Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Seni dan Tradisi Jawa dalam Penyebaran Ajaran Al-Quran Ananda Aditya Ahmad; Imam Sopingi; Anita Musfiroh
Journal Islamic Pedagogia Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v6i1.130

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran seni dan tradisi Jawa dalam penyebaran ajaran Al-Quran. Seni dan tradisi yang kaya dan beragam di masyarakat Jawa telah menjadi sarana efektif dalam menyampaikan dan menginternalisasikan nilai-nilai Islam, khususnya ajaran Al-Quran. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis pustaka, penelitian ini mengeksplorasi berbagai bentuk seni dan tradisi Jawa, seperti wayang kulit, gamelan, dan sastra Jawa, yang digunakan sebagai media dakwah dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni dan tradisi Jawa tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai alat edukasi dan penyebaran ajaran Islam. Wayang kulit, misalnya, sering kali memasukkan cerita-cerita dari Al-Quran dan Hadits, mengajarkan nilai-nilai moral dan etika Islam kepada penonton. Gamelan dan musik tradisional lainnya digunakan untuk mengiringi kegiatan keagamaan dan memperkuat atmosfir spiritual. Sastra Jawa yang mengandung unsur-unsur keislaman membantu dalam menyebarkan ajaran Al-Quran melalui bahasa dan budaya lokal yang mudah dipahami oleh masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi seni dan tradisi Jawa dalam penyebaran ajaran Al-Quran dapat meningkatkan efektivitas dakwah dan pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam. Oleh karena itu, upaya pelestarian dan pengembangan seni dan tradisi ini sangat penting dalam konteks modernisasi dan globalisasi, agar nilai-nilai keislaman tetap relevan dan dapat diterima oleh generasi muda Jawa.
Analisis Ilmu Al-Qur’an: Pendekatan Historis dan Ilmiah Ismawatul Faizah; Imam Sopingi; Anita Musfiroh
Journal Islamic Pedagogia Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v6i1.131

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan ilmu Al-Qur'an melalui pendekatan historis dan ilmiah, dengan fokus pada bagaimana kedua pendekatan tersebut saling melengkapi dalam memahami pesan-pesan Al-Qur'an. Dengan tujuan merangkum perubahan pemahaman terhadap Al-Qur'an dalam konteks sejarah serta pentingnya dalam era modern. Dan pendekatan historis digunakan untuk menelusuri perkembangan ilmu Al-Qur'an sejak awal masa Islam hingga periode klasik, serta peran penting para ulama dalam mengembangkan metodologi tafsir. Sementara itu, cara ilmiah mendalami hubungan antara ayat-ayat Al-Qur'an dan kemajuan sains modern, serta signifikansinya dalam merespons tantangan intelektual yang ada. Penelitian dilakukan dengan metode studi literatur terhadap sumber-sumber klasik dan modern dan menggunakan analisis deskriptif. Informasi dikumpulkan dari sumber utama seperti kitab tafsir klasik dan sumber pendukung seperti penelitian ilmiah modern. Hasil analisis telah menunjukkan bahwa menggabungkan pendekatan historis dan ilmiah tidak hanya dapat memperkaya pemahaman.
Konsep Kebahagiaan dalam Al-Qur’an Perpektif Psikologi Islam Najib Muhammad Rohman; Imam Sopingi; Anita Musfiroh
Journal Islamic Pedagogia Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v6i1.132

Abstract

Artikel ini membahas konsep kebahagiaan dalam Al-Qur'an dari sudut pandang psikologi Islam. Kebahagiaan sebagai tujuan hidup manusia dijelaskan dalam Al-Qur'an tidak hanya dari sudut pandang material, tetapi juga dari sudut pandang spiritual dan emosional. Dalam pandangan Islam, kebahagiaan sejati adalah kebahagiaan yang diperoleh melalui kedekatan dengan Allah, tercapainya kedamaian batin, dan keseimbangan antara dunia dan akhirat. Sudut pandang psikologi Islam menekankan pentingnya integrasi antara aspek fisik, mental, dan spiritual dalam mencapai kebahagiaan sejati. Artikel ini mengulas berbagai ayat Al-Qur'an yang berbicara tentang kebahagiaan, seperti tercapainya ketenangan batin (sakinah), kebersihan hati (tazkiyah), dan hubungan yang harmonis dengan Allah dan sesama manusia. Berdasarkan analisis tersebut, artikel ini menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip psikologi Islam dapat membantu individu mencapai kebahagiaan yang lebih bermakna, dengan menekankan nilai-nilai spiritual yang diajarkan dalam Al-Qur'an.