Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

KESALAHAN BERBAHASA PADA MEDIA LUAR RUANG DI KABUPATEN BLORA DAN UPAYA PERBAIKANNYA Aeni, Yovi Nur; Chamalah, Evi
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 13, No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.13.1.93-102

Abstract

Media luar ruang saat ini menjadi media yang paling banyak diminati untuk sarana promosi suatu produk atau layanan jasa. Tetapi pada kenyataannya, masih ada beberapa pihak baik dari pembuat media luar ruang ataupun pemilik media luar ruang yang belum memperhatikan secara teliti mengenai penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah kebahasaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan berbagai kesalahan berbahasa yang ada pada media luar ruang di Kabupaten Blora serta untuk mendeskripsikan upaya perbaikanya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik purposive sampling digunakan sebagai teknik untuk mengambil sampel. Dalam mengambil sampel, peneliti mengacu pada pertimbangan yang sesuai dengan tujuan penelitian. Ketika mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik observasi lapangan dan dokumentasi visual terhadap media luar. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan teori kesalahan berbahasa dalam penerapan kaidah EYD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 22 kesalahan berbahasa. Kesalahan tersebut meliputi berbagai kesalahan penulisan huruf kapital, huruf miring, kata, lambang bilangan, unsur serapan, dan tanda baca. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa ternyata masih ada beberapa pihak pembuat atau pemilik media luar ruang yang kurang memperhatikan mengenai penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Salah satu penyebabnya, mungkin karena kurangnya pemahaman terkait penerapan kaidah EYD. Peneliti berharap, semoga dengan adanya penelitian ini dapat membantu para pembaca khususnya pembuat atau pemilik media luar ruang tentang bagaimana cara mengantisipasi kesalahan berbahasa terhadap penulisan media luar ruang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 CIMANGGU DENGAN TEKNIK MEMBUAT KERANGKA TULISAN BERDASARKAN MEDIA CERITA BERGAMBAR Chamalah, Evi; Pirmansah, Deni
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari- Juni 2024
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.12.1.73-78

Abstract

Menulis sastra, termasuk menulis naskah drama, merupakan kegiatan menulis kreatif yang melibatkanberbagai faktor. Namun, kemampuan siswa dalam menulis naskah drama sering kali belum maksimal,baik karena faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui sejauhmana peningkatan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama dengan menggunakan teknikmembuat kerangka tulisan berbasis media cerita bergambar, dan (2) mengidentifikasi perubahanperilaku siswa dalam mengikuti pembelajaran menulis naskah drama dengan teknik tersebut.Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam duasiklus, yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, tindakan,observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Cimanggu.Pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes dan nontes, dengan analisis data menggunakanpendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikandalam kemampuan siswa menulis naskah drama, dengan rata-rata nilai yang mencapai target minimalyang ditetapkan, yaitu 70-200 kata.
Psikologi Tokoh Utama Dalam Film Yuni Pratiwi, Aftita Alvi; Chamalah, Evi
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 2 (2025): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v10i2.3331

Abstract

The research aims to analyze the psychology of the main characters in Kamila Andini's Yuni film through the perspective of Sigmund Freud's psychoanalysis theory, focusing on the concepts of id, ego, and superego. Yuni's film depicts the struggles of a teenage girl in the face of patriarchal social and cultural pressures, including issues of sexual violence and early matchmaking traditions. The research method used is qualitative descriptive with viewing and recording techniques to collect data in the form of dialogue and scenes in films relevant to Yuni's id, ego, and superego representations. The research results show that the dynamics of all three aspects of Freud's personality played a significant role in shaping Yuni's response and actions to her various conflicts. Id Yuni manifested in basic urges and spontaneous desires, while ego served as a realistic mediator in dealing with social pressure and making decisions. Superego Yuni internalized the moral values and norms of society, which were often contrary to her personal desires. The study concluded that understanding of Yuni's identity, ego, and superego interactions provides a deeper insight into the psychological complexity of adolescents in strong socio-cultural contexts and issues of sexual violence. The research method used is qualitative descriptive. Data collection using the view and record techniques is accompanied by data validation. The data collected were then analyzed and grouped into Id, Ego, Superego. As for the results of this study, there are 7 data Id, 7 data Ego, and 7 data Superego. This study focuses on the psychology of the main characters and the solutions to prevent sexual violence. Thus it can be used as a reference and increase readers' knowledge and insight into Yuni's psychology in Freud's theories, namely Id, Ego, Superego.
Optimalisasi Desain Instruksional untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar: Optimization of instructional design to enhance the effectiveness of Indonesian language learning in elementary schools Solihudin, Muhamad; Chamalah, Evi
Epistemic: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Perkumpulan Peneliti dan Pegiat Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70287/epistemic.v4i3.503

Abstract

This study aims to analyze and develop effective instructional designs for teaching Indonesian language in elementary schools. The main problems identified include low student motivation, difficulties in reading comprehension, limited learning media, and minimal student engagement during the learning process. This study uses a qualitative method with a descriptive-analytical approach through observation, teacher interviews, and literature study. The results show that the application of instructional design based on a constructivist approach, the use of visual and digital media, and the application of active learning strategies can improve students' conceptual understanding, reading interest, and literacy skills. In addition, student engagement in learning increased significantly when teachers acted as facilitators and mentors. This study recommends the development of adaptive, contextual, and student-centered instructional designs to create a more interactive, meaningful, and relevant Indonesian language learning process that meets the developmental needs of elementary school students.
Menumbuhkan Budaya Literasi Anak Sejak Dini melalui Pelatihan Mendongeng Bagi Ibu-Ibu Kelompok Dawis Kacang Tanah III, Kecamatan Genuk, Kota Semarang Arsanti, Meilan; Wardani, Oktarina Puspita; Chamalah, Evi; Azizah, Aida; Setiana, Leli Nisfi; Turahmat, Turahmat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3659

Abstract

ABSTRACT Storytelling is a very beneficial activity for children because it can teach children about morals, like language, help achieve development in emotional learning, improve the learning atmosphere, and introduce new values and cultural values to children. Apart from that, storytelling can also foster an interest in reading in children from an early age so that it can foster a culture of literacy in Indonesia. Therefore, storytelling skills are very important for parents, especially mothers who have children under five. To foster a culture of literacy in children, it must be done from an early age and starting from the family environment. Therefore, this PKM was carried out to provide storytelling skills training to the women of the Dawis Kacang Tanah III group in Bangetayu Kulon Village, Genuk District, Semarang City. This training was attended by 13 members of the Dawis Kacang Tanah III group. The method used is training with four stages, namely 1) planning, 2) implementing actions, 3) observation and evaluation, and 4) reflection. The results obtained from the training include mothers who have 1) knowledge about the benefits of fairy tales for young children, 2) storytelling skills using storybooks and finger puppets, and 3) a growing love of storytelling in young children.  Keywords: storytelling, literacy culture, early childhood  ABSTRAK Mendongeng merupakan aktivitas yang sangat bermanfaat bagi anak karena dapat mengajarkan anak tentang moral, menyukai bahasa, membantu pencapaian perkembangan dalam pembelajaran emosi, meningkatkan suasana belajar, dan mengenalkan nilai-nilai baru serta nilai-nilai budaya pada anak. Selain itu, mendongeng juga dapat menumbuhkan minat baca pada anak sejak dini sehingga mampu menumbuhkan budaya litersi di Indonesia. Oleh karenanya keterampilan mendongeng sangat penting dimiliki oleh orang tua khususnya ibu yang memiliki anak balita. Untuk menumbuhkan budaya literasi pada anak harus dilakukan sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga. Oleh karena itu, PKM ini dilaksanakan untuk memberikan pelatihan keterampilan mendongeng pada ibu-ibu kelompok Dawis Kacang Tanah III di Kelurahan Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Pelatihan ini diikuti oleh anggota kelompok Dawis Kacang Tanah III sebanyak 13 orang. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan empat tahapan, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan evaluasi, dan 4) refleksi. Adapun hasil yang diperoleh dari hasil pelatihan tersebut antara lain ibu-ibu telah memiliki 1) pengetahuan tentang manfaat dongeng bagi anak usia dini, 2) keterampilan mendongeng dengan media buku cerita dan boneka jari, dan 3) tumbuhnya rasa suka terhadap mendongeng pada anak usia dini.      Kata Kunci: mendongeng, budaya literasi, anak usia dini
Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka bagi MGMP Bahasa Indonesia Madrasah Aliyah di Kabupaten Demak Chamalah, Evi; Azizah, Aida; Arsanti, Meilan; Setiana, Leli Nisfi; Wardani, Oktarina Puspita; Turahmat, Turahmat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4853

Abstract

                                                          ABSTRACTCurriculum changes are a challenge felt by all educational institutions, especially Madrasah Aliyah (MA). The Independent Curriculum gives teachers the freedom to develop teaching tools, both in the form of Learning Implementation Plans (RPP) and teaching modules. However, the complexity of teaching modules, which are sometimes more detailed than lesson plans, often becomes an obstacle for teachers in designing learning tools. This obstacle is especially felt by Indonesian language teachers who are members of the Indonesian Language Subject Teacher Conference (MGMP). Some of the problems that arise include: (1) lack of knowledge regarding the preparation of Indonesian language teaching modules in MA in the context of the Independent Curriculum; (2) Indonesian Language MGMP MA Demak Regency has never participated in mentoring activities related to the preparation of Indonesian Language teaching modules in the Independent Curriculum; (3) the unavailability of Indonesian language teaching modules in MA according to the needs and characteristics of the school. To overcome this problem, several solutions are proposed, namely: (1) organizing mentoring activities regarding the preparation of Indonesian language teaching modules for the Indonesian Language MGMP Independent Curriculum MA Demak Regency; (2) implementation of learning and training activities related to the preparation of Indonesian language teaching modules for the Indonesian Language Independent Curriculum MGMP MA Demak Regency; (3) preparation of Indonesian language teaching modules in the Independent Curriculum MA in accordance with the needs and characteristics of the school.Keywords: mentoring, preparation of teaching modules, independent curriculum                                                           ABSTRAKPerubahan kurikulum menjadi suatu tantangan yang dirasakan oleh seluruh lembaga pendidikan, khususnya Madrasah Aliyah (MA). Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada guru untuk menyusun perangkat ajar, baik berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) maupun modul ajar. Namun, kompleksitas modul ajar, yang kadang lebih rinci daripada RPP, sering menjadi hambatan bagi guru dalam merancang perangkat pembelajaran. Kendala ini khususnya dirasakan oleh guru Bahasa Indonesia yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia. Beberapa permasalahan yang muncul antara lain: (1) minimnya pengetahuan tentang penyusunan modul ajar Bahasa Indonesia di MA dalam konteks Kurikulum Merdeka; (2) MGMP Bahasa Indonesia MA Kabupaten Demak belum pernah mengikuti kegiatan pendampingan terkait penyusunan modul ajar Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka; (3) belum tersedianya modul ajar Bahasa Indonesia di MA sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik sekolah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, beberapa solusi diajukan, yakni: (1) penyelenggaraan kegiatan pendampingan tentang penyusunan modul ajar Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka untuk MGMP Bahasa Indonesia MA Kabupaten Demak; (2) pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan pelatihan terkait penyusunan modul ajar Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka untuk MGMP Bahasa Indonesia MA Kabupaten Demak; (3) penyusunan modul ajar Bahasa Indonesia di MA pada Kurikulum Merdeka yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik sekolah.Kata Kunci: pendampingan, penyusunan modul ajar, kurikulum merdeka
Application Design of Magic Words to Learn Reading for the First Grade Students at Elementary School using Kodular Website Isnani, Salsabila Nurhaliza Putri; Rahmawati, Fitri; Hasanudin, Cahyo; Fitrianingsih, Ayu; Rahmawati, Oktha Ika; Chamalah, Evi
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 12 No 1 (2025): January 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v12i1.5018

Abstract

Kodular is a web-based platform that provides a variety of features for creating Android applications. Its function is very similar to MIT App Inventor, with the main purpose of making Android application development easier. The purpose of this research is to develop an online learning application that can be accessed through Android-based smartphone. This application is designed using the Kodular platform and developed through the SDLC method of the Waterfall model, which includes the stages of need, design, implementation, verification, and maintenance. The results of the discussion of this research are the components that make up the screen display of the magic words application: learning to read which includes: 1) start page display, 2) introduction menu page display, 3) main menu page display, 4) introduction menu display, 5) quiz menu display, 6) menu display about the application. The conclusion of this research is that there are 5 stages in making the magic words application: learning to read using a codular website
Diplomasi Bahasa dan Budaya Indonesia melalui Program Cultura: Studi Kasus Program BIPA di Universitas Islam Sultan Agung Chamalah, Evi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3674

Abstract

Abstrak— Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), baik di dalam maupun luar negeri, semakin mendapat perhatian yang signifikan. Hal serupa juga dapat ditemui dalam konteks program BIPA di Universitas Islam Sultan Agung. Program BIPA di Unissula tidak hanya terbatas pada Mata Kuliah BIPA di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, melainkan juga menjadi salah satu keunggulan program di bawah naungan UPT Bahasa dan UPT Kerjasama Unissula. Pada tahun 2022 dan 2023, UPT Bahasa Unissula meluncurkan program Cultura, sebuah program BIPA yang diselenggarakan secara gratis. Program ini diikuti oleh 39 peserta dari 16 negara pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 54 peserta dari 10 negara pada tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan fokus pada deskripsi pelaksanaan program Cultura di Unissula. Teknik analisis data yang diterapkan adalah teknik kajian isi. Dalam pelaksanaannya, diplomasi bahasa dan budaya tampak melekat dalam setiap tahapan program BIPA Cultura, mulai dari pembukaan program, proses pembelajaran, hingga penutupan program. Interaksi yang terjalin antara panitia, pengajar, sahabat BIPA, dan peserta BIPA menunjukkan keberhasilan diplomasi budaya yang diwujudkan melalui pertukaran bahasa dan pemahaman antarbudaya. Lebih lanjut, bentuk diplomasi budaya ini diperkuat melalui kegiatan seperti perlombaan membaca puisi dan menyanyikan lagu nasional atau lagu daerah dari Indonesia.Kata kunci—diplomasi bahasa dan budaya, BIPA, program Cultura Abstract— Teaching Indonesian for Foreign Speakers (BIPA), both at home and abroad, is increasingly receiving significant attention. Similar things can also be found in the context of the BIPA program at Sultan Agung Islamic University. The BIPA program at Unissula is not only limited to BIPA courses in the Indonesian Language and Literature Education Study Program, but is also one of the advantages of the program under the auspices of the Unissula Language UPT and Unissula Cooperation UPT. In 2022 and 2023, Unissula Language UPT launches the Cultura program, a BIPA program which is held free of charge. This program was attended by 39 participants from 16 countries in 2022 and will increase to 54 participants from 10 countries in 2023. The research method used in this research is descriptive qualitative, with a focus on describing the implementation of the Cultura program at Unissula. The data analysis technique applied is the content study technique. In its implementation, language and cultural diplomacy appears to be inherent in every stage of the BIPA Cultura program, starting from the opening of the program, the learning process, to the closing of the program. The interaction between the committee, teachers, BIPA friends and BIPA participants shows the success of cultural diplomacy which is realized through language exchange and intercultural understanding. Furthermore, this form of cultural diplomacy is strengthened through activities such as poetry reading competitions and singing national or regional songs from Indonesia.Keywords— language and cultural diplomacy, BIPA, Cultura program
Nilai Sosial dalam Novel Laut Bercerita Karya Leila s. Chudori dan Implikasinya pada Pembelajaran Novel Kelas XII SMA Fatonah, Inten Nur; Chamalah, Evi; Arsanti, Meilan
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3689

Abstract

abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Analisis nilai sosial akan diteliti menggunakan teori Zubaedi yang mengemukakan mengenai nilai sosial yang terdiri dari cinta kasih, tanggung jawab, dan keserasian hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang akan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari tokoh yang diamati, sumber data berasal dari novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori yang diterbitkan pada tahun 2017 oleh Kepustakaan Populer Gramedia dengan jumlah halaman yaitu 379 halaman. Data yang diambil berupa kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf yang merujuk pada nilai sosial. Teknik yang dipakai menggunakan teknik simak yang dilanjutkan dengan teknik catat. Ketika semua data terkumpul, maka proses selanjutnya yaitu analisis data yang dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan kemudian verifikasi atau penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengandung 12 bentuk nilai sosial, sehingga ditemukan sejumlah 163 data yakni mengenai nilai pengabdian, kekeluargaan, tolong-menolong, kepedulian, kesetiaan, rasa memiliki, empati, disiplin, keadilan, kerja sama, toleransi, dan demokrasi. Penelitian ini diimplikasikan pada pembelajaran novel kelas XII SMA. Terdapat banyak sekali nilai sosial yang dapat dipelajari oleh peserta didik yang nantinya nilai-nilai yang baik tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, rumah, maupun di lingkungan masyarakat.Kata kunci— nilai sosial, novel Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori, pembelajaran novel  Abstract—This study aims to describe social values in the novel Laur Bercerita by Leila S. Chudori. Analysis of social values will be examined using Zubaedi's theory which suggests social values consisting of love, responsibility, and harmony in life. I This study uses a qualitative approach which will produce descriptive data in the form of written words from the characters observed, the data source comes from the novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori which was published in 2017 by the Gramedia Popular Library with a total of 379 pages. The data taken is in the form of words, phrases, clauses, sentences, and paragraphs that refer to social values. The technique used is a listening technique followed by a note taking technique. When all the data is collected, the next process is data analysis which is done by reducing data, presenting data, and then verifying or drawing conclusions. This study contains 12 forms of social values, so that a total of 163 data were found, namely the values of devotion, kinship, mutual help, caring, loyalty, a sense of belonging, empathy, the discipline of justice, cooperation, tolerance, and democracy. This research is applied to class XII novels. SMA There are many social values that can be learned by students which later these good values can be applied in everyday life. whether at school, home or in the community.Keywords— social value, storytelling novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori, learning Novel
Gaya Bahasa pada Album “Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya” Nadin Amizah: Kajian Stilistika Tyas, Intan Rahayu Widyaning; Chamalah, Evi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4049

Abstract

abstrak— Latar belakang dari tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi gaya bahasa yang diterapkan dalam sejumlah lagu. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan ragam gaya bahasa yang terdapat dalam teks lirik lagu album “Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya” karya Nadin Amizah. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, yang memiliki tujuan untuk menggambarkan gaya bahasa yang termuat pada album “Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya” karya Nadin Amizah. Metode penelitian analisis isi menggunakan metode baca-catat. Hasil penelitian dari analisis gaya bahasa pada album Nadin Amizah adalah bahwa pada album lagu “Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya”, terdapat berbagai gaya bahasa yang diidentifikasi sebagai berikut: 8 gaya bahasa pertentangan, 9 gaya bahasa perbandingan, 2 gaya bahasa pertautan, dan 8 gaya bahasa pengulangan.Kata Kunci—lirik lagu, stilistika, gaya bahasa Abstract— The background to the research objective is to identify the language styles applied in a number of songs. This research aims to explain the various language styles contained in the lyric text of the album "For the World, Love and Dirt" by Nadin Amizah. The research method applied is descriptive qualitative, which aims to describe the language style contained in the album "For the World, Love and Dirt" by Nadin Amizah. The content analysis research method uses the reading-note method. The results of research from the analysis of language styles on Nadin Amizah's album are that on the album song "for the world, love, and dirt", there are various language styles identified as follows: 8 conflicting language styles, 9 comparative language styles, 2 linkage language styles, and 8 repetition language styles.Keywords— song lyrics, stylistics, language style