Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PADA IBU HAMIL, KELUARGA DAN KADER POSYANDU TENTANG PENCEGAHAN STUNTING Sukmawati Sukmawati; Yanti Hermayanti; Furkon Nurhakim; Iceu Amira DA; Henny Suzana Mediani
Dharmakarya Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i4.33400

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang terjadi pada anak balita yang disebabkan kurangnya asupan nutrisi dalam waktu yang lama. Stunting berdampak mudah terkena penyakit, tidak optimalnya perkembangan kognitif, motorik dan verbal, postur tubuh, kapasitas belajar, performa saat usia sekolah, produktifitas, kapasitas kerja,  meningkatnya obesitas dan penyakit lain serta menurunnya sistem reproduksi. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya pengetahuan ibu sehingga diperlukan edukasi yang efektif untuk  mencegah terjadinya stunting. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah  untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil, keluarga dan kader  posyandu dalam pencegahan stunting melalui edukasi dengan metode yang digunakan edukasi melalui you tube, instagram dan webinar. Tahapan dalam pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini adalah pra lapangan untuk membuat rancangan, pelaksanaan edukasi melalui you tube, instragam dan webinar. Evaluasi dilakukan berdasarkan jumlah likes, view, followers, subscribe, hasil pre test dan post yang dianalisis berdasarkan uji wilcoxon. Setelah dilakukan edukasi melalui you tube tautan video https://youtu.be/V5fAtqbCpBU per tanggal 27 Februari 2021 jam 08.40 telah dilike 24 likes, view 47 x ditonton 17 subcriber. Berdasarkan tautan video  https://youtu.be/OBp6Rlxj7D8 per tanggal 26 Februari 2021 jam 22.06 telah dilike 20 orang 21 subscribe,  instagram @imulaidaridini.id dengan followers 84 orang dengan total 421 likes. Berdasarkan hasil pre test post test terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan sebelem edukasi 58,375 dan setelah edukasi 66,75. Terdapat pengaruh edukasi terhadap pengetahuan peserta webiar (p value 0,023 Hasil edukasi ini dapat diharapkan dapat ditindak lanjuti oleh kader posyandu dan  petugas kesehatan untuk memantau pelaksanaan pencegahan stunting pada ibu hamil dan anak balita.
Gambaran Kualitas Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Dr.Slamet Garut Risma Juniarti; Irman Somantri; Furkon Nurhakim
Jurnal Keperawatan BSI Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.86 KB)

Abstract

ABSTRAK Dokumentasi asuhan keperawatan adalah suatu dokumen yang berisi tentang keadaan pasien mulai dari bio-psiko-sosial-spiritual dan seluruh kegiatan atau tindakan yang dilakukan oleh perawat terhadap pasien dari pasien datang di rumah sakit sampai pasien pulang. Dokumentasi asuhan keperawatan ini menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap suatu pelayanan kesehatan khususnya di rumah sakit, karena apapun yang dilakukan ketika pasien di rawat sampai pasien pulang dapat dilihat dari kualitas dari dokumentasi asuhan keperawatan itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dari dokumentasi asuhan keperawatan di RSUD dr.Slamet Garut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Sebanyak 100 dokumen dijadikan sample dan instrumen studi dokumentasi penerapan standar asuhan keperawatan di rumah sakit menurut Depkes, 1995 digunakan untuk mengukur kualitas dokumentasi. Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi. Penelitian ini dilakukan pada bulan april-mei 2019. Hasil dari penelitian gambaran kualitas dokumentasi asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSUD dr.Slamet Garut yaitu 77,24% dokumentasi terisi lengkap lengkap. Dengan masing-masing aspek pengkajian 81,61%, diagnosa 82,17 %, perencanaan 61,96%, tindakan 64,80%, dan evaluasi 95,65%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa pada tahap evaluasi memiliki hasil yang tinggi dan untuk tahap perencanaan terkecil di banding dengan tahap yang lainnya yaitu pengkajian, diagnosa, dan tindakan. Diperlukan motivasi yang tinggi untuk perawat dalam mengisi dokumentasi asuhan keperawatan semaksimal mungkin berdasarkan standar asuhan keperawatan yang berlaku. Kata kunci : Dokumentasi, Asuhan keperawatan, Rumah Sakit. ABSTRACT Documentation of nursing care is a document that contains the patient's condition starting from bio-psycho-social-spiritual and all activities or actions taken by nurses about patients from patients come to the hospital until the patient go back home. Documentation of nursing care is one of the factors that is very influential on a health service, especially in hospitals, because all the records when the patient is treated until the patient returns can be seen from the quality of documentation of nursing care itself. The purpose of this study was to determine the quality of nursing care documentation at RSUD Dr.Slamet Garut. This research was a descriptive study with accidental sampling technique. A total of 100 documents were used as samples and documentation for the study of the application of nursing care standards in hospitals according to the Ministry of Health, 1995 was used to measure the quality of documentation. Analysis of the data used was univariate analysis to determine the frequency distribution. This research was conducted in April-May 2019. The result of this research is the description of the quality of documentation of nursing care at inpatient room of Dr. Slamet Garut shows that as many as 77.24% document completed. With each aspect of assessment as many as 81.61%, diagnosis 82.17%, planning 61.96%, action 64.80%, and evaluation 95.65%. The conclusion of this study shows that the evaluation stage has high results and for the smallest result was planning stage compared to the other stages which are assessment, diagnosis, and action. High motivation is needed for nurses in filling out the documentation of nursing care as much as possible based on applicable nursing care standards. Keywords : Documentation, Nursing Care, Hospital.
PENGETAHUAN, SIKAP, PERILAKU PASIEN DAN KELUARGA DALAM PELAKSANAAN PHBS DI RUMAH SAKIT Anggi Ramdani; Sri Susilaningsih; Furkon Nurhakim
Jurnal Keperawatan BSI Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.185 KB)

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan perilaku yang dilakukan dengan sadar agar mampu menolong diri sendiri, keluarga, kelompok maupun masyarakat. PHBS dalam tatanan fasilitas pelayanan kesehatan adalah upaya untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh pasien, petugas kesehatan maupun pengunjung. Pelaksanaan PHBS tersebut dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap, karena perilaku selalu berkaitan dengan faktor pengetahuan dan sikap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan perilaku pasien dan keluarga pasien dalam pelaksanaan PHBS diruang topaz RSU dr. Slamet Garut. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian deksriptif kuantitatif dengan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 106 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 44 responden diantaranya 22 pasien dan 22 keluarga pasien. Instrumen ini menggunakan kuesioner yang sudah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan angka validitas: Content Validity Index (CVI): 0.75-1 dan reliabilitas Alpha Cronbach 0,827. Data diolah menggunakan komputer dan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi serta dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Pengetahuan responden tentang PHBS pada kategori kurang (100%), sikap (59.1%) mendukung dan perilaku yang sudah baik (77.3%). Hasil ini menunjukan perlunya informasi dan sosialisasi PHBS secara berkesinambungan kepada semua pasien dan keluarga pasien. Sehingga mereka paham tentang PHBS bersikap positif dan melaksanakannya di lingkungan rumah sakit.
THE IMPACT OF DOMESTIC SEXUAL VIOLENCE ON WOMEN’S SELF CONCEPT : NARRATIVE REVIEW Sukmawati Sukmawati; Lilis Mamuroh; Furkon Nurhakim
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 5, No 3 (2022): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v5i3.236

Abstract

One of the problems that often arise in domestic life is catching up in the household (KDRT). Most of the victims of domestic violence are women. The consequences of domestic violence that can be experienced by victims include feelings of inferiority, loss of self-confidence, and self-concept. The purposed of this literature review was to find out the impact of domestic sexual violence on women's self-concept. The design used is a narrative review using the Pubmed, Sciencedirect, ProQuest and Sage journals databases. Inclusion criteria were complete free articles for the last 5 years (2017 - 2021) with Case-Control and Cross-sectional research designs, and in English. Changes in self-concept in violent women include low self-esteem, loss of self-confidence, shame, poor self-concept, feelings of helplessness, feelings of worthlessness, hopelessness, sexual self-focus, sexual self-awareness, and sexual effication. Domestic violence causes many changes to women's self-concept, so that women who experience sexual violence in the household tend to have a negative attitude. 
Task Level Decrease Commitment Due to Zoom Fatigue In Nursing Faculty, Padjadjaran University Iyus Yosep; Dimas Wibawa Sakti; Furkon Nurhakim
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 2 No. 7 (2022): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2061.732 KB) | DOI: 10.59188/eduvest.v2i7.525

Abstract

The Covid-19 pandemic that hit the world, Indonesia is no exception, has had a huge impact on various sectors, one of which is the education sector. Many activities that must be done online cause students to experience fatigue commonly called zoom fatigue and affect the task commitment level of students. The purpose of this study was to determine the relationship between Zoom fatigue and level tasks commitment on the students-level I Faculty of Nursing, University of Padjadjaran. This type of research is quantitative with a descriptive correlation design. The data collection technique used in this study is a questionnaire using google forms. The instrument used in this study is the Zoom fatigue & Fatigue Scale to measure zoom fatigue and the Task Commitment level Scale to measure task commitment levels. Data analysis conducted in this study is to use Rank spearman to test the hypothesis test. The results of data analysis conducted using the Spearman correlation technique obtained a sig value of 0.119 > 0.05 then it was concluded that there is no significant relationship between Zoom fatigue and task commitment level in Level I Students of the Faculty of Nursing, University of Padjadjaran. Researchers are further advised to identify also related to other variables that affect the level of task commitment such as punishment, reward, and praise, as well as environmental conditions.
Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Pencegahan Stunting di Desa Kersamenak Kabupaten Garut Sukmawati Sukmawati; Lilis Mamuroh; Furkon Nurhakim; Henny Suzana Mediani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9621

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah kesehatan pada anak,  dimana anak mengalami gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis sebagai akibat dari  asupan nutrisi yang kurang dari kebutuhan dalam 1000 hari pertama kehidupan. Angka stunting di Desa Kersamenak masih tinggi. Salah satu upaya pencegahan stunting dapat dilakukan melalui penyuluhan kesehatan yang dapat dilakukan oleh berbagai pihak termasuk petugas kesehatan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menambah pengetahuan, sikap dan praktik kader kesehatan dalam pencegahan stunting. Metode yang digunakan berupa pelatihan yang dimulai dengan pre test dilanjutkan pemberian materi dengan metode ceramah dan tanya jawab, disesi akhir dilakukan post test. Sebagai tindak lanjut kader kesehatan didampingi untuk menyampaikan kembali materi edukasi pencegahan stunting pada ibu hamil dan ibu yang mempunyai anak dibawah 2 tahun. Jumlah kader yang mengikuti pelatihan sebanyak 30 orang. Setelah dilakukan pelatihan didapatkan hasil terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan, sikap dan praktik kader kesehatan dalam pencegahan stunting.  Hasil uji beda Wilcoxon pada skor pre-test dan post-test menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan pelatihan terhadap pengetahuan dan priktik kader kesehatan (p value < 0.05) dan tidak terdapat pengaruh pelatihan terhadap sikap kader (p value > 0.05) tentang pencegahan stunting. Untuk lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktik kader kesehatan dalam pencegahan stunting diperlukan pelatihan secara kontinyu dengan metode yang lebih mendalam Kata kunci : Kader Kesehatan, Pelatihan, Stunting  ABSRACT Stunting is a health problem in children, where children experience failure to thrive due to chronic malnutrition as a result of nutritional intake that is less than what is needed in the first 1000 days of life. The stunting rate in Kersamenak Village is still high. one of the efforts to prevent stunting can be done through health education which can be carried out by various parties, including health cadres. The purpose of this service is to increase the knowledge, attitudes, and practices of health cadres in preventing stunting. The method used is in the form of training which begins with a pre-test followed by the provision of material using the lecture and question and answer method, in the final session a post-test is carried out. As a follow-up, the health cadres are assisted to re-deliver educational materials on stunting prevention for pregnant women and mothers with children under 2 years old. The number of cadres who attended the training was 30 people. After the training was carried out, it was found that there was an increase in the average knowledge, attitudes, and practices of health cadres in preventing stunting. The results of the Wilcoxon differential test on the pre-test and post-test scores showed that there was a significant effect of training on the knowledge and practice of health cadres (p-value <0.05) and there was no effect of training on the attitudes of cadres (p-value > 0.05) regarding stunting prevention. To further improve the knowledge, attitudes, and practices of health cadres in prevention, continuous training with more in-depth methods is required Keywords: Health Cadres, Training, Stunting
Pendidikan Kesehatan Tentang Resiko Kehamilan pada Ibu Hamil di Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut Lilis Mamuroh; Sukmawati Sukmawati; Furkon Nurhakim
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9628

Abstract

ABSTRAK Salah satu  penyebab angka kematian ibu  adalah terlambatnya mengenali tanda dan bahaya kehamilan dan kelahiran sehingga tidak terdeteksi adanya faktor resiko tinggi kehamilan. Resiko tinggi kehamilan  adalah suatu kehamilan dimana  jiwa  dan kesehatan ibu dan bayi dapat terancam. Ada banyak faktor yang menjadi penyebab keadaan tersebut  diantaranya minimnya  pengetahuan tentang resiko – resiko kehamilan. Tujuan dari Pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang resiko kehamilan. Metode yang dilakukan dalam pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan pendidikan kesehatan tentang resiko tinggi kehamilan menggunakan media power point. Hasil  dari pendidikan kesehatan ini  31 ibu hamil mengalami peningkatan pengetahuan tentang resiko kehamilan. kesimpulan  adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang resiko pada kehamilan sehingga resiko kehamilan dapat dicegah. Kata Kunci: Ibu hamil, Pendidikan Kesehatan, Resiko Kehamilan,  ABSTRACT One of the causes of maternal mortality is the delay in recognizing the signs and dangers of pregnancy and shildbirth so that high risk factors for pregnancy are not detected. High risk pregnancy is a pregnancy in which the life an health of  the mother  and baby are threatened. There are many factors that cause this situation, including the lack of knowledge about the risks of pregnancy. The purpose of this community service is to increase the knowledge of pregnant women. The method used in ths community service is to provide health education about high risk pregnancies using power point media. The results of this health education 31 pregnant women experienced and increase in knowledge about the risks of pregnancy. The conclusion is that there is an increase in the knowledge of pregnantcy so that the risks of pregnancy can be prevented Keywords:  Health Education, Pregnant Women,  Pregnancy Risk
Efektivitas Pilates Exercise untuk Mengurangi Nyeri pada Ibu Hamil Sukmawati Sukmawati; Lilis Mamuroh; Furkon Nurhakim
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i8.10309

Abstract

ABSTRACT Pain incidence  that pregnant women may feel are low back pain, back pain, and even pain during and after childbirth. One way to reduce these incidents is to do light exercise, namely pregnant pilates exercise One way to reduce these events is to do light exercises such as pregnancy pilates. The most widely discussed pregnancy exercise method is Pilates. The aim of a literature review is to identify the benefits of Pilates exercise to reduce pain in pregnant women. The method used is a narrative review with the databases used being PubMed, ScienceDirect, EBSCOhost, SAGE Journals, and Taylor & Francis. The research design used in this study was a randomized controlled trial, quasi-experimental, single-blind randomized clinical trial, experimental study design, and case study, in Indonesian and English, published from 2017 to 2022. There were 8  articles discussing the effect of pilates exercise on pain in pregnant women conducted in Indonesian,Turkey, Iran, Korea, Cyprus and Spain. Based on a literature review, pilates exercise can reduce pain in pregnant women such as back pain and also pain during labor. Keywords: Pain In Pregnant Women, Pregnancy Exercise, Pilates Exercise  ABSTRAK Kejadian nyeri yang sering dirasakan ibu hamil adalah nyeri pinggang, nyeri punggung, bahkan  nyeri  selama dan setelah persalinan. Salah satu cara untuk mengurangi kejadian tersebut adalah dengan melakukan olahraga ringan seperti senam hamil. Metode senam hamil yang ramai diperbincangkan adalah Pilates. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah mengidentifikasi manfaat dari latihan pilates untuk menurunkan nyeri pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah narrative review, menggunakan data base  PubMed,  ScienceDirect,  EBSCOhost,  SAGE Journals, dan Taylor & Francis. Desain penelitian  yang digunakan pada penelitian ini adalah randomized controlled trial, quasi experimental, single-blind randomized clinical trial, experimental study design dan case study,   berbahasa Indonesia dan inggris, dipublikasikan dari tahun 2017 hingga 2022. Ditemukan 8 artikel yang membahas pengaruh senam pilates terhadap nyeri pada ibu hamil yang dilakukan di Indonesia, Turki, Iran, Korea, dan Indonesia. Berdasarkan tinjauan literatur senam pilates dapat menurunkan nyeri pada ibu hamil seperti nyeri punggung dan juga nyeri pada saat persalinan. Kata Kunci: Nyeri Pada Ibu Hamil, Senam Hamil, Pilates
Intervensi untuk Nyeri Persalinan: a Rapid Review Lilis Mamuroh; Sukmawati Sukmawati; Furkon Nurhakim
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i8.10318

Abstract

ABSTRACT Labor pain is caused by uterine contractions and cervical dilatation, the peak of pain occurs in the active phase. Labor pain can cause excessive stress hormones which can prolong labor by reducing the efficiency of uterine contractions and can harm the fetus by reducing blood flow to the placenta which can eventually cause trauma to the baby. This literature study aims to identified interventions to reduce labor pain. The method used is a rapid review with articles obtained from the Ebscohost, Pubmed and Google Scholar databases. Snowball sampling was used to search articles. The results obtained 8 articles. Based on the 8 articles obtained, there are 4 interventions that can be done to reduce the pain scale during labor, namely aromatherapy, music, massage, and warm compresses interventions. Aromatherapy, music therapy, massage, and warm compresses can relax the body so that it can eventually reduce labor pain. This literature study is expected to  be information  for nurses  in determining appropriate interventions to reduce labor pain. Keywords: Intervention, Labor Pain, Pain Scale, Therapy  ABSTRAK Nyeri persalinan disebabkan oleh kontraksi uterus dan dilatasi serviks, puncak nyeri terjadi pada fase aktif. Nyeri persalinan dapat menimbulkan hormon stres yang berlebihan yang mana dapat memperpanjang persalinan dengan mengurangi efisiensi kontraksi rahim dan dapat merugikan janin dengan mengurangi aliran darah menuju plasenta yang akhirnya dapat menyebabkan trauma apda bayi.Tujuan: Studi literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi-intervensi untuk menurunkan nyeri persalinan.Metode: Metode yang digunakan adalah rapid review dengan artikel yang didapatkan dari database Ebscohost, Pubmed dan Google Scholar. Pencarian artikel menggunakan snowball sampling.Hasil: Hasil penelitian didapatkan 8 artikel. Berdasarkan 8 artikel yang didapatkan, terdapat 4 intervensi yang dapat dilakukan untuk menurunkan skala nyeri pada saat proses persalinan yaitu intervensi aromaterapi, musik, pijat, dan kompres hangat.Simpulan: Aromaterapi, terapi musik, pijat, dan kompres hangat dapat membuat tubuh rileks sehingga akhirnya dapat menurunkan nyeri persalinan.Implikasi Keperawatan: Studi literatur ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi perawat dalam menentukan intervensi yang sesuai untuk menurunkan nyeri persalinan. Kata Kunci: Intervensi, Nyeri Persalinan, Skala Nyeri, Terapi
Relationship between Socio-Economic with Parent’s Knowledge of Toddler Feeding Patterns Rida Siti Toyibah; Dadang Purnama; Furkon Nurhakim; Laili Rahayuwati; Desy Indra Yani; Gusgus Graha Ramdhanie
Journal of Nursing Care Vol 6, No 2 (2023): Journal of Nursing Care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v6i2.44611

Abstract

Parental knowledge about toddler feeding patterns is one of the factors that can affect the incidence of stunting. Knowledge about toddlers' feeding patterns can be influenced by socioeconomic factors such as education level, occupation, and income. This study analyzed the relationship between education level, occupation, and income with parental knowledge of toddler feeding patterns in the stunting locus. This study used a quantitative correlation design with a secondary data approach. The population is the respondent from secondary data, parents with toddlers in Sukamulya Village. The samples were taken using the total sampling technique of 76 people. The variables in the study were education level, occupation, income, and knowledge of child nutrition patterns. The instrument consisted of questions on education level, employment status, income level, and 14 toddler feeding patterns knowledge questions. Statistical test using Chi-square with 5% significance level. The results of the study found that there was no relationship between education level (p-value=0.282), occupation (p-value=0.717), and income (p-value=1.000) with toddler feeding patterns knowledge. It is due to other factors that influence the knowledge of children's eating habits. More research is needed to determine the factors that influence knowledge of children's feeding patterns.