p-Index From 2021 - 2026
6.066
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Sains JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Desimal: Jurnal Matematika Journal on Education Jurnal Pendidikan Edutama ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Musamus Journal of Mathematics Education J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Abdi Masyarakat JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Mandalika Mathematics and Educations Journal Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah SUPERMAT (JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Griya Journal of Mathematics Education and Application Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdi Panca Marga Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Hexagon: Jurnal Ilmu dan Pendidikan Matematika Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam Edumaspul: Jurnal Pendidikan Mathema: Jurnal Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA KELAS X IPA-6 SMAK SANTO ALBERTUS MALANG Hidajat, Flavia Aurelia; Parta, I Nengah; Muksar, Makbul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika (JIPM) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : IKIP PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is meant to identify the critical thinking of X grade students of Science-class in SMAK Santo Albertus, Malang. Data of this research is collected from students test result related to critical thinking test as well as the result of interview done by the researcher with the teacher and students. Data analysis will be done after the treatment and all data are collected. Data analysis technique used in this research is flow model which includes data reduction, data presentation, conclusion and verification. Identification result of students’ critical thinking of X grade in Science-6 class of SMAK Santo Albertus Malang shows that there are three levels in critical thinking, namely ; students with Thinking level of “Critical”, students with thinking level of “less critical”, and students with thinking level of “Not critical”. The result of this research provides information for teachers related to students’ critical thinking, therefore, this research can give some reflection for the teacher in designing the next Mathematics teaching activities and help teacher in designing standard teaching development which improves students’ critical thinking.  Matematika merupakan mata pelajaran yang sangat memerlukan berpikir kritis dalam proses belajar siswa. Siswa perlu berpikir kritis untuk memikirkan dan memahami masalah dari berbagai sudut pandang. Sehigga berpikir kritis bukan sekedar proses menghafal, melainkan suatu proses yang dapat mengubah pola berpikir seseorang secara kritis dalam menghadapi suatu masalah. Mengingat pentingnya berpikir kritis, maka dalam penelitian akan di identifikasi berpikir kritis  siswa  kelas  X  IPA-6  SMAK  Santo  Albertus  Malang.  Data  dalam penelitian ini adalah hasil pekerjaan siswa terkait tes berpikir kritis serta hasil wawancara peneliti dengan guru dan siswa. Analisis data akan dilakukan setelah pemberian tindakan dan semua data terkumpul. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah model alir (flow model) yang meliputi kegiatan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil identifikasi berpikir kritis siswa kelas X IPA-6 SMAK Santo Albertus Malang menunjukkan bahwa terdapat tiga tingkatan dalam berpikir kritis, yaitu siswa dengan tingkatan berpikir “kritis”, siswa dengan tingkatan berpikir “kurang kritis”, dan siswa dengan tingkatan berpikir “tidak kritis”. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi kepada guru mengenai berpikir kritis siswa, sehingga penelitian ini dapat menjadi bahan refleksi bagi guru dalam merancang kegiatan pembelajaran matematika selanjutnya  dan membantu guru dalam menetapkan tolak ukur pengembangan pembelajaran yang dapat meningkatkan berpikir kritis siswa. 
PEMBELAJARAN BERBASIS MIND MAP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI RELASI & FUNGSI Flavia Aurelia Hidajat
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 4, No 1 (2017): January
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v4i1.46

Abstract

Abstract: Mind map-based Learning to Enhance Students’ Learning Outcomes of Relations and Functions Materials. This study is a classroom action research that aims to describe the mind map-based learning that can improve student learning outcomes in relation and functions materials. The subjects were students of class X BKJ 2 SMKN 5 Jember. The results showed that the learning-based mind map that can improve student learning outcomes in the material of relations and functions include two-cycle with four phases: (1) planning to prepare and validate the lesson plan (RPP), student’ worksheet (LKS), observation sheet activities of teachers and students, and the final test cycle, (2) the implementation of action which include: a) the activities of preliminary with deliver of learning objectives, given of motivate, provide an explanation of the use of mind mapping and conduct a question and answer for dig students' initial knowledge about previous material and the material to be learned; b) the activities of core with forming of students in small groups, students are given worksheets, students discuss in small groups, write down the results of the discussion on worksheets, create a mind map related to the discussion results for presentation to the class, and then present it to the class. At the time of presentation occurs asked-questions and discussions in the class related to the result of presentations; c) the activities of cover that is teachers evaluate the results of class discussion and the results of the mind map group that has been presented, (3) the observation made by three observer, (4) the reflection about the results of the test, mind map and observations.Keywords: Mind Map, Learning Outcomes, Relation & Functions         Abstrak: Pembelajaran Berbasis Mind Map Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Relasi dan Fungsi. Penelitian ini merupakan tindakan kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran berbasis mind map yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi relasi & fungsi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X BKJ 2 SMKN 5 Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis mind map yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi relasi & fungsi mencakup dua siklus dengan empat tahap yaitu: (1) perencanaan dengan menyusun dan memvalidasi RPP, lembar kerja siswa (LKS), lembar observasi aktivitas guru/siswa, serta tes akhir siklus, (2) pelaksanaan tindakan mencakup: a) kegiatan pendahuluan dengan menyampaikan tujuan pembelajaran, memberikan motivasi, penjelasan mengenai penggunaan mind map dan melakukan tanya jawab untuk menggali pengetahuan awal siswa mengenai materi sebelumnya serta materi yang akan dipelajari; b) kegiatan inti yakni membentuk siswa dalam kelompok kecil, memberikan LKS, siswa berdiskusi secara berkelompok, menuliskan hasil diskusinya pada LKS, membuat mind map terkait hasil diskusinya untuk presentasi di depan kelas, dan mempresentasikannya di depan kelas. Pada saat presentasi terjadi tanya jawab dan diskusi kelas terkait hasil presentasi; c) kegiatan penutup yakni guru mengevaluasi hasil diskusi kelas dan hasil mind map kelompok yang telah di presentasikan, (3) observasi dilakukan dengan tiga obsever, (4) refleksi terhadap hasil tes, mind map dan hasil observasi.Kata Kunci: Mind Map, Hasil Belajar, Relasi & Fungsi
KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF DALAM PRAKTIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PROJECT LESSON STUDY Flavia Aurelia Hidajat
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2020): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/delta.v8i1.955

Abstract

Praktik pembelajaran berbasis Project Lesson Study dalam penelitian ini terdiri atas tiga tahapan, yaitu Perencanaan (Plan) yang terdeskripsi dalam RPP, pelaksaaan (Do) yang terdeskripsi dalam tindakan dosen dalam melaksanaan perencanaan RRP, serta observasi (See) yang terdiri atas kegiatan observasi pelaksanaan pembelajaran dan kegiatan merefleksikan tindakan. Refleksi merupakan kegiatan penting yang mengarah pada penentuan perbaikan berikutnya. Melalui aktivitas refleksi ini, seseorang perlu memiliki kemampuan untuk berpikir reflektif. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif calon dosen matematika dalam praktik pembelajaran berbasis Project Lesson Study. Penelitian ini melibatkan 12 calon dosen pendidikan matematika yang merupakan mahasiwa PPL pada Universitas di Malang. Analisis data dilakukan dengan tiga cara, yakni mereduksi data kasar dari penelitian, menyajikan data, dan menarik kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan berpikir refletif dari para calon dosen matematika meningkat setelah praktik pembelajaran berbasis project lesson study; (2) kemampuan berpikir reflektif ini membantu meningkatkan pembelajaran serta interaksi antara dosen dengan mahasiswa dan mahasiswa dengan mahasiswa; (3) aktivitas refleksi dalam praktik pembelajaran berbasis project lesson study secara kolektif  dapat mengembangkan kemampuan berpikir reflektif dari calon dosen tersebut.
IDENTIFIKASI BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA KELAS X IPA-6 SMAK SANTO ALBERTUS MALANG Flavia Aurelia Hidajat; I Nengah Parta; Makbul Muksar
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.58 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v4i2.844

Abstract

This research is meant to identify the critical thinking of X grade students of Science-class in SMAK Santo Albertus, Malang. Data of this research is collected from students test result related to critical thinking test as well as the result of interview done by the researcher with the teacher and students. Data analysis will be done after the treatment and all data are collected. Data analysis technique used in this research is flow model which includes data reduction, data presentation, conclusion and verification. Identification result of students’ critical thinking of X grade in Science-6 class of SMAK Santo Albertus Malang shows that there are three levels in critical thinking, namely ; students with Thinking level of “Critical”, students with thinking level of “less critical”, and students with thinking level of “Not critical”. The result of this research provides information for teachers related to students’ critical thinking, therefore, this research can give some reflection for the teacher in designing the next Mathematics teaching activities and help teacher in designing standard teaching development which improves students’ critical thinking.
KONSTRUKSI MODEL PEMBELAJARAN DI KELAS : SINTAKS DARI MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS EKSPERIMEN DENGAN METODE “GUIDED DISCOVERY” Flavia Aurelia Hidajat; Bachtiar Irawan Hidajat
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v6i2.5220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi sintaks dari model pembelajaran matematika berbasis eksperimen dengan metode “Guided Discovery”, dimana artikel ini adalah hasil penelitian di tahun pertama. Model ini didesain dengan tujuan untuk memberikan langkah-langkah mengajar yang dapat meningkatkan kemampuan afektif siswa dengan menemukan pengetahuannya sendiri; kemampuan psikomotor siswa dengan terampil melakukan eksperimen, mengukur bangun datar yang dibentuknya sendiri, menganalisis dan menyimpulkan hasil eksperimennya dengan penemuan terbimbing; serta kemampuan kognitif yang terkonstruksi secara mandiri dengan baik. Kinerja pada sintaks dari model pembelajaran ini dinilai berdasarkan penilaian objektif yang sesuai dengan rubrik yang autentik. Penelitian ini dikembangkan dari suatu penelitian pengembangan dengan model Plomp (dalam Hobri, 2010) yang kemudian menghasilkan model pembelajaran yang meningkatkan kemampuan siswa dengan penemuannya sendiri. Model pembelajaran yang dirancang dinamai dengan model experiment discovery. Model pembelajaran ini terdiri atas 8 tahap yaitu tahap orientasi/pemanasan (opening), tahap pengenalan (introduction), tahap eksperimen secara terbuka (terbimbing), tahap eksperimen secara mandiri, tahap konvergen, tahap implementasi, tahap evaluasi dan penutup.Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi sintaks dari model pembelajaran matematika berbasis eksperimen dengan metode “Guided Discovery”, dimana artikel ini adalah hasil penelitian di tahun pertama. Model ini didesain dengan tujuan untuk memberikan langkah-langkah mengajar yang dapat meningkatkan kemampuan afektif siswa dengan menemukan pengetahuannya sendiri; kemampuan psikomotor siswa dengan terampil melakukan eksperimen, mengukur bangun datar yang dibentuknya sendiri, menganalisis dan menyimpulkan hasil eksperimennya dengan penemuan terbimbing; serta kemampuan kognitif yang terkonstruksi secara mandiri dengan baik. Kinerja pada sintaks dari model pembelajaran ini dinilai berdasarkan penilaian objektif yang sesuai dengan rubrik yang autentik. Penelitian ini dikembangkan dari suatu penelitian pengembangan dengan model Plomp (dalam Hobri, 2010) yang kemudian menghasilkan model pembelajaran yang meningkatkan kemampuan siswa dengan penemuannya sendiri. Model pembelajaran yang dirancang dinamai dengan model experiment discovery. Model pembelajaran ini terdiri atas 8 tahap yaitu tahap orientasi/pemanasan (opening), tahap pengenalan (introduction), tahap eksperimen secara terbuka (terbimbing), tahap eksperimen secara mandiri, tahap konvergen, tahap implementasi, tahap evaluasi dan penutup.Kata kunci: sintaks model pembelajaran, pembelajaran matematika, eksperimen, guided discovery, experiment discovery.
Mathematical Creative Thinking Leveling on Non-Mathematics Department Students Flavia Aurelia Hidajat; Cholis Sa’dijah; Susiswo Susiswo; Sudirman Sudirman; Abdur Rahman As’ari
Jurnal Pendidikan Sains Vol 6, No 1: March 2018
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1364.344 KB) | DOI: 10.17977/jps.v6i1.11598

Abstract

Abstract: This paper seeks to explore and describe a mathematical characteristic of creative thinking level on non-mathematics department students. This paper took 56 college students of Faculty of Economy at University X as a research subject. The data were obtained through the test, interview, and observation. This research dealt with the five existing level and two additional level of creative thinking. The results indicated two additions of creative thinking leveling, namely level 5 which included the ability of students to elaborate ideas and be fluent in various problem solutions; and Level 6 which includes the ability of students to carry out idea elaboration, fluency, and flexibility in a variety of problem-solving strategies. Elaboration of ideas means that students are able to describe, develop previous ideas, and add some new ideas for the solutions generated.Key Words: creative thinking level, creative thinking, non-mathematics studentsAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menggambarkan karakteristik tingkat berpikir kreatif matematis pada mahasiswa departemen non-matematika. Penelitian ini mengambil 56 mahasiswa Fakultas Ekonomi di Universitas X sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui tes, wawancara, dan observasi. Data tersebut berupa deskripsi naratif. Penelitian ini menggunakan lima tingkat berpikir kreatif yang sudah ada dan dua tingkat tambahan. Hasilnya menunjukkan dua penambahan tingkat berpikir kreatif, yaitu tingkat 5 yang termasuk kemampuan siswa untuk mengelaborasi ide dan fasih dalam berbagai solusi masalah; dan tingkat 6 yang mencakup kemampuan siswa untuk melaksanakan elaborasi ide, kelancaran, dan fleksibilitas dalam berbagai strategi pemecahan masalah. Elaborasi ide berarti bahwa siswa mampu menggambarkan, mengembangkan ide-ide sebelumnya, dan menambahkan beberapa ide baru untuk solusi yang dihasilkan.Kata kunci: tingkat berpikir kreatif, berpikir kreatif, mahasiswa non-matematika
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pemberian Makanan Tambahan dan Penerapan Pola Hidup Bersih Sehat di PAUD Tunasmulya Desa Pabean Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo Flavia Aurelia Hidajat
Abdi Panca Marga Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Abdi Panca Marga Edisi November 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Marga Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.353 KB) | DOI: 10.51747/abdipancamarga.v1i1.480

Abstract

Stunting or short is a problem that grows in children under five who are malnourished more than the first 1,000 days of life. Unbalanced nutrient intake is one factor that is recognized directly for stunting. By meeting the nutritional needs of children and habituating healthy lifestyles, is expected to prevent stunting for children. Tunas Mulya and the promotion of a healthy lifestyle for parents. From the program that we have implemented in Paud Tunas Mulya, we can get the results from the awareness of teachers and parents that they will need nutritious food assistance and a healthy lifestyle for children. Keywords: Stunting, Provision of Supplementary Food, PHBS, and Paud Tunas Mulya Customs Village
Desain Pembelajaran Pendekatan Discovery Learning dengan Menerapkan Pembelajaran dari Finlandia Cidi Cindiawati; Flavia Aurelia Hidajat
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 2 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v2i2.189

Abstract

This study aims to provide alternative solutions from learning using discovery learning approach learning design by applying learning from Finland. A learning design is used to create a learning model in this piece of literature. Students' requirements are taken into consideration throughout the development process. Discussed in depth, learning outcomes are tailored to the instructional goals. As a consequence of the findings of this research, educators who want to teach statistics using group data may consider adopting a method inspired by Finnish research and practice. This lesson is divided into small parts and starts from the basic understanding of statistics that students need.
Desain Differentiated Instruction Pada Materi Statistika untuk Peserta Didik SMP: Alternatif Pembelajaran bagi Siswa Berbakat Lita Lupita; Flavia Aurelia Hidajat
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 2 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v2i2.194

Abstract

This article presents a learning design for junior high school students using Defferentiated Instruction as a learning alternative for talented students on the topic of statistics. The development of learning in this flexible curriculum is carried out in such a way that a golden generation is born that meets the demands of the times. The birth of this golden generation can have a positive impact on the development of the Indonesian nation. A golden generation that is globally competitive can increase the confidence of the Indonesian people from a global perspective. On the other hand, the development of differentiated learning can provide opportunities to maximize the opportunities for learners to achieve their minimum abilities in accordance with the 2013 curriculum to achieve Indonesia's educational goals. Differentiated learning can fulfill the right to learn depending on the student's ability. We recommend that you use the results described in this article as an alternative to the learning process. In particular, it helps students solve problems related to statistical data.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN SOFTWARE GEOGEBRA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG KONSEP MATEMATIS MATERI TRANSFORMASI Dwi Antari Wijayanti Wijayanti; Leny Dhianti Haeruman; Flavia Aurelia Hidajat
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.631 KB)

Abstract

Abstract The use of computer programs in the learning process continues to increase along with learning innovations to provide effective, engaging, and easy-to-understand learning. In learning, mathematics requires high accuracy, repetitive concepts or principles, quick, precise, and accurate completion of charts. One computer program that can be utilized as a medium of learning mathematics is the GeoGebra program. But many math teachers have not applied GeoGebra software in classroom learning, and some even do not know GeoGebra software. The purpose of the implementation of community service activities is to improve Junior High School Teachers' ability to develop learning media that can explain the understanding of mathematical concepts easily assisted by GeoGebra software. The subject used as the object of this training is transformation. The training activity was conducted online using Zoom media for Junior High School Math Teachers in Bogor Regency, West Java Province. The training was divided into two stages, debriefing basic theory and practice. The training results showed that all trainees had understood the benefits and use of GeoGebra software in math learning. In addition, teachers' ability to use GeoGebra software on transformation learning also experienced a significant improvement, so that it can be applied in the classroom to develop effective and attractive defense media. Abstrak Penggunaan program komputer dalam proses pembelajaran saat ini terus meningkat seiring dengan inovasi pembelajaran agar lebih efektif, menarik, dan mudah dipahami. Dalam pembelajaran matematika dibutuhkan ketelitian tinggi, konsep atau prinsip yang repetitif, penyelesaian grafik secara cepat, tepat, dan akurat. Salah satu program komputer yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika adalah program GeoGebra . Namun masih banyak guru-guru matematika yang belum mengaplikasikan software GeoGebra dalam pembelajaran di kelas dan bahkan ada yang belum mengetahui software GeoGebra. Tujuan pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama dalam mengembangkan media pembelajaran yang dapat menjelaskan pemahaman konsep matematis dengan mudah berbantuan software GeoGebra. Pokok bahasan yang digunakan sebagai objek pelatihan ini adalah transformasi Kegiatan pelatihan dilakukan secara online menggunakan media Zoom untuk Guru-Guru Matematika Sekolah Menengah Pertama di lingkungan Kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat. Penyampaian pelatihan dibagi dalam dua tahap, yiatu:pembekalan teori dan praktek. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa semua peserta pelatihan telah memahami manfaat dan penggunaan Software GeoGebra dalam pembelajaran matematika. Selain itu kemampuan guru dalam menggunakan media software GeoGebra pada pembelajaran transformasi juga mengalami peningkatan yang signifikan, sehingga dapat diterapkan di kelas untuk mengembangkan media pembelaran yang efektif dan menarik.