Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Tani Ara Rezeki untuk Memanfaatkan Limbah Kulit Kopi Arabika menjadi Produk Minuman Teh Syahirman, Hakim; Nugrahawati, Anis; Irfannur, Irfannur; Muliari, Muliari; Irwansyah, Irwansyah
Aceh Journal of Community Engagement (AJCE) Vol 3 No 3 (2024): AJCE, Desember 2024
Publisher : LPPM Umuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/ajce.v3i3.3110

Abstract

Bener Meriah Regency is one of the central coffee production areas in Aceh Province, especially in Taman Firdaus Village. Coffee bean processing generates waste in the form of coffee husks, which account for approximately 50-60% of the harvest. Therefore, there is a need for innovation to process coffee husks into a delicious coffee husk tea product with high economic value. Consequently, socialization and training activities are required to process coffee husks for target partners who are direct farmers. It is expected that these activities will: 1) increase the income of the community, especially partner groups, 2) become an alternative for partner groups to utilize coffee husks as a product with high economic value, and 3) cultivate an entrepreneurial spirit among partner groups for products produced through the utilization of Arabica coffee husks.
Pemberdayaan Kelompok Pengrajin Tas On Iboh Guna Membentuk Produk Pesisir Berdaya Saing Tinggi Melalui Pelatihan Musrizal, Musrizal; Mukhlis, Mukhlis; Muliari, Muliari; Yusrawati, Yusrawati; Konadi, Win
Aceh Journal of Community Engagement (AJCE) Vol 4 No 1 (2025): AJCE, April 2025
Publisher : LPPM Umuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/ajce.v4i1.3292

Abstract

This empowerment activity aims to increase the understanding and ability of business actors on Iboh Bags to produce high competitive coastal products. The coastal area of ​​Gampong Geudong Tampu, Jeumpa District has raw materials to produce superior products on Iboh Bags also has a hereditary woven ability. The main objective is to develop synergy between universities and business actors so that training and empowerment need to form and compile product designs and diversify products that are upto date. with of this empowerment need to train the surrounding community to make various woven using on Iboh Bags. This empowerment acivity uses demonstration and lecture methods. It is hoped that after this empowerment, high competitive products can be formed.
Pelatihan Pembuatan Asap Cair dengan Memanfaatkan Limbah Batok Kelapa pada Kelompok Usaha Katering Penajoh Aceh Guna Meningkatkan Omset Penjualan Kelompok Mujiburrahman, Mujiburrahman; Riski, Aflia; Kamil, Ade Ikhsan; Muliari, Muliari; Chalid, Ibrahim; Habibi, Muhammad; Yulia, Ruka
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i1.22429

Abstract

Kelompok Katering Penajoh Aceh, merupakak kelompok usaha rumahan yang memiliki produk unggulan muloh teuepeh. Muloh teupeh telah menjadi produk unggulan dan favorit pelanggan penajoh aceh. Namun, seiring berjalannya waktu, kelompok usaha mengalami tantangan dalam hal daya tahan produk. Muloh teupeh tidak tahan lama atau cepat basi, sementara pesanan produk banyak yang diorder dari luar daerah. Namun karena cepat basi, katering kesulitan dalam mengirim produk karena cepat basi. Namun disisi yang lain, usaha banyak mengahasilkan limbah batok kelapa dari produk muloh teupeh yang benyak membutuhkan santan. Atas dasar persoalan tersebut, untuk mengatasi muloh teupeh cepat basi maka batok kelapa dimanfatakan untuk meproduksi asap cair, pengawet alami. Metode yang digunakan dalam memproduksi muloh teupeh kepada kelompok ushaa penajoh aceh dengan mengyuankan pendekatan pendidikan orang dewasa, dimulai dengan sosialisasi dan pelatihan, sembari menyiapakan peralatan pembautan asap cair. Dimana kemudian diikuti dengan praktek pembuatan asap cair dengan di akhiri pada penerapan asap cair pada produk. Hasil dari pelatihan, kelompok telah mampu memproduksi asap cair dengan memanfaatkan limbah batok kelapa dan menghasilakan muloh teupeh yang sudah awet dengan menggunakan asap cair. Sehingga Katering Penajoh Aceh telah mampu melakukan ekpansi pasar ke luar daerah, dimana berimplikasi pada peningkiatan penjualan.
Diversity and Conservation Status of Sharks Based on Samudera Kutaraja Fishery Port, Banda Aceh Hikmal, Zulhaikal; Salmarika, Salmarika; Imamshadiqin, Imamshadiqin; Muliari, Muliari; Rusman, Renggalyta; Farhan, Muhammad; Valentinoo, Bagas Arie Maulana
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 6, No 1 (2025): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 6 Nomor 1
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v6i1.12045

Abstract

Sharks are a group of cartilaginous fish that are vulnerable to the impacts of overfishing due to their slow growth and limited reproductive ability. Therefore, it is important to periodically collect data on shark species to update population information and identify endangered species. This study used a direct observation method with data collection based on morphological characters to identify the shark species found. Data analysis was carried out descriptively qualitatively. The results of the study recorded 44 individual sharks from various species. Chiloscyllium punctatum was recorded as the most commonly found species with 14 individuals, while Chiloscyllium hasselti was only recorded as 5 individuals. Based on conservation status, 5 shark species were found that were included in Appendix II of CITES and there were 3 non-Appendix species. These findings indicate the importance of conservation efforts to prevent future declines in shark populations
Pelatihan Penggunaan Teknologi Penangkapan Ikan (Fish Finder) Kepada Nelayan Desa Cot Seurani Kabupaten Aceh Utara Erniati, Erniati; Andika, Yudho; Imamshadiqin, Imamshadiqin; Imanullah, Imanullah; Muliani, Muliani; 'Akla, C. M. N.; Muliari, Muliari; Syahrial, Syahrial; Ruzanna, Arina; Salmarika, Salmarika; Irmayunita, Irmayunita; Tauladan, Toha Ali; Rahmadian, Alfina Wahyu; Aprilita, T. Salsa
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya memanfaatkan sumberdaya perikanan secara maksimal, maka perlu didukung dengan  engetahuan dan teknologi. Lokasi penangkapan ikan oleh nelayan Desa Cot Seurani cenderung tidak tepat karena umumnya hanya mengandalakan tanda-tanda alam, perasaan, dan faktor keberuntungan. Bahkan tidak jarang pula saat menurunkan alat tangkap (seperti jaring, pancing, dan lain-lain). Penggunaan teknologi yang tepat merupakan salah satu alternatif yang dapat memecahkan masalah penangkapan ikan. Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh nelayan adalah fish finder. Fish finder merupakan teknologi yang dapat mendeteksi objek bawah laut yang dengan memanfaatkan gelombang suara (akustik). Fish finder dapat memberikan informasi yang detail yaitu tentang kelimpahan, sebaran, dan posisi ikan, serta alat ini mampu memberikan data real time. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan peningkatan keterampilan kepada nelayan khususnya kelompok nelayan desa cot seurani tentang manfaat penggunaan fish finder. Pengabdian ini menggunakan metode pendekatan community development (pengembangan masyarakat) melalui pelatihan berdasarkan teori dan praktik dengan ceramah serta diskusi yang terarah (Focus Group Discussion/FGD). Pelaksanaan pengabdian ini dimulai dengan survei lokasi, penandatanganan Kerjasama dengan kelompok nelayan dan pelatihan. Kegiatan pengabdian terlaksana dengan baik, terstruktur, lancar serta sukses, dimana pelaksanaan kegiatannya dilakukan dengan 2 sesi yaitu sesi teori dan sesi praktik. Dampak dari pengabdian ini nelayan mampu menggunakan Fish Finder dengan baik serta nelayan mengerti dan memahami hasil luaran (membaca layar) dari Fish Finder sehingga nantinya diharapkan mampu meningkatkan produksi perikanan tangkapan dan meningkatkan kesejahteraan kelompok nelayan.
Inovasi desain keramba untuk budidaya tiram dalam meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir di Gampong Cot Seurani, Kabupaten Aceh Utara (Innovation of cage design for oyster cultivation on improving the economy of coastal communities in Cot Seurani Village, Aceh Utara District) Imamshadiqin, Imamshadiqin; Erniati, Erniati; Muliari, Muliari; Salmarika, Salmarika; Ruzanna, Arina; Imanullah, Imanullah; Fikri, Rizalul; Sitanggang, Hizrah Ayumi
Buletin Pengabdian Vol 3, No 3 (2023): Bull. Community. Serv.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/bulpengmas.v3i3.34975

Abstract

Cot Seurani Village is one of the coastal villages in Muara Batu District, North Aceh Regency which has fisheries and marine potential that can be used as oyster cultivation land. The people in Cot Seurani Village predominantly work as fishermen, the potential of existing oysters has not been utilized optimally, they still collect them directly from nature, such as on rocks at TPI and its surroundings. The aim of this service activity is to introduce, socialize and directly practice the innovation of oyster cages which can be used as oyster cultivation business land in Cot Seurani Village, North Aceh in order to encourage oyster farmers to open oyster cultivation businesses independently and in a measurable manner using economical materials. The stages of this activity include program planning, preparation, socialization on making oyster cages, lowering oyster cages into the sea and monitoring and evaluating to publishing the results of the service in print media and scientific journals, as well as making reports on the results of the service. The final result, in the form of samples of oyster cage products that have been lowered into the sea, can be used by oyster farmers as an environmentally friendly oyster cultivation area to facilitate the production process and improve the welfare of oyster farmers in Cot Seurani Village.
Kandungan lipid dan hormon reproduksi ikan nila (Oreochoromis niloticus Linnaeus 1758) yang dipapar limbah cair kelapa sawit Khairatun Nisak; Yusrizal Akmal; Muliari Muliari; Ilham Zulfahmi
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 2 No 2: November 2020
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v2i2.394

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses penurunan kadar konsentrasi yang terjadi pada kinerja hormon reproduksi (estradiol, progesterone, testosterone) dan proses penurunan kadar lipid pada hati serta gonad akibat dari paparan limbah cair kelapa sawit. Uji yang digunakan adalah ikan nila betina dengan kisaran 9-10 gram dan panjang 10-13 cm. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri 4 perlakuan dengan 3 ulangan. Perlakuan A: (0% Limbah Cair Kelapa Sawit), PerlakuanB (10% dari nilai LC50-96 jam :1,565 mg/L), perlakuan C : (15% dari nilai LC50-96 : 2,347 mg/L), Perlakuan D:(20% dari nilai LC50-96: 3,13 mg/L). Pengujian hormon reproduksi (estradiol, progesterone, testosterone) menggunakan metode Elisa Kit, sedangkan untuk pengujian lipid hati dan gonad dengan metode Soxhlet dan dianalisis menggunakan stastistik anova satu arah. Hasil penelitian menunjukkan pengujian hormon estradiol dan testosterone pada ikan nila yang dipapar limbah cair kelapa sawit menunjukkan perbedaan nyata disebabkan terjadinya proses penurunan kinerja dan fungsi hormon reproduksi menjadi terhambat dan berdampak pada proses pematangan gonad, sedangkan pengujian lipid gonad pada ikan nila yang menunjukkan perbedaan nyata dikarenakan pada proses transfer lipid terjadinya gangguan pada gonad.
Karakteristik mikrobiologi Terasi Seruway pada kemasan dan suhu penyimpanan yang berbeda Cut Ayu Nurazmi; Rindhira Humairani; Yusrizal Akmal; Muliari Muliari; Ilham Zulfahmi
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 3 No 2: November 2021
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v3i2.746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mikrobiologi terasi seruwey pada kemasan dan suhu penyimpanan yang berbeda di Desa Pusong Kapal KecamatanSeruwey Kabupaten Aceh Taming.Penelitian dilakukan selama 60 hari dari Februari hingga Maret 2020 di Laboratorium Program Studi Budidaya Perairan Universitas Almuslim Bireuen. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif .Parameter yang diamati adalah jumlah koloni dan jenis mikroba.perhitungan dilakukan terhadap cawan petri dengan jumlah koloni bakteri antara 30-300. Perhitungan Total Plate Count dinyatakan sebagai jumlah koloni bakteri hasil perhitungan dikalikan faktor pengencer. Dan selanjutnya dihitung menggunakan rumus TPC (Total Plate Count) dengan 3 kemasan yaitu Alumunium Foil, HDPE dan Vakum dan 4 suhu penyimpanan yaitu 4°C, -8°C, 28°C dan 40°C dengan waktu penyimpanan 10 H, 20H, 30H dan 40H.Parameter mutu yang paling cepat mengalami penurunan selama penyimpanan yang ditunjukkan dengan nilai koefisien k mutlak atau nilai koefisien korelasi (R 2 ) paling besar. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Untuk nilai R2 tertinggi terdapat pada kemasan Vakum dengan nilai R2: 0,987 dan nilai R2 terendah terdapat pada kemasan HDPE dengan nilai R2: 0,011.
Morfologi neorocranium Tor tambroides, Tor douronensis, Tor tambra, dan Tor soro Intan Nazarah; Yusrizal Akmal; Muliari Muliari
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 4 No 1: Mei 2022
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v4i1.1424

Abstract

Ikan genus Tor merupakan ikan endemik Indonesia yang terancam punah. Penelitian ini ditujukan untuk melihat perbedan morfologi neurocranium pada genus Tor. Analisis data neurocranium keempat ikan genus Tor dilakuakn secara deskriptif. Seluruh data disajikan dalam bentuk gambar dan table. Analisis struktur neurocranium dari empat spesies Tormenunjukkan perbedaan, termasuk tulang oksipital, ethmoid lateral, frontal, infraorbital, hidung, preethmoid, prootic, pterotic, vomer, ethmoid lateral, processus pterotic, dan tulang processus spenotic lateral, di mana tulang Perbedaan struktur neurocranium meliputi ukuran, jumlah, dan perkembangan tulang. T. tambroides dan T. douronensis cenderung berkerabat lebih dekat dibandingkan dua spesies lainnya.
Identification of fishing grounds and fishing gear distribution as basis for fisheries management in North Aceh Waters Imamshadiqin Imamshadiqin; Salmarika Salmarika; Muliari Muliari; Randa Fadhilah Tambunan; Zulhaikal Hikmal; Alvi Rahmah; Imelda Agustina; Ratna Mutia Aprilla
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 7 No 1: May 2025
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v7i1.3195

Abstract

Determining the fishing ground is a factor that greatly determines the success of fishing operations. In determining fishing grounds, fishermen generally still use traditional methods. One of the more advanced ways of determining fishing grounds is by using remote sensing through oceanographic distribution. This study aims to determine the distribution of fishing grounds and fishing gear based in North Aceh Waters. The method used in this study is direct observation in the waters. Observations were made on fishing boats at each station to obtain data on the coordinates of fishing areas and fishing gear. The sampled vessels totaled 40 vessels (each station had eight vessel samples). Mapping analysis was conducted by using Map Source and Arc Map applications. The fishing grounds of small-scale fishers in North Aceh Waters are between 2 - 44 nautical miles. The Coordinate point distribution of fishing areas Krueng Mane is at 5°37'51.30“LU; 96°54'26.26” BT, Bungkah is at 5°16'19.91” LU; 96°58'9. 32“BT, Bangka is at 5°15'34.70” LU and 97°1'58.48“BT, Kuala Keuruto Barat is at 5°10'21.22” LU and 97°15'32.59” BT, and Kuala Cangkoi is at 5°11'26.04” LU and 97°18'38.15” BT. The dominant fishing gear used by fishermen is handlines, followed by purse seine and Katrol or Langge. Fishing aids are FADs and bait.
Co-Authors 'Akla, C. M. N. Ade Ikhsan Kamil Adian Aristia Anas Aflia Riski Afrina Afrina Agung Setia Batubara Alvi Rahmah Andika, Yudho Anis Nugrahawati Aprilita, T. Salsa Asih Makarti Muktitama Batubara, Agung Setia Chairun Nisa Chalid, Ibrahim Cut Ayu Nurazmi Cut Rozana Sari DEDI SOEDHARMA Derli Aidil Dinar Tri Soelistyowati Djamani Rianjuanda Epa Paujiah, Epa Erniati Erniati Fitria Nelda Fautama Hakim, Syahirman Hani Plumeriastuti Hanum Hanum Hikmal, Zulhaikal Hizrah Ayumi Sitanggang Ikram, Said Ilham Zulfahmi Ilham Zulfahmi Ilham Zulfahmi Imamshadiqin Imamshadiqin Imamshadiqin, Imamshadiqin Imanullah, Imanullah Imelda Agustina Imron Imron, Imron Ina Maulina Intan Nazarah Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur Irfannur, Irfannur Irmayunita, Irmayunita Irwansyah Irwansyah Izwar, Akmal Kavinta Melanie Khairatun Nisak m rezeki muamar Mahdaliana Mahdaliana Muchammad Yunus Muhammad Farhan Muhammad Habibi Mukhlis Mukhlis Muliani Muliani, Muliani Mulqiya Maisura Musrizal, Musrizal Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Nazwa Nursyifa NEVIATY PUTRI ZAMANI Nopri Yanto Radhi, M Rahmadian, Alfina Wahyu Randa Fadhilah Tambunan Ratna Mutia Aprilla Rena Marlinda Rinaldi Rinaldi Rindhira Humairani Rindhira Humairani Rizalul Fikri, Rizalul Rufi'i Rusman, Renggalyta Ruzanna, Arina Salahuddin Salahuddin Salmarika, Salmarika Sitanggang, Hizrah Ayumi SYAHRIAL SYAHRIAL Syamsiar, Syamsiar Tauladan, Toha Ali Valentinoo, Bagas Arie Maulana Wenny Novita Sari Win Konadi Yeni Dhamayanti Yudi Herdiana Yulia, Ruka Yusrawati Yusrawati Yusrizal Akmal Zulhaikal Hikmal