Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kualitas Timbang Terima Di Instalasi Gawat Darurat Era Revolusi Industri 4.0 Tri Andri Pujiyanti; Luky Dwiantoro; Muhammad Hasib Ardani
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v2i2.243

Abstract

A handover is an application form for improving effective communication which is part of the patient safety goal. Ineffective handover has been shown to increase the risk of preventable side effects, length of stay and rates of complications. High patient mobilization, a lot of time taken, and increased workload are reasons why nurses do not have time for handover. While the ER Nurses are also required to develop, improve their knowledge and skills to improve quality services in line with the technological development of the era industrial revolution 4.0. The objective of this review to identify efforts for improving quality of handover in Emergency Departement in accordance with the development of the industrial revolution era 4.0. This review source search through CINAHL Ebsco, Science Direct, and pubmed from 2010 to 2019, in English, and full text. Searching keywords are Improvemenr, Quality Handover, Technology, and Emergency Department. From this literature review, it was found that efforts to improve quality of handover in the emergency departement included the establishment of appropriate communication / protocol tools / frameworks, developing multi-disciplinary teams, recognizing the influence of culture and implementing training. These efforts cannot be separated, all are interrelated to realize quality handover. Facing the digital revolution 4.0 based on Cyber Physical Systems in the health sector, improving quality handover may use electronic communication framework. Materials handover is using patient data in the medical record (RM) or electronic medical record (ERM). Electronic Handover tool aswer the challenges for facing the digital revolution 4.0. Efforts to improve the quality of handover in the emergency department are established effective communication tools / frameworks, Multidicipline Team meetings, training / coaching and recognizing cultural influences.
Faktor-faktor yang meningkatkan kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip enam benar pemberian obat Eni Nuryani; Luky Dwiantoro; Devi Nurmalia
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i1.572

Abstract

Perawat sebagai petugas yang langsung memberikan pelayanan kepada pasien, diharapkan mampu mengembangkan dan memelihara prosedur pemberian obat yang aman guna memberikan pelayanan dan proteksi terbaik bagi pasien. Tujuan studi literatur ini yaitu mengidentifikasi faktor yang meningkatkan kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip enam benar pemberian obat. Metode penulisan yang digunakan yaitu Systematic Literatur Review untuk menelusuri berbagai faktor yang meningkatkan kepatuhan perawat dalam pemberian obat. Data yang diambil adalah artikel seputar enam benar prinsip pemberian obat dan faktor yang meningkatkan kepatuhan perawat. Literatur dari sumber terpercaya dalam Bahasa Inggris dan Indonesia dengan rentang penerbitan 2004-2019. Data yang terkumpul dilakukan critical appraisal tool sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai menjadi 9. Hasil review menunjukan terdapat beberapa faktor terkait kepatuhan perawat dalam pemberian obat yaitu pengetahuan dan sikap yang baik, adanya SOP dan kebijakan, beban kerja yang tidak terlalu berlebihan serta perawat yang bekerja sudah lama. Kesimpulan studi literatur ini yaitu faktor yang dapat meningkatkan kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip enam benar pemberian obat adalah tingkat pengetahuan, sikap, ketersediaan SOP, beban kerja dan lama kerja perawat.
Pengembangan Sistem Aplikasi Online untuk Penerapan Evidence Based Nursing Practice Anggit Prasetyo Mituhu; Luky Dwiantoro; Tri Nur Kristina
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i1.839

Abstract

Evidence-Based Nursing Practice  (EBNP) adalah  pendekatan  sistematis  untuk  meningkatkan  kualitas  praktik keperawatan  dengan  mengumpulkan  bukti  terbaik dalam pengambilan keputusan praktik yang telah menjadi tuntutan pada tatanan rumah sakit. Pada kenyataanya masih banyak kendala dalam penerapan EBNP, misalnya: kurangnya pengetahuan, terbatasnya waktu, dan terbatasnya sarana dan prasarana. Perkembangan teknologi memberikan alternatif pemecahan masalah tersebut agar EBNP lebih masif penggunaannya. Studi ini merupakan metode penelitian pengembangan dengan 3 langkah yang dimulai dengan need assessment berupa wawancara dengan 9 perawat klinik; wawancara dengan ekspert dalam bidang Teknologi Informasi; dan pengembangan aplikasi online dengan mengadaptasi tujuh (7) langkah penerapan EBNP. Penggunaan teknologi untuk mengembangkan aplikasi dalam penerapan EBNP bersama tim IT tentang catatan digital dan masukan dari expert tentang metode input (voice to text), maka tercipta sebuah aplikasi berbasis Dynamic Website bersifat personal dengan nama online START EBP. Fitur aplikasi yang dimiliki meliputi menu registrasi, menu profile, menu tujuh langkah pencarian bukti (searching journals, appraisal, share link review expert dan partisipan, monitoring dan evaluasi), resume pdf, link media Jurnal club. Aplikasi Online START ringan dan dapat digunakan diberbagai platform digital dengan setiap tahapan EBNP yang tersimpan dengan baik kedalam database. Penggunaan aplikasi Online START EBP dapat menjadi alternatif modern dalam upaya promosi EBNP bagi perawat klinik.