Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Identification of Herpesviridae in Macaca Fascicularis Using the Nested PCR Method at PSSP IPB Malik, Abdul; Sulistiawati, Erni; Yuliana; Saepuloh, Uus
Acta VETERINARIA Indonesiana Vol. 13 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avi.13.1.60-66

Abstract

PCR technique is used to detect the presence of Herpesviridae viruses in Macaca fascicularis that exhibit no clinical symptoms and identify them using nucleotide base sequences. This study aimed to detect and identify the presence of nucleotide base sequences in the Herpesviridae virus family in Macaca fascicularis at PSSP IPB. The study utilized 20 nasal swab samples from Macaca fascicularis. Extraction of DNA utilizing the QiaAmp™ DNA mini kit and subsequent measurement of DNA concentration. Amplification of target DNA utilizing the nested PCR technique. Sample with positive results from electrophoresis were sequenced to obtain nucleotide sequences. The average measurement value of DNA extraction concentration was 25.07 ng/µl. The DNA purity ratios at wavelengths A260/A280 and A260/A230 averaged 1.95 and 0.27, respectively. The electrophoresis results indicated a band size of 215 bp in sample code 01, corresponding to the positive control band. The sequencing results were analyzed using BLASTn on the NCBI site, revealing similarity with Macaca fascicularis lymphocryptovirus. The BLAST sample results demonstrated a Query Cover value of 100% and a percentage of identity of 98.84%.
Study on Sheep Animal Welfare in Traditional Farmer, Located in Agro Edutourism Mulyaharja Bogor Regency Astini, Wining; Endah Anggraeni, Henny; Barunawati Siagian, Tetty; Sulistiawati, Erni; Vibowo, Heryudianto; Wijaya Kusuma, Surya; Budiono, Dwi; Fardesiana Putri, Miranti; Zahidah, Siti; Haikal, Muhammad; Faisal, Agus
JAS Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Animal Science (JAS) - April 2025
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesian farmers do not understand about the meaning of animal welfare. It makes to be difficult to implement the animal welfare. It also impacts to the production and reproduction of the animal. On the other side, the sheep livestock in Mulyaharja are maintained traditionally. This study aims to evaluate the implementation of animal welfare principle in traditional sheep farming  in Mulyaharja subdistrict. This study used purposively sampling. The data analysis method is descriptive by processing data from interviews. The Animal Needs Index were used in this study. This study highlights significant shortcomings in sheep welfare under traditional farming practices in Mulyaharja Subdistrict with average ANI index 16.49. Targeted interventions in comfort of the lie down, number days of outside/year, pasture months/year, comfort of flooring, cleanliness sheep and pen, slipperiness, ease of passage, quality of light, quality of air and air flow, ind exposure in the lying area, condition of integument and animal health.
PERMASALAHAN INFESTASI EKTOPARASIT PADA PETERNAKAN DI KELURAHAN MULYAHARJA : Ectoparasite Infestation Problems in Livestock in Mulyaharja Subdistrict Tetty Barunawati Siagian; Henny Endah Anggraeny; Heryudianto Vibowo; Erni Sulistiawati; Surya Kusuma Wijaya; Dwi Budiono; Miranti Fardesiana Putri; Wining Astini; Muh Rifky Rachman; Kukuh Amru Dhiya Rahmat; Agus Faisal
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 2 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i2.1829

Abstract

Mulyaharja merupakan salah satu kelurahan yang terdapat di Kota Bogor. Pekerjaan masyarakatnya sebagai petani dan juga peternak. Beternak domba dan kambing dilakukan secara tradisional tanpa memiliki pengetahuan. Permasalahan dihadapi peternak di Kelurahan Mulyaharja yaitu infestasi ektoparasit. Tujuan dari penelitian yaitu mengidentifikasi infestasi ektoparasit pada domba dan kambing pada peternakan rakyat di Kelurahan Mulyaharja. Penelitian menggunakan 48 ekor domba dan 14 ekor kambing. Pemeriksaan ektoparasit dilakukan secara natif. Hasil pemeriksaan menunjukkan ditemukannya kutu Bovicola ovis, dan tungau Sarcoptes scabiei. Kutu Bovicola ovis ditemukan pada domba dan kambing, sedangkan infestasi Sarcoptes scabiei hanya ditemukan pada satu ekor kambing. Bovicola ovis merupakan kutu pengunyah dan pengigit pada domba namun dapat menginfestasi kambing. Penyebarannya sangat cepat dalam satu kandang. Sarcoptes scabiei merupakan tungau yang hidup dibawah kulit dan membentuk terowongan. Tungau Sarcoptes scabiei  bersifat zoonosis. Infestasi ektoparasit merupakan salah satu permasalahan peternakan di Kelurahan Mulyaharja.   Kata kunci: Domba, Damalinia ovis, kambing, Oribatid mite, Sarcoptes scabiei,
INFESTASI ENDOPARASIT CACING PADA TERNAK DOMBA MASYARAKAT DI KELURAHAN MULYAHARJA BOGOR JAWA BARAT: Endoparasite Worm Infestation in Sheep Livestock in Mulyaharja Village, Bogor, West Java Miranti Fardesiana Putri; Henny Endah Anggraeni; Tetty Barunawati Siagian; Heryudianto Vibowo; Erni Sulistiawati; Surya Kusuma Wijaya; Dwi Budiono; Wining Astini; Siti Zahidah; Muhammad Haikal Adhim; Agus Faisal
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 2 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i2.1892

Abstract

Mulyaharja merupakan kecamatan yang berlokasi di kota Bogor, Jawa Barat. Pada kecamatan ini terdapat kawasan agrowisata yang memanfaatkan sektor pertanian sebagai daya tarik wisata utama. Selain pertanian, masyarakat di Kecamatan Mulyaharja juga beternak domba secara tradisional. Domba sering terjangkit berbagai penyakit, salah satunya parasit, seperti infeksi cacing. Gejala infeksi cacing ini seringkali tidak terdeteksi. Pada penelitian ini pengambilan sampel feses dilakukan secara acak pada 10 ekor domba milik peternak di Kawasan Agrowisata Mulyaharja, Bogor. Pemeriksaan feses yang dilakukan berupa pemeriksaan kualitatif dengan metode pemeriksaan natif dan flotasi serta pemeriksaan kuantitatif dengan metode McMaster. Hasil penelitian menunjukkan 90% fesesnya positif mengandung telur cacing. Telur cacing yang ditemukan merupakan jenis telur strongyl. Hasil pemeriksaan EPG secara kuantitatif menunjukkan adanya variasi tingkat infeksi. Hasil EPG menunjukkan 40% domba mengalami infeksi berat, dan 60% mengalami infeksi rendah. Dari hasil penelitian domba ternak masyarakat kecamatan Mulyaharja perlu diberikan pengobatan cacing dan perbaikan pengelolaan sanitasi kandang serta pemberian pakan rumput.   Kata kunci:  Infestasi, Endoparasit cacing, Mulyaharja, Domba, Strongyl
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) SEBAGAI ANTIDIARE PADA MENCIT BALB/C (Mus musculus) Khafidloh, Muizzatul; Sulistiawati, Erni; Sagatana, Ervina Nanda
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol8no1p243-250

Abstract

Bay leaves as a cooking ingredient in Indonesia are also a herbal medicinal plant as a traditional treatment for digestive problems such as diarrhea. This research aims to obtain information on the effective dosage of bay leaf extract (Syzygium polyanthum) as an antidiarrhea. This research used 15 mice and divided them into 5 groups which were carried out using two methods, namely intestinal protection and intestinal transit. The requirements are divided into negative control (1% CMC-Na suspension), positive control (Loperamide HCl 0.26 mg/KgBW), and groups with graded doses (50 mg/KgBW, 100 mg/KgBW, and 150 mg/KgBW) given sequential orally. The parameters observed in this study were defecation frequency, stool consistency, and the ratio of marker passages in the intestines of mice. A dose of 150 mg/KgBW provides the best antidiarrheal effect. This is proven by the significantly different results in the two methods that have been carried out for the drug loperamide. The content of tannins, flavonoids, and alkaloids in bay leaves provides an antidiarrheal effect on diarrheal diseases.
Efektivitas Penyemprotan Larutan EM4 (Effective Microorganism - 4) terhadap Penurunan Kadar Amonia pada Kandang Broiler Semi Closed House Azzahra, Rahayu; Sulistiawati, Erni; Cahyono, Aditia Dwi
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 26 No 3 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.26.3.113-119.2024

Abstract

Gas amonia yang dihasilkan di kandang ayam memiliki bau menyengat serta dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan dan menyebabkan polusi pada lingkungan sekitar perkandangan. Salah satu tindakan untuk penurunan kadar amonia dalam kandang yaitu dengan penyemprotan Effective Microorganisms-4 (EM4). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi pengaruh penyemprotan EM4 terhadap penurunan kadar amonia pada kandang broiler semi closed house. Penelitian dilaksanakan di PT Rismawan Pratama Bersinar dengan peubah utama berupa kadar amonia, suhu, dan kelembapan dalam kandang broiler semi closed house dengan populasi sebanyak 20.000 ekor dan konsentrasi kadar EM4 sebesar 0,98%. Pengukuran kadar amonia dilakukan menggunakan hydrion ammonia test papper sebanyak 4 kali yaitu 1 kali sebelum dan 3 kali setelah penyemprotan larutan EM4 ke dalam kandang, sedangkan pengukuran suhu dan kelembapan dilakukan di hari yang sama setiap pukul 09.00 pagi. Kadar amonia menurun pada hari ke-1, sebesar 5 ppm pada suhu kandang 27,3℃ dengan kelembapan 70% dan bertahan sampai dengan hari ke-2 dengan suhu 28,2℃ dan kelembapan 61,5%, namun meningkat kembali menjadi 8 ppm pada hari ke-3 dengan suhu 29,2℃ dan kelembapan 57,5%. Penyemprotan larutan EM4 dapat menurunkan kadar amonia dalam kadang broiler semi closed house. Perubahan suhu mempengaruhi kadar amonia dan tingkat kelembapan kandang. 
CANINE LEPTOSPIROSIS IDENTIFICATION IN SMALL ANIMAL PRACTICE Sulistiawati, Erni; Putri, Zulfitra Utami; Sajuthi, Cucu K; Sajuthi, Dondin; Oktaviani, Nurul
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 16, No 1 (2022): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v16i1.20936

Abstract

Leptospirosis is an infectious disease caused by bacteria from the genusLeptospirawith various serovars and often presents with a wide range of clinical signs from mild to severe conditions, particularly it presents with a mild fever to asymptomatic infection-causing animal death. The purpose of this study was to identify the characteristics of canine leptospirosis through laboratory examinations supported by medical record data in a small animal practice at the drh Cucu K. Sajuthi Joint Veterinary Practice, in Jakarta. The study was conducted on serum samples of sixteen dogs from drh Cucu K. Sajuthi Joint Veterinary Practice patients, which presented varied clinical signs of leptospirosis, and which had been accompanied by hematological examination, blood biochemistry, and Microscopic Agglutination Test (MAT) against various serovars such asBataviae,Icterohaemorrhagiae,andJavanica. The collected data was analyzed descriptively. The results showed that canine leptospirosis was more commonly derived fromBataviaeserovar and was accompanied by clinical signs such as vomiting, jaundice, anorexia, abdominal pain, lethargy, pale mucosal membrane, diarrhea, dehydration, dyspnea, and polyuria/polydipsia. A predisposition of gender and age was commonly found in male dogs less than 5 years old. Abnormalities found from hematological examination were leukocytosis, granulocytosis (neutrophilia), anemia, thrombocytopenia, and lymphopenia, while blood chemistry showed azotemia, an increase in liver enzymes (AST, ALT, ALP), hyperbilirubinemia, hyponatremia, hyperphosphatemia, and hypoalbuminemia.
AKTIVITAS GLIAL FIBRILLARY ACIDIC PROTEIN PADA OTAK MARMUT (Cavia porcellus) SEBAGAI MODEL PENYAKIT ALZHEIMER DENGAN DEPLESI HORMON TESTOSTERON Purwandari K., Yuli; Handharyani, Ekowati; Sajuthi, Dondin; Sulistiawati, Erni
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 9, No 2 (2015): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v9i2.2834

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengarakterisasi marmut sebagai hewan model untuk penyakit Alzheimer dengan mengamati histopatologis otak dan aktivitas seluler glial fibrillary acidic protein (GFAP) pada otak yang diakibatkan oleh deplesi hormon testosteron. Dua belas marmut dibagi dua kelompok berdasarkan umur, yaitu enam marmut umur 16-32 bulan dan enam marmut umur 32-48 bulan. Deplesi testosteron dilakukan dengan cara kastrasi. Dua marmut dari setiap kelompok dinekropsi untuk koleksi sampel otak pada waktu satu, tiga, dan lima bulan setelah kastrasi. Bagian otak yang diambil adalah korteks, lobus parietalis, temporalis, dan hipokampus. Sampel otak dilakukan evaluasi patologis dengan pewarnaan hematoksilin dan eosin dan immunohistokimia dengan antibodi GFAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deplesi testosteron dapat menyebabkan kerusakan otak yang ditandai oleh kematian sel neuron, peningkatan aktivitas sel-sel glia dan ekspresi GFAP pada jaringan otak.Kesimpulan penelitian adalah penurunan kadar testosteron dalam plasma darah menyebabkan terjadinya kematian sel neuron dan peningkatan aktivitas sel-sel glia pada otak.
SISTEM PEMELIHARAAN DAN STATUS KESEHATAN TERNAK DI DESA CIBUNI KECAMATAN TEGAL BULEUD KABUPATEN SUKABUMI: Maintenance System and Health Status of Livestock in Cibumi Village, Tegal Buleud District, Sukabumi Regency Sulistiawati, Erni; Hangesti Emi Widyasari; Ika Sartika; Firma Muhammad Basar
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 3 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i3.2166

Abstract

Usaha peternakan ayam petelur di Kabupaten Blitar, khususnya Desa Ponggok, Kecamatan Ponggok, merupakan sentra produksi telur nasional yang krusial bagi ketahanan pangan. Namun, tingginya harga pakan komersial menjadi tantangan utama yang secara signifikan menekan profitabilitas peternak rakyat. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi secara komprehensif penampilan produksi dan kualitas telur ayam layer yang mengadopsi pakan selfmix, yaitu praktik pencampuran pakan sendiri, sebagai strategi peternak menekan biaya produksi dan menjamin keberlanjutan usaha. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan peternak di Desa Ponggok. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Secara sosial ekonomi, peternak di lokasi studi memiliki rata-rata umur 51–60 tahun dengan tingkat pendidikan rata-rata Sekolah Dasar (SD). Mereka umumnya memelihara layer strain Malindo dengan populasi antara 2.000 hingga 3.000 ekor. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pakan selfmix memberikan penampilan produksi yang memadai: rata-rata konsumsi pakan harian mencapai 120 gram per ekor. Tingkat produksi telur harian (Hen Day Production - HDP) berada pada angka 85%. Namun, pakan selfmix ini tampak memengaruhi kualitas fisik telur; warna cangkang telur sebagian besar (28%) berwarna cokelat, dan tekstur cangkang 91% termasuk mutu 3, yang berarti sedikit kasar. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pakan selfmix berhasil mempertahankan produktivitas yang tinggi (HDP), tetapi peternak perlu melakukan penyesuaian formulasi untuk memperbaiki kualitas dan konsistensi fisik cangkang telur.   Kata kunci: selfmix, konsumsi pakan, hen day production, tekstur cangkang, warna cangkang
The Relationship Between Mothers’ Interests and Multiple Immunization in Rejoslamet Village Fitrah Ningtyas, Septi; Mudhawaroh; Grah Prihartanti, Niken; Sulistiawati, Erni
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 5 No 3 (2025): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v5i3.528

Abstract

Immunization is a proactive measure to boost the immune system's ability to ward off or significantly reduce the severity of certain illnesses.  Infant mortality rate (IMR) and vaccine-preventable disease (VPD3I) risk are both exacerbated by children's incomplete repeated vaccinations.  Knowledge, attitude, and interest all have a role on how well a person completes multiple immunizations.  community, family, and traditional practices; family variables include mother age, education, hobbies, income, and profession; and community aspects include health care resources.  When it comes to making sure that kids are vaccinated, maternal interests play a big role.  Using observational analytics and a cross-sectional research methodology, this study seeks to ascertain the association between mother interest and the completion of various vaccines for children at the Rejoslamet Integrated Health Post (Integrated Health Post) in Jombang District.  Structured questions on maternal interest in the completeness of multiple vaccines and studying the KIA book were added in the questionnaire that was given to 42 women at the Rejoslamet village Integrated Health Post (Integrated Health Post), Jombang District.  A combination of successive sampling and univariate and bivariate statistical analysis was used to analyze the collected data.  At the Rejoslamet village Integrated Health Post (Integrated Health Post), Jombang District, a p value of 0.000 indicated a significant association between mother desire and the completion of multiple immunizations for children
Co-Authors Abdul Malik ACHMAD FARAJALLAH Adi Winarto Aditia Dwi Cahyono, Aditia Dwi Agus Faisal Agus Faisal Ahmad Andi Riyanto Ajeng Kurnia Rahayu Anggraeni, Henny Endah Anis, Naila Anita Esfandiari Anwar Wardy Warongan astini, wining Azzahra, Rahayu Cecep Kusmana Cecilia Eny Indriastuti Cucu K Sajuthi Cucu K. Sajuthi Cynthia Novita Dadang Makmun Daldiyono Daldiyono Daldiyono Daldiyono Dian Eka Ramadhani Difla Aisyah Mallayeka Dondin Sajuthi Dwi Budiono Dwi Budiono DYAH PERWITASARI -FARAJALLAH Ekowati Handharyani Endang Susalit Erdiansyah Rahmi Faisal, Agus Faradisa Athalla Fardesiana Putri, Miranti Firma Muhammad Basar Fitrah Ningtyas, Septi Grah Prihartanti, Niken Hangesti Emi Widyasari Hendriana, Andri Henny Endah Anggraeni Henny Endah Anggraeny Hermawan Adinugraha, Hendri Heryudianto Vibowo Hilma Zakia Ika Sartika Ima Kusumanti Imam Tri Wahyudi Irawan Jusuf Iskandar, Andri Iwan Setiawan Jodhy Anggara Putra Khafidloh, Muizzatul Kukuh Amru Dhiya Rahmat Lizza Alwiyana, Maulida Luluk Lailatul Hasanah Mardoto Miftakh Nur Rahman Miranti Fardesiana Putri Miranti Fardesiana Putri Misyam, Noviana Muchtaruddin Mansyur Mudhawaroh Muh Rifky Rachman Muhammad Haikal Muhammad Haikal Adhim Muhammad Haikal Adhim Mulya, Muhammad Arif Mutia Rahmi Maulina Muzakkii Rizqullah Farhan Zain Nabilah Bilqis Novia Amalia Sholeha Nugroho, Setyo Widi Nuri Aji, Annisa Nurrafa, Nazla Wafi Nurul Oktaviani Nuryati Chairani Oktaviani, Nurul Putri, Zulfitra Utami Raditya Teja Sukmana Raisha Ramadanti Ramadhani, Dian Eka Rasyid Ghani, Muhammad Ria Oktarina Rizky Fadilla Agustin Rangkuti Rokhimah, Hesti Rokhmat Dendi Mulyono Sagatana, Ervina Nanda Sahala Panggabean Sajuthi, Cucu K Samsul Bahri Siagian, Tetty Barunawati Silvia Puspitasari Siti Zahidah Siti Zahidah Sitti Aisyah May Wulandari Sri Supraptini Mansjoer Srihadi Agungpriyono Surya Kusuma Wijaya Surya Kusuma Wijaya Surya Kusuma Wijaya Surya Kusuma Wijaya Sus Derthi Widhyari Tarishah Aulia Nisaa Tekad Urip Pambudi Sujarnoko Tiara Widyaputri Tri Wahyu Pangestiningsih UUS SAEPULOH Vidya Irawan Vidya Irawan, Vidya Wardah, Roikha Wida Lesmanawati Wijaya Kusuma, Surya Wining Astini wining astini Wiyoto Wiyoto Yanne Yanse Rumlaklak Yohana Tri Hastuti Yuli Purwandari Kristiangingrum Yuliana Yuliana Zakiyyan Rasya Al Haitami Zulfitra Utami Putri Zulfitra Utami Putri