p-Index From 2021 - 2026
8.725
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing Jurnal Keperawatan Anak Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Kesehatan Masyarakat Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Jurnal NERS Jurnal Kesehatan Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes GIZI INDONESIA Ilmu Gizi Indonesia JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Belitung Nursing Journal JURNAL WACANA KESEHATAN Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal Keperawatan Silampari Media Ilmu Kesehatan The Indonesian Journal of Infectious Diseases Manuju : Malahayati Nursing Journal Journals of Ners Community Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Jurnal Perawat Indonesia Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal 'Aisyiyah Medika Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Pediomaternal Nursing Journal Jurnal Keperawatan Raflesia Indonesian Journal of Global Health research JIKO(Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi) JOSING: Journal of Nursing and Health JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ipteks Terapan : research of applied science and education Jurnal Keperawatan Prodi D3 Keperawatan DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan Indonesian Jurnal of Nursing Sciences and Practice Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi) Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Zink Efektif Mengatasi Diare Akut Pada Balita Maria Ulfah; Yeni Rustina; Dessie Wanda
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 15 No 2 (2012): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v15i2.39

Abstract

Diare merupakan salah satu penyebab utama kematian pada bayi dan anak-anak di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengidentifikasi efektifitas pemberian zink dalam mengatasi diare akut pada balita di salah satu puskesmas di KalimantanBarat. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimental dengan jenis nonequivalent control group after only design.Jumlah sampel berjumlah 40 anak balita yang dibagi menjadi dua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaanyang signifikan pada frekuensi defekasi dan durasi diare pada kedua kelompok (p= 0,000; α= 0,05). Jadi dapat disimpulkanbahwa pemberian zink efektif untuk menangani diare akut pada balita sehingga dapat mencegah akibat lanjut dari diare.
“Ketinggalan Pelajaran”: Pengalaman Anak Usia Sekolah Menjalani Kemoterapi Happy Hayati; Dessie Wanda
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 19 No 1 (2016): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v19i1.434

Abstract

Kemoterapi merupakan terapi kanker yang dapat menimbulkan efek samping yang cukup berat bahkan memengaruhi kualitas hidup pada individu semua usia. Usia sekolah merupakan tahapan usia pencapaian akan sesuatu (industry), saat anak senang beraktivitas, menyelesaikan tugas dan menjalin hubungan yang luas dengan teman sebaya dan lingkungannya. Namun, tugas perkembangan ini akan teganggu jika anak menderita penyakit keganasan yang harus menjalani kemoterapi. Penelitian kualitatif ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman empat anak usia sekolah dalam menjalani kemoterapi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dan data yang dianalisis menggunakan metode Collaizi. Enam tema yang muncul adalah: (1) perubahan fisik sebagai efek negatif dari kemoterapi, (2) prestasi belajar menurun, (3) perasaan negatif akibat prosedur kemoterapi, (4) melakukan aktivitas tertentu selama kemoterapi, (5) pasrah dengan prosedur kemoterapi, dan (6) sembuh dari sakit. Penelitian ini menegaskan pentingnya mempertahankan kegiatan belajar anak yang disesuaikan dengan kondisi mereka yang sedang menjalani kemoterapi.  Abstract  "Miss School Class": the Experience of School Age Children Undergoing Chemotherapy. Chemotherapy is a treatment for cancer that can affect the quality of life. School-age is a period of industry, where most of children in this age enjoy their activity, finish all tasks and buildrelationship with peer and the environment. However, a child with cancer might experience chemotherapy in the hospital for a long time. The aim of this qualitative study was to identify the experience of four school-age children who had undergone chemotherapy.Data were collected through interviews, and analyzed usingCollaizi method. Six themes were identified: (1) physical change asnegative effect of chemotherapy; (2) school performance declining; (3) negative feelingthat caused by chemotherapy procedure; (4) doing an activity during chemotherapy, (5) accepting all chemotherapy procedures; and (6) free from illness. This study recommends the importance of maintainingadequate learning activity for school-age children with chemotherapy in the hospital.  Keywords: cancer, chemotherapy, school-agechild
Studi Kualitatif Pengalaman Anak Usia Sekolah Pasca Rawat Inap Dessie Wanda; Happy Hayati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 11 No 1 (2007): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v11i1.180

Abstract

AbstrakPengalaman dirawat inap (hospitalisasi) memberikan dampak bagi anak selama dan sesudah hospitalisasi berlangsung. Tidak banyak literatur yang ditemui membahas tentang dampak hospitalisasi setelah anak pulang dari rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman anak usia sekolah di rumah setelah mereka dirawat di rumah sakit. Pengalaman yang digali berfokus pada perubahan-perubahan yang terjadi di rumah setelah anak dirawat di rumah sakit dibandingkan dengan sebelum anak dirawat. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk perkembangan ilmu keperawatan anak agar perawat dapat mempersiapkan informasi yang akan disampaikan kepada klien anak dan keluarga terkait dengan persiapan pulang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan wawancara mendalam pada anak usia sekolah dengan kriteria inklusi: (1) anak usia 7-12 tahun (2) minimal satu minggu pasca rawat inap (3) mengerti bahasa Indonesia (4) mempunyai kemampuan menjawab verbal terhadap pertanyaan yang diajukan peneliti. Hasil wawancara dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Tema yang muncul saat wawancara adalah: (1) anak tidak lagi merasakan gejala sakitnya, (2) anak mengalami perubahan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari, (3) anak mengalami perubahan dalam aktifitas sehari-hari, (4) anak mengalami perubahan dari sikap orang terdekat, (5) anak mengalami perubahan dalam jenis dan jumlah makanan yang dimakan. Namun, beberapa anak mengatakan tidak mengalami perubahan setelah pulang dari rumah sakit (6). AbstractHospitalization affects children’s life before, during and after the period of hospitalization. Few literatures explained the impact of post hospitalization on children, particularly for school age children. This study aimed to explore the experiences of school age children post hospitalization. Information gathered from this study can be used to develop pediatric nursing care, particularly on discharge planning for children and family. Qualitative approach phenomenology was used as a methodology. Inclusion criterias for the participants are: (1) children age 7-12 years old, (2) at least one week post hospitalization, (3) understand Indonesian language, and (4) able to answer questions from the interviewer. Then, data was analyzed using Colaizzi’s method. Themes arised were: (1) children felt free from the symptoms of the disease, (2) children experienced changes on meeting their daily needs, (3) children experienced changes in their daily activities, (4) children experienced changes from significant other’s behavior, (5) children experienced changes in type and amount of food consumption, (6) no changes at all.
Percepatan Masa Penggunaan Sonde melalui Stimulasi Non Nutritive Sucking dalam Pemberian Minum Bayi Prematur Nurhayati Nurhayati; Dessie Wanda; Elfi Syahreni
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 18 No 3 (2015): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v18i3.424

Abstract

Kemampuan mengisap mengisapbayi prematur dapat ditingkatkan dengan pemberian stimulasi non nutritive sucking (NNS) dengan menggunakan empeng. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh stimulasi NNS menggunakan empeng terhadap lama penggunaan sonde dalam pemberian minum bayi prematur. Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan post test only with control group design dengan sampel dua puluh responden untuk dua kelompok yang dipilih secara purposive sampling di salah satu rumah sakit daerah Tangerang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan instrumen lembar observasi indikator pelepasan sonde dan dianalisis dengan uji t tidak berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh stimulasi NNS dengan menggunakan empeng terhadap lama penggunaan sonde dalam pemberian minum bayi prematur (p= 0,379), tetapi masa penggunaan sonde lebih pendek. Peneliti merekomendasikan agar stimulasi NNS dengan menggunakan empeng tetap dijadikan prosedur alternatif untuk meningkatkan refleks mengisapmengisap pada bayi prematur. Abstract Acceleration of Gastric Tube Usage through Non Nutritive Sucking Simulation for Premature Infant Feeding. An adequate sucking can be improved a premature infant’s sucking reflex with non nutritive sucking stimulation (NNS) with pacifier. The purpose of this research was to identify the influence of NNS stimulation with pacifier towards the duration of gastric tube usage during premature infant feeding. The design of this research was quasi experimental with post test only control group design with 20 respondents for two groups, then were chosen by purposive sampling in one of Tangerang District Hospital. The data were collected using a questionnaire and an observation form. Data were analized using independent t test. The result of this research showed that there was no influence of NNS with pacifier towards the duration of gastric tube usage (p=0,379), however the duration of gastric tube usage was shortened. This research recommends that non nutritive sucking stimulation with pacifier is an alternative procedures to improve a premature infant’s sucking reflex. Keywords:  non nutritive sucking stimulation, preterm babies, pacifier, sucking reflex, gastric tube
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU INSTRUKTUR KLINIK DAN PENCAPAIAN TUJUAN MATA AJAR OLEH MAHASISWA TAHAP PROFESI KEPERAWATAN Dessie Wanda
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 9 No 1 (2005): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v9i1.152

Abstract

AbstrakEvaluasi dari proses belajar mengajar saat ini hanya dilakukan dari sudut pandang mahasiswa. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa metode tersebut sudah tidak tepat untuk digunakan lagi karena proses belajar mengajar itu sendiri terdiri dari dua komponen penting yaitu mahasiswa dan staf pengajar (Makarem, et. Al., 2001). Seringkali hasil evaluasi dari mahasiswa tidak sama dengan evaluasi yang dilakukan oleh staf pengajar, padahal evaluasi terhadap proses belajar mengajar harus berasal dari dua komponen tersebut dimana keefektifan dari suatu proses belajar mengajar dapat tergambar pada nilai yang didapat mahasiswa setelah melewati tiap mata ajar. Peneliti tertarik untuk mengkaji hubungan antara perilaku instruktur klinik terhadap pencapaian tujuan mata ajar oleh mahasiswa yang sedang berada pada tahap profesi. Sampel penelitian ini adalah staf pengajar Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia yang sekaligus berfungsi sebagai instruktur klinik di lapangan dan mahasiswa profesi. Data penelitian yang diolah menggunakan analisis regresi menunjukkan bahwa adanya pengaruh linier yang cukup signifikan antara perilaku instruktur klinik terhadap pencapain nilai mata ajar. Dengan melihat nilai korelasi Pearson dapat disimpulkan adanya korelasi yang signifikan (p < 0,05) antara faktorfaktor memasilitasi diskusi, memberikan contoh peran dan sikap instruktur secara umum dengan faktor nilai mata ajar. AbstractLearning processes are usually evaluated from the students although two important subjects involved, there are students and instructors (Makarem, et. al., 2001). Hence, it is more accurate to evaluate learning processes from both students and instructors point of view. It is quite often that the evaluation result from the students different from the evaluation result from the instructor. Moreover, the effectiveness of the process is interpreted as good mark achieved by students. This paper’s aim is to find out the relationship between the instructors ‘behavior and students’ achievement in clinical phase of their study. The data collected is analyzed by regression and correlation analysis. The results showed that the instructors behaviors on facilitating discussion, role playing and their general attitude were siginificantly affect the students achievement.
LITERATURE REVIEW: KUALITAS TIDUR DAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK USIA SEKOLAH Beatrix Elizabeth; Dessie Wanda
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.316

Abstract

Latar belakang: Kejadian obesitas semakin meningkat dari tahun ke tahun. Kualitas tidur salah satu penyebab kejadian obesitas. Waktu tidur anak-anak di Indonesia saat ini rata-rata 6-7 jam dari kebutuhan jam tidurnya. Tujuan: penelitian melihat apakah kualitas tidur mempengaruhi obesitas anak. Metode: studi literature tahun 2015 sampai 2019 dan berbahasa inggris. Data didapat dari database meliputi ScienceDirect, ProQuest dan Wiley Online dengan kata kunci obesity, overweight, fat, child, child school, sleep, sleep quality. Hasil: Studi literatur ini didapatkan 15 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Dari tinjauan artikel di ketahui ada karakteristik anak obesitas, penyebab obesitas, pola tidur dan hubungan tidur dengan obesitas. Kesimpulan: Aspek tidur yang mempengaruhi kejadian obesitas adalah durasi tidur anak, waktu tidur anak, kualitas tidur serta gangguan tidur saat tidur. Kata kunci : Kualitas Tidur, Obesitas, Anak Usia Sekolah
STUDI KUALITATIF TENTANG PENGALAMAN ORANG TUA DALAM MENGASUH ANAK BALITA DI TEMPAT HUNIAN SEMANTARA Reni Mareta; Dessie Wanda; Poppy Fitriani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2013: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.198 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk menggali pengalaman orang tua dalam mengasuh anak balita di tempat hunian sementara pasca korban bencana lahar dingin di Jawa Tengah. Subyek dari penelitian ini adalah 6 orang partisipan yang yang mempunyai anak balita dan tinggal di huntara. Pemilihan partisipan dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil analisa menunjukan bagaimana orang tua mengasuh anak balitanya di huntara. Menurut orang tua  mengasuh anak di huntara tidak berbeda dengan mengasuh anak di rumah sendiri.  Ditemukan ada lima tema dalam penelitian ini yaitu: respon orang tua saat di huntara, respon anak saat di huntara, perilaku mengasuh anak balita di huntara, perkembangan anak di huntara dan pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan di huntara.Kata kunci: bencana, mengasuh, anak balita, hunian sementara.
Penurunan Respon Nyeri Akut pada Bayi Prematur yang Dilakukan Prosedur Invasif Melalui Developmental Care Lia Herliana; Dessie Wanda; Sutanto Priyo Hastono
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 14 No 3 (2011): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v14i3.310

Abstract

AbstrakNyeri merupakan stimulus yang dapat merusak perkembangan otak bayi prematur. Developmental care merupakan salahsatu strategi untuk mengurangi respon nyeri akibat prosedur invasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhdevelopmental care terhadap respons nyeri akut pada bayi prematur yang dilakukan prosedur invasif. Penelitian menggunakanrancangan quasi experimental non equivalent control group, before and after design, dengan jumlah sampel 42bayi prematur terdiri dari 21 responden sebagai kelompok kontrol dan 21 sebagai kelompok intervensi yang dipilih denganteknik sampling accidental sampling. Pada penelitian ini didapatkan hasil ada perbedaan selisih skor respons nyeri akutantara kelompok yang diberikan developmental care dan kelompok kontrol (p= 0,000; α= 0,05), developmental caremenurunkan skor nyeri sebesar 2,05 poin. Developmental care perlu diterapkan dalam memberikan asuhan keperawatan padabayi prematur. Penelitian lanjutan tentang pengaruh developmental care terhadap perkembangan bayi prematur pada dariaspek kognitif, bahasa, dan motorik perlu dilakukan.Kata kunci: bayi prematur, developmental care, respons nyeri akutAbstractPain is a stimulus that can damage the developing brains of premature babies. Developmental care is one strategyin reduce pain caused by invasive procedure. The objective of this research was to determine the effects of developmentalcare on acute pain response in premature babies who had been performed invasive procedure. This study used quasiexperimentresearch design non equivalen control group, before and after design, involving 42 sample consisted of 21premature babies in both control and intervention groups, technical sampling used accidental sampling. This studyfounded that there was a significant difference in change score of acute pain response between on intervention andcontrol groups (p= 0.000; α= 0.05), developmental care decreased 2,05 point of pain scores). Developmental care wasrecommended to be applied in nursing care for premature babies. Further research on effect developmental care ondevelopment of premature babies influence cognitive, languanges, and motor skills aspects need to be designed .Keywords: premature babies , developmental care, acute pain response
The Development of Nursing Care Services Model for Low Birth Weight Infants Dessie Wanda; Yeni Rustina; Happy Hayati; Fajar Tri Waluyanti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2014): April 2014
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.94 KB) | DOI: 10.20473/jn.v9i1.3231

Abstract

Introduction: Low birth weight (LBW) infants deal with various problems during transitional period from intra-uterine and extra-uterine because of immature organs’ functions. This leads to LBW as the second death cause in Indonesia, particularly in the fi rst seventh days of infants’ lifes. The problem continues to occur at home when the infants have discharged. This research was aimed to develop the nursing care services model for LBW infants and to test the model.Method: The research design was an action research using quantitative and qualitative approach. This design was chosen as it facilitated improvement in health care system, which was involving nurses and other health providers.Results: Nursing care services provided by the nursing team are hindered by several factors, such as various level of nurses’ knowledge, not optimal health education activities, incomplete standard operational procedure, ethical dilemma, paramedic functions, and documentation system. This model was developed based on conservation and becoming a mother/maternal role attainment theory, family-centered care principles, and input from the experts through focus group discussion.Conclusion: The result of this research is going to increase the quality of nursing care for LBW infants by achieving nurses’ and parents’ satisfaction in giving care for their infants which can lead to lower infant death rate.
KARAKTERISTIK ANAK YANG MENJALANI TERAPI ANTIRETROVIRAL DI RSPI PROF. DR SULIANTI SAROSO Nuraidah; Dessie Wanda
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 9 No 1 (2020): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v9i1.327

Abstract

Background: HIV virus disrupt the immune system and becomes a chronic disease that can be experienced by all ages. Objective: This study aims to determine the characteristics of children with HIV/ AIDS who underwent ARV therapy at RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso Method:. The design of this study was descriptive. The population in this study were all children with HIV undergoing ARV therapy at RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso Jakarta. Sampling with total sampling with a total of 56 children Results: The results showed the majority of children with HIV / AIDS were pre-school age (48.21%) and dominated by boys (53.57%) and living in the North Jakarta (66.07%). Most children adhered to treatment (89.29%) and most did not experience side effects (89.29%). The most common concomitant disease was pulmonary TB (51.79%), the most common nursing problem was nutritional changes (30.36%). the majority of children do not experience growth and development disorders (94.69%) and most of the labor experienced by children is spontaneous labor (51.79%) and the type of examination to diagnose HIV with EIA examination (67.86%) . Conclusion: This research is expected to be useful for conducting nursing care and management of HIV pediatric patients undergoing ARV therapy
Co-Authors - Budiyati Adawiyah, Robiyatul Adelia, Hazrina Agung Waluyo Agus Setiawan Allenidekania Allenidekania Anggraeni, Lina Dewi Annida Falahaini Annida Falahaini Anton Purkon Patoni Apriyanto Apriyanto Arianingsih, Tri - Arifin, Yelly Sari Astuti - Astuti Astuti Astuti, Dyah Dwi Awaliah, Awaliah Ayu Puspitasari, Endang Ayu Syaiful, Afifah Ayu Widya Ayu Widya Lestari Azizah, Latifah Fajri Nur Azkiyati, Ade Maya Bambang Aditya Nurgraha Budi Anna Keliat Desi Anggraini Devi Tirta Ningrum Devi Trianingsih Dewi Gayatri Diah Mulyawati Utari Dyah Dwi Astuti Efa Apriyanti El Nino Tunjungsari Elfi Syahreni Elizabeth, Beatrix Ella Nurlela Hadi ELY MAWADDAH Enie Novieastari Enjelita Karujan Etty Rekawati Fajar Tri Waluyanti Fitri Annisa Friska Nababan Gusgus Ghraha Ramdhanie Hamdani Hamdani Happy Hayati Happy Hayati Hazrina Adelia Herlina Febrianti Herlina Herlina Imami Nur Rachmawati Imas Mulyani Imelda Imelda Immawati, Immawati Indanah Iqomh, Muhammad Khabib Burhanuddin Iqomh, Muhammad Khabib Burhanuddin Irianti, Dewi Jajang Gunawijaya Jeni Oktavia Karundeng Jojor Sihotang Juanda Mutifa Lestari, Ayu Widya Lia Herliana Maria Ulfah Mega Hasanul Huda Mohamad, Rini Wahyuni Mugi Hartoyo Mutifa, Juanda Nani Nurhaeni Nani Nurhaeni Nastasya, Ricca Olivia Ngatmi Ngatmi Ngatmi Ningrum, Dewi Tirta Novita Agustina Novitasari, Prihatini Dini Novy Helena Chatarina Daulima Nugroho, Alfin Nur Agustini Nur Emiria, Windi Nuraidah Nuraidah Nuraidah Nuraidah Nuraidah Nuraidah Nuraidah Nuraidah Nuraidah Nuraidah, Nuraidah Nurdina Widanti Nurhayati Nurhayati Nursasmita, Rizqi Oktavia Karundeng, Jeni Olivia Bawaeda Paskaliana Hilpriska Danal Poppy Fitriani Prasetya, Mega Anastasya Riwu Putry Nur Faidah Rahayu, Bhekti Yuniarti Reni Mareta Riau Roslita Rinawati Rohsiswatmo Risa Fitriana Risna Merysa Sari Anggela Setiawati, Santun Siti Chodijah Siti Kusnul Khatimah SITI WAHYUNI Sri Hartini M.A, Sri Hartini Sri Melfa Damanik Sri Rosma Kencana Sulistiana Susanti, Suryane Sutanto Priyo Hastono Syaiful, Afifah Ayu Syarifah Aini Tanjung Tanty Harjati Tomy Abuzairi Tuti Seniwati Tuti Seniwati Widyatuti Yayah Yayah Yayah Yayah, Yayah Yeni Rustina Yeni Rustina Yeni Rustina Yudan Whulanza Yuni Maria Olviani Ndede