Claim Missing Document
Check
Articles

WORKSHOP PENULISAN PTK DAN ARTIKEL ILMIAH PADA MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) IPA SMP/MTs KABUPATEN MELAWI Rindah Permatasari; Erlin Eveline; Nurul Apsari; Novika Lestari; Eko Fery H.S.
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i1.978

Abstract

: Salah satu bentuk pengembangan profesi guru adalah guru mampu menulis penelitian tindakan kelas dan mempublikasikannya dalam bentuk artikel ilmiah. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan dengan MGMP IPA SMP/MTs Kabupaten Melawi, diidentifikasi permasalahan yang dihadapi mitra sebagai berikut: (a) Guru terkendala dalam menulis PTK dan artikel; (b) Guru kurang memahami dalam merancang dan tahap-tahap dalam penelitian tindakan kelas, dan (c) Guru terkendala dalam publikasi di Jurnal Nasional Terakreditasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam penulisan PTK dan Artikel Ilmiah. Kegiatan PKM dilakukan dalam bentuk pelatihan dengan metode-metode yang bervariasi seperti ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok serta praktik pembuatan artikel ilmiah. Peserta dalam pelatihan ini adalah Guru-guru MGMP IPA kabupaten Melawi. Teknik observasi dan angket digunakan untuk melihat pemahaman dan respon guru terhadap penulisan karya tulis ilmiah. Berdasarkan data diketahui bahwa diawal kegiatan, peserta memiliki tingkat pemahaman sebesar 63 point dan meningkat menjadi 74 point setelah dilaksanakan kegiatan. Peningkatan pemahaman terdapat direntang 0.30 pada kategori sedang, artinya peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai penulisan PTK dan Artikel ilmiah dalam kategori sedang.
KEPUASAN PESERTA PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN IPA/FISIKA Novika Lestari; Rindah Permatasari; Erlin Eveline; Eko Fery Haryadi S; Nurul Apsari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15017

Abstract

Kurikulum merdeka adalah bentuk kurikulum pembelajaran intrakulikuler yang beragam dengan konten lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu dalam memahami konsep dan menguatkan kompetensi. Penerapan kurikulum merdeka pada jenjang SMP/SMA di Kabupaten Melawi masih terbatas pada beberapa sekolah penggerak. Akibatnya, masih banyak pendidik/guru di Kabupaten Melawi belum mengetahui penerapan kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Padahal, rencana penerapan kurikulum merdeka akan dilaksanakan serentak di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Melawi. Metode pelaksanaan PKM adalah pendidikan masyarakat pada kelompok tidak produktif secara ekonomi, Peserta PKM adalah guru-guru MGMP Fisika dan IPA yang ada di Kabupaten Melawi. Pelaksanaan PKM dilaksanakan di Zoom Meeting yang diikuti oleh 67 peserta. Hasil kegiatan menunjukan bahwa kepuasan peserta kegiatan pelatihan implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran IPA/Fisika adalah baik. Namun, masih ada beberapa yang perlu diperhatikan diantaranya kesiapan fasilitas kegiatan. Hal lain yang perlu dilakukan pada kegiatan selanjutnya adalah pendampingan penyusunan instrumen yang digunakan pada proses implementasi kurikulum merdeka secara langsung dan terbimbing.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MENGGUNAKAN BAHAN AJAR SISTEM PERSAMAAN LINEAR (SPL) Yumi Sarassanti; Rindah Permatasari
Bahasa Indonesia Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.361 KB) | DOI: 10.24260/add.v1i1.800

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam memecahkan permasalahan menggunakan bahan ajar sistem persamaan linear di SMK Bina Sabjanoba. Metode dalam penelitian ini Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas X yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yakni tes dan juga angket. Intrumen dalam penelitian ini yaitu lembar soal tes kemampuan pemecahan masalah berkaitan dengan soal sistem persamaan linear serta lembar angket. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan siswa dalam memecahkan permasalahan sistem persamaan linear dengan menggunakan bahan ajar sistem persamaan linear pada tingkat tinggi termasuk ke dalam kategori sangat rendah. kemampuan siswa dalam memecahkan masalah termasuk dalam kategori rendah kebanyakan siswa kesulitan dalam menyelesaikan masalah pada persamaan linear tiga variabel, sehingga bahan ajar yang dibuat masih perlu diperbaharui sehingga mudah dipahami oleh setiap siswa dan membantu siswa dalam memecahkan permasalahan sistem persamaan linear.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA SATUAN PENDIDIKAN DI DESA KOMPAS RAYA KABUPATEN MELAWI Erlin Eveline; Novika Lestari; Eko Fery Haryadi Saputro; Rindah Permatasari; Nurul Apsari
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i2.1052

Abstract

Abstract: The teacher's pedagogic competence is an important factor in the success of student learning in the classroom. Teachers must be able to plan and carry out learning. One of the competencies that teachers need to improve in the implementation of learning is related to learning media. Besides being able to use it, teachers need to be able to make learning media. However, in learning activities at SMPN 1 Pinoh Utara, the use of technology-based media that can be accessed online is difficult to implement due to limited internet networks. Flipbook and Ispring media can be used to overcome this problem because they can be accessed offline. This service aims to improve teacher competence in making technology-based learning media that can be accessed offline. The method used in this activity is training. The training was held on January 31, 2023 at SMPN 1 Pinoh Utara, Kompas Raya Village, Melawi Regency, and attended by 17 participants. During the activity, participants were given a pretest and posttest. The pretest was given a questionnaire to determine whether the participants were familiar with the Flipbook and Ispring applications as learning media. Posttest was given a satisfaction questionnaire on service activities. The material provided is the creation of learning media using the Flipbook and Ispring applications. The results obtained show that the participants: (1) are familiar with and able to make learning media using the Flipbook and Ispring applications, (2) Participants are satisfied with the community service activities. Only one participant stated that the time allotted was not suitable for delivering the material. Training can increase teacher competence in making learning media.Keywords: Teacher, competence, learning media, flipbook, ispring Abstrak: Kompetensi pedagogik guru menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran siswa di kelas. Guru harus mampu merencanakan dan melaksanakan pembelajaran. Salah satu kompetensi yang perlu ditingkatkan guru dalam pelaksanaan pembelajaran adalah berkaitan dengan media pembelajaran. Selain mampu menggunakan, guru perlu juga mampu membuat media pembelajaran. Namun, dalam kegiatan pembelajaran di SMPN 1 Pinoh Utara, penggunaan media berbasis teknologi dan dapat diakses secara online sulit diterapkan karena keterbatasan jaringan internet. Media Flipbook dan Ispring dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan tersebut karena dapat diakses secara offline. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi dan dapat diakses secara offline. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan. Pelatihan dilaksanakan pada 31 Januari 2023 di SMPN 1 Pinoh Utara Desa Kompas Raya Kabupaten Melawi diikuti oleh 17 peserta. Selama kegiatan, peserta diberikan pretest dan posttest. Pretest diberikan angket untuk mengetahui apakah peserta telah mengenal aplikasi Flipbook dan Ispring sebagai media pembelajaran atau tidak. Posttest diberikan angket kepuasan terhadap kegiatan pengabdian. Materi yang diberikan adalah pembuatan media pembelajaran menggunakan aplikasi Flipbook dan Ispring. Hasil yang diperoleh menunjukkan peserta: (1) telah mengenal dan mampu membuat media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Flipbook dan Ispring, (2) Peserta puas dengan kegiatan pengabdian. Hanya satu orang peserta menyatakan bahwa waktu yang disediakan tidak sesuai untuk penyampaian materi. Pelatihan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam membuat media pembelajaran. Kata kunci: Guru, kompetensi, media pembelajaran, flipbook, ispring
Analisis Pemecahkan Masalah IPA Siswa SMP di Melawi Permatasari, Rindah; A, Klara; Jona, Pebri Hendrik; Cane, Eka Marsanda
QUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/qjpia.v4i1.1907

Abstract

Pemecahan masalah merupakan alat utama dalam pembelajaran IPA. Setelah siswa mempelajari konsep-konsep IPA, diharapkan siswa tidak hanya menguasai konsep-konsep yang telah dipelajarinya akan tetapi dapat mengaplikasikan konsep-konsep tersebut dan menggunakan hubungan antar konsep yang satu dengan yang lainnya ke dalam berbagai situasi dan masalah berbeda. Tujuana dari penelitian ini adalah Bagaimanakah kemampuan Memecahkan Masalah IPA Siswa SMP di Melawi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Tempat penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Pinoh Selatan dan SMP Kristen Ekklesia Nanga Pinoh 2. Populasi dari penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Pinoh Selatan dan siswa SMP Kristen Ekklesia Nanga Pinoh dengan jumlah keseluruhannya berjumlah 41 orang peserta didik  yang terdiri atas 18 orang peserta didik dan SMP Kristen Ekklesia Nanga Pinoh dengan jumlah 23. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah IPA dan lembar wawancara Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah, secara umum dapat diketahui bahwa rata-rata tingkat pemecahan masalah siswa tergolong rendah dengan nilai rata-rata sebesar 24,68. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa yaitu 50 sedangkan nilai terendah yang diperoleh siswa yaitu 3. Ditinjau dari hasil wawancara diketahui bahwa ternyata siswa tidak memiliki kesiapan dalam mengerjakan soal, tidak percaya dengan jawaban sendiri dan kurang dalam perhitungan matematis. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian diketahui bahwa hasil tes kognitif pemecahan masalah siswa, di peroleh rata-rata nilai pemecahan masalah yaitu 24,68 hal ini berbanding lurus dengan hasil wawancara metakognisi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan metakognisi dan efikasi siswa masih tergolong rendah.
PENGGUNAAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Jona, Pebri Hendrik; Permatasari, Rindah; Eveline, Erlin
QUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan Aplikasinya Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/qjpia.v3i2.1875

Abstract

This research was conducted at Belimbing 1 State High School. This research aims to determine the effect of student worksheets based on the guided discovery learning model on critical thinking.This type of research is quantitative, using a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The sample in this study consisted of 47 students, of which the control class consisted of 24 and the experimental class consisted of 23. Data collection techniques use written tests with research instruments in the form of essay questions. Data were analyzed using the t-test. Theresults of data analysis using the t-test in the control class and experimental class showed that Tcount was greater than Ttable, namely 5.201 2.01410 and Sig. (2-Tailed) = 0.000 0.05. It is concluded that there is a significant influence on the use of student worksheets based on the Guided Discovery Learning learning model on critical thinking skills. It was concluded that there was an increase in critical thinking skills after learning using student worksheets based on the Guided Discovery Learning learning model in the high category. In this way, student worksheets based on the Guided Discovery Learning learning model are able to foster students' critical thinking abilities. Keywords       : Guided Discovery learning model, Critical Thinking Ability, Student Worksheets.
Klinik Eduprenuership Berbasis Life Skill Program 5.0 : Upaya Peningkatan Minat Berwirausaha pada Siswa di Zona Terisolir-Kalimantan Barat Permatasari, Rindah; Tirsa, Aprima
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v4i2.3332

Abstract

Edupreunership Clinic Based on Life Skill Program5.0 at SMA N 1 Pinoh Utara aims to measure Student Entrepreneurial Interest and student Life Skills integrated in Eduprenuership. Activities consist of preparation, The implementation of community service is carried out with a method that is planned and designed according to the characteristics and needs of the fostered partners. Implementation and Evaluation. The excellence of this program lies in efforts to increase partners' knowledge, interest and skills in entrepreneurship which consists of the planning stage, product manufacturing to the marketing process of business products. The results of the activity show that there is a significant increase before and after the implementation of eduprenuership training activities in the form of increased interest, knowledge and entrepreneurial skills of students. Overall, this program intends to create an entrepreneurial culture for high school students so that it can produce a generation of creative and innovative entrepreneurs and can collaborate with local industries and financial institutions so as to help students understand market needs and financial resources.
PENGGUNAAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Jona, Pebri Hendrik; Permatasari, Rindah; Eveline, Erlin
QUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan Aplikasinya Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/qjpia.v3i2.1875

Abstract

This research was conducted at Belimbing 1 State High School. This research aims to determine the effect of student worksheets based on the guided discovery learning model on critical thinking.This type of research is quantitative, using a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The sample in this study consisted of 47 students, of which the control class consisted of 24 and the experimental class consisted of 23. Data collection techniques use written tests with research instruments in the form of essay questions. Data were analyzed using the t-test. Theresults of data analysis using the t-test in the control class and experimental class showed that Tcount was greater than Ttable, namely 5.201 > 2.01410 and Sig. (2-Tailed) = 0.000 < 0.05. It is concluded that there is a significant influence on the use of student worksheets based on the Guided Discovery Learning learning model on critical thinking skills. It was concluded that there was an increase in critical thinking skills after learning using student worksheets based on the Guided Discovery Learning learning model in the high category. In this way, student worksheets based on the Guided Discovery Learning learning model are able to foster students' critical thinking abilities. Keywords       : Guided Discovery learning model, Critical Thinking Ability, Student Worksheets.
Analisis Pemecahkan Masalah IPA Siswa SMP di Melawi Permatasari, Rindah; A, Klara; Jona, Pebri Hendrik; Cane, Eka Marsanda
QUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan Aplikasinya Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/qjpia.v4i1.1907

Abstract

Pemecahan masalah merupakan alat utama dalam pembelajaran IPA. Setelah siswa mempelajari konsep-konsep IPA, diharapkan siswa tidak hanya menguasai konsep-konsep yang telah dipelajarinya akan tetapi dapat mengaplikasikan konsep-konsep tersebut dan menggunakan hubungan antar konsep yang satu dengan yang lainnya ke dalam berbagai situasi dan masalah berbeda. Tujuana dari penelitian ini adalah Bagaimanakah kemampuan Memecahkan Masalah IPA Siswa SMP di Melawi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Tempat penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Pinoh Selatan dan SMP Kristen Ekklesia Nanga Pinoh 2. Populasi dari penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Pinoh Selatan dan siswa SMP Kristen Ekklesia Nanga Pinoh dengan jumlah keseluruhannya berjumlah 41 orang peserta didik  yang terdiri atas 18 orang peserta didik dan SMP Kristen Ekklesia Nanga Pinoh dengan jumlah 23. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah IPA dan lembar wawancara Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah, secara umum dapat diketahui bahwa rata-rata tingkat pemecahan masalah siswa tergolong rendah dengan nilai rata-rata sebesar 24,68. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa yaitu 50 sedangkan nilai terendah yang diperoleh siswa yaitu 3. Ditinjau dari hasil wawancara diketahui bahwa ternyata siswa tidak memiliki kesiapan dalam mengerjakan soal, tidak percaya dengan jawaban sendiri dan kurang dalam perhitungan matematis. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian diketahui bahwa hasil tes kognitif pemecahan masalah siswa, di peroleh rata-rata nilai pemecahan masalah yaitu 24,68 hal ini berbanding lurus dengan hasil wawancara metakognisi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan metakognisi dan efikasi siswa masih tergolong rendah.
Efektivitas Media Elektronik Interaktif Materi Pertumbuhan dan Perkembangan untuk Pembelajaran Siswa Sekolah Menengah Eveline, Erlin; Permatasari, Rindah
QUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/qjpia.v5i2.4441

Abstract

Plant growth and development is one of the topics included in the current Indonesian education curriculum for Grade XII in senior high schools, and it is also known to be one of the challenging and difficult topics for students to understand. At present, there is no available learning media that adequately supports teachers in explaining this material optimally. Additionally, the time allocated for laboratory practicum activities is minimal. One of the media that can visualize the process of plant growth and development in a short amount of time is an interactive PowerPoint multimedia on the growth and development of lettuce (Lactuca sativa L..) through a floating raft hydroponic system. This study was conducted to evaluate the effectiveness of using interactive PowerPoint multimedia in teaching the topic of plant growth and development to Grade XII students in senior high school. The research was carried out in two stages. The first stage involved observing lettuce growth and development, conducted at Greenhouse Orchid Center in Pontianak. The second stage involved evaluating the effectiveness of the interactive PowerPoint multimedia by biology teachers from 12 senior high schools in Pontianak, using a closed questionnaire comprising seven criteria and 20 questions. The evaluation results showed that the interactive PowerPoint multimedia was highly effective (87.25%) and met all the predetermined criteria. Keywords: effectiveness, interactive powerpoint multimedia, growth, development, floating hydroponics, Lactuca sativa L..