Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pola Pertumbuhan, Faktor Kondisi, dan Morfometrik Tiga Spesies Ikan Pelagis di Pesisir Bireuen, Aceh, Indonesia Radhi, M; Akmal, Yusrizal; Muliari, Muliari; Maisura, Mulqiya; Nursyifa, Nazwa; Maulina, Ina
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 5, No 3: Desember (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v5i3.28228

Abstract

Ikan pelagis kecil merupakan komoditas perikanan yang memiliki peranan penting di perairan Jangka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pertumbuhan, faktor kondisi, serta karakter morfometrik tiga spesies ikan pelagis kecil, yaitu Rastrelliger kanagurta, Rastrelliger brachysoma, dan Decapterus sp., pada musim hujan. Sampel ikan dikumpulkan dari Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Jangka pada periode November-Desember, dengan jumlah masing-masing 30 individu per spesies. Analisis hubungan panjang-berat digunakan untuk menentukan pola pertumbuhan, faktor kondisi untuk mengevaluasi kondisi fisiologis ikan, serta analisis morfometrik dan diskriminan untuk mengantisipasi potensi kesalahan identifikasi antarspesies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rastrelliger brachysoma memiliki pola pertumbuhan allometrik positif dengan nilai b sebesar 3,85, sedangkan Rastrelliger kanagurta dan Decapterus sp. menunjukkan pola pertumbuhan allometrik negatif dengannilai b masing-masing sebesar 2,21 dan 0,95. Nilai faktor kondisi ketiga spesies berada pada kisaran 0,99-1,00, yang mengindikasikan bahwa kondisi ikan relatif baik selama musim hujan. Karakter morfometrik utama yang membedakan antarspesies terdapat pada bagian anggota gerak, khususnyatinggi dan panjang pangkal ekor, serta pada bagian kepala yang meliputi panjang kepala dan panjang moncong. Analisis diskriminan mampu memisahkan ketiga spesies secara jelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa parameter pertumbuhan dan karakter morfometrik dapat dimanfaatkan sebagai informasi dasar pendukung dalam pengelolaan perikanan pelagis kecil yang berkelanjutan.
Kandungan lipid dan hormon reproduksi ikan nila (Oreochoromis niloticus Linnaeus 1758) yang dipapar limbah cair kelapa sawit Khairatun Nisak; Yusrizal Akmal; Muliari Muliari; Ilham Zulfahmi
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 2 No 2: November 2020
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v2i2.394

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses penurunan kadar konsentrasi yang terjadi pada kinerja hormon reproduksi (estradiol, progesterone, testosterone) dan proses penurunan kadar lipid pada hati serta gonad akibat dari paparan limbah cair kelapa sawit. Uji yang digunakan adalah ikan nila betina dengan kisaran 9-10 gram dan panjang 10-13 cm. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri 4 perlakuan dengan 3 ulangan. Perlakuan A: (0% Limbah Cair Kelapa Sawit), PerlakuanB (10% dari nilai LC50-96 jam :1,565 mg/L), perlakuan C : (15% dari nilai LC50-96 : 2,347 mg/L), Perlakuan D:(20% dari nilai LC50-96: 3,13 mg/L). Pengujian hormon reproduksi (estradiol, progesterone, testosterone) menggunakan metode Elisa Kit, sedangkan untuk pengujian lipid hati dan gonad dengan metode Soxhlet dan dianalisis menggunakan stastistik anova satu arah. Hasil penelitian menunjukkan pengujian hormon estradiol dan testosterone pada ikan nila yang dipapar limbah cair kelapa sawit menunjukkan perbedaan nyata disebabkan terjadinya proses penurunan kinerja dan fungsi hormon reproduksi menjadi terhambat dan berdampak pada proses pematangan gonad, sedangkan pengujian lipid gonad pada ikan nila yang menunjukkan perbedaan nyata dikarenakan pada proses transfer lipid terjadinya gangguan pada gonad.
Karakteristik mikrobiologi Terasi Seruway pada kemasan dan suhu penyimpanan yang berbeda Cut Ayu Nurazmi; Rindhira Humairani; Yusrizal Akmal; Muliari Muliari; Ilham Zulfahmi
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 3 No 2: November 2021
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v3i2.746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mikrobiologi terasi seruwey pada kemasan dan suhu penyimpanan yang berbeda di Desa Pusong Kapal KecamatanSeruwey Kabupaten Aceh Taming.Penelitian dilakukan selama 60 hari dari Februari hingga Maret 2020 di Laboratorium Program Studi Budidaya Perairan Universitas Almuslim Bireuen. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif .Parameter yang diamati adalah jumlah koloni dan jenis mikroba.perhitungan dilakukan terhadap cawan petri dengan jumlah koloni bakteri antara 30-300. Perhitungan Total Plate Count dinyatakan sebagai jumlah koloni bakteri hasil perhitungan dikalikan faktor pengencer. Dan selanjutnya dihitung menggunakan rumus TPC (Total Plate Count) dengan 3 kemasan yaitu Alumunium Foil, HDPE dan Vakum dan 4 suhu penyimpanan yaitu 4°C, -8°C, 28°C dan 40°C dengan waktu penyimpanan 10 H, 20H, 30H dan 40H.Parameter mutu yang paling cepat mengalami penurunan selama penyimpanan yang ditunjukkan dengan nilai koefisien k mutlak atau nilai koefisien korelasi (R 2 ) paling besar. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Untuk nilai R2 tertinggi terdapat pada kemasan Vakum dengan nilai R2: 0,987 dan nilai R2 terendah terdapat pada kemasan HDPE dengan nilai R2: 0,011.
Morfologi neorocranium Tor tambroides, Tor douronensis, Tor tambra, dan Tor soro Intan Nazarah; Yusrizal Akmal; Muliari Muliari
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 4 No 1: Mei 2022
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v4i1.1424

Abstract

Ikan genus Tor merupakan ikan endemik Indonesia yang terancam punah. Penelitian ini ditujukan untuk melihat perbedan morfologi neurocranium pada genus Tor. Analisis data neurocranium keempat ikan genus Tor dilakuakn secara deskriptif. Seluruh data disajikan dalam bentuk gambar dan table. Analisis struktur neurocranium dari empat spesies Tormenunjukkan perbedaan, termasuk tulang oksipital, ethmoid lateral, frontal, infraorbital, hidung, preethmoid, prootic, pterotic, vomer, ethmoid lateral, processus pterotic, dan tulang processus spenotic lateral, di mana tulang Perbedaan struktur neurocranium meliputi ukuran, jumlah, dan perkembangan tulang. T. tambroides dan T. douronensis cenderung berkerabat lebih dekat dibandingkan dua spesies lainnya.
Identification of fishing grounds and fishing gear distribution as basis for fisheries management in North Aceh Waters Imamshadiqin Imamshadiqin; Salmarika Salmarika; Muliari Muliari; Randa Fadhilah Tambunan; Zulhaikal Hikmal; Alvi Rahmah; Imelda Agustina; Ratna Mutia Aprilla
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 7 No 1: May 2025
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v7i1.3195

Abstract

Determining the fishing ground is a factor that greatly determines the success of fishing operations. In determining fishing grounds, fishermen generally still use traditional methods. One of the more advanced ways of determining fishing grounds is by using remote sensing through oceanographic distribution. This study aims to determine the distribution of fishing grounds and fishing gear based in North Aceh Waters. The method used in this study is direct observation in the waters. Observations were made on fishing boats at each station to obtain data on the coordinates of fishing areas and fishing gear. The sampled vessels totaled 40 vessels (each station had eight vessel samples). Mapping analysis was conducted by using Map Source and Arc Map applications. The fishing grounds of small-scale fishers in North Aceh Waters are between 2 - 44 nautical miles. The Coordinate point distribution of fishing areas Krueng Mane is at 5°37'51.30“LU; 96°54'26.26” BT, Bungkah is at 5°16'19.91” LU; 96°58'9. 32“BT, Bangka is at 5°15'34.70” LU and 97°1'58.48“BT, Kuala Keuruto Barat is at 5°10'21.22” LU and 97°15'32.59” BT, and Kuala Cangkoi is at 5°11'26.04” LU and 97°18'38.15” BT. The dominant fishing gear used by fishermen is handlines, followed by purse seine and Katrol or Langge. Fishing aids are FADs and bait.
Microplastic content of three types of economically fish in the Industrial Area Waters of North Aceh and Lhokseumawe Regency Muliari Muliari; Mahdaliana Mahdaliana; Irfannur Irfannur; Hizrah Ayumi Sitanggang; Yusrizal Akmal; M. Radhi; Salahuddin Salahuddin; Afrina Afrina; Agung Setia Batubara
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 7 No 1: May 2025
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v7i1.3298

Abstract

North Aceh and Lhokseumawe Regency are promising regions in the marine and fisheries industry, encompassing both big pelagic and small pelagic fish. The industrial zone in North Aceh and Lhokseumawe Regency is characterized by significant activity, where activity pertains to both industrial operations in the region and activities in coastal zones. The current industries include PT Pupuk Iskandar Muda, PT ASEAN Aceh Fertilizer, PT Kertas Kraft Aceh, and PT Arun Natural Gas Liquefaction. Identifying microplastics in economically important fish in industrial area waters is necessary to determine whether the fish contain microplastics. The aim of this research is to determine the microplastic content in three economically fish, namely trevally (Caranx ignobilis), grouper (Epinephelus fuscoguttatus), and mackerel (Rastrelliger sp.). The research was carried out in 2024. Data and samples were collected using a survey method taken directly in the field. The data collection points during the research were at four locations around the industrial area, namely PT Pupuk Iskandar Muda (station 1), PT ASEAN Aceh Fertilizer (station 2), PT Kertas Kraft Aceh (station 3), PT Arun Natural Gas Liquefaction (station 4) in the waters of North Aceh and Lhokseumawe Regency. Analysis of microplastic content was carried out at the Oceanography Laboratory, Faculty of Agriculture, Malikussaleh University. Based on research results, the types of microplastics found in the digestive organs of trevally, grouper and mackerel are fiber, film, fragments, granules, pellets, and foam. Frequency value of microplastics found at the research location from the four stations, where the most dominant found was the foam type (35.96%) on trevally, fiber type (22.59%) on grouper, and fiber type (35.19%) on mackerel.
Composition structure and size distribution of two mahseer species in the Sikundur River, Leuser Ecosystem Area, Aceh, Indonesia Yusrizal Akmal; Muchammad Yunus; Hani Plumeriastuti; Yeni Dhamayanti; Irfannur Irfannur; Muliari Muliari; Agung Setia Batubara
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 7 No 1: May 2025
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v7i1.3309

Abstract

The fish diversity within the Leuser Ecosystem Area (LEA), particularly in the Sikundur River, plays a crucial role in maintaining the balance of freshwater ecosystems. However, the populations of Mahseer (Tor tambroides and Neolissochilus soro) in this region are under threat due to habitat alteration and intensive exploitation. This study aims to examine the composition structure and size distribution of these two Mahseer species in the Sikundur River. Data collection was conducted at three stations representing different ecological settings: a residential area (Station 1), an agricultural plantation (Station 2), and a natural forest (Station 3). The study was carried out across two seasonal periods, dry season (April–September 2023) and rainy season (October–March 2024). Fish were sampled using cast nets, gillnets, and handlines with the assistance of local fishers, during both morning and evening sessions. Samples were analyzed descriptively and presented in tables and graphs. Results showed that Station 3, located in a natural forest, had the highest proportion of juvenile and adult Mahseer with the largest sizes and weights, particularly during the dry season. Station 1 was dominated by smaller juveniles, especially in the rainy season. Station 2 displayed variable patterns. Seasonal and ecological differences significantly influenced Mahseer population structure and growth dynamics.
Co-Authors 'Akla, C. M. N. Ade Ikhsan Kamil Adian Aristia Anas Aflia Riski Afrina Afrina Agung Setia Batubara Agus Putra AS Alvi Rahmah Andika, Yudho Anis Nugrahawati Aprilita, T. Salsa Asih Makarti Muktitama Batubara, Agung Setia Chairun Nisa Chalid, Ibrahim Cut Ayu Nurazmi Cut Meurah Nurul ‘Akla Cut Rozana Sari DEDI SOEDHARMA Derli Aidil Dinar Tri Soelistyowati Djamani Rianjuanda Epa Paujiah, Epa Erniati Erniati Fautama, Fitria Nelda Hakim, Syahirman Hani Plumeriastuti Hanum Hanum Herpandi . Hikmal, Zulhaikal Hizrah Ayumi Sitanggang Humairani, Rindhira Ikram, Said Ilham Zulfahmi Ilham Zulfahmi Ilham Zulfahmi Imamshadiqin Imamshadiqin Imamshadiqin, Imamshadiqin Imanullah, Imanullah Imelda Agustina Imron Imron, Imron Intan Nazarah Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur, Irfannur Irmayunita, Irmayunita Irwansyah Irwansyah Izwar, Akmal Kavinta Melanie Khairatun Nisak m rezeki muamar M. Radhi Mahdaliana Mahdaliana Maisura, Mulqiya Maulina, Ina Mochamad Syaifudin, Mochamad Muchammad Yunus Muhammad Farhan Muhammad Habibi Mukhlis Mukhlis Muliani Muliani, Muliani Musrizal, Musrizal Mustaqim Mustaqim, Mustaqim NEVIATY PUTRI ZAMANI Nopri Yanto Nursyifa, Nazwa Purnama, Nanda Rizki Radhi, M Rahmadian, Alfina Wahyu Randa Fadhilah Tambunan Ratna Mutia Aprilla Rena Marlinda Rinaldi Rinaldi Rindhira Humairani Rindhira Humairani Rizalul Fikri, Rizalul Rufi'i Rusman, Renggalyta Ruzanna, Arina Salahuddin Salahuddin Salmarika, Salmarika Sitanggang, Hizrah Ayumi SYAHRIAL SYAHRIAL Syamsiar, Syamsiar Tauladan, Toha Ali Valentinoo, Bagas Arie Maulana Wenny Novita Sari Win Konadi Yeni Dhamayanti Yudi Herdiana Yulia, Ruka Yunus, Muchammad Yusrawati Yusrawati Yusrizal Akmal Zulhaikal Hikmal Zulkifli, Arief Hidayat