Claim Missing Document
Check
Articles

Hegemoni Ekonomi dalam Cerpen Bertema Sadomasokisme Berjudul ”Komunitas” dan ”Robbie Jobbie” Karya Rio Johan Hidayat, Faruq; Saryono, Djoko; Karkono
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v8i2.13466

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik dan representasi hegemoni ekonomi dalam dua cerpen yang bertema sadomasokis, yaitu "Komunitas" dan "Robbie Jobbie", dalam kumpulan Aksara Amananunna karya Rio Johan. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Teori Hegemoni Antonio Gramsci menjadi kerangka analisis utama untuk mengkaji mekanisme kekuasaan dan proses pembentukan konsensus dalam manifestasi hegemoni ekonomi tersebut. Data penelitian ini berupa unit-unit tekstual yang meliputi dialog antartokoh, deskripsi naratif pengarang, serta penggambaran tingkah laku tokoh, telah diekstraksi dari kedua cerpen tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik studi pustaka yang cermat dan studi dokumentasi mendalam. Proses analisis data kualitatif secara sistematis meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data untuk pemfokusan, penyajian data secara terstruktur, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik hegemoni ekonomi dalam narasi cerpen tersebut direalisasikan melalui agensi tokoh-tokoh dominan yang berfungsi sebagai intelektual organik. Tokoh-tokoh ini secara aktif menyebarkan berbagai doktrin ideologis yang dirancang untuk membentuk kesadaran, menginternalisasi nilai, serta mengarahkan tindakan tokoh subordinat, terutama tokoh "aku". Upaya hegemoni ini pada akhirnya bertujuan untuk melanggengkan dan menaturalisasi struktur kekuasaan ekonomi yang timpang dalam masyarakat yang digambarkan.  
Teori Resistansi James C. Scott Sebagai Kajian Representasi Sastra Moh. Fikri Zulfikar Fikri; Djoko Saryono; Moch. Syahri; Moh Abidzar Maulana Ghifari
Multatuli: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.333367/multatuli.v1i1.6200

Abstract

Tujuan penelitian ini meninjau berbagai literatur tentang teori resistansi, terutama dari pemikiran James C. Scott yang bisa digunakan sebagai metode analisis mengungkap representasi resistansi dalam karya sastra. Teori resistansi Scott menekankan pada perlawanan yang dilakukan kaum subordinat kepada kaum superordinat melalui perlawanan secara terang-terangan hingga sembunyi-sembunyi. Dalam konteks karya sastra, banyak karya sastra yang mengungkap isu-isu yang berkembang di masyarakat terutama dari kaum tertindas yang mendapatkan kondisi represif kaum kuat. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menganalisis berbagai literatur yang relevan terkait teori resistansi serta studi-studi sastra yang menerapkannya sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian membahas (1) konsep resistansi, (2) resistansi kaum tani, (3) resistansi kaum buruh, (4) resistansi sebagai gagasan, dan (5) sastra sebagai representasi resistansi.
Destruktif Manusia Terhadap Biota Laut Dalam Kumpulan Puisi Biografi Tubuh Nabi Karya Royyan Julian Fahrus Refendi; Djoko Saryono; Karkono Karkono; Azizatul Qolbi
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 3 (2025): December 2025
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2025.6.3.16141

Abstract

Problematika dalam penelitian ini adalah mengkaji pengerusakan laut yang dilakukan oleh manusia dalam buku puisi Biografi Tubuh Nabi karya Royyan Julian. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan puisi-puisi yang bertema destruktif manusia terhadap ekosistem laut. Analisis data dilakukan dengan cara membaca secara cermat (close reading) puisi-puisi dalam Biografi Tubuh Nabi yang menampilkan tema kerusakan laut. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan teori ekokritik Greg Garrard dengan menempatkan puisi-puisi ke dalam kategori tematik seperti pollution, apocalypse, dan dwelling. Selanjutnya, dilakukan interpretasi terhadap diksi, metafora, dan simbol yang digunakan penyair untuk mengungkapkan kritik terhadap kerusakan ekosistem laut dan sistem sosial yang menjadi penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi yang telah dikaji tidak hanya menarasikan penderitaan alam, khususnya laut yang diakibatkan oleh manusia, tetapi juga menyampaikan kritik sosial, politik, dan moral yang tajam terhadap sistem-sistem yang mengabaikan keseimbangan ekologis demi kepentingan ekonomi dan kekuasaan. Kesimpulan dari penelitian adalah berusaha memberikan sumber pengetahuan bahwasanya laut bukan tempat sampah, bukan ladang yang bisa terus menerus dieksploitasi tanpa henti.
Pembelajaran Drama Berbasis GAHAR di Perguruan Tinggi Karim, Ahmad Abdul; Saryono, Djoko; Karkono, Karkono; Rofiuddin, Ah.; Widyartono, Didin
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i3.4136

Abstract

Penelitian ini mendiskusikan rancangan strategi GAHAR dalam pembelajaran drama di perguruan tinggi. Strategi GAHAR dirancang untuk menciptakan pembelajaran yang sistematis, kolaboratif, dan kreatif sehingga mampu meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam memahami, menginterpretasi, dan menampilkan drama. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual dengan mengintegrasikan teori pembelajaran kreatif, seni pertunjukan, dan teknologi. Fokus utama penelitian ini menggambarkan langkah-langkah implementasi strategi GAHAR, mulai dari perencanaan, pembagian tugas, latihan, evaluasi, hingga pementasan. Hasil penelitian menunjukkan strategi GAHAR mampu menciptakan pengalaman belajar yang holistik dengan melibatkan berbagai dimensi keterampilan, seperti penguasaan bahasa tubuh, ekspresi emosi, pengelolaan dialog, dan penguatan kerja sama tim. Selain itu, penggunaan teknologi Virtual Reality (VR), pada tahap latihan dan pementasan memberikan pengalaman imersif yang mendukung proses pembelajaran. Oleh karena itu, strategi ini relevan dengan kebutuhan era digital, sekaligus mengatasi tantangan dalam pembelajaran seni di perguruan tinggi.
The Discrusive Power of Verbal Violence in Indonesian Social Media: A Linguistic Corpus Study Dewanty, Imanuella Anastasia Brigitha Carneliaputri; Saryono, Djoko; Zahro, Azizatus; Razak, Zainur Rijal Abdul; Ismail, Habibah
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v7i2.21949

Abstract

The rise of gender-based, political, and identity-based verbal violence on social media highlights the urgency of understanding how language plays a role in the reproduction of power in digital culture. This study aims to analyze the linguistic and ideological structures that shape practices of verbal violence in digital interactions. Data were collected from July 2024 to January 2025 from various social media platforms, then analyzed using corpus linguistics to identify patterns of language use, as well as Fairclough's Critical Discourse Analysis to interpret the power relations that emerge in the texts. The results show that digital verbal violence is not merely an expression of individual emotion, but is connected to dominant ideologies such as patriarchy, toxic nationalism, and religious fanaticism. Violent speech contains both vertical and horizontal power relations, which allow users to assert symbolic authority, silence others, or negotiate certain identities. These findings confirm that verbal violence in digital spaces is not merely a matter of communication ethics, but part of the mechanism of power reproduction through linguistic practices. In conclusion, this study contributes to understanding how language in social media reproduces power and ideology in digital interactions. As a follow-up, future research may expand the data scope or examine counter-discursive strategies to challenge verbal violence online. The findings have implications for critical digital literacy by helping users recognize and resist ideological domination embedded in everyday social media discourse.
Praksis Pendidikan Humanis Freirean dalam Novel Totto Chan Gadis Cilik di Jendela Darwanto; Saryono, Djoko; Sulistyorini, Dwi
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v8i2.19458

Abstract

Novel yang mengangkat isu pendidikan dapat menjadi bahan refleksi dan sumber inspirasi dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan praksis pendidikan humanis Freirean dalam novel Totto Chan, Gadis Cilik di Jendela karya Tetsuko Kuroyanagi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti selaku instrumen kunci melalui pembacaan teks novel secara cermat dan terarah pada permasalahan yang diangkat dalam fokus penelitian. Instrumen pendukung penelitian ini adalah tabel panduan penelusuran data. Data dianalisis menggunakan teori hermeneutika Paul Riceour melalui tiga tahap, yaitu (1) tahap semantik, (2) tahap refleksi, dan (3) tahap eksistensial. Penelitian ini menghasilkan informasi mengenai praksis pendidikan humanis Freirean yang terkandung dalam novel Totto Chan, Gadis Cilik di Jendela berupa (1) sarana dan prasarana yang berbeda dari sekolah pada umumnya, (2) pembelajaran berdiferensiasi, (3) pembelajaran kontekstual, (4) kurikulum yang lentur dan sesuai kebutuhan peserta didik, dan (5) mengedepankan pendidikan karakter.
Beyond School Contact: Two-Way Teacher–Parent Communication and Parental Involvement in Islamic Early Childhood Education Nuraini, Febritesna; Saryono, Djoko; Latif, Abdul; Zain, Azizah Binti; Ishaq, M.; Sudarsono, Bambang; Supriyanto, Agus
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2025.112-15

Abstract

Purpose – This study examines whether two-way teacher–parent communication is associated with parental involvement in Islamic early childhood education institutions. It addresses the limited empirical attention given to two-way communication as a distinct relational construct within faith-based early childhood education.Design/methods/approach – The study employed a quantitative correlational design. Data were collected from 175 valid parent responses drawn from Islamic early childhood education institutions in Yogyakarta City, most of which were part of the ’Aisyiyah Bustanul Athfal kindergarten network. The data were analyzed using descriptive statistics and simple linear regression.Findings – The results show a statistically significant positive association between two-way teacher–parent communication and parental involvement. higher levels of reciprocal and responsive communication were associated with higher reported parental involvement. The coefficient of determination (R² = 0.294) indicates that two-way teacher–parent communication explained a moderate proportion of the variance in parental involvement, while a substantial proportion remained attributable to factors outside the model.Research implications/limitations – The study contributes to the literature by treating two-way communication as a specific interactional construct rather than a general background dimension of school–family relations. However, the cross -sectional correlational design, reliance on self-reported data, and focus on a single urban context limit causal inference and broader generalizability.Practical implications – The findings highlight the need for early childhood institutions, particularly in culturally embedded and resource-constrained contexts, to shift from one-way information delivery to dialogic, responsive communication. In Islamic early childhood settings, culturally aligned and relational communication practices can strengthen sustained parental engagement through interactive and trust-based partnerships.Originality/value – This study contributes to Global South scholarship by providing empirical evidence from Islamic early childhood education in Indonesia, a context underrepresented in the literature. It advances the field by conceptualizing two-way communication as a distinct dialogic and relational construct, offering a context-sensitive perspective that challenges dominant Western-centric models of family–school partnerships.Paper type Research paper
Development of Teacher Communication Patterns and Parental Involvement Instrument: Validity and Reliability Testing Febritesna Nuraini; Djoko Saryono; Abdul Latif; Intan Farnisyah; Azizah binti Zain; M.Ishaq; Bambang Sudarsono; Putri Sabrina Uswatun Hasanah
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v11i1.6911

Abstract

Background of Study: Effective collaboration between teachers and parents is crucial in early childhood education. However, the absence of a standardized and psychometrically sound instrument to measure these dynamics in the Indonesian kindergarten context poses a challenge. Aims and Scope of Paper: This study aims to develop and validate a research instrument measuring teachers' two-way communication patterns and parental involvement. The novelty lies in its dual-construct design, rigorous psychometric validation, and contextual adaptation for Indonesian kindergartens. Methods: This development research employed a quantitative approach. The instrument consisted of two scales: Teacher Two-Way Communication (15 items) and Parental Involvement (31 items across six dimensions). The tool was tested on 150 parents of kindergarten students in Yogyakarta City. Item validity was analysed using Pearson Product-Moment correlation, and reliability was measured using Cronbach’s Alpha coefficient. Summary of Results or Findings: The findings indicate that all items in both scales were valid. The scales demonstrated very high reliability (Teacher Communication α = 0.92; Parental Involvement α = 0.88). Simple linear regression analysis revealed that teacher communication significantly influences parental involvement (R² = 0.462, p < 0.001). Conclusion: The study successfully produces a valid and reliable instrument and empirically confirms the critical role of teacher communication in fostering parental involvement. This tool is recommended for educators and researchers to facilitate better home-school collaboration.
Konstruksi Identitas Kuliner Jawa Timur dalam Kumpulan Cerpen Festival Sastra Kota Malang 2024 Karim, Ahmad Abdul; Saryono, Djoko; Karkono, Karkono; Vidyanita, Nissa; Potabuga, Tia Istiana
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.8294

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap konstruksi identitas kuliner Jawa Timur dalam Kumpulan Cerpen Festival Sastra Kota Malang 2024. Kajian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penelitian yang secara spesifik menempatkan kuliner sebagai konstruksi identitas regional dalam teks sastra kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan gastrokritik yang memandang makanan sebagai simbol kultural. Sumber data berupa empat cerpen terpilih dalam antologi Jelajah Cita Rasa. Teknik analisis data melalui pembacaan kritis-hermeneutik dengan tahapan identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan nasi gegog, nasi golong, rajamangsa atau petis, rujak cingur, dan jamu tradisional dikonstruksi bukan sekadar sebagai elemen latar, melainkan sebagai perangkat naratif yang membentuk karakter, menggerakkan konflik, dan merepresentasikan nilai ketahanan, spiritualitas, solidaritas komunal, serta transformasi sosial masyarakat Jawa Timur. Kuliner dalam empat cerpen Jelajah Cita Rasa berfungsi sebagai arena negosiasi identitas regional yang dinamis, tempat memori historis, relasi kuasa, dan praktik budaya direpresentasikan serta direinterpretasikan dalam konteks kontemporer. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa sastra berperan sebagai medium produksi dan reproduksi identitas kultural melalui representasi kuliner lokal.
Ekologi traumatik: Kekerasan lingkungan dan luka ekologis dalam novel Jejak Balak Risnawati, Risnawati; Saryono, Djoko; Sulistyorini, Dwi; Laili, Hidayatul
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v9i2.1587

Abstract

Forest destruction and ecological violence in the novel Jejak Balak not only impact nature, but also cause psychological and social wounds for the community. This study aims to reveal the forms of ecological trauma represented in the novel through an ecocritical approach with the concept of traumatic ecology from Buell, Nixon, Rigby, Cunsolo, and Woolbright. The analysis was conducted descriptively qualitatively by examining narratives, dialogues, and descriptions that contain traces of ecological wounds. The research findings show seven forms of trauma: physical trauma due to deforestation, collective trauma in the form of mass fear, mythological-ecological trauma through the figure of the inyiak as a forest guardian, trauma of ecological violence seen in repressive actions by officials, moral trauma due to the ethical dilemma between nature conservation and violence, trauma of loss of place when the forest turns into a foreign space, and existential trauma related to the uncertainty of the ecological future. This study confirms that ecological damage produces multidimensional wounds that span from the body, living space, to the cultural consciousness of the community.
Co-Authors Abdul Latif Abdul Latif Abdul Syukur Ibrahim Adi Probo Laksono Agus Supriyanto Ahmad Abdul Karim, Ahmad Abdul Alfin Ari Indria Kusuma Wardani Alifian, Muhammad Afnani Anang Santoso Azizah binti Zain Azizatul Qolbi Azizatuz Zahro Bambang Sudarsono Bambang Sudarsono Darmono Darmono Darwanto Dermawan, Taufik Dewanty, Imanuella Anastasia Brigitha Carneliaputri Dewi Tryanasari Didin Widyartono Diyah Dariyatul Nafsichah Dwi Listyorini Fahrus Refendi Febritesna Nuraini Fikri, Moh. Fikri Zulfikar Hari Putranto Hemas Haryas Harja Susetya Heri Suwignyo Herri Akhmad Bukhori Hidayat, Faruq Hilmiati Huda, Much. Nuril Ilmawan, Wahyu Intan Farnisyah Islamiah, Kholifa Tul Ismail, Habibah Iwan Marwan, Iwan Karkono Karkono Kornelius Kamargo/Irawan Dwi Wahyono Kornelius Kamargo Kususbakti Andayani Laili, Hidayatul Lisana Sidqin Aliyya Lisana Sidqin Aliyya M. Ishaq, M. M.Ishaq Maulana, M. Abidzar Moch. Syahri Moh Abidzar Maulana Ghifari Moh. Fikri Zulfikar Fikri Mu'tashim, Yohan Fikri Nuraini, Febritesna Nursalam Nursalam Nurud Dluha Potabuga, Tia Istiana Prasetyani, Rizki Nurul Pratiwi Nur Zamzani Putra, Natanael Ricky Putri Sabrina Uswatun Hasanah Rahman, Norhayati Ab. Ramadhaniar Wulananda Razak, Zainur Rijal Abdul Risnawati Risnawati Risnawati Risnawati Rizki Nurul Prasetyani Roekhan Roekhan Rofiuddin, Ah. Sukardi, Mochamad Ighfir Sumirah Butet sunarti Sunoto Sunoto Syahri, Moch. Syaiful Rahman Titik Harsiati Ul Aini, Shofa Vidyanita, Nissa Wahyu Ilmawan Widyatmoko, Tiksno Zahro, Azizatus Zain, Azizah Binti Zulfikar, Moh. Fikri Zulfikar, Mohammad Fikri