Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

KEARIFAN EKOLOGIS SUKU DAYAK UUD DANUM DALAM NOVEL DANUM Wulansari, Fitri; Hartati, Mesterianti; Melia, Melia
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i2.5467

Abstract

ABSTRAKKrisis ekologis global, yang ditandai oleh isu seperti perubahan iklim dan degradasi lingkungan, bersumber dari minimnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Sastra, sebagai media yang merefleksikan nilai-nilai budaya, menawarkan potensi signifikan untuk menumbuhkan kesadaran ekologis , namun integrasi etika lingkungan dan kearifan lokal dalam pembelajaran bahasa dan sastra masih tergolong minim. Penelitian ini bertujuan menelaah nilai kearifan lokal terkait interaksi manusia dengan alam dalam novel Danum karya Abroorza A. Yusra. Dengan menggunakan metode analisis isi kualitatif dan pendekatan ekokritik. Sumber data berasal dari kata-kata atau kalimat yang ada di dalam novel Danum. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi kajian ekokritik sastra di Indonesia serta kontribusi praktis bagi pengembangan materi pembelajaran yang memperkuat kesadaran ekologis dan melestarikan kearifan lokal.Kata Kunci: Ekokritik, Etika Lingkungan, Kearifan Lokal, Novel Danum. ABSTRACTThe global ecological crisis, characterized by issues such as climate change and environmental degradation, stems from a lack of public awareness in safeguarding the environment. Literature, as a medium that reflects cultural values, offers significant potential for fostering ecological consciousness, yet the integration of environmental ethics and local wisdom in language and literature learning remains minimal. This research aims to analyze the values of local wisdom related to human-nature interaction in the novel Danum by Abroorza A. Yusra, using a qualitative content analysis method and an ecocritical approach. The data source consists of words and sentences within the novel Danum. This study is expected to make a theoretical contribution to literary ecocriticism studies in Indonesia, as well as a practical contribution to the development of learning materials that strengthen ecological awareness and preserve local wisdom.Keywords: Ecocriticism, Environmental Ethics, Local Wisdom, Danum Novel.
Perhitungan HPP Masakan Nasi Padang dengan Menggunakan Metode ABC Amelia, Melani Putri; Almadina, Hazzel Sasti; Aji, Indra Setiawan; Subarkah, Gabryel Abiyyu; Agnia, Ilma Syarifah; Althafunnisa, Hanof; Wulansari, Fitri; Situngkir, Tiar Lina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Restoran Arni Minang yang telah beroperasi selama 27 tahun mengkhususkan diri pada masakan Padang. Penerapan metode Activity-Based Costing (ABC) pada restoran ini bertujuan untuk menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) masakan Nasi Padang secara akurat, mendukung pengambilan keputusan strategis, dan membandingkan hasil perhitungan ABC dengan harga saat ini. Dengan mengamati proses memasak termasuk persiapan bahan, pemasakan, penyajian, dan pembersihan, kami mencatat waktu dan sumber daya yang digunakan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang alur kerja restoran. Hasil perhitungan HPP dengan metode ABC menunjukkan biaya yang dihasilkan hanya berbeda Rp 1.000 hingga Rp 2.000 dari harga yang ditetapkan. Walaupun selisihnya kecil, namun metode ABC mampu memberikan perkiraan biaya yang relevan dan mendekati harga pasar. Cara ini juga efektif dalam mengidentifikasi biaya tersembunyi dan alokasi biaya overhead, sehingga membantu manajemen dalam mengambil keputusan mengenai harga jual dan strategi pemasaran.
SOSIALISASI DAN PENINGKATAN PEMAHAMAN KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Thamimi, Muhammad; Hariyadi; Wulansari, Fitri; Yuliansyah, Aqis; Alimin, Al Ashadi
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v1i3.176

Abstract

Perubahan kebijakan pendidikan tinggi, khususnya implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM), menuntut pemahaman yang komprehensif dari sivitas akademika agar pelaksanaan pembelajaran berjalan secara optimal. Namun demikian, hasil observasi awal menunjukkan masih terbatasnya pemahaman dosen dan mahasiswa terhadap struktur dan implementasi kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Pontianak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan kurikulum serta meningkatkan pemahaman dosen dan mahasiswa terhadap kebijakan, struktur, dan implementasi kurikulum program studi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, dan pendampingan pemahaman dokumen kurikulum. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket sebelum dan sesudah kegiatan serta observasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dan kebijakan kurikulum, struktur kurikulum, capaian pembelajaran lulusan, keterkaitan mata kuliah dengan profil lulusan, serta implementasi MBKM. Rata-rata tingkat pemahaman peserta mengalami peningkatan yang signifikan setelah kegiatan dilaksanakan. Selain itu, peserta menunjukkan respons positif dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Dapat disimpulkan bahwa sosialisasi dan pendampingan kurikulum efektif dalam meningkatkan literasi kurikulum sivitas akademika dan mendukung peningkatan mutu pembelajaran di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Pontianak.
ANALISIS KETIDAKADILAN GENDER PADA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL YUNI KARYA ADE UBAIDIL SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Della Aulia Utami; Wulansari, Fitri; Hajjafiani, Dini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41891

Abstract

Gender inequality remains a relevant social issue and is frequently represented in literary works. One literary work that addresses this issue is Ade Ubaidil's novel Yuni. This study aims to describe the forms of gender inequality experienced by the main character in Yuni's novel and examine its implications for Indonesian language learning. This study uses a descriptive qualitative approach with text analysis methods and a socialist feminist approach. The research data consist of words, phrases, clauses, and sentences in the novel that depict gender inequality practices. Data collection techniques were conducted through documentary studies, while data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that Yuni experiences various forms of gender inequality, including marginalization, subordination, stereotypes, violence, and workload. This inequality arises as a result of a patriarchal social system that limits women's freedom of movement and freedom. The findings of this study have important implications for Indonesian language learning, particularly as teaching materials for literary appreciation that can foster awareness of gender equality, humanitarian values, and critical thinking skills in students.
Moral Values in the Character of Ale in Brian Krisna’s Novel A Bowl of Chicken Noodles Before Death Fitri Wulansari; Adinda Permata; Agil Purwitasari; Didimus Yanto; Salsa Billa; Shela Dwi Ananda
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2026): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/interactionjournal.v13i2.5752

Abstract

This study aims to describe the ethical values embodied in the character of Ale in Brian Khrisna’s work titled A Bowl of Chicken Noodles Before Death by applying a qualitative descriptive method based on a literature review. Research data were drawn from narrative excerpts, dialogues, and the main character’s behavior, analyzed using content analysis techniques. The findings reveal various moral values, such as gratitude, compassion, empathy, honesty, patience, a never-give-up spirit, the ability to forgive, and self-acceptance, which reflect positive human interactions with God, one another, and oneself. Ale’s character development shows a shift from a state of depression and despair toward a more positive understanding of life through the experiences and social interactions he undergoes. This novel serves not only as a form of entertainment but also as a tool for moral education that can shape the reader’s character and provide insight into the meaning of life.
Variasi Bahasa Melayu Dialek Kapuas Hulu pada Mahasiswa UPGRI Pontianak Fitri Wulansari; Emelda Ariyanti; Salma Salma; Nesya Exleria; Agasta Mardela
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 9, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v9i2.39854

Abstract

Abstract: This study aims to describe the linguistic variation of the Kapuas Hulu Malay dialect used by students of the English Language Education Study Program at Universitas PGRI Pontianak as a form of sociolinguistic identity in higher education. The background of this research is the limited studies examining the use of the Kapuas Hulu Malay dialect in academic settings, particularly in multilingual interactions among students. This research employed a qualitative descriptive approach with an ethnography of communication method. Data were collected through participatory observation, speech recording, and in-depth interviews with two students who are native speakers of the Kapuas Hulu dialect. Data analysis followed the interactive model proposed by Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the linguistic variations occur at the phonological, lexical, and syntactic levels, along with phenomena of code-switching, code-mixing, and language interference in both formal and informal communication. The use of the dialect functions as a marker of social and cultural identity as well as an adaptive communication strategy within the academic environment. Therefore, the Kapuas Hulu Malay dialect remains actively used and plays an important role in students’ communication practices in higher education.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi bahasa Melayu dialek Kapuas Hulu yang digunakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Pontianak sebagai bentuk identitas sosiolinguistik dalam konteks pendidikan tinggi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada terbatasnya kajian mengenai penggunaan dialek Melayu Kapuas Hulu di lingkungan akademik, khususnya dalam interaksi mahasiswa pada situasi multibahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi komunikasi. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, perekaman tuturan, dan wawancara mendalam terhadap 2 mahasiswa yang merupakan penutur asli dialek Kapuas Hulu. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bahasa yang ditemukan mencakup aspek fonologis, leksikal, dan sintaksis, serta terdapat fenomena alih kode, campur kode, dan interferensi bahasa daerah dalam komunikasi formal maupun informal. Penggunaan dialek tersebut berfungsi sebagai penanda identitas sosial dan budaya sekaligus sebagai strategi komunikasi adaptif dalam lingkungan akademik. Dengan demikian, dialek Melayu Kapuas Hulu tetap eksis dan memiliki peran penting dalam dinamika komunikasi mahasiswa di perguruan tinggi.
Analisis Sistem Sapaan Kekerabatan pada Masyarakat Dayak Kerabat di Kabupaten Sekadau Herlina Herlina; Fitri Wulansari; Abang Ismail Bin Haji Abang
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v14i1.8797

Abstract

The Dayak Kerabat community in Sekadau Regency has a kinship address system that not only reflects biological relationships but also embodies social norms, customs, and cultural values that are highly esteemed. This study aims to analyze the forms and meanings of kinship address terms in the Dayak Kerabat community and to understand how this system plays a role in building and maintaining social relationships. This research employs a descriptive method with a qualitative approach in sociolinguistics. Data were obtained through interviews with selected informants. The data analysis technique follows Miles and Huberman’s interactive model, which includes data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the kinship address system in the Dayak Kerabat community is divided into two main lineage patterns: vertical and horizontal. The terms of address used not only signify blood relations but also carry social meanings, such as respect for elders, social stratification, and customary marriage regulations. This study contributes to sociolinguistic research and the preservation of local language and culture, particularly in understanding the social dynamics of the Dayak Kerabat community.  
Efektivitas ice breaking berbasis aplikasi Teachy untuk mengembangkan literasi digital dan aktivitas belajar mahasiswa Fitri Wulansari; Muhammad Zikri Wiguna; Titi Fera; Rollik Rosoneri; Nafa Urbach Sari; Siti Ananda Saptiandini; Mohd Hafizan Bin Hashim
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v14i2.10031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas ice breaking berbasis aplikasi Teachy dalam meningkatkan literasi digital dan aktivitas belajar mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data 21 mahasiswa semester 3 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UPGRI Pontianak. Data dikumpulkan melalui angket daring dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Teachy dinilai efektif, interaktif, dan mampu meningkatkan motivasi, konsentrasi, serta partisipasi mahasiswa. Selain itu, Teachy berkontribusi pada pengembangan literasi digital melalui fitur-fitur yang mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran modern.
Analisis Sintaksis pada Tuturan Lisan Mahasiswa Asal Pontianak dalam Situasi Akademik Floriana Ignesia Desty; Fitri Wulansari; Eti Ramaniyar
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.10839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur sintaksis pada tuturan lisan mahasiswa asal Pontianak saat berinteraksi dalam situasi akademik formal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain linguistik korpus skala kecil, data dikumpulkan melalui teknik rekam dan catat dari presentasi makalah serta diskusi kelas di lingkungan perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga fenomena sintaksis utama: pelesapan afiksasi pembentuk kelas kata yang mengubah valensi verba, pergeseran urutan kata (inversi subjek-predikat) yang didorong oleh topikalikasi, serta intrusi partikel fatis dialek lokal yang memodifikasi modus klausa. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa tuturan akademik mahasiswa Pontianak tidak murni menggunakan ragam baku, melainkan membentuk interlanguage sintaksis yang terpengaruh oleh sistem tata bahasa Melayu Pontianak. Interferensi ini bukan sekadar defisit kompetensi berbahasa, melainkan strategi adaptasi kognitif dan pragmatis dalam mengelola beban wacana akademik.
CAMPUR KODE DIALEK MELAYU SEKADAU PADA MAHASISWA UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK Fitri Wulansari; Siti Khairiah; Devita Aprillia; Anggita Putri; Yohana Lilis
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 2 (2026): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v9i2.34773

Abstract

This study is designed to elucidate the patterns, categories, and social purposes of borrowing elements of the Sekadau dialect of Malay in the speech of students at PGRI University of Pontianak from a sociolinguistic perspective. The focus of this study is limited to the use of Indonesian, the Sekadau Malay dialect, and English in conversations among students in an academic setting. The approach adopted is qualitative descriptive, with data collection methods including non-intrusive participatory observation (SBLC), audio recording, and detailed note-taking. The study material consists of students’ spoken utterances containing code-mixing phenomena, which were then processed through information reduction, presentation of findings, and synthesis of conclusions. The findings indicate the existence of three classifications of code-mixing: internal, external, and combined, with a prevalence of internal code-mixing characterized by the insertion of the Sekadau Malay dialect into Indonesian. Significant research results indicate that the use of regional dialects functions not only as a means of communication but also as a symbol of identity and social cohesion, and is influenced by the forces of globalization through the adoption of English. Therefore, the code-mixing phenomenon reflects shifts within society and multilingual identity among students.