Claim Missing Document
Check
Articles

LATIHAN FISIK DAN PEMBATASAN KALORI MERUBAH TIPE SERAT OTOT RANGKA Adnan Faris Naufal; Renny Hidayati Zein
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.817 KB)

Abstract

Pendahuluan : Kami menguji pengaruh dari pemberian latihan fisik dan pembatasan kalori dalam peningkatan protein PGC-1α pada otot rangka mencit jantan. Latihan fisik yang diberikan menggunakan runingweal yang dibuat khusus untuk mencit. Pemberian pembatasan kalori diberikan dengan cara mengurangi sebanyak 30% dari jumlah makanan yang biasa dimakan mencit setiap harinya. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kadar protein PGC-1α pada otot rangka mencit yang diberikan latihan fisik dan pembatasan kalori. Metode : 28 mencit jantan berusia 6 minggu dibagi menjadi 4 kelompok yang terdiri dari kelompok kontrol, Latihan Fisik (LF), Pembatasan Kalori (PK) dan Latihan Fisik + Pebatasan Kalori (LF+PK). Penelitian dilakukan selama 8 minggu dan analisa protein PGC-1α menggunakan teknik laboratorium ELISA. Analisa data menggunakan SPSS versi 21.0. Hasil : Setelah 8 minggu mencit diberikan latihan fisik dan pembatasan kalori, hasilnya menunjukan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan pada rerata kadar PGC-1α disetiap kelompok (p> 0,05) dengan mengguankaan uji Anova. Kesimpulan : Terdapat perbedaan peningkatan konsentrasi protein PGC 1 α pada otot rangka mencit jantan yang diberikan latihan fisik dan pembatasan kalori.
Pengaruh Baby Massage dan Baby Spa (Solus per Aqua) terhadap Motorik Kasar Bayi Usia 4-6 Bulan Adnan Faris Naufal; Prilliya Artika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.911 KB)

Abstract

Baby massage adalah sentuhan / pijat pada bayi yang dapat memberikan kontak tubuh berkelanjutan yang dapat mempertahankan perasaan aman pada bayi. Baby Spa (Solus per aqua) adalah stimulasi yang bermanfaat bagi kesehatan dan perkembangan bayi. Bermain air atau berenang akan melatih otot-otot bayi berkembang dengan sangat baik, sendi tumbuh optimal, pertumbuhan berat badan dan panjang badan akan meningkat, dan tubuh akan menjadi fleksibel. Mengetahui perbedaan pengaruh baby massage dan baby spa terhadap peningkatan motorik kasar bayi usia 4 – 6 bulan di bidan praktek mandiri wulan singopuran. Metode penelitian menggunakan pendekatkan quasi eksperimental dengan desain penelitian pre dan post test. Sempel penelitian adalah bayi usia 4 – 6 bulan dengan jumlah 20 bayi, 10 kelompok perlakuan baby massage dan 10 perlakuan baby spa (solus per aqua). Penelitian ini dilakukan secara rutin 1 minggu 1 kali selama 4 kali dengan durasi 20-30 menit. Dari hasil uji paired sample t- test pada hasil pre test dan post test nilai motorik kasar dengan GMFN (Gross Motor Function Measure) menggambarkan bahwa kelompok baby massage dan kelompok baby spa mampu memberikan pengaruh terhadap peningkatan motorik kasar bayi usia 4-6 bulan, karena nilai p = 0,000 yang berarti p < 0,05 jadi Ha diterima. Dan hasil uji independent t-test yang tujuannya untuk mengetahui perbandingan peningkatan motorik kasar pada kelompok baby massage dan kelompok baby spa, hasil menunjukkan bahwa pada kelompok baby massage nilai p = 0,562 berarti Ha ditolak. Sedangkan pada kelompok baby spa nilai p = 0,562 berarti Ha ditolak. Ada pengaruh pemberian perlakukan baby massage dan baby spa terhadap peningkatan motorik kasar bayi usia 4-6 bulan dan tidak ada perbedaan pengaruh perlakuan baby massage dan baby spa terhadap peningkatan motorik kasar bayi usia 4-6 bulan di PMB Wulan Singopuran.
Penggunaan Media Edukasi Touch Me Baby (Sentuh Aku Sayang) Untuk Meningkatkan Kontraksi Otot Tangan Dan Mengurangi Hipotonus Pada Komunitas Difabel Tasikmadu Karanganyar Adnan Faris Naufal; Syarif Hidayat; Siti Raihani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.693 KB)

Abstract

Difabel adalah suatu kehilangan atau ketidaknormalan baik psikologis, fisiologis maupun kelainan struktur atau fungsi anatomis. Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang menjadi cacat (difabel), diantaranya adalah penyebab lahir atau bawaan dari lahir, pada umumnya yang menyebabkan seorang anak bisa terlahir cacat adalah kurangnya nutrisi yang diterima oleh kandungan. Program pengabdian masyarakat ini ada tiga belas pasien menderita difabel. Pasien diminta untuk memainkan alat Touch Me Baby dengan level-level yang telah ditentukan untuk dapat mengahasikan luaran yang diharapkan. Luaran utamanya adalah isi perubahan data dari hasil program yang telah dilaksanakan yaiu dapat meningkatkan fungsi gerak motorik pada tangan. Luaran sampingannya adalah komunitas difabel dapat mandiri dan menjadi pelopor untuk terus bergerak Subjek dapat memainkan alat Touch Me Baby secara tepat dengan mengikuti instruksi yang telah diberikan sebelumnya. Dengan hasil yang diperoleh adanya peningkatan signifikan pada kekuatan kontraksi otot tangan. Touch Me Baby merupakan program yang dapat meningkatkan kontraksi otot tangan dan mengurangi hipotonus pada komunitas difabel.
Edukasi Dan Analisa Postur Pada Anak di TPA Amanda Desa Gonilan Adnan Faris Naufal; Savilla Dara Ardiani; Agus Widodo; Amaliyah Hana Safitri; Dinik Ayundya Marlis; Riast Eka Oktaviana; Lusi Amalia Triyani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.765 KB)

Abstract

Kegiatan latihan edukasi kesehatan yang dilakukan pada anak-anakTPA Amanda Gonilan diikuti oleh sekitar 30 anak pada pertemuanpertama dengan usia 6-12 tahun. Kegiatan awal diisi denganpengenalan dan screening foot print sebagai pemeriksaan flat footdan didapatkan data dari 30 anak TPA 19 diantaranya menderita flatfoot. Penentuan flat foot menggunakan perhitungan clark’s angle,dengan rata-rata sudut 19-20 derajat dan mengukur keseimbangananak dengan kondisi flat foot. Setelah didapatkan data anak yangmengalami flat foot dilakukan diskusi ddengan pengurus TPAAmanda Gonilan terkait perizinan latihan pada keluarga anak yanghasilnya tiap anggota komunitas terbagi menjadi 2 kelompok untukmelakukan perizinan door to door ke tiap anak. Dari 19 anak yangmenderita flat foot hanya 8 diantaranya yang bisa mengikutiprogram latihan, permasalahan perizinan yang tidak diberikankeluarga terkait lokasi latihan, kesibukan anak, ataupun dari anakitu sendiri tidak kooperatif dalam kunjungan
Perbandingan Kadar Bilirubin pada Bayi Normal dan Bayi Prematur yang Mengalami Hiperbilirubinemia di RSUD Dr. Moewardi Adnan Faris Naufal; Adelia Rahmayanti; Anisa Asri Pratiwi; Wina Rohmadhani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.817 KB)

Abstract

Perbandingan Kadar Bilirubin pada Bayi Normal dan Bayi Prematur yang Mengalami Hiperbilirubinemia di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Latar Belakang: Bilirubin merupakan hasil pemecahan hemoglobin yang dianggap sebagai penanda kelainan pada hati dan darah. Produksi bilirubin pada bayi baru lahir dua kali lipat dari pada orang dewasa, yaitu sekitar 8,5 ± 2,3 mg/kg berat badan per hari. Hiperbilirubinemia adalah kondisi dimana sklera dan kulit menguning disebabkan oleh kadar bilirubin total yang melebihi 5 mg/dL. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kadar bilirubin pada bayi normal dan prematur yang mengalami hiperbilirubinemia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Surakarta pada tahun 2019. Metode Penelitian: Cross-sectional study dilakukan pada 77 bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Surakarta pada tahun 2019. Data di analisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-smirnov dan uji beda Mann-Whitney. Hasil: Hasil dari uji Kolmogorov-smirnov adalah p = 0.000 yang berarti data berdistribusi tidak normal dan hasil dari uji beda Mann-whitney adalah p = 0.019 yang berarti hipotesis alternatif diterima. Kesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar bilirubin pada bayi normal dan bayi prematur yang mengalami hiperbilirubinemia di Rumah Sakit
Hubungan Kelahiran Bayi Premature Dengan Kondisi Hyperbilirubinemia Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta Adnan Faris Naufal; Wina Rohmadhani; Anisa Asri Pratiwi; Adelia Rahmayanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.634 KB)

Abstract

Kelahiran prematur adalah penyebab umum kematian sebesar 70% pada bayi baru lahir, dan mungkin disebabkan oleh banyak faktor lainnya seperti 50% dari komplikasi neurologis jangka panjang pada bayi baru lahir. Hyperbilirubinemia merupakan masalah umum yang sering dijumpai pada bayi baru lahir yang belum cukup umur atau sering disebut juga prematur. Dampak dari hyperbilirubinemia akan berpengaruh pada aspek tumbuh kembang seorang anak seperti kerusakan sel otak dan kerusakan saraf terutama saraf auditori yang memengaruhi pendengaran. Mengetahui adanya hubungan kelahiran bayi yang terlahir prematur dengan kondisi hyperbilirubinemia di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Moewardi Surakarta pada tahun 2019. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observational dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan data menggunakan total sampling. Jumlah sample sebanyak 79 bayi. Menggunakan uji normalitas kolmogorov-smirnov dan uji kolerasi sperman rho. Hasil dari uji normalitas p = 0,000. Hasil uji kolerasi sperman rho didapat nilai p = 0,018 dan nilai kolerasi r = 0,259. Berdasarkan dari kajian data dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara bayi yang terlahir prematur dengan kasus hyperbilirubinemia.
Program Try Out Ujian Kompetensi Fisioterapi Berbasis Internet Based Tes : Pengabdian Masyarakat Adnan Faris Naufal; Savilla Dara Ardiani; Hikmah Ma’rifatul Azizah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.526 KB)

Abstract

Ujian Uji Kompetensi atau UKOM merupakan kegiatan ujian yang diselenggarakan bagi calon tenaga kesehatan termasuk di bidang Fisoterapi. Seorang Tenaga Kesehatan yang ingin mengabdikan dirinya di instansi kesehatan, diwajibkan untuk mengikuti UKOM guna mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR). Sesuai aturan perundang-undangan fisiterapi atau profesi kesehatan lainnya dalam menjalakan praktik profesinya pada masyarakat wajib memiliki STR. Menyelenggarakan Try Out (TO) Uji Kompetensi Fisioterapi Indonesia yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan individu/mahasiswa dalam menjawab soal-soal uji kompetensi fisioterapi dan juga memperkenalkan interface atau aplikasi yang digunakan dalam uji kompetensi. Fisioner menyelenggarakan pelatihan atau edukasi terkait try out untuk dapat mnemahami tipe-tipe soal agar terus bagi mahasiswa sesuai dengan kriteria soal uji kompetensi fisioterapi, serta mendapatkan edukasi terkait tips menjawab soal-soal uji kompetensi fisioterapi Indonesia. Diharapkan dengan diadakan try out fisioner dapat melaksanaan uji kompetensi fisioterapi terutama fokus pada persiapan-persiapan (input) uji kompetensi fisioterapi. Untuk mencapai output yang memuaskan .
Media Edukasi Video Untuk Meningkatkan Breastfeeding Self-Efficacy (Efikasi Diri Menyusui) Diki Retno Yuliani; Septerina Purwandani Winarso; Riza Amalia Amalia; Adnan Faris Naufal
Jurnal Sains Kebidanan Vol 4, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v4i2.9289

Abstract

Breastfeeding self-efficacy dapat berpengaruh terhadap keberhasilan menyusui. Upaya meningkatkan breastfeeding self-efficacy dapat melalui pemberian edukasi tentang menyusui, salah satunya dengan media edukasi video. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kelas online persiapan menyusui menggunakan media video terhadap breastfeeding self-efficacy. Desain penelitian one group pretest-posttest, sampel ibu hamil Trimester III di Wilayah Puskesmas II Sokaraja dan Puskesmas II Kemranjen, Kabupaten Banyumas sejumlah 23 orang. Data diambil pada bulan Oktober-November tahun 2022. Media edukasi video yang yang diberikan terdiri dari 11 video, dibagikan melalui grup WhatsApp. Instrumen menggunakan breastfeeding self-efficacy scale-short form (BSES-SF) dan Analisa data menggunakan paired sample t-test. Kelas online persiapan menyusui dengan media edukasi video berpengaruh terhadap breastfeeding self-efficacy. Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh media edukasi video terhadap keberhasilan menyusui dan keberhasilan ASI eksklusif.
Edukasi Pemasangan Tali Sepatu Untuk Melatih Kemandirian Pada Siswa Kelas 4-6 SDLB Tuna Grahita Surakarta Ashabul Jannah Kholiliyah; Afifah Nur Fauzani; Nurrofifah Luthfi Amjad; Alya Aufa Gamal; Klarissa Salsa Bila Maharani; Arif Pristianto; Adnan Faris Naufal
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): November 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v3i1.128

Abstract

Anak tunagrahita adalah anak dengan kemampuan intelektual dan kognitif yang berada di bawah rata-rata anak pada umumnya. Anak dengan tunagrahita biasanya kurang baik dalam keterampilan untuk kegiatan sehari-hari secara normal, tingkat kemandirian anak tunagrahita juga kurang dari anak seusianya. Tingkat kemandirian yang rendah dapat mengganggu aktivitas kehidupan sehingga diperlukan penanganan khusus untuk meningkatkan kemandirian pada anak tunagrahita. Tujuan pelatihan untuk melatih kemandirian anak tunagrahita dalam aktivitas mengikat tali sepatu. Metode yang digunakan yaitu mahasiswa berpartisipasi secara langsung dalam kegiatan yang diselenggarakan dari diskusi hingga penatalaksanaan acara di SDLB C Tuna Grahita Surakarta. Permainan yang diberikan seperti mengikat tali sepatu, menyamakan angka, dan menyamakan warna. Hasil kegiatan dengan memberikan permainan tersebut meningkatkan kemandirian dan kognitif pada anak tunagrahita. 
POLA ASUH PADA ANAK AUTISM Bagas Satrio Wibowo; Adnan Faris Naufal
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengasuh anak adalah salah satu tugas penting bagi setiap orang tua demi tumbuh kembang anak yg optimal. Pada kenyataannya tidak semua anak terlahir dalam keadaan sempurna tidak sedikit pula anak lahir dengan berkebutuhan khusus. mempunyai anak berkebutuhan khusus merupakan salah satu faktor penyebab stress dan beban bagi orang tua baik secara fisik dan mental. salah satu jenis dari anak berkebutuhan khusus adalah anak autis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan dilakukan wawancara secara mendalam. Hasil penelitian menemukan 1) Ketiga subjek yang merupakan ibu rumah tangga dapat membagi waktu antara mengurus pekerjaan rumah dan mengasuh anak Autis dengan baik. 2) orang tua selalu bersabar dalam mengajari anak untuk kegiatan hariannya seperti mandi dan memakai baju dsb. 3) orang tua melibatkan anak dalam kehidupan sehari-hari seperti, mencuci dan memasak. 4) memberikan perlakuan khusus seperti diet makanan dan mengikuti terapi.
Co-Authors Adelia Rahmayanti Adindha Puteri Ayu Zahwani Afifah Nur Fauzani Agus Widodo Agus Widodo Almas Awanis Alya Aufa Gamal Alya Yuanita Ramadhanti Amalia Faradilla Rahim Amalia Ferina Anggraeni Amaliyah Hana Safitri Ana Triasari Anas Pradana Anggita Nurul Ikshanty Anggun Pramudya Putri Anida Azkia Fitri Anindhita Mella Pratama Anisa Asri Pratiwi Annisa Fitri Dewi Annisa Khusnul Khotimah Anzela Rosepti Farlinda Arif Pristianto Arif Setiawan Arin Supriyadi Ashabul Jannah Kholiliyah Atikah Itsna Zulfatirrohman Atikah Nurulinsani Aura Anisa Caesar Riskia Ayu Nisa Fransiska Azizah Ridha Syaiful Bagas Satrio Wibowo Berta Arwi Yunita Daru Mukti Baehaqi Desty Tri Rahmadhani Deti Juriansari Diajeng Sabina Purwagayatri Diajeng Sabina Purwagayatri Diki Retno Yuliani, Diki Retno Dini Afriani Khasanah Dini Afriani Khasanah Dinik Ayundya Marlis Durratun Nafi&#039;ah Dwi Rosella Komala Sari Egalia Novika Hidayat Eka Salsabila Mardiani Putri Elif Nur Efendi Eri Fersiana Safitri Eva Arnaz Sari Farid Rahman Fenisa Nurul Hidayah Firdaus, Hilman Muhammad Fitri, Anida Azkia Galih Adhi Isak Setiawan Gita Shofwa Lahati Hafizhah Putri Ilma Darojati Hana Laila Nabilah Hariani Wahyu Ningtyas Herlambang, Rahmat Hidayat Sukri Hikmah Ma’rifatul Azizah I Ketut Suada Ibnu Charis Rachmanda Istimrorul Najibatil Fikriyah Istimrorul Najibatil Fikriyah Jihadilia Islami Putri Khairunnisa Pebriana Khasanah, Dini Afriani Khusniyati Masykuroh Kingkinarti Kingkinarti Klarissa Salsa Bila Maharani Kurnia Febriani Harahap Lusi Amalia Triyani M Irfan Alhady M. Fahreza Ramadani M. Halim M. Rayyan Berliansyah Marlita Prasetyani Mediano Melania Kartika Sari Melati Ulee Keumala Melur Belinda Mely Erlika Sari Merina Merina Muhamad Nasuka Muhammad Dhaffa Karyanto Muhammad Nizar Siddiq Muhammad Raihan Ishad Mulatsih Nita Utami Nabila Ardelia Zahra Nabila, Aulia Safa’ Nadiah Ulfah Nadya Aqsha Tamarinda Naliatul Muna Nanda Dwi Mahardika Nesa Oktavia Toligaga Ni Luh Gadung Widyaningrum Nisya Khairani Simatupang Noor Ifah Wahyuni.H Nur Indah Swariningrum Nuristiqomah Dwi Putri Nurrofifah Luthfi Amjad Nurul Azizah Nurul Fikri Mufidah Oktaviani Fitriyah Orlens Rambu Jeara Perdana, Suryo Saputra Pramudita Widi Ismara Pramudya Kurnia Prilliya Artika Puji Eva Annisaa Puspita Asri Pradipta Rahmi Windhy Astari Renny Hidayati Zein Reza Arshad Yanuar Riast Eka Oktaviana Rina Kusuma Wardani Risa Fitri Kurniati Riza Amalia Rizki Setiawan Rizqi Mutia Andini Samiyem, Samiyem Saskia Maulina Savilla Dara Ardiani Savilla Dara Ardiani Savilla Dara Ardiani Septerina Purwandani Winarso Shafira Dilla Setya Ardana Siti Khadijah Siti Maryam Siti Raihani Sitti Qomariyah Diu Sri Yunanto Stevenny Aulia Risbiyanto Syarif Hidayat Talitha Qanitah Taufik Eko Susilo Taufiq Anwar Tiara Fatmarizka Ulfa Noviyana Vivin Sari Sukmawati Wahyu Tri Sudaryanto Wijianto - Wina Rohmadhani Yan Ari Tya Dharmawan Yasyfi Addiningsih Yayu Latifah Yudha Setya Farisna Yudith Leo Bantara Yuliana Davi Yusria Apriliani Zahra Almadani Zahra Fatmawati Jabir Zara Sugiyarti Zunitasari Kholifah Islamiatun