Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : SAINSTEK

Sumbangan Teknologi Pemanenan Air Hujan Skala Individu Rumah Tangga Tipe 220 m2 Atap Pelana Untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih di Kecamatan Siak Kabupaten Siak Ela Fitriana; Imam Suprayogi; Manyuk Fauzi; Nurdin Nurdin
SAINSTEK Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v10i1.3

Abstract

Tujuan penelitian adalah melakukan analisis sumbangan curah hujan untuk kebutuhan air bersih di Desa Rampak Kecamtan Siak Kabupaten Siak Provinsi Riau melalui penerapan teknologi pemanenan air hujan skala individu rumah tangga. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah penerapan Model Behaviour dengan mensimulasikan suatu algoritma dari sistem operasi volume yang ada dalam tampungan berdasarkan konsep keseimbangan massa untuk selang waktu tertentu menggunakan program bantu Rain Cycle 2.0 dengan data input model terdiri dari luas efektif atap rumah tangga (m2), jumlah hujan tahunan (mm/tahun), koefisien pengaliran atap dan data kebutuhan air berdasarkan jumlah anggota keluarga (m3/hari). Data curah hujan bersumber dari Bagian Hidrologi BWS III Sumatera dengan lokasi stasiun pencatat curah hujan Siak tahun 2015 sampai 2020. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan simulasi model menggunakan sampel luas atap 93 m2 jenis atap pelana 220 serta jumlah penghuni rumah sebanyak 4 orang. Hasil utama penelitian membuktikan bahwa curah hujan merupakan parameter yang sangat sensitip terhadap pemenuhan hidrologi kuantitatif guna pemenuhan kebutuhan air bersih skala individu rumah tangga untuk mitigasi dinamika perubahan iklim global yang cenderung mereduksi ketersediaan air seiring meningkatnya suhu bumi melalui gerakan pemanenan air hujan.
Analisis Penelusuran Banjir Menggunakan Jaringan Saraf Tiruan Pada Sungai Indragiri (Studi Kasus Ruas Pulau Berhalo – Peranap) Fauzan Mahdinal; Manyuk Fauzi; Tri Maijoni
Sainstek (e-Journal) Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelusuran Banjir di wilayah Riau dipengaruhi oleh salah satu faktor yaitu tinggi muka air pada wilayah sungai, pengolahan data tinggi muka air menggunakan program Jaringan Saraf Tiruan dengan Metode Backpropagation. Pengolahan data tinggi muka air yang dilakukan adalah memprediksi muka air yang ada dibagian hilir dengan menggunakan data tinggi muka air dibagian hulu dan data tinggi muka air bagian hilir. Metode Backpropagation mampu menghasilkan pengolahan data yang berkorelasi antara data input dan data target. Hal ini dapat dilihat selama proses pelatihan, pengujian dan validasi data. Perancangan atau pemodelan jaringan saraf tiruan menggunakan program MATLAB, adapun parameter yang digunakan yaitu Epoch, lr atau learning rate, dan nilai momentum atau mc. Data yang digunakan sebanyak 2550 data tinggi muka air dari tahun 2010-2016 dengan pengelompokan data menjadi 70% sebagai data pelatihan dan 30% sebagai data pengujian serta data validasi sebanyak 100%, dalam pengujian aplikasi ini diperoleh hasil prediksi yang keandalannya kurang bagus karna nila RMSE yang terlalu besar maka dengan itu dilakukan transformasi data ke dalam bentuk Logaritma, data pengolahan hasil logaritma mampu menurunkan nilai RMSE yang lumaya bagus akan tetapi korelasi antara data di hulu dan data di hilir sangat signifikan sehingga mempengaruhi hasil prediksi.
Evaluasi Ketelitian Model Mock Dalam Prediksi Aliran Rendah (Daerah Aliran Sungai Rokan Pos Duga Air Pasir Pangaraian) Dickky Yusman; Manyuk Fauzi; Yohanna Lilis Handayani
Sainstek (e-Journal) Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Mock merupakan model hujan-aliran yang sering digunakan untuk menganalisis sistem DAS dalam prediksi respon hidrologi dari suatu masukan kejadian hujan. Model Mock memerlukan pengujian kalibrasi dan verifikasi untuk memperoleh variasi parameter model terbaik dan hasil debit simulasi mengikuti pola data debit lapangan. Pengujian model Mock dilakukan dengan 7 parameter yaitu koefisien infiltrasi musim basah (WIC), koefisien infiltrasi musim kering (DIC), faktor resesi aliran tanah (K), singkapan lahan (m), kapasitas kelembaban tanah (SMC), kelembaban tanah awal (ISM), penyimpanan air tanah awal (IGWS) dan analisis berdasarkan beberapa kriteria penilaian kinerja model. Kriteria penilaian kinerja model yang digunakan yaitu koefisien korelasi (R) dan koefisien efisiensi model Nash-Sutcliffe. Hasil uji kalibrasi didapatkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,999 yang termasuk kategori kuat dan setelah di verifikasi menjadi sebesar 0,120 yang termasuk kategori rendah. Nilai kalibrasi koefisien efisiensi Nash-Sutcliffe sebesar 0,064 dan setelah diverifikasi menjadi sebesar -0,242.
Analisis Kebutuhan Air Irigasi DAS Batang Arau Kota Padang (Studi Kasus : DAS Batang Arau Kota Padang) Marta Yudha Ozman; Manyuk Fauzi; Lita Darmayanti
Sainstek (e-Journal) Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan air irigasi secara keseluruhan perlu diketahui karena merupakan salah satu tahap penting yang diperlukan dalam perencanaan dan pengelolaan sistem irigasi. Berdasarkan hal tersebut, maksud penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan air irigasi dengan tujuan mendapatkan prediksi nilai kebutuhan air irigasi maksimum dan minimum pada daerah studi dalam hal ini Daerah Irigasi DAS Batang Arau Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Luas daerah irigasinya seluas 1.425 Ha. Sumber air irigasinya berasal dari Sungai Batang Arau. Faktor-faktor untuk menentukan kebutuhan air irigasi antara lain penyiapan lahan, penggunaan konsumtif, perkolasi dan rembesan, pergantian lapisan air dan curah hujan efektif. Perhitungan dilakukan dengan cara konsep KP-01 dimulai dari periode kedua November menggunakan pola tanam padi-padi-bera. Perhitungan manual (konsep KP-01) kebutuhan air maksimun didapat sebesar 2,14 m3/dt terjadi pada periode kedua Desember dan kebutuhan minimum didapat sebesar 0,59 m3/dt terjadi pada periode pertama bulan Maret.
Analisis Model Ketersediaan Air Pada Sungai Siak Bagian Hulu Dengan Menggunakan Model GR2M (Studi Kasus: Daerah Aliran Sungai Siak Bagian Hulu, AWLR Pantai Cermin) Raeni Evanta Br. Tarigan; Manyuk Fauzi; Bambang Sujatmoko
Sainstek (e-Journal) Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalihragaman hujan menjadi debit merupakan suatu proses untuk menghitung debit dengan data masukan berupa data hujan di lapangan. Terdapat beberapa metode perhitungan transformasi hujan – debit yang digunakan dalam penelitian di Indonesia seperti Mock, NRECA dan Tank Model. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode GR2M karena lebih sederhana dibanding dengan metode lainnya. GR2M hanya memiliki dua variabel yang akan digunakan dalam perhitungan. Lokasi penelitian di DAS Siak Bagian Hulu AWLR Pantai Cermin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas model GR2M dalam analisis hujan- aliran pada DAS Siak Bagian Hulu AWLR (Automatic Water Level Recorder) stasiun Pantai Cermin. Hasil penelitian menunjukkan keefektifan metode GR2M yang sangat efisien dengan nilai ketelitian efiseinsi sebesar 90%.
Analisis Parameter Model Mock Dalam Prediksi Aliran Rendah (Studi Kasus : DAS Tapung Kiri Stasiun Duga Air Tandun) Alfianis Alfianis; Manyuk Fauzi; Yohanna Lilis Handayani
Sainstek (e-Journal) Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalihragaman hujan menjadi aliran (Rainfall-runoff transformation), pada proses hidrologi merupakan suatu proses yang sangat kompleks. Model Mock merupakan model hujan-aliran yang sering digunakan untuk menganalisis sistem DAS dalam prediksi respon hidrologi dari suatu masukan kejadian hujan. Model Mock perlu dilakukan pengujian kalibrasi dan verifikasi untuk memperoleh variasi parameter model terbaik dan hasil debit simulasi mengikuti pola data debit lapangan. Pengujian Model Mock dilakukan dengan 7 parameter dan analisis berdasarkan beberapa kriteria penilaian kinerja model. Kriteria penilaian kinerja model yang digunakan yaitu koefisien korelasi (R), volume error (VE), dan koefisien efisiensi (CE). Hasil uji kalibrasi didapatkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,92 yang termasuk kategori kuat setelah di verifikasi menjadi sebesar 0,25 yang termasuk kategori rendah. Nilai volume error (VE) pada kalibrasi sebesar 6,03; dan setelah di verifikasi menjadi sebesar 97,59; Nilai kalibrasi koefisien efisiensi (CE) sebesar 1,22; dan setelah di verifikasi menjadi 6,40
Analisis Indikator Klasifikasi DAS Kampar Kanan Berdasarkan Kriteria Tata Air Nafisah Nafisah; Manyuk Fauzi; Andy Hendri
Sainstek (e-Journal) Vol. 7 No. 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monitoring dan evaluasi kinerja Daerah Aliran Sungai (DAS) penting dilakukan untuk mengetahui pengelolaan DAS. Berhasil atau tidaknya pengelolaan DAS berkaitan dengan indikator kinerja kelestarian DAS yaitu kelestarian lingkungan yang meliputi tata air. Berdasarkan Lampiran Surat Keputusan Menteri Kehutanan tentang Pedoman Penyelenggaraan Pengelolaan DAS No P.61/Menhut-II/2014, bahan monitoring dan evaluasi kinerja Sub DAS dibagi menjadi lima kriteria, salah satunya yaitu kondisi tata air. Kondisi tata air dinilai berdasarkan parameter yang meliputi koefisien regim aliran, indeks penggunaan air, koefisien aliran tahunan, banjir. Tujuan penilitian ini adalah untuk menganalisis indikator kriteria klasifikasi Sub DAS Kampar kanan sehingga diketahui hasil klasifikasi parameter yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan Koefisien Regim Aliran (KRA) diklasifikasikan sangat rendah dengan nilai 10,769, artinya aliran sungai pada DAS relatif konstan baik pada musim banjir maupun kemarau. Indeks Penggunaan Air (IPA) diklasifikasikan sangat rendah dengan nilai 0,008, artinya DAS Kampar masih menghasilkan air untuk wilayah di hilirnya. Koefisien Aliran Tahunan (KAT) diklasifikasikan sangat tinggi dengan nilai 1,309, artinya curah hujan yang jatuh menjadi limpasan langsung dan tidak terserap ke dalam tanah. Banjir dikategorikan sangat tinggi dengan frekuensi kejadian 2 (dua) kali dalam 1 tahun, artinya fungsi tata air dari DAS tersebut sudah semakin terganggu sehingga perlu segera untuk direhabilitasi.
Penilaian Tingkat Kerusakan Pesisir Pulau Singkep Sebagai Upaya Mitigasi Kerusakan Pantai Erza Ismi Lariza; Manyuk Fauzi; Muhammad Yusa
SAINSTEK Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v10i2.159

Abstract

Pulau Singkep merupakan daerah Pulau yang di kelilingi oleh pantai yang menunjukkan pulau singkep termasuk dalam kategori wilayah pesisir pantai. Luas Pulau Singkep 3.615,56 km2 terdiri dari 384,15 km2 daratan dan 3.231,40 km2 lautan . Kawasan pesisir menghadapai berbagai tekanan dan pengembangan dan perubahan. Oleh karena itu pantai selalu mengalami perubahan, diantaranya perubahan lingkungan yang dapat disebabkan akibat aktivitas manusia. Perubahan tersebut berdampak pada perubahan garis pantai. Mengingat kondisi daerah permukiman dan akses transportasi seperti jalan yang ada di pesisir pantai hal ini dianggap cukup penting untuk di lakukan analisa. Salah satu cara yang dapat di lakukan dalam pencegahan timbulnya bencana di kawasan pesisir pantai ialah dengan melakukan penilaian tingkat kerusakan pantai. Salah satu cara yang dapat di lakukan dalam upaya mitigasi bencana di kawasan pesisir pantai ialah dengan melakukan penilaian tingkat kerusakan pantai. Penelitian ini menggunakan Surat Edaran Mentri Pekerjaan Umum No.08/SE/M/2010 tentang Pemberlakuan pedoman penilaian kerusakan pantai dan prioritas penangananya sebagai penilain pembobotan kerusakan pantai di Pulau Singkep. Hasil dari penilaian tingkat kerusakan pantai di Pulau Singkep ialah terdapat 2 buah nilai skala prioritas yaitu B dan D. Kategori prioritas utama terletak di Desa Lanjut, Desa Berindat, Desa Dabo Lama dan Desa Batu Berdaun dengan skala B yang memiliki nilai bobot kerusakan 226- 300.
Identifikasi Risiko Keterlambatan Pada Proyek Pembersihan Lahan Terkontaminasi Limbah Edwar AR; Ari Sandhyavitri; Manyuk Fauzi
SAINSTEK Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v10i2.160

Abstract

Waktu merupakan salah satu faktor terpenting dalam menjalankan siklus manajemen proyek, salah satu faktor berhasilnya pelaksanaan dalam suatu proyek konstruksi dapat dilihat dari waktu pelakasanaan pekerjaan proyek tersebut. Keterlambatan waktu pelaksanaan pekerjaan dapat berdampak pada pembiayaan yang telah direncanakan, tidak hanya pengeluaran tetapi juga dapat menyebabkan pembengkaan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, dan menentukan peringkat faktor risiko dari keterlambatan proyek pembersihan lahan terkontaminasi limbah atau Crude Oil Contaminated Soil (COCS), keterlambatan yang terjadi pada pekerjaan lokasi 5D-47 adalah 156 hari dengan rencana awal 118 hari namun aktual di lapangan 274 hari. Hasil identikasi risiko ini dapat memberikan gambaran kepada tim proyek untuk nantinya dilakukan mitigasi bila terjadi risiko dikemudian hari diproyek yang sama. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, peneliti mengundang para pakar dan tim proyek yang terlibat dalam proyek tersebut, dan responden yang mewakili sampel dari penelitian yaitu 3 perusahaan yang terlihabat dalam proyek ini. Hasil identifikasi ada 19 faktor dan risiko yang mempengaruhi waktu pelaksanaan proyek pembersihan lahan terkontaminasi limbah, dan dianalisa dengan metode Relative Importance Index (RII) dapat diketahui tiga pengaruh yang dominan pada peringkat teratas hasil analisis ini adalah ketidakpastian kondisi tanah, jenis, dan kedalaman COCS (RII sebesar 0.89), ketersediaan peralatan konstruksi yang kurang memadai (RII sebesar 0.88), rendahnya produktivitas pekerjaan (RII sebesar 0.85).
Analisa Kebutuhan Air Bersih Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Pekanbaru Tahun 2038 Aswal Fitra Yadi; Imam Suprayogi; Manyuk Fauzi; Bochari Bochari
SAINSTEK Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v10i2.162

Abstract

Air bersih yang tidak mengandung unsur kimia yang membahayakan dan mengganggu fungsi tubuh manusia sangat diperlukan. Seiring dengan bertambahnya penduduk, kebutuhan air bertambah, ini berarti bertambah pula masyarakat yang membutuhkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Merujuk kepada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kota Pekanbaru tahun 2038 maka perlu memproyeksikan kebutuhan air bersih untuk penduduk kota Pekanbaru. Kebutuhan air domestik adalah kebutuhan air yang digunakan untuk keperluan rumah tangga yaitu untuk keperluan minum, masak, mandi, mencuci pakaian serta keperluan lainnya. Adapun kebutuhan air domestik meliputi kebutuhan air untuk penduduk, pertanian,peternakan,dan perikanan. Sedangkan kebutuhan air Non domestik adalah kebutuhan air rata-rata untuk sarana dan prasarana. Kebutuhan Total Untuk Air Bersih Kebutuhan air total adalah total kebutuhan air baik domestik, non domestik ditambah kehilangan air. Dari analisis tiga metode proyeksi penduduk didapat proyeksi penduduk pada tahun 2038 dengan rata-rata ketiga metode tersebet sebanyak 1.510.235 Jiwa. Kebutuhan air domestik sebesar 2.293,37 L/dt, Kebutuhan air Non Domestik 3.835,32 L/dt, Kehilangan air 1.225,74 L/dt. Total Kebutuhan Air untuk Kota Pekanbaru pada tahun 2038 adalah 7.354,43 L/dt.
Co-Authors Aisah kurnia utami Alfian Alfian Alfian Alfian Alfianis Alfianis Aminaton Marto Aminuyati Andy Hendri, MT, Andy Anggraini Lenry Rahman Annisa Destiany Aqilla Aqilla Aqilla, Aqilla Aras Mulyadi Arbaini Ardi Wahyudi Ardiminsyah Ardiminsyah Ari Sandhyavitri Ari Sandhyavitri Ary Sandhyavitri Asda Usradinda Astari, Kemala Fitri Aswal Fitra Yadi Bambang Siswanto Bambang Sudjatmoko Bambang Sujatmoko Binhar, Mathrab Bochari - Bunga Rabby Zalfi Bunga Rafikah Zaki Cahyono, Sandi Citra Perdana Cuprtino Tamba Darmawan, Igeny Dwiana Deddy Prasetyo Utomo Dehas Abdaa Dent Siloana Dickky Yusman Dwi Puspo Handoyo Dwi Puspo Handoyo, Dwi Puspo Edwar AR Effendi Sianipar Ega Riana Tovani Eki Efrizal, Eki Ela Fitriana Ela Fitriana Elsa Rina S Ermiyati Ermiyati Ermiyati Ermiyati Ermiyati, Ermiyati Erza Ismi Lariza Fachrunnisa Fakhri Fakhri Fakhri, Fakhri Fardian, Herry Farizki Afdalindra Ihsan Fatiha Nadia Fatiha Nadia, Fatiha Fauzan Mahdinal Ferry Fatnanta Fitri Landari Fitri Yuniar Handayani Ghiffa Syauqiyya Harahap Habrio Ilva YR Hafid Muhaimin Hasward Harahap, Ghiffa Syauqiyya Hardiman Hardiman Haryo Dipa Hasward, Hafid Muhaimin Hendra Muchlis Hendra Muchlis Herry Fardian Husaini, Rizki Ramadhan Husnah Husnah Imam Suprayogi Indra Kuswoyo Insan Ikhsan Isnandi, Ari Jusatria Keisuke Murakami Khairul Rizal Kiky Yahdita Lita Darmayanti Lovina, Fitri Luluk Masfufa M Ramadani M. Rizki E. Janrosl Maijoni, Tri Mailino, Vemby Malik Habibillah Mardan Fajri Mardani Sebayang Marganda Simamora Mariani Damanik Marisya Wahyuna Marta Yudha Ozman Mashuri Mathrab Binhar Matrab Binhar Mega Putri Komalasari Mifta Khairiah Mintio, Reygi Raica Mohd Syarwan Mualifudin, Achmad Muhammad Ikhsan Muhammad Shalahuddin Muhammad Wildan Pahlevi Muhammad Yusa Muhardi Nafisah Nafisah Nahar Afrizal Nessa Riana Putri, Nessa Riana Niko Erdi Putra Novan, Andre Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurhasanah Junia Nurhasanah Nurhasanah Raeni Evanta Br. Tarigan Rafit Mahendra Rahayu, Indah Tri Rahman Wahidin Miatullah Ramadhani Harahap Randhi Saily Rellyadi Saputra Laset Resty Agesti Handayani Resty Agesti Handayani Revi Lasmita Rianty Sihaloho Riau Satrya Alamsyah Ricca, Randi Rangkuti Putra Rico Ardiansyah Amri Rifardi Rinaldi Rinaldi Rinaldi Rinaldi Ririn Rindayani Rizal, Khairul Rizki Rianda Putra Rizky Eka Putra Rizky Eka Putra, Rizky Eka Rosmiati Ahmad Rumambi, Ridho S Siswanto S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sadewa Sabihi Safari Tri Septanto Salvi Novita Sandi Cahyono Sharie, Barcha Yolandha Sigit Sitikno, Sigit SIGIT SUTOKNO Siswanto - Siswanto, Siswanto Soewignjo Agus Nugroho Soewignjo Agus Nugroho Sovia Revina Sudarmanto Sudarmanto Sudjatmoko, Bambang Suprasman Suprasman Sutikno, Sigit SUTOKNO, SIGIT Swary Aristi Syarifah Sophia Vinka Zafani Tampubolon, Hotmauli Thessalonika Thessalonika Thessalonika, Thessalonika Tiurma Monalisa Siahaan Tri Maijoni Trimaijon Trimaijon Trimaijon, Trimaijon Verawati Wahyuna, Marisya Wibowo Suarno Putra Widya Safitri Wiliya, Wiliya Yenita Morena Yohanna Lilis H Yulasni Astri Yuli Hendra Yundari, Yundari Zaky Ilhami Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain ZULKIFLI ZULKIFLI