p-Index From 2021 - 2026
5.329
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Jurnal Pendidikan Fisika Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam International Journal of Science and Applied Science: Conference Series JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains Jurnal Environmental Science PEDAGOGIA Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) Al-MARSHAD: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JPF : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Jurnal Kumparan Fisika Indonesian Review of Physics (IRiP) Generation Journal Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Riset Pendidikan Fisika Navigation Physics : Journal of Physics Education Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (EBMA) Proceeding International Seminar of Islamic Studies Al-Afaq: Jurnal Ilmu Falak dan Astronomi Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Cendikia Pendidikan Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Jurnal Cakrawala Akademika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Environmental Science

ANALISIS PENGARUH APHELION DAN PERIHELION TERHADAP SUHU MENGGUNAKAN WEATHER STATION Abu Yazid Raisal; Hariyadi Putraga; Muhammad Hidayat; Arwin Juli Rakhmadi
Jurnal Environmental Science Vol 3, No 2 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.597 KB) | DOI: 10.35580/jes.v3i2.19996

Abstract

Matahari merupakan sumber energi utama bagi kehidupan di Bumi. Perubahan aktifitas Matahari jangka panjang memegang peranan penting dalam perubahan iklim global. Perubahan iklim tersebut menyebabkan naik turunnya suhu di permukaan bumi. Pancaran cahaya Matahari tersebut membawa energi bahkan radiasi. Total radiasi yang diterima dipermukaan bumi dipengaruhi oleh jarak Matahari, intensitas radiasi Matahari, panjang hari. Jarak Matahari selalu berubah sepanjang tahun dikarenakan orbit Bumi mengelilingi Matahari berbentuk elips. Saat Bumi berada pada jarak terdekat dengan Matahari disebut perihelion. Saat Bumi berada pada jarak terjauh dari Matahari disebut aphelion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aphelion dan perihelion terhadap suhu di kota Medan menggunakan weather station. Aphelion dan perihelion tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap suhu Bumi. Ketika jarak Bumi paling dekat dengan Matahari (perihelion), suhu Bumi justru lebih rendah dibandingkan dengan saat jarak Bumi paling jauh dengan Matahari. Suhu Bumi sedikit lebih tinggi pada bulan Juli dikarenakan bagian utara planet Bumi yang padat akan daratan lebih condong ke arah Matahari, dimana daratan lebih cepat panas dibandingkan dengan lautan. Selain itu suhu di permukaan Bumi juga dipengaruhi oleh pola angin.