Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Program Sekolah Unggul Berbasis Soft Skills (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Sidoarjo) Warsiman Warsiman; Karyanto Karyanto; Endang Sulistiyorini
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.jk.2022.v9.i2.p179-188

Abstract

The purpose of this study was to determine the evaluation of the soft skills-based superior school program at SMAN 1 Sidoarjo. This study used the descriptive qualitative method. The subjects of this study were principals, teachers, education staff, students, and all those involved in the soft skills-based superior school program at SMAN 1 Sidoarjo. The instruments of this research are interviews, observations, and documentation. The data findings were analyzed and presented in a qualitative descriptive manner. The results showed that the evaluation of the soft skills-based superior school program at SMAN 1 Sidoarjo was carried out by the internal school itself, and external parties, namely the education office, school supervisors, school committees, and parents/guardians. The results of the study explain that the evaluation is carried out through the following stages: (1) preparation of evaluation instruments; (2) evaluation by internal parties; (3) evaluation by external parties; (4) evaluation results; and (5) follow-up in the form of an improvement plan.
Implementasi Metode Silabel dalam Pembelajaran Membaca Permulaan (Studi Kasus pada Siswa Kelas VII SMP Harapan 2 Genteng) Dini Safitri; Warsiman Warsiman
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i10.2206

Abstract

Membaca permulaan merupakan sebuah tahapan proses belajar membaca bagi siswa sekolah dasar kelas awal.  Namun, dalam kenyataan kemampuan membaca permulaan masih dijumpai banyak permasalahan pada siswa-siswa kelas lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil implementasi metode silabel dan faktor penyebab siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan, khususnya di kelas VII SMP Harapan 2 Genteng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui asesemen, wawancara, kuesioner dan observasi. Hasil pembelajaran menggunakan metode silabel berbantuan media Snakes and Ladders (ular tangga), dan pengamatan yang dilakukan saat pelaksanaan pembelajaran, ditemukan terdapat dua dari tujuh siswa mengalami kesulitan membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua orang siswa tidak mampu mencapai indikator penilaian membaca permulaan, sedangkan lima orang siswa lainnya mampu mencapai indikator tersebut dengan memperoleh nilai tertinggi 71% dan nilai terendah 28%. Demikian pula, hasil wawancara mendalam diperoleh data bahwa faktor dari kesulitan membaca siswa tersebut adalah daya ingat siswa yang rendah atau lemah dan gejala disleksia (gangguan belajar). Adapun hasil observasi menyatakan bahwa secara fisik partisipan tidak memiliki hambatan dalam pendengaran, penglihatan serta pengucapan. Kesimpulannya bahwa metode silabel efektif digunakan untuk mengetahui permasalahan kesulitan membaca permulaan siswa.
Remodeling Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW dalam Peningkatan Keterampilan Menulis Surat Dinas pada Siswa Sekolah Dasar Machrus Abadi; Warsiman Warsiman; Vanda Hardinata
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i11.3144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain ulang Model Kooperatif Tipe JIGSAW dalam pembelajaran menulis Surat Dinas. Penelitian ini menggunakan metode R&D (research and development) dengan tahapan: 1) tahap pendahuluan, berisi kegiatan studi pustaka, studi lapangan, dan analisis hasil temuan; 2) tahap pengembangan, berisi kegiatan desain model, dan ujicoba model terbatas; dan 3) tahap evaluasi, berisi kegiatan dievaluasi hasil ujicoba model, lalu disempurnakan. Selanjutnya, hasil evaluasi ditetapkan sebagai model hipotetik, lalu diterapkan sebagai pemberlakuan I, berikutnya dievaluasi dan disempurnakan jika ada kelemahan. Hasilnya diterapkan kembali sebagai pemberlakuan II, lalu dievaluasi dan disempurnakan, demikian seterusnya sampai target terpenuhi. Hasil rancang ulang model kooperatif tipe JIGSAW efektif meningkatkan kemampuan siswa menulis surat dinas. Persentase peningkatan pada pemberlakuan I rata-rata 76%, pada pemberlakuan II rata-rata 89,25%, dan pada pemberlakuan III rata-rata 98%, sedangkan peningkatan aktivitas guru pada pemberlakuan I 70% kurang (K), 20% cukup (C), 0% baik (B), dan 0% sangat baik (SB), pada pemberlakuan II 10% kurang (K), 30% cukup (C), 50% baik (B), dan 10% sangat baik (SB), pada pemberlakuan III 0% kurang (K), 0% cukup (C), 20% baik (B), dan 80% sangat baik (SB). Hasil angket respon siswa dari 33 orang siswa memberikan respon positif “Ya” 97,83%, dan respon negatif “Tidak” 2,59%. Kesimpulan, remodelling pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW meningkatkan keterampilan menulis surat dinas siswa sekolah dasar.
Efektivitas Model Teams Games Tournament dengan Media Puzzel Kata dalam Menyusun Kalimat Tunggal Lelly Nur'aini Rahmawati; Warsiman Warsiman
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i1.4736

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini untuk melihat efektivitas dari penggunaan metode team games tournament (TGT) melalui bantuan media puzzle pada kemampuan siswa dalam menyusun kalimat tunggal pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan model eksperimen melalui desain pre-experimental dan model desain one grup pretest-postest. Seluruh siswa kelas VI SDN Ngumpakdalemm IV yang berjumlah 20 siswa merupakan populasi dalam penelitian ini. Sedangkan tes hasil belajar siswa yang terdiri dari 5 pilihan ganda dan 5 uraian merupakan teknik pengumpulan data. Teknik pengumpulan data menggunakan dua macam analisis statistika yaitu deskriptif dan inferensial. Dari penelitian tersebut ditemukan perbandingan dari nilai pretest ke postest mengalami peningkatan. Hasil analisis statistika deskriptif pada pretest didapat skor rata rata sebanyak 56,1 dan skor postest sebanyak 84,5 dengan variansi pretest 221,7 dan variansi postest 108,7 dan perolehan standar deviasi pretest sebanyak 14,8 dan postets sebanyak 10,4. Analisis kedua menggunakan uji N-Gain didapat hasil 0,63 dengan kategori skor N-Gain tinggi. Maka dapat disimpulkan penggunaan metode team games tournament dengan media puzzle memiliki pengaruh yang signifikan dan efektif untuk diterapkan sebagai penunjang hasil belajar siswa
Kesalahan Penggunaan EYD Edisi V dalam Kompetensi Menulis Teks Berita Kelas VIII SMP Nadhira Shafa Kirana; Warsiman Warsiman
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i2.4737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan EYD V dalam kompetensi menulis teks berita siswa kelas VIII SMP Brawijaya Smart School (BSS). Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, kesalahan penggunaan EYD Edisi V siswa kelas VIII SMP BSS dalam penggunaan huruf kapital sebanyak 103 atau 36%, kesalahan penulisan kata serapan sebanyak 58 atau 20%,  kesalahan penggunaan tanda baca titik sebanyak 41 atau 14%, kesalahan penggunaan tanda baca koma sebanyak 50 atau 18%, dan kesalahan penulisan kata depan sebanyak 33 atau 12%. Adapun penyebab terjadinya kesalahan tersebut adalah karena penguasaan EYD Edisi V siswa yang rendah. Rendahnya penguasaan tersebut, dikarenakan kurangnya contoh yang diberikan oleh guru, dan kurangnya latihan menulis. Oleh karena itu, untuk meningkatkan penguasaan siswa pada EYD Edisi V, perlu memperbanyak latihan menulis, dan melaksanakan pembelajaran menulis dengan pendekatan  proses.
Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Wordwall di Era Merdeka Belajar untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa SD Andriany, Rany; Warsiman, Warsiman
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2022: SPECIAL EDITION: LALONGET III
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.8209

Abstract

One of the most important things in learning is the use of appropriate media. The right media can affect student learning success. However, it has so far been neglected by many teachers/professionals. The research objective is to increase students' interest in learning through Wordwall-based media. This study uses Classroom Action Research (CAR). The data source for this research were 26 grade V students at SDN Turi II Tambakrejo. The results of the study show that learning with Wordwall-based media can increase students' interest in learning. This increase can be seen in student learning outcomes in the preliminary study an average of 56,3. Meanwhile, in Cycle I, it was 72,3 and the average in Cycle II was 83,15. In addition, there are also observations on the proportion of nine indicators of student interest in learning. Students who are developing quite well (BCB) and students who are developing very well (BSB) experience an increase in the percentage of preliminary studies of only 59% when given Classroom Action Research, an increase of 77% in cycle I, while in cycle II it reaches 90%. The conclusion is that using Wordwall-based media can increase student learning interest. Therefore, it is hoped that teachers/educators will try to implement a Wordwall-based learning environment to increase students' interest in learning at school.
Redesain Metode Role Playing dalam Optimalisasi Pembelajaran Keterampilan Berbicara pada Siswa SMA di Era Merdeka Belajar Hardinata, Vanda; Warsiman; Abadi, Machrus
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2022: SPECIAL EDITION: LALONGET III
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.8333

Abstract

This research is intended to find an ideal formulation in learning speaking skills through redesigning the Role Playing method. This study uses a modified research and development (R&D) method. The results showed that redesigning the Role Playing method was effective in improving speaking skills. This effectiveness can be seen from the increase in learning outcomes in each implementation. The elements of accuracy in pronunciation, intonation, targeting accuracy, courage, fluency, loudness, gestures/mimics, diction/choice of words, and improvisation, in practice I obtained a percentage of 70.67%, in practice II 80.55%, and in practice III 89.81%. While the student response questionnaire shows a percentage of 74.69% of students giving a positive response. The conclusion is that redesigning the Role Playing method is effective for improving speaking skills, especially for high school (SMA) students.
The Development of Inductive Model in Learning Poetry Appreciation Warsiman, Warsiman
International Journal of Social and Local Economic Governance Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Institute of Research and Community Service, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijleg.2015.001.01.10

Abstract

The objective of this research is to improve students’ ability in appreciating poetry through inductive model. Method of research used in this study is modified Research and Development. Data analysis technique that is used is descriptive analysis. The result of research shows that learning through inductive model that concern on eight instructional steps can improve students’ ability in appreciating poetry. The improvement can be seen numerically from evaluation result average in every treatment. In the implementation I, the evaluation result average shows number 60.9, in the implementation II shows number 62.4 and in the implementation III shows number 65.3, while the observation result average in the implementation I from ‘less’ criteria gradually become ‘enough’ criteria, in the implementation II from ‘enough’ criteria gradually become ‘good’ criteria an in the implementation III from ‘good’ criteria gradually become ‘very good’ criteria.Keywords: inductive model, appreciation, poetry, research and development
Strategi Media Daring Kompas.com dalam Membentuk Identitas Sepak Bola Nasional: Analisis Wacana Model Theo van Leeuwen Efaphras Cinta Tyas Gusti; Eti Setiawati; Warsiman Warsiman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi eksklusi dan inklusi pemberitaan Timnas Indonesia pada surat kabar Kompas.com serta untuk menganalisis implikasi strategi pemberitaan Timnas Indonesia di Kompas.com terhadap konstruksi identitas sepak bola nasional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa berita yang memuat informasi mengenai timnas Indonesia pada ajang Piala AFC 2024. Sumber datanya merupakan artikel-artikel yang dipublikasikan oleh surat kabar daring Kompas.com terkait peristiwa tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian dikumpulkan dengan cara simak catat. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi dengan menggunakan panduan analisis wacana kritis model Theo van Leeuwen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah ditemukan ciri strategi eksklusi meliputi (1) pasivasi, (2) nominalisasi. Adapun ciri strategi inklusi yang ditemukan meliputi: (1) diferensiasi-indeferensiasi, (2) objektivasi-abstraksi, (3) kategorisasi, (4) identifikasi, (5) individualisasi, (6) asosiasi. Dalam implikasinya, pemberitaan Timnas Indonesia di Kompas.com dapat memengaruhi persepsi publik tentang sepak bola nasional dalam beberapa cara yaitu melalui pengaruh terhadap citra timnas Indonesia, pengaruh terhadap harapan, perbedaan antara citra media dan realitas lapangan, respons dan persepsi pembaca, pengaruh terhadap dukungan dan keterlibatan.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KAMUS DIGITAL BERGAMBAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN SISWA KELAS VI SDN KALISAMPURNO I TANGGULANGIN SIDOARJO Goeyardi, Wandayani; Warsiman, Warsiman; Insiyah, Iftif Sarotul
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v8i2.304

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas pembelajaran bahasa Mandarin menggunakan kamus digital bergambar pada siswa kelas V SDN Kalisampurno 1 kecamaan Tanggulangin kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif menggunakan Pre-Experimental Disigns model One Case Study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Mandarin menggunakan kamus digital bergambar efektif digunakan. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar siswa SDN Kalisampurno 1 kecamatan Tanggulangin kabupaten Sidoarjo: kemampuan siswa mengenali kosa kata terdapat 73,68 benar, hanya 26,31% salah, pelafalan 84,21% benar hanya 15,78% salah, menyusun kalimat sederhana 68,42% benar hanya 31,58% salah, dan mengetahui angka Mandarin 84,21% benar hanya 15,78% salah. Kesimpulannya, pembelajaran bahasa Mandarin menggunakan kamus digital bergambar efektif digunakan. Oleh karena itu, disarankan kepada para guru di sekolah-sekolah yang telah mengajarkan bahasa Mandarin atau sekolah-sekolah yang sedang merintis pembelajaran bahasa Mandarin untuk menggunakan kamus digital bergambar sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa.