Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pengembangan Modul Digital Pembelajaran Matematika Berbasis Pendekatan Open Ended Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Lailatul Auliah; Syaiful Syaiful; Syamsurizal Syamsurizal
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 1: Edisi Januari 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v11i1.9885

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan modul digital pembelajaran matematika berbasis pendekatan open ended untuk  meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Adapun langkah-langkahnya meliputi validasi kesenjangan kinerja,menetapkan tujuan, analisis peserta didik termasuk analisis konsep dan analisis tugas, analisis sumberdaya, membuat rencana kerja, desain produk, validasi ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba praktikalitas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Taruna Indonesia Jambi Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis data yang diambil dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket terbuka berupa lembar validasi, lembar penilaian guru, angket tanggapan dan angket tertutup berupa angket persepsi siswa, serta tes berpikir kreatif matematis berupa masalah open ended. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul digital pembelajaran matematika berbasis pendekatan open ended dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, hal ini berdasarkan hasil uji gain diperoleh skor 0.55 dengan kriteria peningkatan sedang
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Operasi Aljabar Berdasarkan Taksonomi SOLO Gesela Marisa; Syaiful Syaiful; Bambang Hariyadi
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 1: Edisi Januari 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v11i1.9971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal operasi aljabar berdasarkan taksonomi SOLO. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini siswa dikelompokkan berdasarkan level taksonomi SOLO, yaitu prastruktural, unistruktural, multistruktural, relasional dan extended-abstract, lalu setiap siswa dianalisis kesalahannya. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Dharma Bhakti 3 Jambi. Instrumen penelitian ini berupa soal operasi aljabar dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada setiap level melakukan kesalahan yang berbeda-beda diantaranya: siswa level prastruktural melakukan kesalahan yaitu: menggunakan proses pemecahan yang tidak benar, tidak mengerjakan soal yang diberikan, tidak memahami apa yang ada pada soal, tidak dapat menghubungkan konsep-konsep, siswa level unistruktural melakukan kesalahan yaitu: belum bisa menghubungkan apa yang telah diketahui, menghubungkan satu konsep namun tidak bisa menyelesaikannya, siswa pada level multistruktural melakukan kesalahan: tidak bisa melanjutkan jawaban yang telah dimulai , menghubungkan beberapa konsep namun tidak bisa menyelesaikannya, dan siswa pada level relasional melakukan kesalahan yaitu: salah dalam proses penghitungan yang dilakukan
Pengaruh Learning Cycle 7E disertai Mind Mapping Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika ditinjau dari Adversity Quotient Muhammad Iqbal Anshori; Syaiful Syaiful; Hendra Sofyan
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2: Edisi Juli 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v11i2.11563

Abstract

Salah satu dari tujuan pembelajaran matematika dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah perlu dikembangkan dengan menggunakan model pembelajaran dan karakter siswa dalam mengatasi kesulian belajar yang tepat. Hal ini diharapkan proses pembelajaran learning cycle 7E disertai mind mapping terhadap kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari adversity quotient mampu mengatasi kesulitan belajar dalam perkembangan karakter siswa yang memiliki tipe quitter, camper dan climber. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan desain concurrent embeded design. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan sampel non randomized control group. Data instrument yang diperoleh adalah pretest-postest design dan kuesioner adversity quotient. Subjek penelitian dari sampel siswa kelas XI IPS SMA N 1 Tanjab Barat. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran learning cycle 7E disertai mind mapping berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah dari semua kategori adversity quotient sehingga mampu mengatasi kesulitan belajar dalam perkermbangan karakter siswa yang memiliki tipe quitter, camper, dan climber.
Pengembangan Multimedia Interaktif Pembelajaran Bangun Ruang untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Netrilina Netrilina; Syaiful Syaiful; Syamsurizal Syamsurizal
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2: Edisi Juli 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v11i2.11559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa multimedia interaktif pembelajaran yang layak digunakan dalam pembelajaran matematika materi bangun ruang dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Tahapan pengembangan diadaptasi dari teori Lee dan Owens meliputi: tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi dan tahap evaluasi. Adapun prosedur pengembangannya meliputi analisis kebutuhan, analisis awal dan akhir, penentuan jadwal kegiatan, penentuan tim proyek, penentuan spesifikasi, merancang struktur materi, membuat flowchart, storyboard,  validasi produk, dan ujicoba produk. Subjek dalam penelitian ini  adalah siswa kelas VIII SMPN 5 Tanjung Jabung Timur. Instrumen yang digunakan berupa angket validasi ahli, angket penilaian siswa, dan soal tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan valid ditinjau dari penilaian ahli media dan ahli materi. Multimedia interaktif yang dikembangkan praktis ditinjau dari hasil uji coba perorangan dengan rerata skor sebesar 3,9 dan rerata skor uji coba kelompok kecil sebesar 3,7. Multimedia interaktif yang dikembangkan efektif ditinjau dari hasil pre-test dan post-test. Rata-rata nilai siswa sebesar 62,2 untuk hasil pre-test dan 87,8 untuk rata-rata nilai post-test. Multimedia efektif karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Kajian Ekologi Kepayang (Pangium Edule) Pada Kebun Campuran Di Desa Raden Anom Kacamatan Batang Asai Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi Syufriandi Syaiful; Bambang Irawan; Hamzah
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpb.v2i2.9534

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan kepayang dalam skala lokal sudah dilakukan pada desa-desa tertentu di sekitar wilayah KPHP Limau Unit VII Hulu Sarolangun. Tujuan penelitian ini adalah menghitung dan menganalisis potensi tumbuhan kepayang yang dikaji dari aspek ekologi serta mengetahui deskripsi pengusahaan atau pengelolaan minyak kepayang di wilayah pengelolaan pertanian lahan kering campuran masyarakat Desa Raden Anom, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif, jumlah sampel sebanyak 30 orang dengan metode sampling jenuh. Dari hasil analisis menunjukan INP jenis kepayang (Pangium edule) di lokasi kebun campuran Desa Raden Anom Kecamatan Batang Asai cukup tinggi, diketahui pada tingkat pertumbuhan pohon menempati urutan ke 2 (61,34%), pada tingkat tiang menempati urutan ke 20 (3,04%), dan pada tingkat pancang menempati urutan ke 14 (4,87%). Jenis Kepayang di lokasi penelitian ditemukan paling banyak (90%) tumbuh pada ketinggian 150-300 mdpl. Sisanya 10% berada pada ketinggian diatas 300 - 950 mdpl. Kehadiran Kepayang 89,3% berada pada kelas lereng landai (8-15%), 2,5% pada kelas lereng agak curam (>15-25%), dan 8,2% pada ketinggian hingga curam (>25-45%). Tekstur tanah dari habitat Kepayang sebagian besar bertekstur lempung berdebu (silty loam) dan sisanya adalah bertektestur pasir berlempung (loamy sand). Minyak kepayang merupakan HHBK yang diusahakan masyarakat untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan KPHP Limau khususnya Desa Raden Anom.
The influence of PJBL-Stem and PBL-based on the learning motivation of the students on the mathematical creative thinking skills Anna Noviyani; Maison Maison; Syaiful Syaiful
Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/petier.v4i1.115

Abstract

The study aims at (1) identifying the influence of PjBL-STEM and PBL on the mathematical creative thinking skills; (2) the influence of high, moderate, and low learning motivation on the mathematical creative thinking skills; and (3) identifying the interaction between PjBL-STEM & PBL and learning motivation on the mathematical creative thinking skills. The study itself is a Quasi-Experiment Research with Nonequivalent Control Group Design. The samples in the study are 66 Grade VIII students from 24th State Junior High School Batang Hari. These samples are drawn by using the total sampling technique in which the number of the samples is equal to the number of the population. Then, in gathering the data, the methods that have been implemented are observation, questionnaire, and written test. After the data have been gathered, the data are analyzed by using Two-Way ANOVA. Thus, the results of the study show that: (1) PjBL-STEM and PBL influence the mathematical creative thinking skills as having been shown by the significance value 0.000, which is lower than 0.050 (0.000 < 0.050); (2) high, moderate, and low learning motivation influence the mathematical creative thinking skills as having been shown by the significance value 0.000, which is lower than 0.050 (0.000 < 0.050); and (3) there is an interaction between PjBL-STEM & PBL and learning motivation with the mathematical creative thinking skills as having been shown by the significance value 0.030, which is lower than 0.050 (0.030 < 0.050).
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Online Inquiry dan Problem Based Learning Ditinjau dari Kemampuan Awal Febby Ayuni Esya Putri; Syaiful Syaiful; Jodion Siburian
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.450

Abstract

Peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh pembelajaran online inquiry dan PBL serta kemampun awal siswa terhadap kemampuan berpikir kritisnya, dan untuk melihat interaksi antara penerapan pembelajaran online inquiry dan PBL serta kemampuan awal siswa terhadap kemampuan berpikir kritisnya. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental nonequivalent control group design, dilakukan di kelas VIII SMP Negeri 7 Kota Jambi dengan menggunakan 3 kelas, yakni 2 kelas eksperimen dan 1 kelas kontrol yang dipilih dengan metode cluster random sampling, yakni dari 32 siswa pada masing-masing kelas, dipilih 27% siswa berkemampuan awal tinggi ( siswa), 27% siswa berkemampuan awal rendah ( siswa), dan sisanya berkemampuan awal sedang ( siswa). Hasil penelitian diuji dengan ANOVA dua arah, menunjukkan terdapat pengaruh pembelajaran online inquiry dan PBL serta kemampun awal siswa terhadap kemampuan berpikir kritisnya (Nilai signifikansi < 0.05), namun tidak terdapat interaksi antara penerapan pembelajaran online inquiry dan PBL serta kemampuan awal siswa terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (Nilai signifikansi > 0.05). Hal ini dikarenakan faktor lain seperti beberapa siswa yang tidak menghidupkan mode video pada Zoom, sehingga guru tidak bisa memantau apa yang siswa tersebut lakukan selama pembelajaran.
Pengaruh Penerapan Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Self Efficacy Siswa Resdiana Safithri; Syaiful Syaiful; Nizlel Huda
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.539

Abstract

Pandemi COVID-19 mengakibatkan pembelajaran dilaksanakan secara daring, guru tetap mengembangkan kemampuan pemecahan masalah siswa. PBL dan PjBL dilaksanakan dengan aplikasi Zoom Cloud Meeting membuat siswa dapat mengkonstruksi ide penyelesaian masalah. Tujuan penelitian untuk melihat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan PBL dan PjBL secara daring berdasarkan self efficacy, melihat interaksi antara pembelajaran PBL, PjBL, self efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Desain penelitian menggunakan quasi experimental non-equivalent control group design, dengan populasi seluruh siswa kelas XI IPA SMA N 5 Kota Jambi, dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling didapat 2 kelas eksperimen dan 1 kelas kontrol. Instrumen penelitian yaitu tes, angket, dan lembar observasi. Hasil penelitian diuji dengan ANOVA dua arah, menunjukan terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa yang memiliki self efficacy tinggi, sedang, rendah yang diajarkan dengan PBL dan PjBL, namun tidak terdapat iteraksi antara pembelajaran PBL dan PjBL dengan self efficacy siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah. Hal ini dikarenakan, sesuatu yang telah dimiliki oleh setiap individu siswa sebelum diberikan perlakuan dan metode pembelajaran oleh guru tidak ada interaksi nya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, karena siswa sudah memiliki keyakinan (self efficacy) didalam dirinya masing-masing untuk menyelesaikan suatu masalah sebelum diberi materi ajar dengan suatu metode pembelajaran.
Analisis Epistemic Cognition Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Gaya Kognitif Materi Teori Peluang Dina Anggrayni; Haryanto Haryanto; Syaiful Syaiful
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.557

Abstract

Salah satu kemampuan yang dikembangkan dalam pembelajaran matematika adalah kemampuan pemecahan masalah. Siswa sudah mampu mengerjakan soal matematika tetapi belum cukup baik dalam menganalisis dan berpikir dengan maksimal. Maka dari itu Perlu dianalisis tentang epistemic cognition siswa dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif. Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis epistemic cognition siswa dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif field independent dan field dependent Di SMKN 1 Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penilitian terdiri dari 2 siswa dengan gaya kognitif field independent dan 2 siswa dengan gaya kognitif field dependent. Metode pengambilan data adalah tes dan wawancara. Instrumen dalam penelitian adalah peneliti sendiri dibantu dengan tes GEFT sebagai instrumen pemilihan calon subjek penelitian, tes kemampuan Pemecah masalah matematika pada materi peluang, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis Miles dan Hubermen. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa dengan gaya kognitif field independent dominan rasional dalam pemecahan masalah matematika. Siswa dengan gaya kognitif field dependent rasional empiris dalam pemecahan masalah matematika. Faktor kesulitan yang terjadi pada siswa yang berkemampuan tingkat rendah adalah siswa masih kesulitan dalam merancang model penyelesaiannya dan menyelesaikan masalah
Pengaruh Penerapan LKPD Berdasarkan Kerangka Kerja TPACK Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Ditinjau Dari Pemecahan Masalah Siti Karlina Sari; Syaiful Syaiful; Evita Anggereini
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.576

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) apakah terdapat pengaruh penerapan LKPD berdasarkan kerangka kerja TPACK terhadap pemecahan masalah matematika siswa (2) apakah terdapat pengaruh kemampuan pemecahan masalah matematika terhadap hasil belajar siswa (3) apakah terdapat interaksi antara penerapan LKPD dan hasil belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental research dan desain penelitian posttest only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 20 Kota Jambi tahun ajaran 2020/2021. Pengambilan kelas sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan tes hasil belajar dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tidak terdapat pengaruh penerapan LKPD berdasarkan kerangka kerja TPACK terhadap pemecahan masalah matematika siswa yang dapat dilihat dari nilai signifikasi dengan analisis data menggunakan ANOVA dua jalur yaitu 0.058, lebih besar dari 0.05. (2) terdapat pengaruh kemampuan pemecahan masalah matematika terhadap hasil belajar siswa yang dapat dilihat dari nilai signifikasi dengan analisis data menggunakan ANOVA dua jalur yaitu 0.000, lebih kecil dari 0.05. (3) tidak terdapat interaksi antara penerapan LKPD dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa terhadap hasil belajar siswa, yang dapat dilihat dari nilai signifikasi dengan analisis data menggunakan ANOVA dua jalur yaitu 0.364, lebih besar dari 0.05