Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA MELALUI TEKNIK SADARI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA REMAJA Rahel Charolina Putri; Yora Nopriani; Bela Purnama Dewi
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 16 No 2 (2026): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v16i2.490

Abstract

Bre~ast cance~r i~s one~ of the~ di~se~ase~s wi~th the~ hi~ghe~st i~nci~de~nce~ and mortali~ty rate~s i~n wome~n. E~arly de~te~cti~on through bre~ast se~lf-e~xami~nati~on (BSE~) i~s i~mportant to i~ntroduce~ from adole~sce~nce~ as a pre~ve~nti~ve~ me~asure~. Thi~s study ai~ms to de~te~rmi~ne~ the~ e~ffe~ct of bre~ast cance~r pre~ve~nti~on e~ducati~on through BSE~ te~chni~que~s usi~ng le~afle~ts on i~ncre~asi~ng knowle~dge~ of e~arly bre~ast cance~r de~te~cti~on among fe~male~ stude~nts at Bi~na Ci~pta Pale~mbang Hi~gh School. Thi~s study use~d a pre~-e~xpe~ri~me~ntal de~si~gn wi~th a one~-group pre~te~st–postte~st approach on 31 fe~male~ stude~nts se~le~cte~d usi~ng a total sampli~ng te~chni~que~. The~ re~se~arch i~nstrume~nt was a knowle~dge~ que~sti~onnai~re~. The~ re~sults of uni~vari~ate~ analysi~s showe~d that the~ ave~rage~ le~ve~l of knowle~dge~ of re~sponde~nts be~fore~ be~i~ng gi~ve~n he~alth e~ducati~on was 8.06 and i~ncre~ase~d to 12.35 afte~r be~i~ng gi~ve~n e~ducati~on, re~sulti~ng i~n an i~ncre~ase~ of 4.29. Thi~s analysi~s i~llustrate~s an i~ncre~ase~ i~n knowle~dge~ be~fore~ furthe~r te~sti~ng. The~ re~sults of the~ Shapi~ro–Wi~lk te~st showe~d that the~ data we~re~ normally di~stri~bute~d, and the~ Pai~re~d Sample~ t-te~st analysi~s showe~d a si~gni~fi~cant di~ffe~re~nce~ be~twe~e~n be~fore~ and afte~r e~ducati~on (p < 0.05). I~t was conclude~d that BSE~ e~ducati~on usi~ng le~afle~ts had an e~ffe~ct on i~ncre~asi~ng adole~sce~nt knowle~dge~. I~t i~s re~comme~nde~d that e~ducati~onal programs be~ carri~e~d out conti~nuously i~n schools as an e~ffort to de~te~ct bre~ast cance~r e~arly.
PENGARUH PSIKOEDUKASI TERHADAP SELF EFFICACY DAN MOTIVASI MENJALANI PENGOBATAN PADA PASIEN KANKER PAYUDARA Bela Purnama Dewi; Diana H.Soebyakto; Noer Fadila; Riko Sandra Putra
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 16 No 2 (2026): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v16i2.497

Abstract

Breast cancer is a chronic disease that requires long-term treatment and often imposes substantial psychological challenges on patients. Self-efficacy and motivation are essential factors influencing patients' adherence to treatment and overall health outcomes. Low levels of self-efficacy and motivation may reduce treatment compliance and hinder recovery. Psychoeducation is a psychosocial intervention designed to improve patients' knowledge, coping skills, and confidence in managing their illness. This study aimed to examine the effect of psychoeducation on self-efficacy and treatment motivation among patients with breast cancer at Pusri Hospital, Palembang. A pre-experimental study with a one-group pretest-posttest design was conducted involving 70 breast cancer patients selected through purposive sampling. Self-efficacy was assessed using the General Self-Efficacy Scale (GSE), while motivation was measured using the Intrinsic Motivation Inventory (IMI). Before the intervention, most participants demonstrated low self-efficacy (65.7%) and low motivation (65.7%). Following psychoeducation, the proportion of participants with high self-efficacy increased to 82.9%, while 80.0% achieved high motivation. The Wilcoxon test revealed significant improvements in self-efficacy (Z = ?3.464, p = 0.001) and motivation (Z = ?3.317, p = 0.001). These findings indicate that psychoeducation is an effective non-pharmacological nursing intervention for enhancing self-efficacy and motivation among patients with breast cancer during treatment.
Intervensi Terapi Musik Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Posyandu Lansia Bina Sejahtera Palembang Bela Purnama Dewi; Lisda Maria; Zuhriah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i8.2314

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lanjut usia dan dapat meningkatkan risiko komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik. Selain terapi farmakologis, diperlukan intervensi nonfarmakologis yang sederhana, aman, murah, dan mudah diterapkan. Terapi musik klasik merupakan salah satu terapi komplementer yang dapat memberikan efek relaksasi, mengurangi stres, dan membantu mengendalikan tekanan darah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan menerapkan terapi musik klasik sebagai intervensi nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tekanan darah pada lansia di Posyandu Lansia Bina Sejahtera Palembang. Kegiatan melibatkan 20 orang lansia. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengukuran tekanan darah sebelum intervensi. Selanjutnya, peserta diberikan terapi musik klasik Mozart dalam suasana yang tenang dan nyaman selama kurang lebih 15 menit. Setelah intervensi selesai, dilakukan pengukuran kembali tekanan darah untuk mengetahui perubahan setelah pemberian terapi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan tekanan darah setelah diberikan terapi musik klasik. Peserta juga menunjukkan respons positif, antusiasme, dan keterlibatan aktif selama mengikuti kegiatan. Terapi musik klasik memberikan suasana relaksasi yang membantu mengurangi ketegangan dan meningkatkan kenyamanan lansia. Dengan demikian, terapi musik klasik dapat diterapkan sebagai salah satu intervensi komplementer yang sederhana, tidak invasif, dan terjangkau dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat untuk membantu pengendalian tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
Menopause Tanpa Cemas: Edukasi Mengenali Dan Menghadapi Gejala Menopause Pada Wanita Di Posyandu Lansia Bina Sejahtera Palembang Bela Purnama Dewi; Reni Saswita; Untari Anggeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i8.2315

Abstract

Menopause merupakan fase alami dalam kehidupan wanita yang ditandai dengan berhentinya menstruasi akibat penurunan fungsi ovarium dan kadar hormon estrogen. Perubahan tersebut dapat menimbulkan berbagai gejala fisik, psikologis, maupun seksual yang dapat memengaruhi kenyamanan dan kualitas hidup wanita. Kurangnya pengetahuan mengenai menopause dapat menyebabkan wanita kurang memahami perubahan yang dialami serta cara menghadapinya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan wanita menopause dalam mengenali dan memahami gejala menopause. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Lansia Bina Sejahtera Palembang dengan melibatkan 25 orang wanita menopause. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi kesehatan, penyampaian materi mengenai pengertian menopause, tahapan menopause, gejala menopause, serta cara menghadapi perubahan selama menopause, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan dengan mengukur pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan menggunakan kuesioner. Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai menopause dan gejala yang dapat muncul selama masa menopause. Peserta juga menunjukkan antusiasme dalam mengikuti penyuluhan dan aktif menyampaikan pertanyaan terkait perubahan yang dialami. Kegiatan edukasi kesehatan mengenai menopause dapat menjadi upaya promotif untuk meningkatkan pengetahuan wanita sehingga mampu mengenali gejala dan menghadapi masa menopause secara lebih positif dan adaptif.
Peningkatan Edukasi Tentang Hipertensi Melalui Video Pada Lansia Di RT 56 Kelurahan Lebong Gajah Palembang Riko Sandra Putra; Bela Purnama Dewi; Warid Ismael
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i8.2316

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak ditemukan pada kelompok lanjut usia dan membutuhkan pengelolaan secara berkelanjutan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung pengendalian hipertensi adalah meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pengaturan pola makan, khususnya pembatasan konsumsi garam, pemilihan makanan sehat, serta pengaturan pola makan yang sesuai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai diet hipertensi melalui pemberian dukasi berbasis media video. Kegiatan dilaksanakan di RT 56 Kelurahan Lebong Gajah dengan jumlah peserta sebanyak 16 orang lansia. Metode kegiatan meliputi pemberian edukasi mengenai konsep hipertensi, faktor risiko, prinsip diet hipertensi, pembatasan konsumsi garam, pemilihan makanan yang sehat, serta penerapan pola makan dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan menggunakan media audiovisual berupa video edukasi yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan diet hipertensi setelah diberikan edukasi. Peserta mampu memahami pentingnya mengurangi konsumsi garam dan makanan tinggi lemak, meningkatkan konsumsi buah dan sayuran, serta menerapkan pola makan yang lebih sehat dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan media video juga membantu penyampaian informasi menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh lansia. Kegiatan edukasi diet hipertensi dapat menjadi salah satu alternatif pendidikan kesehatan yang sederhana, menarik, dan mudah diterapkan dalam kegiatan masyarakat untuk mendukung peningkatan pengetahuan lansia serta pengelolaan hipertensi.