p-Index From 2021 - 2026
7.731
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Infinity Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Desimal: Jurnal Matematika Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Honai Math JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Atrium : Jurnal Arsitektur DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Musamus Journal of Mathematics Education Asimtot : Jurnal Kependidikan Matematika PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Range : Jurnal Pendidikan Matematika Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika Prioritas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan JME (Journal of Mathematics Education) JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Infinity Jurnal Pendidikan MIPA
Claim Missing Document
Check
Articles

ETNOMATEMATIKA PADA BUDAYA TIMOR (SUKU BOTI) DALAM PERSPEKTIF GEOMETRI Samuel Igo Leton; Meryani Lakapu; Apridus K. Lapenangga; Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol 6, No 2 (2023): Maret
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v6i2.16938

Abstract

This research aimed to explore and explore the mathematical elements that grow and develop in the culture of the Boti tribe from a geometric perspective. The research design used was ethnography which consists of 6 stages, namely: selection of ethnographic objects, submission of ethnographic questions, data collection, data recording, data analysis, and writing of the final report. The research instruments used were interview guidelines and observation guidelines. The subjects in this research were Usif Boti as the main informant along with several family members who also acted as translators. The results of the research showed that ethnomathematics can be found in the lopo construction process, including: measuring side lengths using fathoms units, as well as determining the equal distance between the four commander's pillars and making a circular roof lopo using a special technique specially developed by the Boti people and has been passed down from generation to generation. Geometry concepts such as the properties and area of flat shapes are also integrated into the Lopo Boti shape.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Visual dan Realistik bagi Siswa Tunarungu Igo Leton; Meryani Lakapu; Kristoforus Djawa Djong; Yohanes Ovaritus Jagom; Irmina Veronika Uskono; Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.399 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v5i1.4614

Abstract

Abstrak. Salah satu faktor penyebab pembelajaran matematika di SMPLB berjalan kurang maksimal adalah pengunaan bahan ajar. Bahan ajar yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran pada anak-anak tunarungu di SMPLB di Kota Kupang masih menggunakan bahan ajar yang sama dengan siswa normal. maka perlu adanya bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah buku matematika khusus untuk anak-anak tunarungu, yang berbasis pada visualisasi dan realistik. Metode yang digunakan adalah metode pengembangan dengan model 4D rancangan Thaiagaradjan dimana terdiri dari empat tahap yaitu, pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran.  Instrumen yang dikembangkan dalam penelitian ini terdiri atas enam macam, yakni (1) lembar validasi bahan ajar, (2) lembar keterbacaan bahan ajar, (3) lembar observasi aktivitas guru, (4) lembar observasi aktivitas anak-anak tunarungu, (5) angket respon anak-anak tunarungu dan (6) lembar tes tulis. Indicator penilaian dari penelitian pengembangan ini meliputi valid, praktis dan efektif. Hasil analisis menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif, sehingga bahan ajar tersebut berkulaitas baik dan dapat digunakan dalam pembelajaran matematika bagi siswa SMPLB Kelas VII.Kata Kunci: Tunarunggu, Bahan Ajar, Visual, Realistik, Matematika.
Kemampuan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematis Berorientasi HOTS Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng; Samuel Igo Leton; Meryani Lakapu
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 3, No 2 (2019): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.661 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v3i2.2197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematis berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) tingkat Sekolah Menengah. Metode penelitian adalah kualitatif dengan subjek sebanyak 20 mahasiswa. Data berupa hasil tes dan wawancara dianalisis secara kualitatif. Pertama, peneliti menganalisis data hasil tes dan mendeskripsikan kemampuan para mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematis berorientasi HOTS tingkat Sekolah Menengah. Kemudian, peneliti memilih satu mahasiswa berkemampuan tinggi, satu mahasiswa berkemampuan sedang, dan satu mahasiswa berkemampuan rendah secara purposive dan menganalisisnya secara kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa para mahasiswa mampu memecahkan masalah: (1) bilangan dan operasinya dan (2) aljabar, namun mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah: (1) geometri, (2) analisis data, dan (3) probabilitas. Hanya mahasiswa berkemampuan tinggi yang mampu bekerja dengan geometri dan memecahkan masalah analisis data. Kesulitan ini disebabkan masih rendahnya kemampuan visual spasial dan kemampuan mencipta para mahasiswa. Berkaitan dengan taksonomi Bloom, kemampuan para mahasiswa pada umumnya masih berada pada kategori menganalisis masalah.Kata Kunci: Kemampuan Matematis, Pemecahan Masalah, HOTS
Buna Woven Fabric Based Teaching Materials: ADDIE Model Meryani Lakapu; Irmina Veronika Uskono; Maria Gracia Manoe Gawa; Agapitus Hendrikus Kaluge
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i3.2886

Abstract

Bahan ajar merupakan salah satu alat yang dapat membantu guru dan siswa mempelajari sesuatu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar berbasis budaya lokal yang berkualitas baik. Bahan ajar berbasis budaya lokal yang dikembangkan berfokus pada materi bangun datar untuk mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Kualitas bahan ajar ini diukur menggunakan beberapa instrumen, antara lain: (1) lembar validasi untuk mengumpulkan data kevalidan, (2) lembar observasi aktivitas dosen dan mahasiswa untuk mengumpulkan data kepraktisan, dan (3) soal pretest dan posttest digunakan untuk mengumpulkan data keefektifan hasil belajar mahasiswa. Simpulan dari penelitian ini adalah bahan ajar berbasis budaya lokal yang dihasilkan berkualitas baik karena memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Kelebihan dari bahan ajar ini adalah mudah dipahami karena memuat unsur budaya berupa kain tenun, memanfaatkan aplikasi geogebra dalam pengembangannya serta dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pelajar.Teaching materials are one of the tools that can help teachers and students learn something. This research aims to develop good quality local culture-based teaching materials. The local culture-based teaching materials developed a focus on flat building materials for Elementary School Teacher Education students. The quality of these teaching materials is measured using several instruments, including (1) validation sheets to collect validity data, (2) observation sheets of lecturer and student activities to collect practical data, and (3) pretest and posttest questions used to collect data on the effectiveness of student learning outcomes. This study concludes that the local culture-based teaching materials produced are of good quality because they meet the valid, practical, and effective criteria. The advantage of this teaching material is that it is easy to understand because it contains cultural elements in the form of woven fabrics, utilizes geogebra applications in its development, and is developed according to student needs.
WORKSHOP PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MGMP MATEMATIKA SMP KABUPATEN MANGGARAI Meryani Lakapu; Gabariela Purnama Ningsi; Dominikus Arif Budi Prasetyo; Maximus Tamur; Aloysius Joakim Fernandez; Bryan Marthinus Waruru
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.1693

Abstract

Kesulitan dalam mengajarkan konsep matematika merupakan salah satu masalah mendasar bagi guru. Kegiatan workshop pengembangan perangkat berbasis etnomatematika ini bertujuan untuk membekali para guru agar menghadirkan budaya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Kegiatan ini terlaksana secara daring melalui zoom dan kegiatan synchronous dan asynchronous menggunakan Learning Manajemen System. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas pada akhir pertemuan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah 80% guru termotivasi untuk menghadirkan budaya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas sehingga dapat menambah wawasan siswa tentang materi matematika yang diajarkan dan objek budaya yang digunakan dalam mengajar.
WORKSHOP PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MGMP MATEMATIKA SMP KABUPATEN MANGGARAI Meryani Lakapu; Gabariela Purnama Ningsi; Dominikus Arif Budi Prasetyo; Maximus Tamur; Aloysius Joakim Fernandez; Bryan Marthinus Waruru
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.1693

Abstract

Kesulitan dalam mengajarkan konsep matematika merupakan salah satu masalah mendasar bagi guru. Kegiatan workshop pengembangan perangkat berbasis etnomatematika ini bertujuan untuk membekali para guru agar menghadirkan budaya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Kegiatan ini terlaksana secara daring melalui zoom dan kegiatan synchronous dan asynchronous menggunakan Learning Manajemen System. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas pada akhir pertemuan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah 80% guru termotivasi untuk menghadirkan budaya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas sehingga dapat menambah wawasan siswa tentang materi matematika yang diajarkan dan objek budaya yang digunakan dalam mengajar.
Profil Konflik Kognitif dalam Pemahaman Konsep Statistika Pegan, Elisabeth Agustiana; Gawa, Maria Gracia Manoe; Lakapu, Meryani
Musamus Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2023): Musamus Journal of Mathematics Education
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musamus journal of mathematics education.v6i1.5338

Abstract

Penelitian ini membahas tentang profil konflik kognitif dalam pemahaman konsep statistika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik kognitif siswa SMP dalam pemahaman konsep statistika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dipilih dari siswa kelas VIII SMPK St. Yoseph Naikoten semester genap tahun ajaran 2022/2023. Subjek dalam penelitian ini sebanyak empat subjek yang berkemampuan setara, dalam hal ini sama-sama berkemampuan sedang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tugas pemecahan masalah (TPM) dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan matematika yang setara mengalami konflik kognitif yang berbeda-beda. Hal tersebut dapat ditinjau dari ke empat indikator. Siswa pertama mengalami anomali dan anxiety atau kecemasan. Siswa kedua mengalami anomali, interest atau minat kemudian melakukan penilaian kembali kognitif. Siswa ketiga mengalami anomali dan anxiety atau kecemasan. Sedangkan siswa keempat mengalami anomali, kemudian melakukan penilaian kembali kognitif.
Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Melayani Kebutuhan Belajar Peserta Didik Pada Materi Bangun Datar Amsikan, Oktovianus Nyongki; Lakapu, Meryani
Musamus Journal of Mathematics Education Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Mathematics Education
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musamus journal of mathematics education.v6i2.6134

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan opsi untuk menciptakan keadilan dalam pembelajaran. Sehingga setiap peserta didik mendapat konten, proses dan hasil yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran berdiferensiasi untuk melayani kebutuhan peserta didik kelas VIII.C pada materi bangun datar di SMPN Lorotuan. Jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif. Sebelum melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi di kelas terlebih dahulu guru melakukan asesmen diagnostik dengan menggunakan angket kebutuhan belajar untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik. Identifikasi ini dengan maksud agar guru memiliki data untuk memutuskan strategi diferensiasi pembelajaran apa yang akan diterapkan. Dari hasil asesmen diperoleh data 10 peserta didik memiliki kebutuhan belajar (gaya belajar) visual, 6 peserta memiliki kebutuhan belajar auditori dan 4 peserta memiliki kebutuhan belajar kinestetik. Berdasarkan data ini kemudian guru memutuskan untuk menggunakan diferensiasi konten dan proses untuk melayani kebutuhan peserta didik. Untuk mengukur tercapainya tujuan pembelajaran dengan pembelajaran diferensiasi maka dilakukan tes matematika menggunakan 3 butir soal uraian untuk mengukur 3 indikator yang berbeda. Hasil yang diperoleh secara klasikal menunjukan 85% peserta didik yang telah terlibat dalam pembelajaran berdiferensiasi (konten dan proses) mencapai KKM. Persentase sesuai kelompok kebutuhan belajar: visual 70% mencapai KKM, auditori 100% mencapai KKM dan kinestetik 100% mencapai KKM. Berdasarkan hasil penelitian ini kama diharapkan guru menerapkan pembelajaran diferensiasi di kelas agar tercipta kegiatan pembelajaran yang efektif, menyenangkan dan adil sesuai kebutuhan belajar murid.
ANALISIS PROFIL SISWA KELAS VIII DALAM MEMAHAMI KONSEP ROTASI F. Loma, Dorothea; D. Djong, Kristoforus; B.N. Dosinaneg, Wilfridus; J. Fernandez, Aloysisus; I. Leton, Samuel; Lakapu, Meryani
Asimtot : Jurnal Kependidikan Matematika Vol 5 No 01 (2023): Asimtot: Jurnal Kependidikan Matematika | Juni 2023 - November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/asimtot.v5i01.2825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil siswa kelas VIII dalam memahami konsep rotasi di SMP Negeri 5 Kupang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif d eskripsi. Waktu pelaksanaan penelitian pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Subjek dalam penelitian ini diambil 3 siswa yang berkemampuan akademik tinggi, sedang dan rendah dari kelas VIII. Kemampuan tersebut dilihat berdasarkan hasil ulangan harian matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa memiliki kemampuan matematika tinggi memenuhi indikator memahami soal, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika, mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah. Siswa yang memiliki kemampuan matematika sedang memenuhi indikator memahami soal, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika, mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah. Sedangkan siswa yang memiliki kemampuan matematika rendah kurang mampu memahami indikator memahami soal, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika, mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah.
PROFILE OF ELEMENTARY SCHOOL TEACHER IN CONCEPT UNDERSTANDING OF GEOMETRY Samuel Igo Leton; Kristoforus Djawa Djong; Irmina Veronika Uskono; Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng; Meryani Lakapu
Jurnal Infinity Vol 9 No 2 (2020): VOLUME 9, NUMBER 2, INFINITY
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/infinity.v9i2.p133-146

Abstract

Students need teachers with a deep understanding of mathematical concepts to improve their mathematical knowledge and achievement. The observation results of several elementary school teachers showed that they still have a lack of understanding of the geometry concepts. This research is an exploratory study with a qualitative approach that aims to describe the performance of elementary school teachers in understanding the concepts of triangles and squares. The participants in this study were elementary school teachers across Soe City District. A description test deals with the geometry concept of two-dimensional shapes that were implemented to determine the most appropriate teachers to participate in the study. Thirty-three teachers were then selected based on this preliminary test results. In-depth interviews were also conducted with the participants. The data analysis showed that the participants had a lack of understanding of the concept of two-dimensional shapes and necessary arithmetic skills. Moreover, the data suggested that the participants held various perceptions regarding their understanding of certain concepts based on their experience in teaching the mathematical concept. Based on these results, some programs are recommended to improve professionalism and pedagogical competencies, such as a refresher training program for basic mathematical material and training in teaching aids used. These programs are expected to help prepare elementary school teachers in teaching mathematics.
Co-Authors Agapitus Hendrikus Kaluge ALOYSIUS JOAKIM FERNANDEZ Amsikan, Oktovianus Nyongki Amsikan, Oktovianus Yongki Antonius Gahung Apolonaris Y Mario Apridus K. Lapenangga Apridus Kefas Lapenangga Aysanti Yuliana Paulus B.N. Dosinaneg, Wilfridus Benu, Cindy Ahia Pricilia Boo, Maria Febrianti Herlina Bria, Kornelis Bryan Marthinus Waruru Bukifan, Kristina Yusria Cindy Tuy, Elisabeth Demu, Septhiano Mario Imanuel Dwi Putera Dominikus Arif Budi Prasetyo Dominikus Arif Budi Prasetyo Dosianaeng, Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng, Wilridus Beda Nuba Dosinaneg, Wilfridus Beda Nuba Elfrida Olo Mau Elfrida Olo Mau Emilianus Jehadus F. Loma, Dorothea Feliksitas M. Muda Fernandez, Aloysius Fernandez, Arnoldus Fernandez, Michael Gabariela Purnama Ningsi Gawa, Maria Gracia Manoe Gregorius Indrawan Ngkahar Guido Stefano Jomar Guteres, Ilda Guterres, Ilda Hendrikus Kaluge, Agapitus I. Leton, Samuel Igo Leton Ilda Guterres Inevaropa Helni Taek Irmina Veronika Uskono Irmina Veronika Uskono J. Fernandez, Aloysisus Jeraman, Dominiques S.E.D. Jeri Jekson Jira Hia Jomar, Guido Stefano Kaluge, Agapitus Hendrikus Kardo, Benisius Rampung Ke Lomi, Aplonia Nelci Koly, Agaripa Kornelis Bria Kornelis Bria Kornelis Bria Kristianus Viktor Pantaleon Kristoforus Djawa Djong Kristoforus Djawa Djong Kristoforus Djawa Djong Laksono Trisnantoro Lassa, Merry Enjel Leton , Samuel Igo Lily, Budhi Benyamin Lukas Seran Lusi, Yutri Kormalina Maing, Claudia Mariska Mardikawati Manoe Gawa, Maria Gracia Margarita Laos Maria Gracia Manoe Gawa Maria Rosanti Teti Maria Suci Apriani Marselino Robertus Seran Marsiano Solanus Seran Mau, Elfrida Olo Mberu, Yuliana Bhara Molo, Matilde Niis Nai, Yustinus Didimus Natalia Magdalena Rafu Mamulak Nelly Fitriani Nelly Fitriani, Nelly Ola, Stefanus Patrisius Batarius Pegan, Elisabeth Agustiana Rindu, Oyafianus Rofyanter Leoh Rowa, Yohana Rina Salmi Fitria Manu Samuel I. Leton Samuel Igo Leton Samuel Igo Leton Sani Beti Sau, Antonius Arnoldus Janssen Savio, Diogo Seo, Hendro Usa Juniano Sera, Yohana Yunita Alehandra Bunge Stiven Aloysius Tnesi Suci, Margareta Tamur, Maximus Tnesi, Stiven Aloysius Weluk, Kristina Wilfridus Beda Nuba Dosianaeng Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng Wonga, Anggerini Horlians Ina Yohana Rina Rowa Yohana Rina Rowa Yohana Rowa Yohanes Ovaritus Jagom Yohanes Ovaritus Jagom Yutri Kormalina Lusi