat tekan, tahanan momen, paku, sambungan
KUAT TEKAN, POROSITAS DAN PERMEABILITAS PERVIOUS CONCRETE DENGAN CAMPURAN AGREGRAT LIMBAH GERABAH Puji Astutik, Herna; As'ad, Sholihin; Basuki, Achmad
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.675 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i1.37477

Abstract

One of an effort to reduce water runoff and increase infiltration into the soil is environment-based pervious concrete drainage technologies. As amixture of aggregate, the waste of burned clay fraction in the pervious concrete had its own advantages. The waste of burned clay aggregate is goodin a strength, and bigger pores than concrete. This study aims to determine the compressive strength, porosity, permeability recycle of waste ofburned clay ; the relationship between compressive strength and porosity; and the relationship between porosity and permeability of the perviousconcrete with a mixture. This research was in laboratory experimental method. Samples were cylinder pervious concrete with of coarse gravelaggregate with burned clay fraction by 0%, 44.6%, 50.9% and 100%. Each mixture consisted of three test specimens. Specimens of compressivestrength test was cylinder form in 15 cm diameter and 30 cm height, while the specimen test of permeability and porosity test were a cylinder in10 cm diameter and 6.3 cm height. The compressive strength test was conducted in the age of 7, 14, 21, and 28 days, while porosity andpermeability test at 28 days of age concrete. The concrete porosity were tested with VIM (Void in Mix) method, Add permeability with fallingwater permeability test method which were also done in the age of 28 days. Replacement of gravel with the burned clay fraction aggregate hadincreased the porosity and the permeability coefficient of concrete. However this replacement decreased compressive strength. Pervious concretecompressive strength test results generated from the mixing of the aggregate fraction of burned clay waste 0%, 44.6%, 50.9%, and 100% were5,662 MPa; 5,473 MPa; 3,963 MPa; 2,925 Mpa respectively. Pervious concrete porosity test resulted that the average porosity of sample were29.048%, 30.33%, 31.941%, 39.317% for 0%, 44.6%, 50.9%, and 100% of burned clay aggregrat respectively . While their, permeabilityspecimens contained cement as a binding substance were 0758 cm/sec, 0.1203 cm/sec, 0.1343 cm /sec; 0.2487 cm/sec and without cementwere 18.4798 cm/sec; 21.0162 cm/sec; 21.7312 cm/sec; 25.9522 cm/sec. Those data showed that the greater concrete porosity, the greatercoeficienzy permeability consequenty the compressive strength decreased.
UJI KUAT LENTUR PADA PANEL BETON BERAGREGAT KASAR LIMBAH PLASTIK PET DAN TULANGAN WIREMESH Ramadhani, Muhammad Fauzan; Basuki, Achmad; Supriyadi, Agus
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 4 (2015): Desember 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v3i4.37250

Abstract

Limbah plastik PET (Polyethylene Terephthalate) dapat menjadi alternatif bahan pengganti agregat kasar pada beton ringan yang ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai kuat lentur panel beton beragregat kasar limbah plastik PET dengan penambahan silica fume dan serat baja yang diperkuat dengan wiremesh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode experimental. Pengujian terhadap agregat halus, agregat kasar dan kawat wiremesh dilakukan sebagai uji pendahuluan untuk mengetahui kelayakan material. Perencanaan rancang campur beton menggunakan metode Dreux-Corrise. Kawat wiremesh yang digunakan berdiameter 1,55 mm dengan spasi tulangan 2,5 cm. Presentase silica fume yang dipakai sebesar 10% dari berat semen dan serat baja yang digunakan adalah kawat bendrat. Benda uji berbentuk panel berukuran panjang 50 cm, lebar 30 cm dan memilik variasi ketebalan 3 cm dan 5 cm yang masing-masing berjumlah 3 buah. Berdasarkan analisis perhitungan kuat lentur, nilai kuat lentur rata-rata dari panel beton dengan ketebalan beton 3 cm secara teoritis adalah 110.439 N.mm dan menurut hasil pengujian laboratorium adalah 376.667 N.mm. Nilai kuat lentur rata-rata dari panel beton dengan ketebalan beton 5 cm secara teoritis adalah secara teoritis adalah 316.178 N.mm dan menurut hasil pengujian laboratorium 573.330 Nmm.
ANALISIS DATASET VIDEO GERAKAN DASAR TAEKWONDO DENGAN MOTION CAPTURE: TAEKWONDO BASIC MOVEMENT VIDEO DATASET ANALYSIS WITH MOTION CAPTURE Sarinastiti, Widi; Setyowati, Aulia Dwi; Basuki, Achmad
Jurnal Sistem Informasi dan Bisnis Cerdas Vol. 15 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.376 KB) | DOI: 10.33005/sibc.v15i2.23

Abstract

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo adalah UKM di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. UKM Taekwondo memiliki masalah ketidakseimbangan antara anggota dan pelatih dengan jumlah anggota yang berlatih. Pelatih harus mencontohkan gerakan kepada setiap anggota secara berulang-ulang, tentunya akan mempengaruhi efektifitas waktu, apalagi jika pelatih tidak dapat hadir. Hal ini mengakibatkan latihan taekwondo menjadi kurang optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, dibuatlah media pembelajaran berbasis video 3D. Video tersebut berisi tentang gerakan dasar taekwondo. Proses perekaman data menggunakan teknologi motioncapture. Pencatatan data dilakukan oleh pelatih taekwondo. Proses visualisasi menggunakan software unity. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan tingkat kepuasan pengguna terhadap hasil Video Dataset ada pada angka 81.56%.
Wearable Wireless Sensor Network for Mitigating COVID-19 Transmission Through Physical Distancing Niswar, Muhammad; Andani; Fachrurrozie Haris, Muhammad Ahlan; Basuki, Achmad
Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 2: August 2023
Publisher : Faculty of Computer Science (FILKOM) Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jitecs.202382517

Abstract

The global community is currently facing a critical situation with the widespread transmission of the Covid-19 virus. The rapid increase in Covid-19 cases has necessitated immediate action and treatment. As the World Health Organization (WHO) recommended, maintaining a minimum distance of one meter between individuals is an effective preventive measure to avoid transmission through respiratory droplets. To address this issue, this paper introduces a cost-effective design and implementation of a wearable wireless sensor network using the ESP32 microcontroller and Bluetooth Low-Energy (BLE) technology that promotes physical distancing and contact tracing to mitigate the spread of COVID-19. In this research, we have determined that the safe distance between individuals is 1.5 meters. Proximity testing has indicated that an RSSI value of -62 dBm corresponds to a distance below 1.5 meters. Hence, we set -62 dBm as the distance threshold between wearable devices to ensure safe physical distancing. These wearable wireless sensor network devices are intended to assist individuals in maintaining a safe distance from others, thereby reducing the risk of COVID-19 transmission.
Low Packet Latency Using New Radio Duty-Cycle Scheduling Method Setyawati, Onny; Muhammad, Abdur R.; Basuki, Achmad
Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 3: December 2023
Publisher : Faculty of Computer Science (FILKOM) Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jitecs.202383566

Abstract

As energy conservation in Wireless Sensor Networks is crucial, the scheduling methods are required to ensure that sensor nodes operate for a longer period. Duty cycle scheduling can be accomplished using synchronous, asynchronous, or on-demand methods with additional radio channels. This study has integrated the on-demand method with an asynchronous scheduling mechanism for the wake-up radio. Model simulation results with random placements showed that the Wake-up Asynchronous On-demand Radio Duty-Cycle (WAORDC) method was able to achieve the latency value of 3.3 seconds, better than the CXMAC asynchronous method, and the total energy required was approximately 4% only, to activate the sensor node.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdurahman, Javil Egi Pratama Adhitya Bhawiyuga, Adhitya Adinata, Saif Daffa Aditya, Sri Praba Agung Setia Budi, Agung Setia Agus Supriyadi Akbar, Hawwin Purnama Akbar, Zulhaydar Fairozal Alami, Muhammad Kholif Ali Awaludin Ali Ridho Barakbah Andani Angger Abdul Razak Ardhiantika, Pitra Arifin, Muhammad Jainal Arsyada, Muhammad Afifudin Arya, Putu Bagus As'ad, Sholihin As'ad, Sholihin Ash Shidiq, Ahmad Fauzan Ashadi, Imam Asmara, Rengga Athallah Nugroho, Farras Bagus Adi Pamungkas Bakhtiar, Fariz Andri Bambang Suhendro Bima Sena Bayu Dewantara Budi Utomo Citra Nurina Prabiantissa Dadet Pramadihanto Darwis, Zulmahdi Debianto, Ikhsan Debianto, Ikhsan Desi Amirullah, Desi Dianawanti, Dianawanti Diraja, Ananda Fitra Duanda, Prada Dwi Susanto Dzakie, Muhammad Naufal Edy Purwanto Eko Sakti Pramukantoro, Eko Sakti Eko Setiawan Errol U. Hutagalung Fachrurrozie Haris, Muhammad Ahlan Fadli, Khafidzun Fandisya Rahman Fathurrohim, Moh Fikri Aulia Fitra Abdurrachman Bachtiar Gumilang B, R. Lintang Guznan, Mahendra Habibi, Moh. Wildan Handono, Maystia Tri Hantara, Hana Hari Trisnawan, Primantara Harisna, Bernas Cakra Sakti Henryranu, Barlian Herna Puji Astutik Hidayat, Muhammad Aksa Imam, Eriria Indra Adji Sulistijono Ismiarta Aknuranda Jabbar Nendra Putra, Jabbar Jauhari, Farid Kadir, Arif Abdul Kasyful Amron Kurniasari, Arvita Agus Kushendrahayu, Kartika Kusno Adi Sambowo Kuspadwati, Andriyani Budi Lakmi Makarti, Lakmi Lazuardy, Ryan Ramadhan M Udin Harun Al Rasyid, M Udin Harun Mindrasari, Pricillia Muhammad Adha Ilhami Muhammad Muttaqin Muhammad Nashirudin, Muhammad Muhammad Niswar Muhammad Yani Bhayusukma, Muhammad Yani Muhammad, Abdur R. Muhammad, Farhan Muslim, ST., MT., Ph.D, Muhammad Aziz Neny Kurniati Nugraha, Aditya Nugraha Nurdewanto, Abimanyu Danu Nurindiyani, Artiarini Kusuma Onny Setyawati Pamenang, Muhammad Unggul Perdanasari, Lukie Pramanto, Aris Cholid Baicuni Puji Astutik, Herna Pujianto Pujianto Putri, Rismaya Nurrahma R. Susworo Rabani, Muhammad Iqbal Raden Arief Setyawan Rahagiyanto, Angga Ramadhani, Muhammad Fauzan Ramadhani, Muhammad Fauzan Revindasari, Fony Riyanto Sigit, Riyanto Royani, Itzna Fauziah Roziqin, Mochammad Choirur S A Kristiawan Sabriansyah Rizqika Akbar Sabriansyah Rizqika Akbar, Sabriansyah Salfikar, Inzar Sasongko, Harjun Adhitya Sa’dyah, Halimatus Sesulihatien, Wahjoe Tjatur Setiono Setiono Setiya Budi, Agus Setyowati Setyowati Setyowati, Aulia Dwi Sudaryanto, Aris Suhardiman, Marvel Natanael Sulandri, Sulandri Sunarmasto, Sunarmasto Sunarmasto, Sunarmasto Suprapto Siswosukarto Sutawijaya, Bayu Tessy Badriyah, Tessy Tita Karlita Tri Harsono Tri Pranoto, Ferry Wayan Firdaus Mahmudy Wicaksono, Adi Purwoko Wicaksono, Andri Permana Widhi Yahya Widi Sarinastiti