Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Memori Kolektif Masyarakat Batavia dalam Novel Al-Masih: Putra sang Perawan Karya Tasaro GK Ilmawan, Wahyu; Djoko Saryono; Azizatuz Zahro
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui memori kolektif masyarakat Batavia dalam novel Al-Masih: Putra sang Perawan karya Tasaro GK. Penelitan ini menggunakan teori memori Barbara A. Misztal. Pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif guna membantu menjawab fokus penelitian dengan cara mendeskripsikan data. Sumber data penelitian ini diperoleh dari kutipan novel Al-Masih: Putra sang Perawan karya Tasaro GK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk memori kolektif dalam novel Al-Masih: Putra sang Perawan, yaitu (1) memori flashbulb masyarakat Batavia meliputi perbudakan, penyerangan raja Jawa ke Batavia, perlakuan kompeni kepada orang Jawa, kelompok Bhairawa, dan monopoli perdagangan, (2) memori generasi meliputi cara mencuci pakaian masyarakat Batavia dan kebiasaan menyirih perempuan-perempuan Batavia, dan (3) memori tradisi meliputi tradisi pernikahan Etnis Moor, tradisi perayaan tahun baru Etnis Tionghoa, dan tata krama.
Mantra dalam Ritual Gentong Tirto Nusantoro sebagai Representasi Makna Ungkapan Syukur, Permohonan, dan Harapan Prasetyani, Rizki Nurul; Saryono, Djoko; Dwi Sulistyorini
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3763

Abstract

Ungkapan atau tuturan yang dirapalkan dan memiliki kekuatan magis dengan tujuan tertentu disebut sebagai mantra. Fungsi mantra disesuaikan dengan ideologi yang dianut oleh masyarakat yang mempercayainya. Adapun perapalan mantra tidak luput dari adanya tradisi budaya yaitu ritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mantra Ritual Gentong Tirto Nusantoro berdasarkan representasi makna. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat bentuk representasi makna yang terdapat dalam mantra Ritual Gentong Tirto Nusantoro. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, Data dalam penelitian ini adalah kata dan kalimat dalam mantra Ritual Gentong Tirto Nusantoro. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil wawancara informan berupa transkrip yang sudah diklasifikasi dengan menggunakan tabel. Tempat penelitian dilakukan di kompleks arca Ganesha yang berada di Wisma Perum Jasa Tirta, Desa Karangkates, Kabupaten Malang.Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, lebih tepatnya teknik wawancara bebas terpimpin. Hasil penelitian ini adalah terdapat tiga bentuk representasi makna. Ketiga bentuk representasi makna tersebut adalah (1) representasi makna ungkapan syukur, (2) representasi makna ungkapan permohonan, dan (3) representasi makna ungkapan harapan.
Konflik Tokoh sebagai Cermin Problematika Sosial Remaja dalam Antologi Cerpen Piala Di Atas Dangau Karya Siswa SMP Ul Aini, Shofa; Roekhan, Roekhan; Djoko Saryono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konflik tokoh yang muncul dalam antologi cerita pendek Piala Di Atas Dangau untuk melihat cermin problematika sosial remaja. Penelitian ini menggunakan teori struktural dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kepustakaan atau studi pustaka. Metode analisis data yang gunakan analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini adalah tiga cerpen dari sepuluh antologi cerpen Piala di Atas Dangau yang dirasa paling relevan menggambarkan problematika sosial remaja. Data penelitian ini berupa kutipan teks yang terdapat dalam tiga cerpen tersebut yang mengandung konflik tokoh. Hasil analisis konflik tokoh antara lain adalah adanya konflik internal dan eksternal pada cerpen Langit Jingga Ibu yang mencerminkan problematika remaja berupa (1) tekanan ekonomi keluarga, (2) krisis identitas dan harga diri, dan (3) konflik komunikasi dengan orang tua. Pada cerpen Mutiara di Balik Randengan terdapat konflik internal dan eksternal yang mencerminkan problematika remaja berupa (1) konflik identitas, (2) penolakan keluarga, dan (3) stigma sosial dan perasaan malu. Pada cerpen Suntiang muncul konflik internal dan eksternal yang mencerminkan problematika remaja berupa (1) beban ekonomi keluarga, (2) tekanan peran gender, dan (3) marginalisasi budaya tradisional.
Teori Resistansi James C. Scott Sebagai Kajian Representasi Sastra Moh. Fikri Zulfikar Fikri; Djoko Saryono; Moch. Syahri; Moh Abidzar Maulana Ghifari
Multatuli: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.333367/multatuli.v1i1.6200

Abstract

Tujuan penelitian ini meninjau berbagai literatur tentang teori resistansi, terutama dari pemikiran James C. Scott yang bisa digunakan sebagai metode analisis mengungkap representasi resistansi dalam karya sastra. Teori resistansi Scott menekankan pada perlawanan yang dilakukan kaum subordinat kepada kaum superordinat melalui perlawanan secara terang-terangan hingga sembunyi-sembunyi. Dalam konteks karya sastra, banyak karya sastra yang mengungkap isu-isu yang berkembang di masyarakat terutama dari kaum tertindas yang mendapatkan kondisi represif kaum kuat. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menganalisis berbagai literatur yang relevan terkait teori resistansi serta studi-studi sastra yang menerapkannya sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian membahas (1) konsep resistansi, (2) resistansi kaum tani, (3) resistansi kaum buruh, (4) resistansi sebagai gagasan, dan (5) sastra sebagai representasi resistansi.
Destruktif Manusia Terhadap Biota Laut Dalam Kumpulan Puisi Biografi Tubuh Nabi Karya Royyan Julian Fahrus Refendi; Djoko Saryono; Karkono Karkono; Azizatul Qolbi
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 3 (2025): December 2025
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2025.6.3.16141

Abstract

Problematika dalam penelitian ini adalah mengkaji pengerusakan laut yang dilakukan oleh manusia dalam buku puisi Biografi Tubuh Nabi karya Royyan Julian. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan puisi-puisi yang bertema destruktif manusia terhadap ekosistem laut. Analisis data dilakukan dengan cara membaca secara cermat (close reading) puisi-puisi dalam Biografi Tubuh Nabi yang menampilkan tema kerusakan laut. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan teori ekokritik Greg Garrard dengan menempatkan puisi-puisi ke dalam kategori tematik seperti pollution, apocalypse, dan dwelling. Selanjutnya, dilakukan interpretasi terhadap diksi, metafora, dan simbol yang digunakan penyair untuk mengungkapkan kritik terhadap kerusakan ekosistem laut dan sistem sosial yang menjadi penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi yang telah dikaji tidak hanya menarasikan penderitaan alam, khususnya laut yang diakibatkan oleh manusia, tetapi juga menyampaikan kritik sosial, politik, dan moral yang tajam terhadap sistem-sistem yang mengabaikan keseimbangan ekologis demi kepentingan ekonomi dan kekuasaan. Kesimpulan dari penelitian adalah berusaha memberikan sumber pengetahuan bahwasanya laut bukan tempat sampah, bukan ladang yang bisa terus menerus dieksploitasi tanpa henti.
The Discrusive Power of Verbal Violence in Indonesian Social Media: A Linguistic Corpus Study Dewanty, Imanuella Anastasia Brigitha Carneliaputri; Saryono, Djoko; Zahro, Azizatus; Razak, Zainur Rijal Abdul; Ismail, Habibah
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v7i2.21949

Abstract

The rise of gender-based, political, and identity-based verbal violence on social media highlights the urgency of understanding how language plays a role in the reproduction of power in digital culture. This study aims to analyze the linguistic and ideological structures that shape practices of verbal violence in digital interactions. Data were collected from July 2024 to January 2025 from various social media platforms, then analyzed using corpus linguistics to identify patterns of language use, as well as Fairclough's Critical Discourse Analysis to interpret the power relations that emerge in the texts. The results show that digital verbal violence is not merely an expression of individual emotion, but is connected to dominant ideologies such as patriarchy, toxic nationalism, and religious fanaticism. Violent speech contains both vertical and horizontal power relations, which allow users to assert symbolic authority, silence others, or negotiate certain identities. These findings confirm that verbal violence in digital spaces is not merely a matter of communication ethics, but part of the mechanism of power reproduction through linguistic practices. In conclusion, this study contributes to understanding how language in social media reproduces power and ideology in digital interactions. As a follow-up, future research may expand the data scope or examine counter-discursive strategies to challenge verbal violence online. The findings have implications for critical digital literacy by helping users recognize and resist ideological domination embedded in everyday social media discourse.
Praksis Pendidikan Humanis Freirean dalam Novel Totto Chan Gadis Cilik di Jendela Darwanto; Saryono, Djoko; Sulistyorini, Dwi
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v8i2.19458

Abstract

Novel yang mengangkat isu pendidikan dapat menjadi bahan refleksi dan sumber inspirasi dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan praksis pendidikan humanis Freirean dalam novel Totto Chan, Gadis Cilik di Jendela karya Tetsuko Kuroyanagi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti selaku instrumen kunci melalui pembacaan teks novel secara cermat dan terarah pada permasalahan yang diangkat dalam fokus penelitian. Instrumen pendukung penelitian ini adalah tabel panduan penelusuran data. Data dianalisis menggunakan teori hermeneutika Paul Riceour melalui tiga tahap, yaitu (1) tahap semantik, (2) tahap refleksi, dan (3) tahap eksistensial. Penelitian ini menghasilkan informasi mengenai praksis pendidikan humanis Freirean yang terkandung dalam novel Totto Chan, Gadis Cilik di Jendela berupa (1) sarana dan prasarana yang berbeda dari sekolah pada umumnya, (2) pembelajaran berdiferensiasi, (3) pembelajaran kontekstual, (4) kurikulum yang lentur dan sesuai kebutuhan peserta didik, dan (5) mengedepankan pendidikan karakter.
Beyond School Contact: Two-Way Teacher–Parent Communication and Parental Involvement in Islamic Early Childhood Education Nuraini, Febritesna; Saryono, Djoko; Latif, Abdul; Zain, Azizah Binti; Ishaq, M.; Sudarsono, Bambang; Supriyanto, Agus
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2025.112-15

Abstract

Purpose – This study examines whether two-way teacher–parent communication is associated with parental involvement in Islamic early childhood education institutions. It addresses the limited empirical attention given to two-way communication as a distinct relational construct within faith-based early childhood education.Design/methods/approach – The study employed a quantitative correlational design. Data were collected from 175 valid parent responses drawn from Islamic early childhood education institutions in Yogyakarta City, most of which were part of the ’Aisyiyah Bustanul Athfal kindergarten network. The data were analyzed using descriptive statistics and simple linear regression.Findings – The results show a statistically significant positive association between two-way teacher–parent communication and parental involvement. higher levels of reciprocal and responsive communication were associated with higher reported parental involvement. The coefficient of determination (R² = 0.294) indicates that two-way teacher–parent communication explained a moderate proportion of the variance in parental involvement, while a substantial proportion remained attributable to factors outside the model.Research implications/limitations – The study contributes to the literature by treating two-way communication as a specific interactional construct rather than a general background dimension of school–family relations. However, the cross -sectional correlational design, reliance on self-reported data, and focus on a single urban context limit causal inference and broader generalizability.Practical implications – The findings highlight the need for early childhood institutions, particularly in culturally embedded and resource-constrained contexts, to shift from one-way information delivery to dialogic, responsive communication. In Islamic early childhood settings, culturally aligned and relational communication practices can strengthen sustained parental engagement through interactive and trust-based partnerships.Originality/value – This study contributes to Global South scholarship by providing empirical evidence from Islamic early childhood education in Indonesia, a context underrepresented in the literature. It advances the field by conceptualizing two-way communication as a distinct dialogic and relational construct, offering a context-sensitive perspective that challenges dominant Western-centric models of family–school partnerships.Paper type Research paper
Ekologi traumatik: Kekerasan lingkungan dan luka ekologis dalam novel Jejak Balak Risnawati, Risnawati; Saryono, Djoko; Sulistyorini, Dwi; Laili, Hidayatul
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v9i2.1587

Abstract

Forest destruction and ecological violence in the novel Jejak Balak not only impact nature, but also cause psychological and social wounds for the community. This study aims to reveal the forms of ecological trauma represented in the novel through an ecocritical approach with the concept of traumatic ecology from Buell, Nixon, Rigby, Cunsolo, and Woolbright. The analysis was conducted descriptively qualitatively by examining narratives, dialogues, and descriptions that contain traces of ecological wounds. The research findings show seven forms of trauma: physical trauma due to deforestation, collective trauma in the form of mass fear, mythological-ecological trauma through the figure of the inyiak as a forest guardian, trauma of ecological violence seen in repressive actions by officials, moral trauma due to the ethical dilemma between nature conservation and violence, trauma of loss of place when the forest turns into a foreign space, and existential trauma related to the uncertainty of the ecological future. This study confirms that ecological damage produces multidimensional wounds that span from the body, living space, to the cultural consciousness of the community.
ARSITEKTUR EMOSIONAL DAN RESISTENSI SIMBOLIK DALAM SYAIR RINDU RASULULLAH PADA KOMUNITAS SHOLAWATAN Sukardi, Mochamad Ighfir; Susetya, Hemas Haryas Harja; Saryono, Djoko; Sulistyorini, Dwi
Kusa Lawa Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Kusa Lawa
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.kusalawa.2026.006.01.05

Abstract

Penelitian ini mengkaji Syair Rindu Rasulullah sebagai praktik linguistik dan performatif yang memperkuat identitas komunal dan resistensi budaya dalam komunitas Majelis Ar Ridwan dan Pesantren Anwarut Taufiq. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap struktur linguistik, dinamika performansi, dan fungsi sosial syair dalam konteks ritual sholawatan kontemporer. Dengan menerapkan pendekatan etnografis-performatif, analisis linguistik terapan, dan observasi partisipatif terhadap satu sesi pertunjukan berdurasi 25 menit, penelitian ini memetakan pola repetisi, imperatif, pronomina, vokatif, dan metafora sebagai perangkat utama dalam membangun kohesi makna dan ritme ritual. Temuan menunjukkan bahwa syair ini terstruktur melalui arsitektur emosional dengan tiga puncak yang dihasilkan oleh imperatif performatif, jeda musikal, dan intensifikasi vokatif. Sementara itu, segmen repetitif seperti "Nabi Muhammad, Engkau…" dan "Habibi Muhammad…" menciptakan sinkronisasi afektif di antara para jamaah. Dari perspektif sosial, syair ini berfungsi sebagai medium pembentukan identitas kolektif sekaligus strategi resistensi simbolik terhadap wacana yang mempersoalkan praktik sholawatan. Syair ini menegaskan relevansi spiritual, terapeutik, dan estetis dari tradisi tersebut melalui bahasa figuratif dan tindak vokal yang terkoordinasi. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa praktik sholawatan bukan sekadar warisan budaya, melainkan mekanisme pembentukan kesalehan komunal yang cair, musikal, dan berlapis secara simbolik.
Co-Authors Abdul Latif Abdul Syukur Ibrahim Adi Atmoko Adi Probo Laksono Agus Supriyanto Ahmad Abdul Karim Ahmad Junaidi Alfin Ari Indria Kusuma Wardani Aliffati Muarifa Alifian, Muhammad Afnani Anang Santoso Azizatul Qolbi Azizatuz Zahro Bambang Sudarsono Darmono Darmono Darwanto Dermawan, Taufik Dewanty, Imanuella Anastasia Brigitha Carneliaputri Dewi Tryanasari Didin Widyartono Diyah Dariyatul Nafsichah Dwi Listyorini Fahrus Refendi Faruq Hidayat Galaxi, Gio Pramanda Galaxi Hari Putranto Hemas Haryas Harja Susetya Heri Suwignyo Herri Akhmad Bukhori Hilmiati Huda, Much. Nuril Ilmawan, Wahyu Islamiah, Kholifa Tul Ismail, Habibah Iwan Marwan, Iwan Karkono Karkono Karkono Kornelius Kamargo/Irawan Dwi Wahyono Kornelius Kamargo Kususbakti Andayani Laili, Hidayatul Lisana Sidqin Aliyya Lisana Sidqin Aliyya M. Ishaq, M. Maulana, M. Abidzar Moch. Syahri Moh Abidzar Maulana Ghifari Mu'tashim, Yohan Fikri Nissa Vidyanita Nuraini, Febritesna Nursalam Nursalam Nurud Dluha Prasetyani, Rizki Nurul Pratiwi Nur Zamzani Putra, Natanael Ricky Radeni Sukma Indra Dewi Rahman, Norhayati Ab. Ramadhaniar Wulananda Razak, Zainur Rijal Abdul Risnawati Risnawati Risnawati Risnawati Rizki Nurul Prasetyani Roekhan Roekhan Rofiuddin, Ah. Shirly Rizki Kusumaningrum Sukardi, Mochamad Ighfir Sumirah Butet sunarti Sunoto Sunoto Syahri, Moch. Syaiful Rahman Tia Istiana Potabuga Titik Harsiati Ul Aini, Shofa Wahyu Ilmawan Widyatmoko, Tiksno Zahro, Azizatus Zain, Azizah Binti Zulfikar, Moh. Fikri Zulfikar, Mohammad Fikri