Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Faktor Gaya Hidup dan Pola Makan terhadap Kejadian Obesitas pada Remaja Putri Dina Kamila; Maria Yacobina Situmorang; Indra Fatma Aura; Reva Vestrya Netha; Haqqelni Nur Rosyidah
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v13i2.1778

Abstract

Abstrak. Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat dan memerlukan perhatian serius. Gaya hidup tidak sehat dan pola makan yang tidak seimbang menjadi faktor utama penyebab obesitas pada kelompok usia remaja. Artikel ini bertujuan untuk meninjau pengaruh faktor gaya hidup dan pola makan terhadap kejadian obesitas pada remaja. Metode yang digunakan adalah literature review dengan mengkompilasi lima artikel ilmiah terpilih yang diperoleh dari pencarian jurnal secara online menggunakan kata kunci “obesitas remaja”, “pola makan”, “gaya hidup”, dan “status gizi remaja” pada periode tahun 2016–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang rendah, pola konsumsi makanan tinggi kalori dan gula, kebiasaan konsumsi fast food, pola tidur yang buruk, penggunaan gadget berlebih, dan riwayat obesitas pada orang tua merupakan faktor risiko signifikan terhadap kejadian obesitas pada remaja. Faktor genetik dan stres juga turut berkontribusi meskipun dengan kekuatan hubungan yang lebih kecil dibandingkan faktor perilaku. Simpulan dari kajian ini adalah bahwa gaya hidup dan pola makan memiliki pengaruh yang bermakna terhadap kejadian obesitas pada remaja. Parameter yang paling sering berhubungan signifikan meliputi aktivitas fisik, pola makan, konsumsi fast food, screen time, penggunaan gadget dan durasi tidur.
Gambaran sikap terhadap kesehatan dan label produk pangan pada mahasiswa jenjang sarjana program studi gizi di Kepualauan Riau Haqqelni Nur Rosyidah; Made Tantra wirakesuma; Ayu Rosanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v3i1.1121

Abstract

Obesity in adolescents and adults is a phenomenon of particular concern from a health perspective. There have been several attempts to reduce obesity, one of which is by controlling food calorie intake. Food calories can be informed through food labels on food products. Food labels are a source of information or media knowledge about food for consideration in buying a product. Consumer awareness in reading food labels before buying or consuming a food product is still very low. This study aims to describe the awareness or attitude of nutrition students towards health and food product labels. The research method is observational with a cross sectional design. The results of the study 53.1% of respondents have a negative attitude towards health and food product labels.
Pengaruh Pemberian Getuk Ubi Jalar Ungu (Ipomea Batatas L) terhadap Pengendalian Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Sei Langkai Rani Wahyuningsih; Haqqelni Nur Rosyidah; Amalina Rizma
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i1.9397

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disorder characterized by high blood sugar levels due to impaired insulin secretion, which results in impaired metabolism of fats (lipids), proteins, and carbohydrates. (Yulyastuti et al., 2021). Purple sweet potato (Ipomoea batatas L.) has the carbohydrates contained in purple sweet potatoes are on the Low Glycamix Index, so consumption will not drastically increase blood glucose. This study used a quasi-experimental method with a One Group Pretest-Posttest Design and serves to examine the impact of giving purple sweet potato getuk on blood glucose control in Type 2 Diabetes Mellitus patients. The sample size was 15 people and was selected using a purposive sampling technique. Data collection included data on age, gender, and blood glucose levels before and after the intervention. Data analysis used a Paired T-Test. The results showed that respondents' blood glucose levels increased from an average of 95.67 ± 4.73 mg / dL (pre-test) to 100.33 ± 3.26 mg / dL (post-test). The effect of purple sweet potato getuk on controlling blood glucose in patients with Type 2 Diabetes Mellitus was obtained from the results of the p-value = 0.001 (<0.05). In conclusion, blood glucose levels before the intervention were different from those after the intervention (p = 0.001), which means that the administration of purple sweet potato getuk had an effect on controlling blood glucose levels in Type 2 Diabetes Mellitus patients.