p-Index From 2021 - 2026
6.066
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Sains JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Desimal: Jurnal Matematika Journal on Education Jurnal Pendidikan Edutama ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Musamus Journal of Mathematics Education J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Abdi Masyarakat JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Mandalika Mathematics and Educations Journal Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah SUPERMAT (JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Griya Journal of Mathematics Education and Application Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdi Panca Marga Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Hexagon: Jurnal Ilmu dan Pendidikan Matematika Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam Edumaspul: Jurnal Pendidikan Mathema: Jurnal Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Kemampuan Self-regulation Guru untuk Menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) Matematika secara kreatif Flavia Aurelia Hidajat; Wardani Rahayu; Meiliasari Meiliasari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.079 KB) | DOI: 10.55338/jpkmn.v3i1.295

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan self-regulation guru dalam menghasilkan lembar kerja siswa (LKS) Matematika secara kreatif. LKS terdiri dari pertanyaan-pertanyaan terbuka yang mengarahkan pada pemikiran-pemikiran terbuka, kreatif dan inovatif bagi para siswa. Kegiatan pengabdian ini diikuti dari guru-guru sekolah dasar di Malang. Pengabdian ini berupa sosialisasi pengembangan self-regulation guru dalam menghasilkan LKS Matematika secara kreatif. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari secara luring dan dilanjutkan pendampingan secara daring dalam waktu 2 minggu. Kegiatan daring dilakukan melalui grup WhatApp sebagai wadah komunikasi terhadap pengembangan LKS matematika dari para guru; serta sharing kesulitan dan solusi selama proses pengembangannya. Kegiatan pengabdian berjalan kondusif, guru mampu memahami materi dengan baik dan jelas. Angket kepuasan guru terhadap pengabdian ini menunjukkan respon positif, yaitu pelaksanaan pelatihan ini sangat baik, bermanfaat, bagus dan sangat membantu bagi mereka untuk mengembangkan kreativitas siswa mereka melalui LKS. Pengabdian ini diharapkan menjadikan inspirasi kepada peneliti atau dosen muda untuk melakukan pengabdian pengembangan LKS yang kreatif kepada guru-guru sekolah, agar LKS matematika ini menjadi wadah kesempatan untuk siswa-siswa berkreasi.
Desain Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Creative Learning untuk Peningkatan Self-Regulation Skills Guru-Guru Sekolah Flavia Aurelia Hidajat
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2022): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.931 KB) | DOI: 10.31943/abdi.v4i2.70

Abstract

Lembar kerja siswa (LKS) merupakan alat pembelajaran yang memfasilitasi siswa untuk belajar secara mandiri, kreatif, dan berpikir terbuka (open-ended). LKS didesain dengan aplikasi digital menggunakan aplikasi online CANVA. Pengembangan desain akan disosialisasikan kepada guru-guru sekolah dasar di Malang. LKS dikembangkan dengan prinsip-prinsip dasar dari creative learning untuk peningkatan self-regulation skills guru. Sosialisasi ini mengarahkan guru-guru untuk mengembangkan LKS berbasis creative learning secara mandiri sesuai mata pelajaran dan materi yang ditekuni mereka. Desain LKS creative learning untuk peningkatan self-regulation skills guru ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memfasilitasi siswa mereka dalam setiap praktik belajar di kelas. Sehingga, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan self-regulation skills dari guru-guru sekolah dasar dengan mendesain media LKS berbasis creative learning dalam implementasi pembelajaran di kelas mereka. Metode pengabdian ini adalah sosialisasi secara luring di aula sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa para guru partisipan sosialisasi memberikan respon yang positif terhadap pelaksanaan sosialisasi desain LKS berbasis creative learning. Selain itu, guru mengaku bahwa sosialisasi ini baik, bermanfaat untuk mengimplikasikan LKS berbasis creative learning dalam proses pembelajaran mereka. Sosialisasi dilakuakn selama tiga hari dan tindak lanjut berikutnya dilakukan pembimbingan secara daring melalui Zoom atau Whatsapp selama dua minggu. Kegiatan tindak lanjut ini untuk memonitor progress para guru dalam mendesain LKS berbasis creative learning untuk mengoptimalkan pembelajaran secara efektif.
Analisis Kebutuhan Modul Ajar Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMK Kelas X Fajria Ahmad Difinubun; Makmuri Makmuri; Hidajat Flavia Aurelia
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 2 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v2i4.244

Abstract

The independent learning curriculum requires effective and innovative teaching materials. One of them is a module. This research aim to (1) analyze the need for mathematics textbooks that can improve students' problem-solving abilities according to the Project Based Learning (PjBL) model; (2) identify learning problems faced by students and analyze the suitability of textbooks with the syllabus. This research is descriptive qualitative. The research subjects were mathematics teachers and tenth-grade students of vocational high school. Data regarding learning resources were collected by interviewing mathematics teachers. Data regarding students' problem-solving abilities were collected by observing grade 10th students. Data analysis using data reduction, data presentation, and conclusions. The result shows that: (1) the textbooks used are not in accordance with core competencies, basic competencies, competency achievement indicators, and the questions that are considered difficult by students; (2) there is no learning model applied in textbooks. So that textbooks are needed in the form of modules that can improve students problem solving with the PjBL model; teachers and students stated that they needed textbooks in the form of math modules that could be understood, and motivated in learning, there were many models of real questions so that students agreed and supported the creation and development of math modules to improve problem-solving abilities.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas X SMA Kristen Kasih Kemuliaan pada Materi SPLTV Maria Dea Pramudita; Lukita Ambarwati; Flavia Aurelia Hidajat
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i4.2391

Abstract

This study aims to improve students' mathematical problem solving abilities using the Problem Based Learning (PBL) learning model on SPLTV material. The subjects of this research were class X SMA Kristen Kasih Kemuliaan West Jakarta, academic year 2022/2023. This type of research was Classroom Action Research (PTK) which was conducted in two cycles, namely cycle I and cycle II. The instrument used to measure students' mathematical problem solving abilities is student learning outcomes through a pre-test at the pre-cycle and post-test at the end of each cycle. The results of this study indicate that the application of the PBL learning model used with indicators of understanding the problem, discussing in groups to plan a solution, and explaining/checking the correctness of the answers obtained can improve students' problem solving abilities. This was proven by an increase in the percentage of students who were able to achieve the KKM obtained from the post-test in cycle I and cycle II compared to the results of the pre-test in the pre-cycle. In the pre-cycle the percentage of students who were able to achieve KKM from the pre-test results was 20.68%, the first cycle post-test results were 41.72%, and the second cycle post-test results were 86.20%. Thus the use of the PBL learning model can be used as a learning model to be applied to learning mathematics.
Analisis Proses Translasi Representasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Kubus dan Balok Rila Septia Pratama Putri; Lukman El Hakim; Flavia Aurelia Hidajat
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v5i1.2255

Abstract

Translasi dalam konteks representasi matematis merupakan proses penerjemahan dari satu bentuk representasi ke bentuk representasi lain tanpa mengubah makna dari objek yang direpresentasikan. Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan yang bertujuan untuk melihat bagaimana proses translasi representasi matematis siswa kelas VIII pada topik kubus dan balok. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk memberikan deskripsi mendalam mengenai proses translasi representasi matematis siswa. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas VIII pada salah satu sekolah SMP di Kota Bekasi. Data diperoleh dari hasil tes berupa soal yang memuat topik kubus dan balok serta wawancara secara think aloud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menyelesaikan soal kubus dan balok siswa melalui 4 tahapan dalam proses translasi representasi matematis yaitu unpacking the source, preliminary coordination, constructing the target, dan determining equivalence. Dari hasil penelitian ini, ditemukan bahwa selain melalui 4 tahapan proses translasi representasi matematis tersebut ternyata siswa juga dapat melakukan refleksi terhadap hasil jawabannya.
Desain Pembelajaran Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel Menurut Dick &Carey Rotua Simbolon; Flavia Aurelia Hidajat; Lukman El Hakim; Tian Abdul Aziz
Musamus Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2023): Musamus Journal of Mathematics Education
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musamus journal of mathematics education.v5i2.5229

Abstract

Keberhasilan suatu pendidikan diukur dari kemampuan peserta didik bersaing di dunia kerja; mampu mengaktualisasikan ilmunya dalam dunia nyata; mempunyai skill dan dapat diterima di masyarakat. Penerapan kurikulum merdeka saat ini, mendorong guru lebih kreatif dalam menyajikan pembelajaran dan mengetahui kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Guru dan peserta didik bekerjasama untuk mencapai tujuan pembelajaran yang sudah dicantumkan pada tujuan instruksional. Proses pembelajaran saat ini berpusat pada peserta didik (students center learning). Guru bukanlah satu-satunya sumber ilmu, tetapi peserta didik harus mampu menemukan sendiri pengetahuannya melalui bimbingan guru. Daya saing yang semakin tinggi menuntut guru memiliki keterampilam yang beragam. Untuk itu, guru dituntut mampu memahami segala kebutuhan dan karaktersitik peserta didiknya, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni kognitif, behaviours dan kondisi peserta didik. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah implementasi model desain pembelajaram merupakan proses yang sistematis dan menyeluruh serta menjadi perhatian awal dalam perencanaan pembelajaran. Dalam perencanaan pembelajaran guru perlu memerhatikan materi yang akan diberikan pada peserta didik. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sistem pertidaksamaan linier dua variabel. Tujuan penelitian ini guru diharapkan mampu mendesain pembelajaran yang menarik sehingga peserta didik tidak merasa bosan dan kesulitan dalam melakukan aktivitas pembelajaran.
Studi Literatur: Creative Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis siswa Laili Octadianti; Flavia Aurelia Hidajat; Meiliasari Meiliasari; Lukman El Hakim
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Volume 5, Nomor 2, Tahun 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika jenjang Magister, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpmj.v5i2.23084

Abstract

This study aims to investigate the lack of students' creative thinking and problem solving skills in learning mathematics. Mathematics is a structured and systematic science, as a human activity through an active, dynamic, and generative process, and as a science that develops critical, objective, and open thinking attitudes. This research is a literature study with a descriptive qualitative research type with a literature review that seeks to describe Creative Problem Solving on students' creative thinking and mathematical problem solving skills. The purpose of this research is to review the literature on Creative Problem Solving on students' creative thinking and mathematical problem solving skills. Data collection is done by collecting various written sources, such as articles, journals, and documents relevant to the study in this research to be read and reviewed. After the data is collected, testing and comparing the data found is carried out. Data analysis techniques were carried out qualitatively with content analysis and quotation of appropriate opinions. The study results show that Creative Problem Solving is one of the learning models that can develop aspects of creative thinking and problem solving skills. The learning model is designed as a variation of problem solving learning with a systematic technique in organizing creative ideas to solve problems. Based on this, to develop creative thinking and problem solving skills is to apply the Creative Problem Solving learning model which contains a process, method, or system to approach problems in an imaginative way and produce effective actions.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Sosial Media Instagram dan software Geogebra pada Pokok Bahasan Dimensi Tiga Leny Dhianti; Flavia Aurelia Hidajat; Tri Murdiyanto
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.072.04

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (RnD). Berdasarkan analisis kebutuhan, produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah media pembelajaran matematika berbasis software GeoGebra dan Instagram pada materi dimensi tiga di kelas XII SMA. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analyse (analsiis), Design (desain), Development (pengembangan) dan Implemetation (implementasi). Produk akhir pada penelitian pengembangan ini adalah konten pembelajaran tentang dimensi tiga yang dibuat menggunakan software geogebra. Hasil uji coba kepada siswa kelompok besar mendapatkan persentase sebesar 82,54 % yang mana dapat diinterpretasikan sebagai sangat layak Setelah produk selesai dikembangkan, produk akhir diupload di social media Instagram, dimana siswa dapat mengakses dimanapun dan kapanpun.
Development of Digital Mathematics Teaching Materials Based on a Self-Regulated Learning Approach to Increase the Creativity of Jakarta Teachers Flavia Aurelia Hidajat
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v7i2.1486

Abstract

The creativity of teachers in developing digital mathematics teaching materials is required to increase students' understanding independently in online learning. A good learning strategy to increase creativity and independent learning is self-regulated learning. This community service training aims to increase the creativity of Jakarta teachers in developing teaching materials for digital mathematics learning based on a self-regulated learning approach. Twenty-three high school teachers in Jakarta attended the training. The stages consist of pre-training, training process, and post-training. The results of this community service training. The results show that: The teachers understand the material about the systematic development of digital mathematical teaching materials; Training provides clear information; The output of the training can help the learning of teachers; Teachers' creativity is increasing by making mathematics digital teaching material based on self-regulated learning Approach as the output of this training.
Training on the Use of Montessori-Based Mathematics Learning Media for Primary and Secondary School Teachers in Thousand Islands Haeruman, Leny Dhianti; Aziz, Tian Abdul; Hidajat, Flavia Aurelia
Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i2.6251

Abstract

Learning media has an important role in learning mathematics because mathematics is an abstract science and requires a deep understanding of concepts. Students have difficulty in understanding mathematics due to the teacher's monotonous explanation in class without any learning media or epraga tools. Fun learning media is interactive learning media, which allows students to use the media themselves and interact both with other students and with teachers. One example of interactive learning media is Montessori learning media. Based on observations at partner locations, it was found that mathematics teachers in elementary and secondary schools have never used Montessori learning media, therefore training on the use of Montessori-based learning media is needed for elementary and secondary school teachers so that classroom learning runs optimally in accordance with learning objectives. Training on the use of Montessori-based learning media has a positive impact on teachers, it can be seen from the final questionnaire of the training participants provide positive feedback, to this training activity, namely with data interpretation of 96%.