Dian Sisinggih
Unknown Affiliation

Published : 29 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Studi Perilaku Aliran pada Bendung Alale Kabupaen Bone Bolango Provinsi Grontalo dengan Uji Model Fisik Skala 1:50 Rokhman, Fatkhur; Very Dermawan; Dian Sisinggih
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.035

Abstract

Bendung Alale merupakan bendung yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan irigasi masyarakat Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, yang sebagian besar penduduknya bekerja pada sektor pertanian. Untuk upaya konservasi sumber daya air dan meningkatkan hasil pertanian, maka perlu dilakukan desain rehabilitasi Bendung Alale. Salah satu prosedur dalam perencanaan Bendung adalah melakukan uji model hidrolik. Uji model ini dilakukan untuk mengetahui kondisi aliran pada sungai bagian hulu, pelimpah bendung, peredam energi, serta sungai bagian hilir Bendung Alale pada debit Q25th. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perilaku aliran yang terjadi dari hulu hingga hilir bendung pada debit Q25th di kondisi eksisting dengan hasil dari pengujian model pada pelimpah Bendung Alale mampu mengalirkan debit Q25th tanpa menyebabkan overtopping dan aman terhadap bahaya kavitasi serta dilakukan analisa terhadap perilaku aliran setelah perubahan desain pada model. Penelitian ini diharapkan memperoleh hasil pemodelan hidrolika yang dapat lebih berkembang dan digunakan untuk menentukan desain bendung serta mempermudah perencanaannya.
Perencanaan Efektifitas Penggelontoran Sedimen Pada Waduk Wlingi Menggunakan Aplikasi HEC-RAS Reza Andrean; Dian Sisinggih; Muhammad Amar Sajali
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.132

Abstract

Waduk Wlingi pada DAS Brantas merupakan Waduk yang berlokasi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Waduk Wlingi banyak mengalami sedimentasi akibat adanya erosi lahan pada bagian hulu dan letusan Gunung Kelud. Maka dari itu, PJT I selaku pengelola waduk tersebut melakukan penggelontoran sedimen tiap tahun. Studi ini akan membahas mengenai efektifitas penggelontoran sedimen pada Waduk Wlingi yang telah dilakukan tiap tahunnya dengan simulasi model menggunakan aplikasi HEC-RAS. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model alternatif skenario dengan nilai volume sedimen tergelontor dan efifiensi penggelontoran yang lebih besar dibandingkan dengan hasil pengukuran dilapangan. Setelah dilakukan simulasi dan analisis, data penggelontoran tahun 2019 akan digunakan dalam pemodelan skenario alternatif dikarenakan nilai RMSE nya lebih rendah dibandingkan pemodelan tahun 2017, 2018, dan 2022 yakni sebesar 956,97. Hasil dari pemodelan skenario didapatkan bahwa skenario B3 yakni dengan menambah durasi penggelontoran selama 12 jam dan meningkatkan debitnya sebesar 30% menghasilkan volume sedimen tergelontor tertinggi yakni sebesar 629449,57 m3 sedangkan untuk nilai pengukuran di lapangannya hanya sebesar 313415.74 m3. Sementara itu skenario C3 yakni dengan mengurangi durasi penggelontoran selama 6 jam dan meningkatkan debitnya sebesar 30% menghasilkan nilai efisiensi penggelontoran tertinggi yakni sebesar 2,397 % sedangkan untuk nilai pengukuran di lapangannya hanya sebesar 2,197 %.
Analisa Hidrolika Uji Model Test Pelimpah Bendungan Pelosika Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara Skala 1:50 Dalahmas, Diva; Tri Budi Prayogo; Dian Sisinggih
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.108

Abstract

Pembangunan Bendungan Pelosika yang berlokasi di sungai konaweha, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Selatan mempunyai fungsi utama sebagai bentuk upaya konservasi air dan pemanfaatan sumber air sebagai pengairan irigasi dan pembangkit tenaga listrik. Salah satu langkah dalam perencanaan pembangunan bendungan ini ialah melakukan uji model hidrolika. Dalam perencanaan pelimpah sesuai dengan standar Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, penting untuk memperhatikan prilaku aliran pelimpah pada debit debit yang direncanakan. Pada Bendungan Pelosika ini sendiri bagian bagian yang akan menjadikan fokus untuk uji model hidrolika antara lain adalah pelimpah, saluran transisi, saluran peluncur, dan peredam energi. Maka dari itu tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui kondisi aliran pada bagian yang diinginkan berupa kedalaman aliran, kecepatan, bilangan forude, serta meninjau apakah ada bahaya kavitasi atau tidak. Hal ini dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran pada uji model hidrolika sebagai kontrol dengan hasil perhitungan teoritis. Sebagai hasil dari pengujian model hidrolika, pelimpah Bendungan Pelosika mampu mengalirkan aliran dengan debit Q100th, Q500th, dan QPMF tanpa menyebabkan overtopping. Hasil perhitungan teoritis terhadap profil muka air mendekati dengan hasil pengujian model hidrolika pada debit yang diinginkan. Bendungan Pelosika pada debit yang diujikan aman terhadap bahaya kavitasi baik dari hasil perhitungan maupun dari pengukuran pada bacaan piezometer model hidrolika.
Studi Laju Angkutan Sedimen Sungai Brantas Hulu Bendungan Sengguruh Menggunakan Program Aplikasi HEC-RAS Bari, Fathol; Moh. Sholichin; Dian Sisinggih
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.122

Abstract

Sungai Brantas merupakan salah satu sungai yang melintasi Kabupaten Malang dengan hulu sungai berada di Kota Batu. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis laju angkutan sedimen yang terjadi di Sungai Brantas khususnya bagian hulu Bedungan Sengguruh. Metode analisis dalam penelitian ini adalah perhitungan secara rumus empiris dan simulasi program aplikasi HEC-RAS dengan memasukkan data seperti data topografi, data debit, dan data gradasi butiran sedimen. Hasil perhitungan angkutan sedimen secara empiris adalah sebesar 137.938.153,997 Ton. Sedangkan hasil pemodelan angkutan sedimen dengan aplikasi HEC-RAS adalah sebesar 175.228.428,188 Ton. Alternatif pengendalian laju angkutan sedimen Sungai Brantas ditentukan berdasarkan range antara B129-B147 serta range B147-152. Penentuan lokasi titik kendali laju angkutan sedimen ditentukan di STA B152 berdasarkan metode empiris dan di STA B147 berdasarkan hasil simulasi HEC-RAS. Titik tersebut diambil dengan pertimbangan dapat menahan laju angkutan di penampang-penampang melintang sebelum masuk ke area tampungan Waduk Sengguruh.
Perencanaan Efektifitas Penggelontoran Sedimen Pada Bendung Lodoyo Menggunakan Aplikasi Hec-Ras Narendra, Narendra Agung Setya Virgosa; Dian Sisinggih; M. Amar Sajali
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.133

Abstract

Sedimentasi yang terjadi di Bendung Lodoyo, yang secara administrasi terletak di Desa Lodoyo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, menimbulkan masalah serius dalam pengelolaan sumber daya air. Erosi di hulu sungai menyebabkan sedimentasi di waduk, mengurangi kapasitas dan umur bendung. Upaya penggelontoran sejak 1990 belum tentu efektif, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi dan menganalisis efektifitas penggelontoran sedimen pada bendung Lodoyo dengan menggunakan aplikasi Hec-Ras. Penelitian ini menggunakan simulasi HEC-RAS 6.0 untuk menguji dua belas skenario penggelontoran dan menentukan skenario yang paling efektif menggunakan kalibrasi model dan menghitung efisiensi penggelontoran dengan menggunakan persamaan Mahmood 1. Hasil penelitian menunjukkan skenario dengan total penggelontoran sedimen tertinggi adalah meningkatkan debit 30% dari inflow eksisting dengan waktu penggelontoran yang sama dengan total sedimen tergelontor sebesar 744.084,47 m³ untuk efektivitas terbaik karena melebihi jumlah total sedimen tergelontor dari data lapangan tahun 2022. Ini membantu mengidentifikasi strategi pengelolaan sedimentasi yang lebih baik untuk memperpanjang umur tampungan dan efisiensi penggunaan sumber daya air.
Studi Perencanaan Jaringan Distribusi Air Bersih Desa Pojok Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung Auliyah, Yurifa; Riyanto Haribowo; Dian Sisinggih
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.147

Abstract

Fenomena kekeringan kerap terjadi di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Tulungagung. Desa Pojok menjadi salah satu daerah yang terdampak kekeringan. Warga Desa Pojok masih memanfaatkan sumber mata air untuk keperluan hidupnya. Selain itu, tidak banyak warga yang memiliki sumur di rumahnya. Sumber mata air yang tidak selalu tersedia setiap tahun dan ketidakmerataan distribusi air bersih menjadi masalah bagi warga Desa Pojok. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlunya pembangunan jaringan distribusi air bersih. Perencanaan distribusi air bersih ini memanfaatkan sumber air tanah dengan bantuan Software WaterCAD v8i untuk pemodelannya. Hasil pendugaan potensi debit air tanah pada lokasi studi yaitu memiliki debit pemompaan sebesar 17,45 liter/detik. Sebelum melakukan pemodelan, dilakukan proyeksi kebutuhan air pada tahun 2041 sebesar 5,461 liter/detik. Hasil simulasi pipa dan junction pada pemodelan telah memenuhi Permen PU No. 18 Tahun 2018. Total rencana angaran biaya untuk pembangunan jaringan distribusi air bersih di Desa Pojok sebesar Rp 3,727,110,000.00.
Pemodelan Numerik Hidrolika Pelimpah Bendungan Muara Juloi Kabupaten Murung Raya Provinsi Kalimantan Tengah Menggunakan Autodesk CFD Mohan, Yanuar Windy; Suwanto Marsudi; Dian Sisinggih
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.168

Abstract

Kabupaten Murung Raya merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Kalimantan Tengah. Pada Tahun 2022, hanya sekitar 40% penduduk di kabupaten tersebut yang dapat menggunakan listrik. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk melalui pembangunan infrastruktur publik seperti penyediaan air irigasi dan air baku, serta yang paling utama dapat menyediakan listrik. Salah satu pembangunan insfrastruktur tersebut berupa pembangunan Bendungan Muara Juloi. Proses awal pembangunan dimulai dengan perencanaan konstruksi oleh konsultan diikuti dengan pembuatan model fisik. Model fisik ini dibuat dan diuji di Laboratorium Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Terpadu Universitas Barwijaya. Selain itu, dilakukan simulasi desain menggunakan bantuan perangkat lunak Autodesk CFD untuk mengetahu parameter hidrolika pada bangunan pelimpah Bendungan Muara Juloi. Fokus penelitian adalah mengkaji aliran fluida berupa ketinggian muka air, kecepatan air, dan kondisi aliran pada bangunan pelimpah Bendungan Muara Juloi dengan pemodelan numerik menggunakan Autodesk CFD Dari hasil pemodelan numerik menggunakan Autodesk CFD akan dikomparasikan dengan hasil perhitungan teoritis dan hasil pengujian model fisik. Hasil perbandingan analisis hidrolika antara model fisik dengan CFD tidak berbeda secara signifikan, sedangkan perbandingan hasil perhitungan teoritis dengan CFD cukup berbeda secara signifikan terutama pada ketinggian muka air.
Studi Pengendalian Banjir Hilir Sungai Cisaar Kabupaten Sukabumi Menggunakan Aplikasi Hec-Ras Pratonggopati, Muhammad Kautsar Hafizhurrahman; Dian Sisinggih; Sumiadi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.033

Abstract

Sungai Cisaar di Geopark Ciletuh sering banjir akibat pemanfaatan yang berlebihan dan curah hujan tinggi (87-237 mm/hari). Untuk mitigasi, diperlukan normalisasi sungai dan pembangunan tanggul. Studi ini bertujuan mengetahui kedalaman genangan banjir dengan debit kala ulang 25 dan 50 tahun. Dengan Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu, diperoleh Q25 = 89,296 m³/det dan Q50 = 99,540 m³/det. Pemodelan hidraulik menggunakan HEC-RAS 6.5 menunjukkan sungai tidak mampu menampung debit banjir kala 25 tahun, menghasilkan genangan 40 cm. Rencana pengendalian meliputi tanggul dan normalisasi untuk debit kala ulang 50 tahun.
Analisis Keruntuhan Bendungan Peusangan Kabupaten Aceh Tengah dengan Program HEC-RAS Kusimbar, Jean Christenssen Biancoazzurra Kusimbar; Dian Sisinggih; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.053

Abstract

Bedungan merupakan salah satu bangunan pengairan yang berfunsi sebagai tampugan air baik untuk kebutuhan air bersih maupun pembangkit listrik tenaga air. Bendungan juga termasuk dalam kategori bangunan beresiko tinggi dilihat dari dampah yang ditimbulkan bila terjadi kegagalan pada struktur bangunan. Dalam studi ini akan membahas tentang analisis keruntuhan beserta dampaknya pada Bendungan Peusangan Kabupaten Aceh Timur. Dalam analisa tersebut menggunakan curah hujan kala ulang Probabilty Maximum Precipitation (PMP) untuk menemukan debit banjir rancangan. Dari perhitungan diperoleh hasil debit banjir rancangan dengan kala ulang 1000 tahun sebesar 786,70 m3/dt dan 4030,70 m3/dt untuk kala ulang PMP. Pada simulasi HEC-RAS menggunakan debit banjir PMP, diketahui bahwa Bendungan Pesaung mengalamai overtopping dan keruntuhan yang menyebabkan kerusakan pada 19 desa dan kerugian diperkirakan sebesar Rp. 4.505.061.642,00. Berdasarkan simulasi pada InaSAFE, dampak kegagalan struktur pada Bendungan Pesaungan diklasifikasikan sebagai bahaya tingkat tinggi.
Analisis Banjir Hilir Sungai Ketapang Kabupaten Sidoarjo Menggunakan Aplikasi HEC-RAS Yudha, Azhari Prasetya; Dian Sisinggih; Sumiadi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.034

Abstract

Sungai Ketapang di Lumpur Sidoarjo sebagai daerah rentan banjir akibat pendangkalan dan hujan intensitas tinggi. Analisis hidrologi menggunakan Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu menunjukkan debit banjir kala ulang 25 tahun sebesar 73,55 m3/detik dan kala ulang 50 tahun sebesar 76,25 m3/detik. Pemodelan hidraulik dengan HEC-RAS 2D menunjukkan sungai tidak mampu menampung debit banjir pada kala ulang 25 tahun, menghasilkan genangan dengan luas 235,62 ha dan kedalaman 50 cm hingga 1 m. Pada kala ulang 50 tahun, genangan lebih luas mencapai 401,01 ha dengan kedalaman 1,5 m hingga 2 m. Untuk mengatasi masalah banjir, direncanakan normalisasi sungai dan pembangunan tanggul dengan modifikasi saluran menggunakan RAS-Mapper, diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan meningkatkan keselamatan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan di sekitar Sungai Ketapang.