Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kemandirian Belajar Siswa SMP Negeri 1 Kencong Berdasarkan Lima Aspek Utama Maulidya Anugrah Widya Permata; Sri Wahyuni; Sri Rejeki Dwi Astuti; Siti Shofa Assyifa'ul Qulbi Barid
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4331

Abstract

Kemandirian belajar merupakan salah satu keterampilan penting yang diperlukan siswa untuk menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Siswa diharapkan mampu mengatur, mengarahkan, dan mengevaluasi proses belajarnya secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemandirian belajar siswa SMP Negeri 1 Kencong berdasarkan lima aspek, yaitu tanggung jawab, progresif, inisiatif, pengendalian diri, dan kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert empat pilihan yang diberikan kepada 36 siswa yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dianalisis menggunakan teknik persentase untuk menentukan kategori tingkat kemandirian belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar siswa secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan persentase rata-rata 79,55%. Aspek kepercayaan diri dan pengendalian diri berada pada kategori tinggi, sedangkan aspek inisiatif, progresif, dan tanggung jawab berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa telah memiliki kemampuan belajar mandiri yang baik, namun peningkatan masih diperlukan terutama pada aspek inisiatif, progresif, dan tanggung jawab agar kemandirian belajar berkembang secara optimal.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN APLIKASI QUIZIZZ PADA MATA PELAJARAN IPA SMP Erica Meilia Safitri; Sri Wahyuni; Nur Ahmad
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 14, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v14i1.15212

Abstract

Tuntutan pendidikan di abad 21 yaitu pendidik harus memiliki inovasi dengan bantuan teknologi. Proses asesmen merupakan hal yang penting dilakukan untuk mengukur keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan, dan efektivitas insturmen asesmen keterampilan berpikir kritis berbasis quizizz dengan model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE. Teknik analisi data menggunakan lembar validasi, lembar hambatan, dan lembar angket respon peserta didik. Hasil penelitian validitas yaitu 86,19%, reliabilitas 0,80 soal pilihan ganda dan uraian singkat serta skor 0,70 soal esai. Hasil validasi butir soal, daya pembeda, dan taraf kesukaran butir soal cukup baik. Hasil kepraktisan instrumen yaitu praktis digunakan dan hasil efektivitas dengan skor 88,9%. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yaitu pengembangan instrumen asesmen keterampilan berpikir kritis berbasis quizizz pada pembelajaran IPA SMP cukup baik dan reliabel untuk digunakan.
Development of a Digital Literacy Assessment Instrument for Junior High School Students Using Zep Quiz Media in Ecoprint Batik Learning Sri Wahyuni; Dika Ning Pratiwi; Julia Astutik
ISEJ : Indonesian Science Education Journal Vol. 7 No. 2 (2026): February-May
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/isej.v7i2.1922

Abstract

Digital literacy has become an essential competency for students in the 21st century, particularly in science learning that integrates technology and contextual learning resources. However, appropriate assessment instruments to measure students’ digital literacy skills are still limited. This study aimed to develop a valid and reliable instrument for assessing junior high school students’ digital literacy skills using Zep Quiz media in the context of ecoprint batik learning. The research employed a Research and Development (R&D) method using the Borg and Gall model, which was modified into several stages: problem analysis, planning, product design, expert validation, product revision, small-scale testing, operational revision, and large-scale testing. The participants of this study were 125 junior high school students. Data were collected through observation, questionnaires, and digital literacy assessment tests. The results of expert validation indicated that the developed instrument was highly valid. Item validity analysis showed that all test items met the validity criteria. Furthermore, the reliability coefficient of the multiple-choice test in the large-scale trial reached 0.762, which is categorized as high reliability. These findings indicate that the developed instrument is valid, reliable, and feasible to measure students’ digital literacy skills in science learning using Zep Quiz media integrated with ecoprint batik materials.
PENGUATAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA KURIKULUM MERDEKA UNTUK MEMBENTUK PROFIL PELAJAR PANCASILA: STUDI LITERATUR Lintang Safitri; Maya Susanti; Cindy Anggun; Sri Wahyuni; Firdha Yusmar; Ulin Nuha
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 8 No 1, Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v8i1.1227

Abstract

The purpose of this research is to analyze the influence of local wisdom-based science learning in shaping the character of the Pancasila Student Profile. The main characteristics of the independent curriculum are the development of soft skills and the character of students in accordance with the Pancasila Student Profile. One of the essential lessons in the independent curriculum in science learning. Science learning in the independent curriculum aims to develop students’ basic abilities to analyze natural and technological phenomena that appear in everyday life systematically and critically. The development of science learning can be carried out according to regional advantages and uniqueness. The existence of this local wisdom element trains students to be able to scientifically study local wisdom in their surroundings. Planting and growing the value of local wisdom and the character of students can be referenced from learning science. The method in this research is a Literature Study using studies and research based on Google Scholar which consists of 5 articles, documents, and books based on publications in the last 10 years that are relevant to the research topic. The results of the analysis of the five articles show that science learning based on local wisdom can be used as a reference for learning to instill local wisdom values and students' character. So that it can make students who are characterized, competent, and behave in accordance with the values of Pancasila.
STUDI LITERATUR HUBUNGAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS DENGAN MINAT BELAJAR SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN IPA Ilhimimah Cahyani; Sri Wahyuni; Sri Rejeki Dwi Astuti; Siti Shofa Assyifa'ul Qulbi Barid
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1747

Abstract

Literasi sains merupakan kompetensi esensial yang harus dikuasai peserta didik pada abad ke-21 yang diperlukan siswa untuk memahami fenomena ilmiah, menyelesaikan masalah kompleks, dan menghubungkan konsep ilmiah dengan kehidupan sehari-hari. Namun Survei PISA hasilnya mengindikasikan bahwa tingkat literasi sains siswa di Indonesia masih berada di bawah standar internasional sehingga diperlukan perhatian pada faktor-faktor yang memengaruhi pencapaian belajar, termasuk minat belajar. Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan tingkat literasi sains dan minat belajar siswa SMP serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut melalui metode Systematic Literature Review (SLR) yang didasarkan pedoman PRISMA, mencakup identifikasi artikel dari Google Scholar, Crossref, dan Publish or Perish, penyaringan relevansi dan duplikasi, penilaian kelayakan melalui judul, abstrak, dan isi, serta sesuai syarat inklusi dan eksklusi hingga diperoleh 15 artikel yang layak dianalisis. Hasilnya menunjukkan bahwa literasi sains siswa umumnya berada pada kategori rendah hingga sedang, dipengaruhi oleh strategi pembelajaran, fasilitas belajar, dan kemampuan berpikir kritis, sementara minat belajar terbukti menjadi faktor internal yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep dan partisipasi siswa. Sebagian besar penelitian mengungkapkan bahwa minat belajar siswa cenderung meningkat seiring dengan tingginya tingkat literasi sains, sehingga memperlihatkan adanya hubungan positif antara kedua variabel tersebut.di mana peningkatan salah satu variabel turut memperkuat variabel lainnya.
INTEGRASI EKOTEOLOGI DAN ILMU LINGKUNGAN DALAM PEMBELAJARAN IPA BERBASIS CTL BERNILAI LESTARI: STUDI LITERATUR Ayu Sayyidatina Rahma; Siti Shofa Assyifa’ul Qulbi Barid; Sri Wahyuni; Sri Rejeki Dwi Astuti
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1771

Abstract

Krisis lingkungan global yang ditandai perubahan iklim dan kerusakan ekosistem menuntut pembelajaran IPA untuk menumbuhkan kesadaran ekologis yang terintegrasi secara ilmiah, etis, dan spiritual. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis integrasi Ekoteologi dan Ilmu Lingkungan berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran IPA sebagai upaya menanamkan nilai-nilai lestari. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang berpedoman pada langkah-langkah PRISMA dengan melakukan penelusuran artikel ilmiah dalam kurun waktu 2020-2025 dalam database Google Scholar menggunakan perangkat lunak Publish or Perish (PoP) versi 8. Proses pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan kombinasi kata kunci: “ Contextual Teaching and Learning (CTL)”, “ Islam Ecotheology ”, “ environment-based science learning ”, dan “ sustainable value ”. Hasil penelusuran awal kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, sehingga diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi Ekoteologi dalam QS. Al-Hijr [15]:19 melalui prinsip khalīfah dan mīzān dengan konsep Ilmu Lingkungan memperkuat pemahaman ilmiah sekaligus membentuk landasan moral-spiritual, sementara penerapan CTL berfungsi sebagai pendekatan pedagogis yang menghubungkan konsep ekologi dengan pengalaman siswa nyata, sehingga perilaku berkelanjutan dan praktik ekopedagogi, dalam misalnya pengelolaan limbah plastik. Implikasinya, pembelajaran IPA berpotensi menghasilkan karakter dan literasi ekologis bernilai lestari yang holistik, sejalan dengan kerangka Pendidikan Berbasis Iman untuk Pembangunan Berkelanjutan . Disarankan penelitian lanjutan menggunakan metode eksperimen untuk menguji efektivitas langsung model pembelajaran CTL berbasis Ekoteologi dan Ilmu Lingkungan terhadap peningkatan literasi pariwisata dan perubahan perilaku ekologis peserta didik.
LITERATUR REVIEW EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SMP Amanda Nabila Salsabila; Siti Shofa Assyifa’ul Qulbi Barid; Sri Rezeki Dwi Astuti; Sri Wahyuni
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1772

Abstract

Penelitian ini bertujuan meninjau efektivitas penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar IPA siswa SMP melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA. Data dikumpulkan dari Google Scholar menggunakan Publish or Perish 8 dengan kata kunci “Lembar Kerja Peserta Didik”, “hasil belajar IPA SMP”, dan “Problem Based Learning”, sehingga diperoleh 20 artikel dengan rentang tahun terbit 2020-2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa LKPD berbasis PBL secara konsisten meningkatkan hasil belajar pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotor melalui penguatan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, motivasi belajar, serta keterampilan eksperimen dan kolaborasi. Analisis lebih lanjut mengungkap bahwa LKPD berbasis PBL mampu memfasilitasi langkah penyelidikan ilmiah secara sistematis, mendorong aktivitas eksplorasi dan pemecahan masalah, serta menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21. Temuan ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan LKPD yang selaras dengan sintaks PBL, peningkatan kompetensi guru dalam implementasinya, serta perlunya penelitian lanjutan untuk menguji efektivitasnya pada variasi materi IPA dan karakteristik peserta didik yang berbeda.
Pengembangan E-LKPD (Lembar Kerja Elektronik) Sains Berdasarkan Model Pembelajaran "RADEC" untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur Hanif Krisna Adhiansyah; Mashudi Mashudi; Sri Wahyuni
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v15n2.p94-107

Abstract

Objective:  The Indonesian School of Kuala Lumpur is an educational institution established by the Indonesian Ministry of Education to facilitate learning for Indonesian students in Malaysia. This study aims to develop an electronic student worksheet (E-LKPD) to enhance students’ critical thinking skills at the Indonesian School of Kuala Lumpur. The study adopts the RADEC learning model, as it is considered capable of fostering optimal collaboration aligned with 21st-century learning competencies. Method: This study employs a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE development model. Data on validity were obtained from three validators using validation sheets. Practicality was assessed by three observers using observation sheets. Effectiveness was evaluated using the SPSS One-Group Posttest-Only design and supported by student response questionnaires. Data analysis for validity and practicality was conducted based on the average scores provided by validators and observers. The effectiveness analysis involved normality testing and one-sample tests. Results: The findings indicate an improvement in students’ critical thinking skills, as demonstrated by the results of the one-sample test. This suggests that the E-LKPD based on the RADEC learning model is effective in enhancing critical thinking skills, particularly in science learning on the topic of vibrations and waves. Therefore, the developed teaching materials are recommended for use in science instruction, especially to improve students’ critical thinking skills. Novelty: This study offers an innovation in instructional media through the development of E-LKPD integrated with the RADEC learning model to enhance the critical thinking skills of Indonesian students in Kuala Lumpur.
The Correlation Between Family Conditions and Early Reading Skills of Children Aged 5-6 Years Rovica Joulanda; Nafkhah Qurrota Ainy; Adinda Wahyu Romadhoniyah; Reski Yulina Widiastuti; Nindya Alifia Tittandi; Sri Wahyuni
Kumara Cendekia Vol 14, No 1 (2026): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v14i1.112505

Abstract

Reading ability is an important aspect of early childhood language development. The development of reading skills is influenced not only by stimulation at school but also by the family environment as the child’s first learning environment. A supportive family condition is expected to provide optimal stimulation for the development of children's reading abilities. This study aims to determine the relationship between family conditions and the reading ability of children. This research used a quantitative approach with a correlational research design. The research subjects consisted of 13 who were selected as the sample using a total sampling technique. Data were collected through an observation sheet to measure children's reading ability and a family condition questionnaire completed by parents. Data analysis used the Spearman Rank correlation test to determine the direction and strength of the relationship between variables. The results showed a correlation coefficient of 0.319 with a significance value of 0.538 (p > 0.05). These results indicate that there is no significant relationship between family conditions and children's reading ability. Although a positive relationship was found, the strength of the relationship is weak, indicating that children's reading ability may also be influenced by other factors such as learning methods at school, children's motivation, and the teacher's role in providing appropriate stimulation according to the child's developmental stage.
Systematic Literature Review Model PBL Untuk Penguatan Kemampuan STEM Pada Pembelajaran IPA SMP Dhea Anggun Puspita Sari; Sri Wahyuni; Sri Rejeki Dwi Astuti; Siti Shofa Assyifa’ul Qulbi Barid
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v6i1.43193

Abstract

Problem-Based Learning (PBL) is an instructional model that guides students to understand concepts through solving real-world problems presented at the beginning of instruction. This study aims to examine the implementation of PBL in strengthening STEM ability in science learning at the junior high school level. Based on recent empirical evidence, this review highlights the effectiveness of PBL in improving critical thinking, problem-solving, creativity, collaboration, and scientific literacy within STEM-oriented education. The study employs a Systematic Literature Review (SLR) guided by PRISMA. Articles were identified through national and international databases and selected using clear inclusion and exclusion criteria. Studies focusing on the implementation, challenges, and outcomes of  PBL in STEM-based science learning at the junior high school level were included, while conceptual and non-empirical works were excluded. The review of 20 articles indicated that the integration of  PBL significantly contributes to the enhancement of students’ STEM skills. Four main themes emerged: the alignment of PBL with STEM ability such as inquiry, experimentation, and engineering design; the role of PBL in fostering higher-order thinking and problem-solving; the impact of PBL on collaboration and communication in STEM projects; and implementation challenges related to teacher readiness, curriculum alignment, and limited resources. Overall, the results confirm that PBL is an effective pedagogical model for supporting STEM-based science education in junior high schools. This review is limited by its database scope and time range, which may exclude relevant studies. Future research is recommended to employ longitudinal designs and cross-context comparisons. This study provides insights for teachers, curriculum developers, and policymakers to optimize PBL integration through professional development, contextual learning resources, and interdisciplinary collaboration.Keywords: problem-based learning, junior high school, science learning, STEM education, systematic literature review  
Co-Authors Aan Erlyana Fardhani Adela Kristiani Adinda Wahyu Romadhoniyah Aditya Suhono Afrisya Zahira Niswandia Agung Triyono Hariyanto Ahwatul Annisa Ainun Tiana Alvina Hermawaty Amalina Mubarokah Amanda Nabila Salsabila Amanda Putri Elysia Ana Wardatul Jannah Anis Afifah Anisa Ramadhanti Anjar Putro Utomo Arintia Prasasti Setyo Ningrum Aris Singgih Budiarso Arista Purnama Sari Arvidhea Safira Gunawan Aushofil Karimah Ayu Sayyidatina Rahma Badrul Huda Bagas Permana Putra Bagus Dwi Cahyono Chusnul Chotimah Cindy Anggun Dalilah Adyanti Putri David Imamyartha Deby Izmarini Dena Arianingrum Desi Ummi Rusdiana Dewi Khoiriyawati Firdaus Dhea Anggun Puspita Sari Diah Ayu Mustika Diah Wahyuni Dian Nur Indah Sari Diana Cholida Diccit Darohma Jutisa Dika Ning Pratiwi Dimas Sasongko Bhakti Dina Dwi Septya Ningrum Dwi Sri Astutik Elok U.P. Wulandari Erica Meilia Safitri Erina Diah Nur'aini Farah Alya Gaurisankar Fatah An Noufal Fauziyatul Iffah Fershanda Vivi Hartono Firdha Yusmar Fitria Fitria Rismawati Fitriatul Aulia Rahma Fuziyatul Iffah Galih Dian Masruhah Hanif Krisna Adhiansyah I Ketut Mahardika Ifa Hafidotur Rohmatu Zahiro Ila Kamilatun Nisa Ilham Alamsyah Ilhimimah Cahyani Ilmia Fortuna Imam Muddakir Intan Lestari Izza Maulida Jamalludin Jamalludin Jeanis Janah Sofiastri Joko Widodo Julia Astutik Laili, Nadia Rohmatul Leny Nurfalina Lia Indah Wahyuni Linggar Dea Slavira Lintang Safitri Lusiana Nofita Dewi Mahla Noer Rozqiyah Syam Mashudi Mashudi Maulidya Anugrah Widya Permata Maya Susanti Miftakhul Wulandari Mohammad Riki Efendi Muhamad Bagus Mulianto Mukhamad Zulianto Nabila Hafizhah Nafkhah Qurrota Ainy Najma Fatimatuz Zakiyah Nanda Puspita Sari Nanda Zakiatus Sholihah Nayla Sarifa Ramadani Nely Ana Mufida Nilna Ulfia Nindya Alifia Tittandi Nino Nikantino Nur Ahmad Nur Aisyah Amini Nurul Huda Praditya Tri Revanza Pramudya Dwi AP Pramudya Dwi Aristya Putra Putri Agustin Wahyuningtyas Putri Nirmala rachmad yanuar fatwa Rahmawati Rahmawati Rayendra Wahyu Bachtiar Reski Yulina Widiastuti Rizka Elan Fadilah, Rizka Elan Rohmat Wahid Arrasy Rovica Joulanda Royyatina Jannatil Fiirdaus Rusdianto Rusdianto Rusdianto S Sukidin Sallenna Noya Putri Duanta Sestritama Alega Sherly Kristyana Putri Siti I'anatul I'anatul Azizah Siti Shofa Assyifa'ul Qulbi Barid Siti Shofa Assyifaul Qulbi Barid Siti Shofa Assyifa’ul Qulbi Barid Sitti Widatul Hasanah Soraya Firdausi Sri Rejeki Dwi Astuti Sri Rezeki Dwi Astuti Sutrisno Djaja Thareq Mahdi Alifisyah Titin Kartini Ulin Nuha Velita Nuraini Vinna Ariyani Vivi Liliana Sari Wawuk Lisnawati Wicaksono, Iwan Wira Rizkianingsih Yuli Maulida Zahrotul Fithria Zainur Rasyid Ridlo