Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN PENGGUNAAN MATA PANCING DAN JAKET TUNA TERHADAP KECEPATAN PENARIKAN HASIL TANGKAPAN TUNA (Thunnus albacares) DENGAN ALAT TANGKAP PANCING ULUR DI PERAIRAN SUKABUMI, JAWA BARAT Kristiawan, Hendrik Ari; Boesono, Herry; Fitri, Aristi Dian Purnama
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 1: Januari, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.007 KB)

Abstract

Tuna jacket in appliance assist handling at the time of tuna caught with fishing rod postpone which attached or utilized by fish-hook time of fishing rod postpone capture target fish hooking, functioning as a means of protector or eaten of haul fish to be preyed or eaten by other fish and tie down peripatetic capture fish to be quickly become death.Purpose of this research is to know and analyse influence of usage of appliance assist in the form of tuna jacket to time withdrawal of fish haul of tuna and know difference of tuna haul by using optometry fish between number 2 and number 5. Method which used in this research that is eksperimental because data not yet been obtained and not yet made available so that variable to be measured have to be awakened its data pass attempt, observation to new data can be run after conducted the attempt.Result of from method of experimental obtained bydata which to show that caught fish use tuna jacket can be pulled with short meter if compared to if without using appliance assist the because [at] appliance assist the tuna jacket can close tuna gill fin in order not to be open so that gill moment closed hence fish incapable of breathing and will quickly weaken easier so that for haul. While for the difference of fishing rod eye don't have influence because its true result of which got much the same to.
Analisis Kepuasan Pengguna Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, Bali Malinda, Delza; Boesono, Herry; Wijayanto, Dian
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 4: Oktober, 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.104 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN)  Pengambengan memiliki peran strategis dalam pembangunan perikanan dan kelautan yaitu sebagai pusat atau sentral kegiatan perikanan laut. PPN Pengambengan dituntut untuk meningkatkan kualitas dan pendayagunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk tingkat kepuasan pengguna PPN Pengambengan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif, metode analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, Customer Satifaction Index (CSI) dan Importance and Performance Analysis (IPA). Nilai tersebut menunjukan bahwa kinerja PPN Pengambengan baik. Nilai Indeks Kepuasan pengguna berupa nelayan dan bakul masing- masing adalah 70,32% dan 75,76% artinya pengguna PPN Pengambengan puas dengan pelayanan atau kinerja dari PPN Pengambengan.
TINGKAT PEMANFAATAN DAN KEBUTUHAN FASILITAS DASAR DAN FUNGSIONAL DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA SIBOLGA TAPANULI TENGAH DALAM MENUNJANG PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP Bangun, Yoel Suranta; Rosyid, Abdul; Boesono, Herry
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 1: Januari, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.241 KB)

Abstract

Wilayah pantai Barat Sumatera yang termasuk dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan RI (WPP-RI) 572 tercatat memiliki potensi sumberdaya perikanan tangkap 1.353.000 ton pertahun dan dari potensi tersebut maka, Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan dan pengembangan ekonomi perikanan yang berbasis perikanan tangkap dan diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas-fasilitas di PPN Sibolga, menganalisa tingkat pemanfaatan dan kebutuhan fasilitas dasar dan fungsional, serta melakukan analisa strategi optimalisasi  PPN Sibolga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2014 di PPN Sibolga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pengambilan sampel Purposive Sampling serta menggunakan analisa data yaitu analisa tingkat pemanfaatan fasilitas, analisa estimasi dan analisis SWOT. Hasil penelitian diperoleh bahwa fasilitas-fasilitas yang ada di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga kondisi fisiknya masih baik dan masih layak pakai, dengan tingkat pemanfaatan alur pelayaran 79%, luas kolam pelabuhan 31%, dermaga 74% dan TPI 19%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Tingkat pemanfaatan dan kebutuhan fasilitas dasar dan fungsional keseluruhan belum termanfaatkan secara optimal. Hasil analisis SWOT didapatkan hasil penerapan strategi S-O (Strength-opportunity) yang artinya Strategi dalam penerapannya menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan suatu peluang. West coast area of Sumatera island is included to fisheries management zone RI (WPP-RI) 572 that known  possessing  fisheries potential up to 1.353.000 ton per year and fronthet prospect Sibolga Nusantara fishing port expected to be the economy growth and development center based on fisheries and expected to have an impact to increasing the social welfare. The study aims to determinate the condition of facilities, to analyze the utilization rate and necessity of the basic and functional facility and analyze optimization strategies to be applied in the development of PPN Sibolga. This study held on march 2014 at Sibolga Nusantara fishing port. The method used in this study was descriptive method and purposive sampling analysis of the utilization rate of facilities, analysis estimated and SWOT analysis were used in this study. The result obtained that the existing facilities at the Sibolga nusantara fishing port was still good condition and still proper to use, with the cruise line utilization rate 79%, 31% harbor pool, pier 74%, 19% TPI. From these result could be concluded than the optimization of basic facilities and fully functional facilities have not been utilized optimally. While the result obtained from the application of SWOT analysis S-O strategy (Strength-Opportunity) which means that the strategy in its application to use force to take advantage of an opportunity.
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN MINI PURSE SEINE DI PPN PENGAMBENGAN, JEMBRANA, BALI Wijayaningrum, Rati; Boesono, Herry; Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.877 KB)

Abstract

Nelayan merupakan pekerjaan utama pada masyarakat yang tinggal di daerah pesisir. Namun sering dikatakan bahwa masyarakat nelayan lebih dikenal sebagai masyarakat miskin karena jeleknya pengelolaan keuangan dan tingginya ketergantungan terhadap cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi tingkat kesejahteraan juragan dan ABK mini purse seine di PPN Pengambengan Jembrana Bali. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 Desember 2016 sampai dengan 5 Januari 2017. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat nelayan, yang terdiri dari sub populasi juragan dan sub populasi ABK. Jumlah sampel yang diambil yaitu 9 orang juragan, 5 orang juru panggung, dan 82 orang ABK. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam yang dilengkapi daftar kuisioner dan juga observasi langsung di lapangan. Teknik analisis data indikator kesejahteraan BPS serta analisis Nilai Tukar Nelayan (NTN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan nelayan mini purse seine yang dianalisis menggunakan indikator kesejahteraan BPS, bahwa nelayan juragan dan juru panggung 100% sangat sejahtera dan nelayan ABK 87,4% sangat sejahtera 12,6 % sejahtera. Analisis secara parsial, NTN juragan rata-rata sebesar 1,55 dan NTN ABK rata-rata sebesar 1,11 dan NTN juru panggung sebesar 2,86 yang menunjukkan bahwa nelayan juragan dan ABK termasuk dalam kriteria sejahtera tinggi.
ANALISIS HUBUNGAN PANJANG KAPAL DAN PANJANG JARING PAYANG JABUR (BOAT SEINE) TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI ASEMDOYONG PEMALANG Putri, Meygawati Nugraha; Boesono, Herry; Sardiyatmo, dan
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.441 KB)

Abstract

Kabupaten Pemalang merupakan salah satu daerah pendukung perikanan di Pantai Utara Jawa, yang memiliki perairan potensi untuk daerah penangkapan ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara panjang kapal dan panjang jaring Payang Jabur terhadap hasil tangkapan ikan yang didaratkan di PPP Asemdoyong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, bersifat studi kasus. Pengambilan sampel dengan metode proportional stratified random sampling dengan jumlah sampel 26 kapal. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara dan kuesioner terhadap nelayan Payang Jabur. Analisa data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, uji normalitas residual dan regresi linier berganda yang diolah dengan SPSS 16. Hasil analisis regresi berganda diperoleh nilai F-hitung 70,444 > F-tabel 3,42 dengan signifikasi 5% (α=5%) dan Y = 158.231 + 0,153 X1 + 0,006 X2 + e. Beberapa jenis ikan hasil tangkapan utama jaring Payang Jabur antara lain ikan Teri Nasi (Stolephorus sp), Tenggiri (Scomberomerusi sp), Tongkol (Auxis sp), Bawal Hitam (Formio sp), Kembung (Rastrelliger sp) dan Tembang/Jui (Sardinella fimbriata). Sedangkan dari uji t dapat disimpulkan bahwa penggunaan kedua variabel bebas secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan ikan terutama dari variabel panjang jaring Payang Jabur tersebut.
UJI KECEPATAN PERAHU SOPEK DENGAN MENGGUNAKAN PROPELLER DUA DAUN DAN TIGA DAUN DI PERAIRAN TAMBAK LOROK SEMARANG Aini, Ida Nur; Boesono, Herry; Setiyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 4: Oktober, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.864 KB)

Abstract

Salah satu penentu keberhasilan opersai penangkapan ikan adalah faktor kecepatan kapal. Kecepatan kapal merupakan jarak yang ditempuh dalam kurun waktu tertentu untuk menghasilkan tangkapan. Kecepatan ini dipengaruhi oleh besaran mesin, umur mesin, Jumlah daun propeller, dan sudut kemiringan as propeller. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2015 di perairan Tambak Lorok Semarang. Tujuan penelitia ini adalah menganalisis perbedaan kecepatan yang dihasilkan pada perahu dengan perbedaan jumlah daun propeller, menganalisis efisiensi pemakaian bahan bakar minyak bensin, serta menganalisis propeller yang sesuai dan lebih efisien. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental fishing dan metode deskriptif. Analisa data diolah menggunakan Ms. Excel dengan uji t-Test. Hasil analisa data menunjukkan bahwa perbedaan jumlah daun propeller berpengaruh terhadap kecepatan perahu dan konsumsi bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan untuk pengaruh perbedaan propeller terhadap kecepatan perahu yang dihasilkan propeller 2 daun lebih tinggi yaitu 9,07 knot, bila dibandingkan dengan  propeller 3 daun 8,99 knot. Berdasarkan hasil efisiensi pemakaian bahan bakar minyak bahwa penggunaan propeller 3 daun selama 30 menit dengan nilai 50,925% sedikit lebih efisien, bila dibandingkan dengan propeller 2 daun dengan nilai 49,075%. One of the success factor of fishing operation is boat speed.  Boat speed is the distancewithin  a certain period to produce catches. This speed is influenced by the amount of machinery, machine age, number of propeller shaft, and the angle of the propeller axles. The research was conducted in April 2015 in Tambak Lorok, Semarang. The aim of the research is analyzing the difference of speed which is generated by boat with a difference number of propeller shaft, to analyze the efficiency of fuel consumption, and analyzing appropriate and more efficient propeller. The method used experimental fishing method and descriptive methods. Analysis of the data is processed  by Ms. Excel withT-Test. Results of the analysis showed that the difference  number of propeller shaft affects to the boat speed and fuel consumption. The results showed,effect of difference propeler toward speed boat which is generated by 2 propeler shaft  is higher at 9.07 knots, compared with the 3 propeller shaft 8,99 knots. Based on the results of the use of fuel efficiencyis the use of 3 propeller shaft  for 30 minutes with a value of 50.925% slightly more efficient, when compared with the 2 propeller shaft   with a value of 49,075%.
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN PANCING ULUR (Hand Line) DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) PALABUHANRATU SUKABUMI JAWA BARAT Guritno, Dyah Fatma Eka Rini; Wibowo, Bambang Argo; Boesono, Herry
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 3: Agustus, 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.868 KB)

Abstract

Pencanangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu sebagai kawasan industrialisasi perikanan tangkap di Kabupaten Sukabumi adalah hal yang sangat tepat, karena Palabuhanratu mempunyai Sumber Daya Alam (SDA) khususnya perikanan tangkap yang masih cukup melimpah dengan jumlah produksi pada tahun 2013 sebesar 7.972.483 kg. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk                menganalisis faktor-faktor tingkat kesejahteraan yang sesuai dengan kondisi nelayan juragan dan ABK Pancing Ulur (Hand Line) dan menganalisis tingkat perbedaan kesejahteraan nelayan juragan dan ABK Pancing Ulur (Hand Line) di PPN Palabuhanratu, Sukabumi Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan pengambilan sampel dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari Nilai Tukar Nelayan (NTN) hasilnya > 1 sehingga dapat dikatakan seluruh responden masuk dalam kriteria sejahtera. Sedangkan berdasarkan indikator kesejahteraan gabungan yang telah dianalisis, nelayan juragan dikatakan hidup sejahtera sedangkan nelayan ABK kurang sejahtera.  Archipelago Fishing Port Palabuhanratu as regional fisheries industrialization in Sukabumi is very precise, because having Palabuhanratu Natural Resources especially fisheries are still relatively abundant with the amount of production in 2013 amounted to 7,972,483 kg. The purpose of this research was to analyze the factors that correspond to the level of welfare conditions of fishing skipper and crew of War (Hand Line) and analyze the difference in the welfare of fishermen Fishing skipper and crew of War (Hand Line) in Archipelago Fishing Port Palabuhanratu, West Java. The method used is descriptive method that is both surveys using a quantitative approach and sampling with purposive sampling. Results showed that of the Fishery Term Of Trade Index the result is > 1 so that it can be said of all respondents in the criteria prosperous. While based on the combined welfare indicators that have been analyzed, fishing skipper said to live in prosperity while the less prosperous fishing crew.
ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI ALAT TANGKAP SODO (PUSH NET) DI DESA BEDONO KABUPATEN DEMAK Baihaqi, Fiqi; Boesono, Herry; Purna Fitri, Aristi Dian
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 7, No 2: April 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.451 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisis tingkat produktivitas dan faktor-faktor tersebut berupa ukuran tonase kapal (6 GT dan 7 GT), kekuatan mesin kapal (20 PK dan 24 PK), panjang jaring (14,3 – 16,6 m) dan jumlah trip (<20 dan >20 hari) dalam mempengaruhi hasil tangkapan alat tangkap Sodo. Metode yang digunakan adalah deskriptif studi kasus. Metode pengambilan sampel menggunakan sensus dan analisis data menggunakan analisis asumsi klasik, analisis fungsi Cobb-Douglas dan analisis produktivitas. Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan alat tangkap Sodo adalah jumlah  trip (sig < 0,05). Hubungan antara faktor-faktor produksi dengan produksi unit penangkapan Sodo (Push Net) dapat direpresentasikan dalam rumus regresi berganda, yaitu sebagai berikut: Y = -0,508 + 0,009 X1 + 0,007 X2 + 0,017 X3 + 0,021 X4. Nilai produktivitas berdasarkan ukuran kapal yaitu 0,54 dan 0,46 GT/Ton. Nilai produktivitas berdasarkan kekuatan mesin adalah 0,16 dan 0,13 PK/Ton . Nilai rat-rata produktivitas berdasarkan panjang jaring yaitu 0,21 m/Ton. Nilai rata-rata produktivitas berdasarkan jumlah trip adalah 0,18 hari/Ton.
ANALISIS EFISIENSI TEKNIS GENUINE PAYANG DAN MODIFIKASI PAYANG DENGAN WINDOWS SAMPING TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PERAIRAN KABUPATEN KENDAL Wicaksono, Gandung Kencono; Asriyanto, -; Boesono, Herry
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 2: April 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.534 KB)

Abstract

Alat tangkap Payang termasuk pukat kantong lingkar yang umumnya terdiri atas bagian kantong dan sayap. Efisiensi alat tangkap adalah kemampuan alat tangkap untuk menghasilkan hasil tangkapan yang lebih banyak jumlahnya. Dalam penelitian ini efisiensi alat tangkap payang genuine dengan payang modifikasi dengan windows samping dibandingkan. Pada percobaan pemberian windows samping dan ditutup oleh cover net, ikan dapat melepaskan diri melalui mata jaring yang lebih besar (windows samping) yang lalu ditangkap oleh cover net. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keadaan umum Kabupaten Kendal, menganalisis jenis hasil tangkapan dengan alat tangkap payang genuine dan payang modifikasi dengan windows samping di perairan Kendal, serta menganalisis efisiensi penangkapan dengan alat tangkap payang genuine dan payang modifikasi dengan windows samping di perairan Kendal. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2013 yang bertempat di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tawang, Kendal,Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental sebanyak 16 sampel. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik.Hasil penelitian ini didapatkan dari uji efisiensi perbandingan yang menyatakan bahwa payang genuine lebih efisien dibandingkan payang modifikasi dengan windows samping. Dapat dilihat dari nilai efisiensi payang genuine sebesar 54% sedangkan payang modifikasi dengan windows samping sebesar 46%. Adanya perbedaan antara payang genuine dengan payang modifikasi dengan windows samping terhadap jumlah hasil tangkapan dan windows samping pada modifikasi payang tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah hasil tangkapan. Payang belongs to seine net which generally consists of cot end and wings.Payang constitute tools for fishing pelagic fish which used for fisherman in Kendal regency. Efficiency of fishing gear are the capability fishing gear to produce a lot of haul. On this research efficiency payang fishing gear genuine against payang with modification and side windows been compare.In research giving side windows dan closing by cover net, fish could release of it self through the bigger mesh (side windows) and than being catched by cover net. The purpose of this research are to knowing what kind of  haul through fish gear modification payang with side windows in kendal. Along to analysis efficiency catching of  through fish gear modification of payang with side windows in kendal. The research implemented on june, 2013 in fishery beach harbor Tawang, Kendal. The method been used in this research are experimental method in summary sixteen sample. Data Analysis Method been used in this research is statistic analysis.These results available from the comparative efficiency test states thatis more efficient than the genuine payang. Payang modification of the side windows. It can be seen from the value of genuine payang efficiency by 54% while payangmodified with side windows by 46%. The difference between the genuine payang. Payang modifications to the side windows of the a mount of the catch and the side windows on payang modification does not significantly affect the number of catches.
ANALISIS SURVIVAL RATE TAWES (Barbonymus gonionotus) TERHADAP PERBEDAAN SALINITAS SEBAGAI ALTERNATIF UMPAN HIDUP PADA PENANGKAPAN CAKALANG Mulyanti, Yuni; Boesono, Herry; Sardiyatmo, Sardiyatmo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 7, No 1: Januari, 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.914 KB)

Abstract

Umpan merupakan faktor pembatas dalam penangkapan cakalang. Saat ini ketersediaan umpan hidup sangat terbatas karena sifatnya musiman, sumberdaya yang terbatas, dan cenderung mahal. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah penggunaan Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus) sebagai umpan hidup melalui cara aklimatisasi salinitas untuk meningkatkan daya tahan hidup Tawes saat digunakan sebagai umpan hidup di laut. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai September 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus) sebagai umpan hidup berdasarkan aspek teknis dan ekonomis. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan dua tahap pelaksanaan, yakni penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ikan Tawes dapat direkomendasikan sebagai umpan hidup dilihat dari nilai score sheet yang telah dibuat. Survival rate Ikan Tawes mencapai 92% dengan skor yang didapat yakni: (1) Bukaan operkulum: 13,2 (direkomendasikan), (2) Nafsu makan: 15,3 (direkomendasikan), (3) Pergerakan: 16,9 (direkomendasikan), (4) Posisi atau penyebaran ikan: 18 (direkomendasikan), (5) Ciri fisik: 16,6 (direkomendasikan). Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus) bisa menjadi atraktan karena mampu bergerak secara aktif sampai menit ke 20 dan dapat mempertahankan warna tubuhnya. Harga Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus) lebih murah dibanding ikan bandeng atau teri yang biasa menjadi umpan ikan cakalang dengan harga beli Rp 200,- per ekor. 
Co-Authors - Asriyanto - Ismail - Pramonowibowo - Sardiyatmo Abdul Kohar Mudzakir Abdul Kohar Muzakir Abdul Rosyid Abdul Rosyid Achmad Zubaidi, Achmad Adiyanto, Fajar Agung Prasetiyo Agus Hartoko Agus Suherman Akhmad Fadhlul Mubin Andini, Anisa ASti Anggarasatya Primadjati Angriani, Farah Diba Annisa Rizki Ramadhani, Annisa Rizki Aristi Dian Purnama Fitri Aristi Dian Purnamafitri Aristi Fitri Aryany Chandra Wahyu Wijayanti, Aryany Chandra Wahyu Asriyanto Asriyanto Azis Nur Bambang Aziz Nur Bambang Bagus Mukti Wibowo, Bagus Mukti Baihaqi, Fiqi Bambang Argo Wibowo Bogi Budi Jayanto Bogi Budi Jayanto Bogi Budi Jayanto Bramasto Nugroho Candra Pradhika Mulya Kusuma dan Pramonowibowo dan Sardiyatmo Desca E Dewi Dian Ayunita NND Dian Ayunita Nugraheni Nurmala Dewi Dian Wijayanto Dr. Sardiyatmo Dwi Yoga Gautama Dyah Fatma Eka Rini Guritno Edhi Bachtiar Muslim, Edhi Bachtiar Ega Adhitya Eko Susanto Emylyani Nurdyana Ervan Bakhtiar Esalistya Nuring Kirana, Esalistya Nuring Faik Kurohman Faisal Kahfi Aliyubi, Faisal Kahfi Faishol Ubaidillah Ficka Pratama Galih Suryo Muktiono Gandung Kencono Wicaksono Godi Prakasa Hanefa Elola Iporenu Hapsari Larasati Haris Yudho Pratomo Hendrik Ari Kristiawan Herna Octivia Damayanti, Herna Octivia Hestyavida Nugraheni Husnul Yaqin Harahap, Husnul Yaqin Ida Nur Aini, Ida Nur Indah Susilowati Indradi Setiyanto Izza Anshory Koerul Anwar Kukuh Eko Prihantoko Kukuh Eko Prihantoko Kusnadi, Danar Mahendra Kusuma Dewi Ratnasari, Intan Listyo Rahayu Liya Tri Khikmawati, Liya Tri Malinda, Delza Manalu, Intan Rosari Melina Antika Mentari Romadhani, Mentari Meygawati Nugraha Putri Mohammad Taubatullah Isyak Perdana, Mohammad Taubatullah Isyak Muhamad Farikin, Muhamad Muhammad Huda Muhammad Isa Ardhan, Muhammad Isa Mulyanti, Yuni Mumtazah, Lina Asna Nisa Maisyaroh Nur Fajriah, Tria Nisma Nusa Putra, Wisnu Galuh perangin angin, maria kinarta Permana, Arief Rivaldi Prihantoko, Kukuh Eko Pujianto S.Pi. Purna Fitri, Aristi Dian Raisyanfa Zasti Rasti Eka Putri Rifky Pramadya Risky Aditya Nusantara Rizkha Ayudya Yuliasari Rosalinda Nababan Sardiyatmo Sardiyatmo Sari, Velysiana Ayunda Puspita Savino Nisen Ardandi Sejati, Lucky Pratitis Septian Adi Kurniawan, Septian Adi Sinta Andriyani Sischa Silviana Febrianti Stefanus Bayu Aji, Stefanus Bayu Stella Anggityarini Subehi, Sutikno Suci Asrina Ikhsan Sutrisno Anggoro Timotius Tarigan Tri Wahyu Wibowo Trisnani Dwi Hapsari Trisnani Hapsari Utami, Farras Widiaputri Wahyu Rizki Wulandari Wijayaningrum, Rati Wulandari, Peni Yoel Suranta Bangun Yupi Aulia Harahap Zaki Mujib Zulyani Zulyani