Articles
Analisis Pengaruh Panjang Tali terhadap Frekuensi pada Pendulum Sederhana
Dalilah Adyanti Putri;
Afrisya Zahira Niswandia;
Rahmawati Rahmawati;
Ifa Hafidotur Rohmatu Zahiro;
Sri Wahyuni;
Rayendra Wahyu Bachtiar
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpm.v14i2.1594
Getaran Harmonis Sederhana (GHS) adalah gerakan bolak-balik suatu benda melalui titik keseimbangannya dengan frekuensi dan amplitudo yang konstan. Pendulum sederhana merupakan bentuk eksperimen yang umum digunakan dalam pembelajaran IPA untuk menjelaskan konsep getaran harmonis sederhana yakni suatu sistem yang bergerak dan bergetar secara periodik yang terdiri dari benda dengan massa tertentu yang diikat dan dikaitkan dengan benang atau tali tak bermassa (dengan massa yang diabaikan). Bandul adalah benda yang digantung pada tali atau batang dan dapat berayun bolak-balik melalui titik keseimbangannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi frekuensi ayunan bandul yaitu panjang tali, percepatan gravitasi, dan massa bandul. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh panjang tali terhadap frekuensi getaran ayunan bandul pada massa yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan memvariasikan panjang tali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi getaran berbanding terbalik dengan panjang tali. Artinya, semakin panjang tali, semakin kecil frekuensi getarannya. Hal ini dibuktikan melalui hasil eksperimen pendulum sederhana yakni pada data perbandingan pada panjang tali yang berbeda.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri terbimbing disertai LKPD berbasis Multi Representasi terhadap Aktivitas Belajar dan HOTS siswa SMP kelas VIII
Leny Nurfalina;
Sri Wahyuni;
Ulin Nuha
ScienceEdu Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19184/se.v7i1.46946
The purpose of this research is to study the influence of implementing the guided inquiry learning model accompanied by multi-representation-based LKPD on substance stress material on the learning activities and HOTS of class VIII junior high school students. This research used a sample of class VIII A as the experimental class and class VIII B as the control class. Data collection techniques include pre-test and post-test written tests, LKPD, observation, interviews and documentation. The results of data analysis using the HOTS independent sample t-test and learning activities show a sig. 2 (tailed) < 0.05, which means that the experimental class score is higher than the control class. So it can be concluded that learning using the guided inquiry learning model accompanied by multi-representation based LKPD has a significant effect on the activities and HOTS of junior high school students.
Pengembangan Pengembangan LKPD Berbasis Ethnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP: Sistematic Literatur Review
Sestritama Alega;
Sri Wahyuni;
Sri Rejeki Dwi Astuti;
Siti Shofa Assyifa'ul Qulbi Barid
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i04.37242
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang memanfaatkan ethnosains dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di jenjang Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini dilakukan dengan metode Systematic Literature Review, yang mengikuti langkah-langkah PRISMA dalam proses mencari, memilih, dan menganalisis artikel. Sumber artikel dikumpulkan dari basis data Google Scholar dan SINTA dengan rentang tahun 2021 sampai 2025 agar informasi yang didapat sesuai dengan perkembangan pembelajaran IPA terbaru. Ditemukan sebanyak 21 artikel yang memenuhi kriteria dan dianalisis untuk menemukan pola temuan yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis ethnosains efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan belajar yang kontekstual, eksploratif, dan dekat dengan budaya lokal siswa. Penyatuan nilai-nilai kearifan lokal dalam LKPD membantu siswa menghubungkan konsep ilmu pengetahuan dengan fenomena di sekitar mereka, sehingga meningkatkan pemahaman, kemampuan menganalisis, dan semangat belajar. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan E-LKPD berbasis ethnosains mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan mendukung kemandirian belajar. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ethnosains dalam pembuatan LKPD merupakan strategi yang relevan dan efektif untuk memenuhi tuntutan pendidikan abad ke-21 serta mendukung penerapan Kurikulum Merdeka.
Studi Literature: Pemanfaatan Virtual Reality Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA
Arintia Prasasti Setyo Ningrum;
Sri Wahyuni
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103475
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penggunaan virtual reality sebagai alat pengajaran dapat membantu siswa memahami ide-ide yang terkait dengan ilmu pengetahuan alam (IPA). Alat pembelajaran interaktif ini diharapkan akan mengatasi kesulitan dalam menyampaikan pengetahuan abstrak kepada siswa. Virtual Reality memberikan pengalaman pendidikan yang lebih komprehensif dan menarik, yang memungkinkan siswa untuk berpartisipasi lebih aktif. Melalui pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR), 20 publikasi yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025 dianalisis, dan 10 artikel dipilih untuk pemeriksaan lebih lanjut berdasarkan standar yang telah ditetapkan sebelumnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Virtual Reality meningkatkan Pemahaman konseptual, dan keterlibatan belajar siswa. Dengan menciptakan lingkungan belajar yang mendalam, Virtual Reality membantu siswa memahami ide-ide abstrak dengan lebih baik. Kesimpulan ini menunjukkan seberapa baik Virtual Reality dapat dimasukkan ke dalam pembelajaran sains dan menyarankan agar lembaga pendidikan mengadopsi strategi ini.
Studi Literatur: Analisis Penyebab Kurangnya Keterampilan Proses Sains Siswa SMP Dalam Pembelajaran IPA
Fitriatul Aulia Rahma;
Sri Wahyuni
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103421
Studi literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen yang berkontribusi pada rendahnya Keterampilan Proses Sains (KPS) di kalangan siswa sekolah menengah pertama dalam konteks pendidikan sains. Dengan menerapkan metode analisis deskriptif, penelitian ini meninjau 11 artikel yang diterbitkan antara tahun 2018 dan 2025, yang bersumber dari Google Scholar, dengan fokus pada akar masalah dan implikasi dari KPS yang lemah. Temuan utama mengindikasikan tiga isu krusial: strategi pengajaran yang kurang efektif yang didominasi oleh metode ceramah, kurangnya pemahaman guru terhadap KPS, serta keterbatasan sumber daya belajar dan sistem evaluasi yang tidak memadai. Studi ini menekankan pentingnya mengadopsi pendekatan pedagogis inovatif seperti Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), pembelajaran berbasis proyek, dan inkuiri terbimbing untuk meningkatkan KPS. Selain itu, pelatihan guru yang lebih intensif dan penyesuaian kurikulum juga disarankan untuk mengintegrasikan KPS secara lebih efektif. Penelitian ini menggarisbawahi urgensi penanganan tantangan-tantangan ini guna meningkatkan kualitas pendidikan sains dan membekali siswa dengan kompetensi ilmiah esensial untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0.
Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis EDP Dalam Mata Pelajaran IPA Siswa SMP: Kajian Literatur
Vinna Ariyani;
Rayendra Wahyu Bachtiar;
Firdha Yusmar;
Fauziyatul Iffah;
Sri Wahyuni
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103417
Pembelajaran IPA menumbuhkan rasa ingin tahu dan membentuk sikap positif terhadap sains. Pembelajaran IPA di abad 21 menuntut peserta didik memiliki keterampilan berpikir kritis dan kreatif, sehingga diperlukan media pembelajaran inovatif berbasis Engineering Design Process (EDP). Penelitian bertujuan mengkaji pemanfaatan media pembelajaran berbasis EDP pada mata pelajaran IPA di SMP melalui studi literatur. Pencarian literatur melalui Google Scholar dan Garuda Jurnal dengan rentang publikasi tahun 2015 sampai 2025 yang mencakup artikel bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Metode penelitian menggunakan analisis terhadap artikel-artikel yang relevan terhadap hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran seperti LKPD, LKS, Modul yang berbasis EDP berpengaruh signifikkan bagi siswa dan mempunyai persepsi positif bagi guru. EDP terdiri dari beberapa kemampuan yaitu asking, imagining, planning, creating, dan improving. Disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis EDP layak digunakan dalam pembelajaran IPA karena dinyatakan efektif mendukung pengembangan kompetensi abad 21.
Studi Literatur: Efektivitas Model Project-Based Learning dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa IPA SMP
Najma Fatimatuz Zakiyah;
Sri Wahyuni
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103424
Tingkat literasi sains siswa SMP di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu penyebab utamanya adalah dominasi metode pembelajaran konvensional yang kurang mengaitkan konsep sains dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan literasi sains siswa SMP melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 10 artikel ilmiah terbitan 2016–2025 dianalisis berdasarkan kriteria tertentu. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan literasi sains secara signifikan, terutama dalam menjelaskan fenomena ilmiah, merancang eksperimen, serta menganalisis data. Selain itu, model ini juga mendorong partisipasi aktif siswa dan mengaitkan pembelajaran dengan konteks kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, model PjBL terbukti sebagai pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA berbasis literasi sains di tingkat SMP.
Integrasi Ecoliteracy Dalam LKPD Untuk Menumbuhkan Kreativitas Ilmiah Siswa SMP Pada Pembelajaran IPA
Alvina Hermawaty;
Rayendra Wahyu Bachtiar;
Firdha Yusmar;
Fauziyatul Iffah;
Sri Wahyuni
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103419
Abad ke- 21 menuntut siswa memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif (4C’s), namun, pembelajaran IPA di SMP masih didominasi oleh pendekatan konvensional yang kurang mendukung pengembangan kreativitas ilmiah siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara teoritis integrasi ecoliteracy dalam pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk menumbuhkan kreativitas ilmiah siswa SMP pada pembelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber teoritis dan hasil penelitian terkait ecoliteracy, kreativitas ilmia, dan pengembangan LKPD. Hasil kajian telah menunjukkan bahwa integrasi ecoliteracy dalam LKPD berpotensi menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan interaktif, serta mendorong siswa berpikir ilmiah dan kreatif dalam menghadapi permasalahan lingkungan. Kajian ini memberikan landasan teoritis bagi pengembangan perangkat pembelajara IPA yang mampu menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan kepedulian lingkungan secara solutif.
Analisis Pengaruh Penggunaan Laboratorium Virtual (PhET Simulations) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SMP: Study Literature Review
Nilna Ulfia;
Sri Wahyuni
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103602
Studi ini menyoroti signifikansi inovasi pembelajaran yang didukung teknologi dalam memperdalam pemahaman siswa terhadap konsep-konsep ilmiah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak penggunaan laboratorium virtual, khususnya PhET Simulations, terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui pendekatan tinjauan literatur. Metodologi yang diterapkan adalah tinjauan literatur sistematis, di mana 12 artikel jurnal yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 dikumpulkan dari Google Scholar. Basis data ini dipilih karena reputasinya dalam menyediakan akses ke publikasi ilmiah baik di tingkat nasional maupun internasional. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian meliputi "dampak," "pemanfaatan lab virtual," "simulasi PhET," dan "hasil belajar IPA SMP." Temuan dari analisis literatur ini secara konsisten menunjukkan bahwa PhET Simulations memberikan kontribusi positif yang substansial terhadap peningkatan hasil belajar IPA, terutama dalam aspek pemahaman konseptual dan peningkatan motivasi belajar. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa laboratorium virtual merupakan opsi yang sangat efektif dalam pengajaran IPA di jenjang SMP, memfasilitasi proses belajar yang lebih interaktif dan terintegrasi dengan teknologi.
Analisis Peningkatan Scientific Creativity Siswa Melalui Model Pembelajaran Inovatif: Kajian Pustaka Sistematis
Amanda Putri Elysia;
Sri Wahyuni;
Rayendra Wahyu Bachtiar;
Firdha Yusmar;
Fuziyatul Iffah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103420
Di era revolusi industri 4.0, pengembangan scientific creativity pada siswa menjadi aspek krusial dalam pendidikan sains. Penelitian ini melakukan kajian sistematis terhadap 10 artikel penelitian terpublikasi antara tahun 2015-2023 untuk menganalisis efektivitas berbagai model pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kreativitas ilmiah siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan systematic review dengan tahapan identifikasi, evaluasi, interpretasi, dan sintesis terhadap artikel-artikel terkait dari database Scopus, Google Scholar, dan Science Direct. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) menunjukkan dampak signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir divergen siswa. Sementara itu, model pembelajaran berbasis inkuiri (inquiry-based learning) efektif dalam mengembangkan kemampuan merumuskan hipotesis dan merancang eksperimen kreatif. Integrasi teknologi digital seperti simulasi virtual dan augmented reality juga terbukti mampu menstimulasi imajinasi ilmiah siswa. Faktor kunci pendukung meliputi: (1) desain pembelajaran yang berorientasi pada masalah autentik, (2) lingkungan belajar yang mendorong eksplorasi bebas, dan (3) sistem penilaian yang mengakomodasi orisinalitas ide. Implikasi penelitian ini menyoroti perlunya pengembangan kerangka kerja pedagogis yang mengintegrasikan dimensi kreativitas dalam kurikulum sains, serta pentingnya pelatihan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran inovatif.