p-Index From 2021 - 2026
9.463
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Vokasi Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Edukasi Elektro JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL HERITAGE At-Tafkir Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan Majalah Kedokteran Andalas Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Indonesian Journal of Innovation Studies Indonesian Journal of Public Policy Review Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) Procedia of Social Sciences and Humanities Adabiyah: Jurnal Pendidikan Islam J-EDu : Journal - Erfolgreicher Deutschunterricht Jurnal Pengabdian Masyarakat Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Bahasa Daerah Indonesia Journal of Technology and System Information Indonesian Culture and Religion Issues Journal of Library and Archival Science INTERACTION Communication Studies Journal House of Wisdom: Journal on Library and Information Sciences Komunikatif : Jurnal Ilmiah Komunikasi Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity Frontiers on Healthcare Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL HERITAGE

Representasi Kritik Sosial Pada Lirik Lagu 1984 Oleh Superman is Dead Ariyansyah Arief Hidayatullah; Didik Hariyanto

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v13i1.5983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami bagaimana ekspresi kritik sosial yang di representasikan dalam lagu 1984 oleh Superman is Dead. Lagu ini dianggap sebagai salah satu karya yang sarat akan pesan sosial, menggambarkan keresahan terhadap isu-isu yang relevan dengan kondisi masyarakat. Dalam konteks sejarah dan budaya, musik sering kali menjadi medium bagi seniman untuk menyampaikan kritik terhadap ketidakadilan, penindasan, atau fenomena sosial tertentu. Lagu 1984 tidak hanya menjadi representasi artistik, tetapi juga menjadi bentuk protes simbolis terhadap berbagai masalah yang dihadapi masyarakat modern.Penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes untuk menganalisis bagaimana simbol dan tanda dalam lirik lagu tersebut merepresentasikan kritik sosial. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data primer berupa lirik lagu 1984 karya Superman Is Dead. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini mewakili beberapa macam kritik sosial, seperti pemerintahan yang otoriter, kesenjangan sosial, budaya konsumerisme serta pembungkaman suara masyarakat. Selain itu, lagu ini juga memberikan pesan yang kuat, mengajak masyarakat untuk tidak takut berbicara tentang kebenaran meskipun menghadapi risiko besar.
Representasi Kritik Sosial Pada Lirik Lagu 1984 Oleh Superman is Dead Ariyansyah Arief Hidayatullah; Didik Hariyanto
HERITAGE Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v13i1.5983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami bagaimana ekspresi kritik sosial yang di representasikan dalam lagu 1984 oleh Superman is Dead. Lagu ini dianggap sebagai salah satu karya yang sarat akan pesan sosial, menggambarkan keresahan terhadap isu-isu yang relevan dengan kondisi masyarakat. Dalam konteks sejarah dan budaya, musik sering kali menjadi medium bagi seniman untuk menyampaikan kritik terhadap ketidakadilan, penindasan, atau fenomena sosial tertentu. Lagu 1984 tidak hanya menjadi representasi artistik, tetapi juga menjadi bentuk protes simbolis terhadap berbagai masalah yang dihadapi masyarakat modern.Penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes untuk menganalisis bagaimana simbol dan tanda dalam lirik lagu tersebut merepresentasikan kritik sosial. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data primer berupa lirik lagu 1984 karya Superman Is Dead. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini mewakili beberapa macam kritik sosial, seperti pemerintahan yang otoriter, kesenjangan sosial, budaya konsumerisme serta pembungkaman suara masyarakat. Selain itu, lagu ini juga memberikan pesan yang kuat, mengajak masyarakat untuk tidak takut berbicara tentang kebenaran meskipun menghadapi risiko besar.
Co-Authors Abdul Manan Afifah, Fauziah Anis Ahmad Bahruddin, Ahmad Aini Nurul Ainur Rizki, Iqbal Akbar, Azriyansyah Fadil amelia fauziah husna, amelia fauziah An Nur, Ibbadurahman Anjarsari, Surya Aprillia, Titania Arich H. Anshorullah Arifin, M Saiful Ariyansyah Arief Hidayatullah Athoillah, Athoillah Islamy Aulia Rahman Aumas Pabuti Baghaswanta, Jeffrey Basri Hadi Baswedan, Fauzi Byant, Nadhila Annisa Darmawan, Muhammad Alif Dikdayanto, Ridho Ramadhani Djoko Laras Budiyo Taruno Dwi Prasetya, Andrean Fahlevi, Indra Fajar Muharram Farid I Hussein Fernanda, Eryansya Alga Fernando, Harben Ferry Adhi Dharma Fikrianto, Icho Ade Finny Fitry Yani Fitriana Wibowo Gunawan, Syahri Gustin, Eliana Ardelia Gustina Lubis Habibi, Risdan Dwiki Haris, Utari Kencana Hariyadi, Nanda Widyanita Herlambang SP Hidayatullah, Barriman Ima Ismara, Ketut Islamy, Athoillah Joko Susilo Khamila, Arini Hasna Khoirun Nisa Kino Kino Kino Kí¶hler, Thomas Latif, Muhamad Adul Lesmana, Sandi Putra Made Suginardha, I Maharani, Okvi Mahfud Mahfud Maritza, Belqis Destinola Mayetti Akmal Melyana, Azahra Aqita Menza , Noval Nabadi Sevi Meunmany, Santiphap Milavandia, Viranda Andri Moh. Khairudin Mubarokah, Umi Chabibah Siti Mufti, Risma Dewi Wahyu Muhamad Mahmud, Muhamad Muhammad Fathurrahman Muhammad Supriadi, Muhammad Muhammad Yani, Muhammad Muhammad, Dwi Alhadi Mulyanto, Kharisma Putri Mustaqim, Ilmawan Mutaqin Mutaqin Nadi Suprapto Nafish, Nur Arrizkin Najihan, Hayy Bilhaqqi Novi Nur Aini, Novi Nur Novialdi . Novianti, Anandita Putri Novitasari, Fara Diva Nur Fuadi, Muhammad Rofi Udin Nurhening Yuniarti Nurhening Yuniati Perdana, Rully Pradana, Argenta Diansyah PRAMONO, PUGUH Prastyo, Muhammad Fajar Dicky Pudjasetia, Faraby Alirsyad Putri, Safira Ramadhani Quynh, Nguyen Vu Rafiq, Arif Ainur Rahmawati , Neny Ramadhani, Rizky Ratti, Kara Thania Ridwan, Elent Praditya Rijal, Moch. Choirul Rinang Mariko Rismawati Yaswir Rita Fransina Maruanaya Rofi, Muhammad Hafiz Ainur Rohjai Badarudin Rosa Istanti, Panjarisa Dian Sagita, Faikatul Anggola Santiphap Meunmany Saputra, Rachmawan Dharma Savana, Ylin Diva Selina Irnleitner Septian Rahman Hakim Setiowati, Efi Sigit Yatmono Sudjatmiko, Dimas Prasetyo Syarafah, Nur Indah Teddy Surya Gunawan Totok Wahyu Abadi Tri Santoso, Redy Wei-Te, Liu Wincoko Winnuriyah, Winnuriyah Youri, Riana Yuanico Lirauka Yulkifli Yulkifli Yusri Dianne Jurnalis Yussof, Ishak Zahroudina, Dinda Zamtinah Zamtinah Zhadad, Naufal Rafi Zul Fahmi, Hafizhuddin Zulfikar, Fahmi