Claim Missing Document
Check
Articles

Validitas Perangkat Pembelajaran Teks Puisi Berorientasi Pembelajaran E-Learning Kadek Wirahyuni; Arnum Hardyanti Anjani; Ni Made Rai Wisudariani
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v11i1.32614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas perangkat pembelajaran teks puisi berorientasi pembelajaran e-learning berupa RPP, Bahan Ajar, Asesmen, dan portal e-learning yang digunakan dalam pembelajaran jarak jauh (online). Penelitian dilakasanakan di SMA Negeri Bali Mandara. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE. Data uji validitas tersebut diperoleh dari hasil validasi oleh para ahli dengan menggunakan instrument lembar uji validitas berupa angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan skala Likert. Tingkat validitas RPP sebesar 99,3% (sangat valid), tingkat validitas bahan ajar sebesar 98,4% (sangat valid), tingkat validitas media pembelajaran sebesar 98,8% (sangat valid), dan tingkat validitas asesmen sebesar 100% (sangat valid). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran teks puisi berorientasi pembelajaran e-learning memiliki tingkat validitas sangat valid.Kata Kunci: Validitas, perangkat pembelajaran; teks puisi; e-learning.
CAMPUR KODE DALAM IKLAN DI RADIO DAN TELEVISI Kadek Wirahyuni
Jurnal IKA Vol. 15 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v15i2.20193

Abstract

Tendensi penggunaan bahasa Indonesia di media massa pada umumnya bersifat agitatif. Pro dan kontra terhadap bahasa di media massa masih terjadi di masyarakat. Hal yang paling menarik dan sering menjadi perhatian di masyarakat adalah penggunaan bahasa dalam iklan. Bahasa iklan yang kita lihat di media massa tentunya tidak selalu menggunakan bahasa Indonesia. Bahasa asing dan bahasa daerah kerap menjadi pilihan bahasa dalam iklan-iklan tersebut. Di dalam teori bilingualisme, kasus semacam ini dikenal dengan istilah campur kode. Ada dua bentuk campur kode dalam bahasa iklan yang dibahas di sini, yakni campur kode bahasa Inggris dan Italia (bahasa asing) dalam pemakaian bahasa Indonesia (campur kode ke luar) dan campur kode bahasa Bali (bahasa daerah) dalam pemakaian bahasa Indonesia (campur kode ke dalam). Selain itu, terdapat lima wujud campur kode dalam bahasa iklan, yaitu penyisipan kata, penyisipan frasa, penyisipan klausa, penyisipan ungkapan atau idiom, dan penyisipan bentuk baster (gabungan pembentukan asli dan asing). Selanjutnya, ada lima faktor penyebab terjadinya campur kode dalam bahasa iklan, yaitu (1) alasan akademis, (2) gengsi, (3) persuasif, (4) komunikatif, dan (5) latar belakang konsumen. Bahasa dalam iklan yang sering menyelipkan bahasa daerah atau bahasa asing merupakan salah satu bentuk kekayaan (kebakiran) nusantara yang sah saja jika digunakan, mengingat bahasa Indonesia dapat bermanifestasi menjadi banyak pilihan kata dan bersifat arbitrer
Simulasi Seleksi Pemain Futsal Porprov Bali Menggunakan Sistem Pendukung Keputusan Untuk Meningkatkan Kesiapan Atlet (Studi Kasus : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Undiksha) Ni Putu Dwi Sucita Dartini; Agus Aan Jiwa Permana; Kadek Wirahyuni
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.565 KB)

Abstract

ABSTRACTBased on the experience of the writers who participated in the Porprov Bali committee,observations in the Futsal athlete's assessment involved more subjectivity. Subjective decisionscan be detrimental to many parties, especially among Futsal athletes themselves. The sportsbranch is highly emphasized on the value of sportsmanship, so it is necessary to involve a tool tohelp solve the problem. Decision support systems (SPK) can be used as tools that aim to reducethe level of subjectivity in the assessment process for semi-structured problems. SPK is used as asimulation that will be used for students majoring in physical education at the Sports and HealthFaculty, Undiksha to find out whether they are eligible to pass the Porprov selection. With SPK itwill produce more objective decisions in semi-structured situations such as determining futsalathletes that can be passed to Porprov because the results of decisions issued minimize the use ofintuition.Keywords: Selection of Futsal, Porprov Bali athletes, SPK, Semiterstructure DecisionsABSTRAKBerdasarkan pengalaman penulis yang ikut dalam kepanitiaan Porprov Bali secara observasi dalampenilaian atlet Futsal lebih banyak melibatkan faktor subyektifitas. Keputusan yang bersifatsubyektif dapat merugikan banyak pihak, khususnya di kalangan atlet Futsal itu sendiri. Cabangolahraga sangat ditekankan nilai sportifitas sehingga perlu dilibatkan sebuah tools (alat bantu)untuk membantu memecahkan masalah tersebut. Sistem pendukung keputusan (SPK) dapatdigunakan sebagai tools yang vertujuan untuk menurunkan tingkat subyektifitas dalam prosespenilaian untuk permasalahan semiterstruktur. SPK digunakan sebagai simulasi yang akandigunakan untuk mahasiswa jurusan pendidikan jasmani pada Fakultas Olahraga dan Kesehatan,Undiksha untuk mengetahui apakah mereka layak untuk lolos dalam seleksi Porprov. Dengan SPKakan menghasilkan keputusan yang lebih obyektif dalam situasi semiterstuktur seperti dalammenentukan atlet futsal yang dapat diloloskan ke Porprov karena hasil keputusan yang dikeluarkanmemperkecil penggunaan intuisi..Kata Kunci : Seleksi atlet Futsal, Porprov Bali, SPK, Keputusan Semiterstruktur
MENINGKATKAN MINAT BACA MELALUI PERMAINAN TEKA TEKI SILANG DAN ‘BALSEM PLANG’ Kadek Wirahyuni
ACARYA PUSTAKA Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v3i1.12731

Abstract

In the learning process, reading is something a must to do. There are many ways to increase interest in reading, including with crossword puzzles (TTS) and “balsam plang” or five minutes reading before going home. TTS can be categorized as a stimulant that serves to manage stress and connect the sleeping nerves of the brain. The nature of "fun" but still "learning" from TTS gives the effect of refreshing the memory, so that the work function of the brain back to optimal because the brain is accustomed to continue learning with ease. The questions in this game are related to the reading material read by the learner. Next, read the program five minutes before going home by students by reading the free reading material they choose.Keywords: reading interest, crossword game, balsem plang
ANALISIS WACANA KRITIS MODEL TEUN A. VAN DIJK PADA PEMBERITAAN KOMPAS DENGAN JUDUL “DI BALIK KASUS PENUSUKAN WIRANTO DAN PENANGKAPAN SEJUMLAH TERDUGA TERORIS” Kadek Wirahyuni
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.642 KB) | DOI: 10.37729/btr.v7i1.6345

Abstract

Abstrak: Analisis wacana kritis masih banyak digunakan oleh akademika untuk menganalisis wacana-wacana yang ada di media masa atau yang terpublikasikan.Analisis wacana kritis yang digunakan oleh peneliti yaitu analisis wacana kritis Teun A. van Dijk yang melihat suatu teks terdiri atas beberapa struktur/tingkatan yang masing-masing bagian saling mendukung.Ia membaginya kedalam 3 tingkatan. Petama, struktur makro.Kedua, superstruktur.Ketiga, struktur mikro (Fairclough dan Wodak, 1997). Menurut Van Dijk, meskipun terdiri atas berbagai atau beberapa elemen, semua elemen tersebut merupakan suatu kesatuan yang saling berhubungan dan mendukung satu sama lainnya. Makna global dari suatu teks (tema) didukung oleh kerangka teks, pada akhirnya pilihan kata dan kalimat yang dipakai.Penelitian ini menggunakanpenelitian deskriptif kualitatif yang menekankan pada analisis dokumentatif (Arikunto, 2002).Penelitian ini menggunakan sumber berita kompas yang berjudul "Di Balik Kasus Penusukan Wiranto dan Penangkapan Sejumlah Terduga Teroris".Analisis berita tersebut menghasilkan struktur makro yang terdiri atas tematik dan subtopik.Superstruktur yang terdiri atas judul, pendahuluan, isi, penutup, simpulan. Struktur makro yang terdiri atas semantik (latar, detail panjang, detail pendek, maksud), sintaksis (bentuk kalimat: kalimat aktif dan pasif, koherensi: selanjutnya dan sementara itu, kata ganti: mereka dania, stilistika (leksikon: makna denotatif, konotatif, peyorasi, ameliorasi, generatif, homograf, homonim, dan homonim), retoris (grafis: Kompas.com dicetak tebal dan cetak miring. Penulis: Sari Hardiyanto dicetak tebal. Di Balik Kasus Penusukan Wiranto dan Penangkapan Sejumlah Terduga Teroris dicetak tebal dan lebih besar dari isi berita.Kata: Bali, Menko Polhukam, Bekasi, Pandeglang, terorisme, Wiranto ditusuk ditulis dengan tinta biru, metafora: terdapat gaya bahasa metafora in absentia yaitu menyampaikan sesuatu secara implisit sehingga terkadang disalahartikan oleh pembacanya karena terjadi penyimpangan makna. Kata kunci: analisis wacana kritis van Dijk, pemberitaan kompas
News Text Learning With Tribunnews Instagram Account for 8th Grade Students Anita Dwi Berlian Putri; I Nengah Martha; Kadek Wirahyuni
Journal of Digital Learning and Education Vol. 2 No. 2 (2022): AUGUST
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/jdle.v2i2.385

Abstract

Online learning frequently employs tedious media, including news text learning. This study aims to describe the innovative use of learning media in class VIII B learning of news texts using the Tribunnews Instagram account at SMP 17 Agustus – 1 Muncar. This research is qualitative because the data are presented in the form of words. The method of research employed is descriptive research. The subjects of this study were eighth-grade B SMP 17 Agustus-1 Muncar students. With Instagram Tribunnews, the objective is to learn news text. Documentation is the technique used for data collection. The data processing technique used is a qualitative descriptive technique. The findings of this study indicate that learning with Instagram Tribunnews video media is superior and more engaging for students than learning with news sample text media alone. This can be seen in the improvement of student interactions over time. There were only students who did not have access to a reliable network, and there were students who were late for Zoom. However, the teacher has provided a solution for this.
ANALISIS KAIDAH KEBAHASAAN KOMIK DIGITAL WEBTOON ”LUCUNYA HIDUP INI” SERTA IMPLIKASINYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT PADA JENJANG SEKOLAH MENENGAH ATAS Tania Dwitayanti; Ni Made Rai Wisudariani; Kadek Wirahyuni
Jurnal IKA Vol. 20 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v20i2.47563

Abstract

The purposes of this qualitative descriptive study are (1) to describe the linguistic rules of the webtoon digital comic "Lucunya Hidup Ini", (2) to describe the implications of the webtoon digital comic "Lucunya Hidup Ini" as a medium for learning anecdotal texts at the high school level. The subject of this research is the digital comic Webtoon “Lucunnya Hidup Ini” episodes 20, 23,35, 42, 93, and 242.The object of this research is the linguistic elements of anecdotal texts in Webtoon digital comics and their implications as a medium for learning anecdotal texts. Methods of data collection in the form of note-taking methods and documentation methods. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions.The results show that (1) the digital comic Webtoon "Lucunya Hidup Ini" covering 6 episodes has found six linguistic elements of anecdotal texts contained in the form of past event sentences, rhetorical sentences, conjunctions, verbs, commands, and exclamations. This story is worthy of being used as a medium for learning anecdotal texts because it covers half of all linguistic elements of anecdotal texts. (2) The implication of using the webtoon digital comic "Lucunya Hidup Ini" as a medium for learning anecdotal texts at the high school level is very relevant to learning anecdotal texts because they contain the same linguistic elements. In addition, the “Lucunya Hidup Ini” Webtoon has the implication of triggering student interest in learning.
KONTRIBUSI MOTIVASI DAN PENGAWASAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA MASA ENDEMI Hijriyah Hijriyah; Made Sri Indriani; Kadek Wirahyuni
Jurnal IKA Vol. 20 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v20i2.52771

Abstract

The research conducted by the researcher aims to determine the effect of the motivation and supervision of parents together on learning achievement of Indonesian class XII MIPA 2 at MAN Buleleng during the endemic period. This research was motivated by the results of the researchers' observations when doing PPL-Adaptif in class XII MIPA 2 MAN Buleleng. Researchers found low student learning activities which were indicated by the presence of students who were less active when participating in Indonesian language learning, but when the teacher gave appreciation in the form of adding an active score to some students who were active in learning, other students were actively involved in further learning. Researchers suspect that there are motivational factors that affect student achievement. In addition, parents also play an important role in supervising, guiding, and providing direction for student learning activities carried out at home. This research is a quantitative-qualitative descriptive study. Data collection techniques used observation, questionnaires, interviews, and documentation with data instruments in the form of observation sheets, questionnaires, while data analysis used multiple linear analysis tests. Multiple linear analysis test produces a constant value (a) of 69,174, X1 coefficient of 0.295, X2 coefficient of 0.373. The percentage contribution of the influence of the motivational variables and parental supervision together on the achievement of learning Indonesian is 69.9%. In the multiple regression test, the significance value of 0,000 is smaller than 0,05 so that it can be concluded that the motivation and supervision of parents together affect the achievement of learning Indonesian in class XII MIPA 2 at MAN Buleleng.
PEMANFAATAN MEDIA VIDEO ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPLANASI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MELAYA Ni Made Dwi Cahyani; I Putu Mas Dewantara; Kadek Wirahyuni
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v12i4.62364

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan pemanfaatan yang ditempuh guru terkait penggunaan media video animasi pada pembelajaran menulis teks eksplanasi di kelas VIII C SMP Negeri 2 Melaya, dan (2) mendeskripsikan hasil yang ditempuh siswa terkait penggunaan media video animasi pada pembelajaran menulis teks eksplanasi di kelas VIII C SMP Negeri 2 Melaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran di SMP Negeri 2 Melaya dilakukan secara tatap muka dan telah menerapkan media video animasi sebagai media pembelajaran dalam tiga tahapan pembelajaran yaitu pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. Pembelajaran teks eksplanasi yang dilakukan dengan pemanfaataan video animasi dikatakan berhasil dibuktikan dengan hasil nilai peserta didik di atas rata-rata.
Penyerapan Kosakata Seni Tari Bali ke dalam Bahasa Indonesia Nengah Suandi; I Wayan Mudana; Kadek Wirahyuni
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v13i1.68878

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis potensi kosakata seni tari Bali yang dapat dijadikan kosakata bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah penyerapan kosakata dan karakteristik kosakata seni tari Bali ditinjau secara morfologis, sintaksis, dan semantik yang penting dijadikan kosakata bahasa Indonesia. Subjek penelitian ini adalah dokumen yang berupa kamus, yaitu KBBI V (Kamus Besar Bahasa Indonesia V) (kamus online tahun 2016) dan Kamus Seni Tari Bali (tahun 2019). Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi kosakata seni tari Bali yang dapat diserap ke dalam bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah penyerapan kosakata ke dalam bahasa Indonesia ditemukan sebanyak 37 buah. Karakteristik kosakata terseb Secara morfologis, kosakata seni tari Bali yang perlu diserap ke dalam Bahasa Indonesia ditemukan sebanyak 25 buah (67,57%)  berupa kata dasar  dan sisanya 8 buah (21.62%) berupa kata berimbuhan dan 4 buah (10,81%) berupa  kata majemuk, dan tidak ditemukan kosakata yang berupa kata ulang. Dari segi kelas katanya, ditemukan kosakata seni tari Bali yang perlu diserap ke dalam Bahasa Indonesia sebanyak 28 buah (75,67%) berupa kata benda atau Noun (N), 8 buah (21,62%) kerupa kata kerja atau Verba (V), dan 1 buah (2,71%) berupa kata sifat atau Ajektif. Yang menarik, dari segi semantik, ditemukan 8 buah (21,62%) kosakata seni tari Bali yang bentuknya sama dengan kosakata dalam dalam bahasa Indonesia, tetapi maknanya berbeda sehingga membentuk kata homonim (lihat data nomor 2, 3, 7, 8. 13, 24, dan 34).