Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : INOVTEK POLBENG

ANALISA PENGGUNAAN BIODIESEL MINYAK JAGUNG SEBAGAI CAMPURAN BAHAN BAKAR ALTERNATIF MESIN DIESEL suardi suardi suardi
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.911 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1041

Abstract

Kalimantan Timur merupakan salah satu yang mempunyai potensi kelautan dan perikanan terbesar di Indonesia, terutama untuk perikanan tambak maupun perikanan air tawar dan air laut. Namun, hingga tahun 2014 potensi hasil laut di perairan ini baru dimanfaatkan sekitar 30% dari total produksi 341 ribu ton yang ada. Hal ini karena kapal-kapal yang beroperasi masih belum memadai. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan kapal penangkap ikan beserta alat tangkapnya. Keunggulan kapal ini dengan kapal jenis lain adalah kapal penangkap ikan multipurpose yang dapat digunakan sepanjang tahun, berbahan fiber reinforced plastic (FRP) juga direncanakan memiliki 3 (tiga) alat tangkap, yaitu jaring insang (gill net), pukat tarik (seine net) dan pancing (pole and lines). Perencanaan ukuran kapal, data utama kapal, alat tangkap dan perhitungan-perhitungan pendekatan disesuaikan dengan metode desain kapal. Dengan metode iterasi (trial and error) dalam menentukan ukuran utama kapal berdasarkan besar gross tonnage (GT) yaitu 70 GT adalah Lpp = 20.4 m, B = 5 m, H = 2.5 m, T = 1.7 m, Cb = 0.551 dan Vs = 10 knot. Dari ukuran utama yang telah didapat kemudian dirancang gambar rencana garis dan rencana umum kapal.KataKunci: Kapal Ikan, Multipurpose, 70 GT
DESAIN KAPAL PENANGKAP IKAN MULTIPURPOSE 70 GT Suardi Suardi Suardi
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 2 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 2 - 2018
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.328 KB) | DOI: 10.35314/ip.v8i2.660

Abstract

Kalimantan Timur merupakan salah satu yang mempunyai potensi kelautan dan perikanan terbesar di Indonesia, terutama untuk perikanan tambak maupun perikanan air tawar dan air laut. Namun, hingga tahun 2014 potensi hasil laut di perairan ini baru dimanfaatkan sekitar 30% dari total produksi 341 ribu ton yang ada. Hal ini karena kapal-kapal yang beroperasi masih belum memadai. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan kapal penangkap ikan beserta alat tangkapnya. Keunggulan kapal ini dengan kapal jenis lain adalah kapal penangkap ikan multipurpose yang dapat digunakan sepanjang tahun, berbahan fiber reinforced plastic (FRP) juga direncanakan memiliki 3 (tiga) alat tangkap, yaitu jaring insang (gill net), pukat tarik (seine net) dan pancing (pole and lines). Perencanaan ukuran kapal, data utama kapal, alat tangkap dan perhitungan-perhitungan pendekatan disesuaikan dengan metode desain kapal. Dengan metode iterasi (trial and error) dalam menentukan ukuran utama kapal berdasarkan besar gross tonnage (GT) yaitu 70 GT adalah Lpp = 20.4 m, B = 5 m, H = 2.5 m, T = 1.7 m, Cb = 0.551 dan Vs = 10 knot. Dari ukuran utama yang telah didapat kemudian dirancang gambar rencana garis (linesplan) dan rencana umum (general arrangement) kapal.
Pengaruh Variasi Sekat pada Ruang Muat Kapal Pengangkut Ikan Hidup Terhadap Stabilitas Kapal Alamsyah Syah Alam
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.466 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1067

Abstract

Kapal pengangkut ikan hidup merupakan jenis kapal yang muatannya sebagian besar adalah muatan cair. Muatan cair pada pengangkutan ikan hidup biasanya tidak memenuhi palka secara keseluruhan sehingga menimbulkan permukaan bebas (free surface). Efek free surface pada kapal bermuatan cair sangat berpengaruh terhadap stabilitas kapal. Tujuan penelitian ini menganalisa stabilitas statis berdasarkan variasi sekat ruang muat dan loadcase dengan bantuan software Maxurf Stability. Data kapal digunakan pada penelitian ini adalah LOA 19 m, draft (d) 1.5 m, Lpp kapal 18 m, lebar kapal 3.3 m, tinggi kapal 1.9 m, Cb kapal 0.718, Cp 0.777. Berdasarkan hasil analisa dengan melakukan penambahan sekat dengan ruang muat 1 sekat dan 2 sekat nilai yang didapatkan semakin menjauhi syarat batas dibandingkan dengan kapal dengan ruang muat tanpa sekat. Untuk nilai parameter stabilitas yang dipengaruhi oleh penambahan sekat pada ruang muat kapal adalah nilai pada lengan penegak maximum (GZ) yaitu berada pada heeling 71,7° pada kapal tanpa sekat, 77° pada kapal 1 sekat dan 78° pada kapal 2 sekat. Dari hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan semakin banyak sekat yang ada di ruang muat, maka nilai GZ yang didapat semakin menjauhi syarat batas. Sedangkan nilai GM untuk palka tanpa sekat yakni 0,531~0,610 m, untuk palka dengan ruang muat 1 sekat sebesar 0,809~1,021 m, dan untuk palka dengan ruang muat 2 sekat sebesar 0,841~1,096 m di atas dari nilai minimum yang disyaratkan IMO yakni 0.15 meter. 
PERENCANAAN DISTRIBUSI PENERANGAN UNTUK RUANGAN DI ATAS KAPAL TB LIBERTY 217 GT MENGGUNAKAN METODE ZONAL CAVITY suardi suardi; Muhammad Uswah Pawara; Alamsyah Alamsyah; Andi Mursid Nugraha Arifuddin; Faisal Mahmuddin; Sherly Clara
Jurnal Inovtek Polbeng Vol 13, No 1 (2023): Inovtek VOL. 13 NO 1 2023
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v13i1.3164

Abstract

Perencanaan kelistrikan kapal harus dilakukan secara cermat dan akurat karena akan berpengaruh terhadap besar daya generator yang akan digunakan. Generator kapal dirancang untuk mampu mendistribusikan listrik untuk kebutuhan power (pompa), Penerangan (Lightning), Komunikasi dan Navigasi untuk berbagai kondisi pelayaran.  Sama halnya dengan kapal lainnya, TB Liberty  juga memerlukan distribusi tenaga dari generator untuk suplai kebutuhan listrik di atas kapal khususnya untuk penerangan kapal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran daya listrik yang dibutuhkan untuk distribusi penerangan diatas kapal dengan menggunakan lampu Light-Emitting Diode (LED). Metode yang digunakan adalah metode zonal cavity dengan konsep dasar membagi setiap ruangan menjadi tiga bagian yaitu height ceiling cavity (hcc), height room cavity  (hrc), dan height floor cavity (hfc) serta penentuan nilai iluminasi sesuai dengan standar yang telah di tetapkan oleh American Bureau of Shipping (ABS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar beban listrik untuk distribusi penerangan pada kapal TB Liberty dengan menggunakan lampu LED yaitu deck buttom plane sebesar 0.633 Kw, pada main deck sebesar 0.6625 Kw dan pada geladak navigasi didapatkan sebesar 0.238 Kw. Penelitian ini mampu menjadi rujukan dalam penentuan kelistrikan di atas kapal khususnya untuk instalasi penerangan kapal.
ANALISIS KEANDALAN DAN RISIKO SISTEM PELUMASAN MESIN UTAMA SABUK NUSANTARA 43 suardi suardi suardi; Muhammad Uswah Pawara; Faisal Mahmuddin; Syerly Klara; Muhammad Rusdy Alwi; Abdul Basiq Zainal Abidin
INOVTEK POLBENG Vol 13, No 2 (2023): VOL 13 NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v13i2.3702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan pendekatan sistematis dalam mengevaluasi keandalan sistem pelumasan pada kapal Sabuk Nusantara 43. Penilaian risiko dilakukan dengan menerapkan dua pendekatan, yaitu metode kuantitatif dan metode semi-kuantitatif. Pendekatan kuantitatif menggunakan pendekatan nilai numerik dalam analisis, sementara pendekatan semi-kuantitatif menggabungkan elemen analisis kualitatif dan kuantitatif. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi potensi kejadian yang tidak hanya berpotensi mengganggu operasional perpipaan, tetapi juga dapat berdampak pada aspek keselamatan dan lingkungan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa risiko terbesar terkait dengan instalasi pelumas pada kapal Sabuk Nusantara 43 terfokus pada komponen filter. Tingkat kerusakan komponen ini mencapai lima kali dalam satu tahun, dan berdasarkan analisis risk matrixplotting, risikonya masuk dalam kategori "major" (Tidak Diterima). Sebagai solusi pengendalian risiko yang direkomendasikan, dianjurkan pemilihan komponen saringan yang mematuhi standar yang berlaku, pelaksanaan perawatan berkala yang cermat, serta penghindaran penggunaan minyak pelumas yang sudah terlalu lama atau bekas. Dalam konteks ini, penelitian ini menekankan pentingnya evaluasi keandalan sistem pelumasan pada kapal Sabuk Nusantara 43 dengan memanfaatkan pendekatan metode kuantitatif dan semi-kuantitatif. Temuan utama menunjukkan bahwa risiko terbesar terkait dengan komponen filter, dan perbaikan serta perawatan yang teliti sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko kerusakan. Sebagai rekomendasi pengendalian risiko, disarankan pemilihan komponen yang memenuhi standar yang berlaku, pelaksanaan perawatan berkala yang teliti, serta manajemen penggunaan minyak pelumas yang lebih efisien.
PERENCANAAN DISTRIBUSI PENERANGAN UNTUK RUANGAN DI ATAS KAPAL TB LIBERTY 217 GT MENGGUNAKAN METODE ZONAL CAVITY suardi suardi; Muhammad Uswah Pawara; Alamsyah Alamsyah; Andi Mursid Nugraha Arifuddin; Faisal Mahmuddin; Sherly Clara
INOVTEK POLBENG Vol 13, No 1 (2023): Inovtek VOL. 13 NO 1 2023
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v13i1.3164

Abstract

Perencanaan kelistrikan kapal harus dilakukan secara cermat dan akurat karena akan berpengaruh terhadap besar daya generator yang akan digunakan. Generator kapal dirancang untuk mampu mendistribusikan listrik untuk kebutuhan power (pompa), Penerangan (Lightning), Komunikasi dan Navigasi untuk berbagai kondisi pelayaran.  Sama halnya dengan kapal lainnya, TB Liberty  juga memerlukan distribusi tenaga dari generator untuk suplai kebutuhan listrik di atas kapal khususnya untuk penerangan kapal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran daya listrik yang dibutuhkan untuk distribusi penerangan diatas kapal dengan menggunakan lampu Light-Emitting Diode (LED). Metode yang digunakan adalah metode zonal cavity dengan konsep dasar membagi setiap ruangan menjadi tiga bagian yaitu height ceiling cavity (hcc), height room cavity  (hrc), dan height floor cavity (hfc) serta penentuan nilai iluminasi sesuai dengan standar yang telah di tetapkan oleh American Bureau of Shipping (ABS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar beban listrik untuk distribusi penerangan pada kapal TB Liberty dengan menggunakan lampu LED yaitu deck buttom plane sebesar 0.633 Kw, pada main deck sebesar 0.6625 Kw dan pada geladak navigasi didapatkan sebesar 0.238 Kw. Penelitian ini mampu menjadi rujukan dalam penentuan kelistrikan di atas kapal khususnya untuk instalasi penerangan kapal.
ANALISIS KEANDALAN DAN RISIKO SISTEM PELUMASAN MESIN UTAMA SABUK NUSANTARA 43 suardi, suardi suardi; Pawara, Muhammad Uswah; Mahmuddin, Faisal; Klara, Syerly; Alwi, Muhammad Rusdy; Abidin, Abdul Basiq Zainal
INOVTEK POLBENG Vol 13, No 2 (2023): VOL 13 NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v13i2.3702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan pendekatan sistematis dalam mengevaluasi keandalan sistem pelumasan pada kapal Sabuk Nusantara 43. Penilaian risiko dilakukan dengan menerapkan dua pendekatan, yaitu metode kuantitatif dan metode semi-kuantitatif. Pendekatan kuantitatif menggunakan pendekatan nilai numerik dalam analisis, sementara pendekatan semi-kuantitatif menggabungkan elemen analisis kualitatif dan kuantitatif. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi potensi kejadian yang tidak hanya berpotensi mengganggu operasional perpipaan, tetapi juga dapat berdampak pada aspek keselamatan dan lingkungan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa risiko terbesar terkait dengan instalasi pelumas pada kapal Sabuk Nusantara 43 terfokus pada komponen filter. Tingkat kerusakan komponen ini mencapai lima kali dalam satu tahun, dan berdasarkan analisis risk matrixplotting, risikonya masuk dalam kategori "major" (Tidak Diterima). Sebagai solusi pengendalian risiko yang direkomendasikan, dianjurkan pemilihan komponen saringan yang mematuhi standar yang berlaku, pelaksanaan perawatan berkala yang cermat, serta penghindaran penggunaan minyak pelumas yang sudah terlalu lama atau bekas. Dalam konteks ini, penelitian ini menekankan pentingnya evaluasi keandalan sistem pelumasan pada kapal Sabuk Nusantara 43 dengan memanfaatkan pendekatan metode kuantitatif dan semi-kuantitatif. Temuan utama menunjukkan bahwa risiko terbesar terkait dengan komponen filter, dan perbaikan serta perawatan yang teliti sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko kerusakan. Sebagai rekomendasi pengendalian risiko, disarankan pemilihan komponen yang memenuhi standar yang berlaku, pelaksanaan perawatan berkala yang teliti, serta manajemen penggunaan minyak pelumas yang lebih efisien.
Co-Authors A, Alamsyah Abdillah, Riza Abdul Basiq Zainal Abidin Abdul Mujib Syadzali Abdurrahman, Luthfi Abidin, Abdul Basiq Zainal Abiyyu Harly Saputra Adhy Rahmat Adila, Imam Rifqi Ahmad Razzan Aknul Ciptiandi Aknul Ciptiandi Alamsyah Alamsyah Alamsyah - Alamsyah Alamsyah alamsyah alamsyah Alamsyah Alamsyah Alamsyah Alamsyah Alamsyah Pawara Alamsyah, Alamsyah Alamsyah, Alamsyah Alfawan Alfawan Alfawan Alwi, Muhammad Rusdy Amalia Ika Wulandari Amalia Ika Wulandari Amalia Ika Wulandari Amalia Ika Wulandari Amalia Ika Wulandari amalia ika wulandari Amalia Ika Wulandari Andi Mursid Nugraha Arifuddin Andi Mursid Nugraha Arifuddin Andi Nadia Himaya Anggela, Anggela Anggit Dwi Putra Anugerah, Andi Nurwahid Ardhi Hidayatullah Ardhi Hidayatullah Arifuddin, Andi Mursid Nugraha Astin, Widya Yulia Aulia, Ade Putri Rezki Aung Ye Kyaw Aung Ye Kyaw Aung Ye Kyaw Ayu Nastiti, Yulia Bancin, Sutomo Baratau, Irentya Anugra Basri Said Baya, Nur Bima Jagad Saksana, Febrillian Burliyanto, Decky Cahyani, Alviana Eka Desinta Larasati Ashar Devy Setiorini Sa’adiyah Dimas Putra Wahid Rusparyansyah Dimas Putra Wahid Rusparyansyah Dwiyanti, Diva Syahirah Elfin Zulmi Azhar Erifive, Pranata Erskine Simei Tonda Fabila, Nova Fachrul Jaya, Muhammad Reza Fahmi Zahrotama Fahrizul Hasmi, Achmad Faisal Mahmuddin Faisal Mahmuddin Fajar, Achmad Feston Sandi Paribang Fiesta Olivia Firman Bagja Juangsa Firmansyah, Mohammad Bagus Fitri, Ade Gad Gunawan Gom Gom Mulia Yehezkiel Tambunan Guskarim Rompon Habibi Habibi Habibi Handayani, Windah Hariyono, Hariyono Haryawan, Hafiz Hendry Hermayanti, Nabila Ayu Hidayat, Taufik Hijriah Hijriah Hijriah Hijriah, Hijriah Hijriah, Hijriah Ikhwani, Rodlian Jamal Imawan Santosa, Pramudya Irvan Setiawan Jumalia, Jumalia Jumardi Jumardi, Jumardi Klara, Syerly Kustiwansa, Harlian Kyaw, Aung Ye Lista Putri Adinda Rahmi Lumbantoruan, Hendra Eliakim Lumenteri, Fido Fortunatus M. Uswah Pawara Mahmuddin, Faisal Mambang Rezalut T Mamola, Randi Maulana, Mohammad Khafid Moch Purwanto Mochammad Purwanto mubarak, azhar aras Muhammad Reza Fachrul Jaya Muhammad Rusdy Alwi Muhammad Yusuf Ismail Muhdar Tasrief Myistro, Evan Naufal, Daffa Ahmad Naval Architecture, Diva Nugraha Arifuddin, Andi Mursid Nugraha, Andi Mursid Orientius Paseru, Ricko Paribang, Feston Sandi Pradityana, Atria Prahmana, Rico Aditia Pranatal, Erifiive Pratama, Brian Yoga Pratama, Raditya Hendra Prihasto, Bima Qalbi AM, Chaerul Raditya, Muhammad Yogi Raditya, Muhammad Yogi Rajagukguk, Pernando Anju Ramadana, Andi Najwa Ramadhani, Rizky Rara Gusnia Nurulhaini Ratna Septati Yani Rifai, Muhammad Rijal Surya Rahmany Rio Hermawan Risaldo, Rizky Rizky Risaldo Rizqi Fahrezi, Dimas Rodlian Jamal Ikhwani Rodlian Jamal Ikhwani Rodlian Jamal Ikhwani Ryanda Bayu Laksana S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Samsu Dlukha N Samsu Dlukha Nurcholik Sarani Nigrat Nai Pos-Pos Setiawan, Wira Setiawan, Wira Setiorini Sa’adiyah, Devy Sherina Fitri Hariani Sherly Clara Siagian, Firman Veryvicasi Vernando Simanjuntak, Lowry Gabriel Simatupang, Gusrawati, Sander V S Sitanggang, Syahrul Gunawan Sitorus, Chris Jeremy Verian Stofani, Dhio Suanggana, Doddy Sultan Mahmud Cakasana Syadzali, Abdul Mujib Syahab, Husein Syaiful Umara, Muhammad Syerly Klara Syerly Klara Tasrief, Muhdar Tasrief, Muhdar Taufik Hidayat Taufik Hidayat Wardina Suwedy Wati, Gusra Widya Yulia Astin Wijaya, Vibra Wira Setiawan Wira Setiawan Wira Setiawan Wira Setiawan Wira Setiawan Wira Setiawan wulandari, amalia ika Wulandari, Amalia Ika Wulandari, Amalia Ika Yosefan, Andreyano Zaed Yuliadi, Mochamad Zulkarnaen, Zen