Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA ERA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DALAM PESEPEKTIF KADER KESEHATAN DI INDONESIA Mochammad Bagus Qomaruddin; Djazuly Chalidyanto; Riris Diana Rachmayanti
Jurnal Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v13i1.272

Abstract

Implementasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan menyebabkan peningkatan jumlah pasien.. Jika diasumsikan seseorang sudah sakit sehingga tidak memerlukan program pemberdayaan, kelangsungan program pemberdayaan masyarakat akan terancam. Tujuan penelitian adalah menentukan tingkat urgensi pemberdayan masyarakat di bidang kesehatan dalam era Jaminan Kesehatan Nasional menurut pengelola program pemberdayaan masyarakat di level desa. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang dilakukan secara cross sectional yang di lokasi Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur Indonesia. Sampel penelitian ini adalah 20 desa di lima wilayah kecamatan. Responden dalam penelitian ini di masing-masing desa adalah 5 orang kader kesehatan,  sehingga ada 100 orang kader.  Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analisis korelasi. Adapun teknik sample  yang  digunakan  dalam  penelitian ini  adalah menggunakan teknik purposive sampling disesuaikan dengan tujuan melakukan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman kader tentang jaminan kesehatan masyarakat kategori cukup (73,0%), Penilaian kader tentang pentingnya kegiatan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan menilai penting (78,0%). Variabel lama kerja dan pemahaman berhubungan signifikan dengan penilaian urgensi pemberdayaan masyarakat. Kesimpulan Apabila ditelusuri lebih lanjut ternyata yang belum dipahami oleh sebagian besar responden kader adalah dasar hukum JKN, asas sistem JKN, manfaat yang diterima oleh peserta JKN, kepesertaan JKN, pelayanan kesehatan rujukan, fasilitas kesehatan tingkat pertama, dan jenis layanan yang tidak bisa dicover. Kondisi tersebut tentunya perlu diperbaiki agar semua kader kesehatan mempunyai pemahaman yang baik tentang jaminan kesehaan masyarakat karena kader kesehatan adalah ujung tombak kegiatan pemberdayaan masyarakat di level desa.Kata Kunci: Jaminan Kesehatan; Sosial; PemberdayaanAbstractThe implementation of the Health Social Security Administering Body has led to an increase in the number of patients. The existence of an existing community empowerment program will be threatened if there is an assumption that someone is already suffering from illness, so there is no need for an empowerment program. The purpose of the study was to determine the level of urgency of community empowerment in the health sector in the era of National Health Insurance according to the manager of the community empowerment program at the village level. This research is an observational study conducted in a cross-sectional manner in Mojokerto Regency, East Java, Indonesia. The sample of this study was 20 villages in five sub-districts. Respondents in this study in each village were 5 health cadres, so there were 100 cadres. Collecting data using the interview method using a questionnaire. Data analysis was done descriptively and correlation analysis. The results showed that the understanding of cadres about community health insurance was in the sufficient category (73.0%), cadres' assessment of the importance of community empowerment activities in the health sector was considered important (78.0%). The variable length of work and understanding were significantly related to the assessment of the urgency of community empowerment. Conclusions (1) respondents' understanding of Community Health Insurance is quite good (2) community empowerment programs in the health sector are still considered important (3) there is a relationship between age, length of work and understanding of National Health Insurance with an assessment of the importance of community empowerment in the health sector in the era of insurance National Health.Keywords: Insurance, Health, Social, Empowerment
Co-Authors Achmad Noerkhaerin Putra Achmad Yudi Arifiyanto Achmad Yudi Arifiyanto Ade Nurma Ruditya Ade Nurma Ruditya, Ade Nurma Agung Dwi Laksono Akas Yekti Pulih Asih Alita Dewi Percunda Amen Desina Sari Arif Setiawan Arindani, Farichah Septiana ARIS KURNIAWAN Aris Kurniawan Aris Sujoko Aris Sujoko, Aris Arlina, Launa Inayati AS, Andi Indahwaty Asri, Fusarina Mumpuni Intantyana Auli Fisty Noor Azizah Budhi Setianto Budi Pranoto Dahlui, Maznah Dewi Kusumawati Dewi Retno Suminar Dhamanti, Inge Dyah Yuniati Elida Zairina Endang Lestari Ernawaty Ernawaty Eva Firdayanti Bisono Fandaruzzahra Putri Perdani Fany Arsyad Hidayaturachman Fathiyah Rahmah Hadi Masyurrosyidi Hadinata, Immanuel Michael Handayani, Novia Hapsari, Niky Isa Harlin, Ririk Hendrik Santoso Hikmah Ridho Hardyanti Hikmah Ridho Hardyanti, Hikmah Ridho I Gusti Bagus Wiksuana Indana Tri Rahmawati Indira Probo Handini Indira Probo Handini, Indira Probo Indra Gunawan Intantyana Asri, Fusarina Mumpuni Iriandoko, Ossy Wijaya Irwandy Irwandy Ismawantri, Putu Jihan Anfa Kinanti Setyastuti Kristina Dewi Lilik Wijayati Mahmudin, Ahmad Amin Mangilep, Adelia U. Ady Margarita, Livia Marlia Tanaya, Evelyn Martanto, Tri Wahyu Maznah Dahlui Mega Nurmalasari Wira Putri Michael Siswanto Mochammad Bagus Qomaruddin Moh Sholeh moh sholeh, moh Mohammad Hendra Kurniawan Monita Fenny Sudarsono Muhammad Atoillah Isfandiari Muhammad Miftahussurur Mustikawati, Bernadetta Indah Nadya Kumalasari Nila Novita Ningrum, Shely Oktavia Puspita Nungky Taniasari Nurhasmadiar Nandini Nuzulul Kusuma Putri Nyoman Anita Damayanti Ongko, Tjindrawati Oskar Renagalih Amarta Ossy Wijaya Iriandoko Ossy Wijaya Iriandoko Paramita, Ristiya Galih Pathak, Yashwant Perdani, Fandaruzzahra Putri Permatasari, Ririn Indah Prayitno, Antonius Adji Putri, Mutiara Sitha Rachmad Suhanda Raden Muhammad Ali Satria Raissa Manika Purwaningtias Raissa Manika Purwaningtyas Resty Varia Tutupoho Ria Asti Septianti Rien Rahmi Riandini Rinanti Rahayunig Bekti Ririk Harlin Ririn Indah Permatasari Riris Diana Rachmayanti Riris Diana Rachmayanti Rizmi Novishia Wijaya Rosally, Ruby Rizal Rosyidah Arafat, Rosyidah Ruby Rizal Rosally Saleh, Lalu Muhammad Setyastuti, Kinanti Shely Oktavia Puspita Ningrum Siti Fatonah Siti Hunainah Siti Hunainah Soesianingsih , Njoman Oly Sri Ramadany, Sri Stella Herliantine Febreani Sugiyatmi, Tri A. Supangat, Ririn Widyowati Sururut Tazkiyah Terivenna Wijaya Thinni Nurul Rochmah Tumbelaka, Reyner Valiant Ulfa, Ana Mariatul Ummu Kalsum Usman Hadi Usman Hadi Wagiyo Wagiyo Warih Kusumaningtyas Widodo J. Pudjirahardjo Widodo Jatim Pudjirahardjo Wijaya , Terivenna Windhu Purnomo Yenny Purwanti Yuanasika, Dwiky Yuniati, Dyah