Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

AKTIVITAS GLIAL FIBRILLARY ACIDIC PROTEIN PADA OTAK MARMUT (Cavia porcellus) SEBAGAI MODEL PENYAKIT ALZHEIMER DENGAN DEPLESI HORMON TESTOSTERON Purwandari K., Yuli; Handharyani, Ekowati; Sajuthi, Dondin; Sulistiawati, Erni
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 9, No 2 (2015): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v9i2.2834

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengarakterisasi marmut sebagai hewan model untuk penyakit Alzheimer dengan mengamati histopatologis otak dan aktivitas seluler glial fibrillary acidic protein (GFAP) pada otak yang diakibatkan oleh deplesi hormon testosteron. Dua belas marmut dibagi dua kelompok berdasarkan umur, yaitu enam marmut umur 16-32 bulan dan enam marmut umur 32-48 bulan. Deplesi testosteron dilakukan dengan cara kastrasi. Dua marmut dari setiap kelompok dinekropsi untuk koleksi sampel otak pada waktu satu, tiga, dan lima bulan setelah kastrasi. Bagian otak yang diambil adalah korteks, lobus parietalis, temporalis, dan hipokampus. Sampel otak dilakukan evaluasi patologis dengan pewarnaan hematoksilin dan eosin dan immunohistokimia dengan antibodi GFAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deplesi testosteron dapat menyebabkan kerusakan otak yang ditandai oleh kematian sel neuron, peningkatan aktivitas sel-sel glia dan ekspresi GFAP pada jaringan otak.Kesimpulan penelitian adalah penurunan kadar testosteron dalam plasma darah menyebabkan terjadinya kematian sel neuron dan peningkatan aktivitas sel-sel glia pada otak.
SISTEM PEMELIHARAAN DAN STATUS KESEHATAN TERNAK DI DESA CIBUNI KECAMATAN TEGAL BULEUD KABUPATEN SUKABUMI: Maintenance System and Health Status of Livestock in Cibumi Village, Tegal Buleud District, Sukabumi Regency Sulistiawati, Erni; Hangesti Emi Widyasari; Ika Sartika; Firma Muhammad Basar
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 3 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i3.2166

Abstract

Usaha peternakan ayam petelur di Kabupaten Blitar, khususnya Desa Ponggok, Kecamatan Ponggok, merupakan sentra produksi telur nasional yang krusial bagi ketahanan pangan. Namun, tingginya harga pakan komersial menjadi tantangan utama yang secara signifikan menekan profitabilitas peternak rakyat. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi secara komprehensif penampilan produksi dan kualitas telur ayam layer yang mengadopsi pakan selfmix, yaitu praktik pencampuran pakan sendiri, sebagai strategi peternak menekan biaya produksi dan menjamin keberlanjutan usaha. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan peternak di Desa Ponggok. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Secara sosial ekonomi, peternak di lokasi studi memiliki rata-rata umur 51–60 tahun dengan tingkat pendidikan rata-rata Sekolah Dasar (SD). Mereka umumnya memelihara layer strain Malindo dengan populasi antara 2.000 hingga 3.000 ekor. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pakan selfmix memberikan penampilan produksi yang memadai: rata-rata konsumsi pakan harian mencapai 120 gram per ekor. Tingkat produksi telur harian (Hen Day Production - HDP) berada pada angka 85%. Namun, pakan selfmix ini tampak memengaruhi kualitas fisik telur; warna cangkang telur sebagian besar (28%) berwarna cokelat, dan tekstur cangkang 91% termasuk mutu 3, yang berarti sedikit kasar. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pakan selfmix berhasil mempertahankan produktivitas yang tinggi (HDP), tetapi peternak perlu melakukan penyesuaian formulasi untuk memperbaiki kualitas dan konsistensi fisik cangkang telur.   Kata kunci: selfmix, konsumsi pakan, hen day production, tekstur cangkang, warna cangkang
Co-Authors Abdul Malik ACHMAD FARAJALLAH Adi Winarto Aditia Dwi Cahyono, Aditia Dwi Agus Faisal Ahmad Andi Riyanto Anggraeni, Henny Endah Anis, Naila Anita Esfandiari Anwar Wardy Warongan astini, wining Azzahra, Rahayu Cecep Kusmana Cucu K Sajuthi Cucu K. Sajuthi Cynthia Novita Dadang Makmun Daldiyono Daldiyono Daldiyono Daldiyono Dondin Sajuthi Dwi Budiono DYAH PERWITASARI -FARAJALLAH Ekowati Handharyani Endang Susalit Erdiansyah Rahmi Faisal, Agus Faradisa Athalla Fardesiana Putri, Miranti Firma Muhammad Basar Hangesti Emi Widyasari Henny Endah Anggraeny Hermawan Adinugraha, Hendri Heryudianto Vibowo Hilma Zakia Ika Sartika Irawan Jusuf Iwan Setiawan Khafidloh, Muizzatul Kukuh Amru Dhiya Rahmat Lizza Alwiyana, Maulida Luluk Lailatul Hasanah Miftakh Nur Rahman Miranti Fardesiana Putri Misyam, Noviana Muchtaruddin Mansyur Muh Rifky Rachman Muhammad Haikal Muhammad Haikal Adhim Mutia Rahmi Maulina Nabilah Bilqis Nuri Aji, Annisa Nurul Oktaviani Nuryati Chairani Oktaviani, Nurul Putri, Zulfitra Utami Rasyid Ghani, Muhammad Ria Oktarina Rokhimah, Hesti Rumlaklak, Yanse Yane Sagatana, Ervina Nanda Sahala Panggabean Sajuthi, Cucu K Samsul Bahri Setyo Widi Nugroho Sholeha , Novia Amalia Siagian, Tetty Barunawati Silvia Puspitasari Siti Zahidah Siti Zahidah Sitti Aisyah May Wulandari Sri Supraptini Mansjoer Srihadi Agungpriyono Sukmana , Raditya Teja Surya Kusuma Wijaya Surya Kusuma Wijaya Sus Derthi Widhyari Tekad Urip Pambudi Sujarnoko Tiara Widyaputri Tri Wahyu Pangestiningsih UUS SAEPULOH Vidya Irawan Vidya Irawan, Vidya Wardah, Roikha Wijaya , Surya Kusuma Wijaya Kusuma, Surya wining astini Yanse Yanne Rumlaklak Yohana Tri Hastuti Yuli Purwandari Kristiangingrum Yuliana Yuliana Zulfitra Utami Putri Zulfitra Utami Putri