Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

UI/UX Design of Stunting Survey Application Prototype User Centreed Design Method Pawenrusi, Esse Puji; Kamariana, Kamariana; Kasma, Andi Yulia; Wahyuni, Eka; Aman, Andryanto
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 4 No. 2 (2024): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v4i2.4629

Abstract

The purpose of this research is to design UI/UX prototype of the stunting survey application according to user needs, namely (a) users can manage family data, (b), manage prospective bride data, (c) users can input questionnaire data, (d) search data, (e) see evaluation of questionnaire survey results, and (f) users can see the coordinate points of the survey results. The method used in the research is User Centered Design (UCD) which consists of 4 stages, namely Understand context of use, Specify user requirements, Design solutions, Evaluate against requirements. This research successfully designed the design and prototype of a stunting survey application that focuses on user needs and convenience. The prototype testing scenario was carried out with 2 experts who each have expertise in the field of UI/UX Designers and in the field of Public Health, the test results showed that the application interface was well received by the testers, and most tasks could be completed smoothly. This shows that the stunting survey application prototype has been made according to user needs, functional suitability, and easy to navigate by users. The results of this research are expected to be implemented in the actual environment so as to get feedback from users, in this case public health officers as surveyors.
Predictive factors of family health management for caring toddlers with acute respiratory infections Eka Yulianita, Marisna; Yulia Kasma, Andi; Ayumar, Andi
Jurnal Ners Vol. 18 No. 2 (2023): JUNE 2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jn.v18i2.41408

Abstract

Introduction: Poor air quality due to air pollution, unhealthy lifestyle, and easily transmittable viruses further increases the incidence of acute respiratory infections, especially in toddlers. This study aimed to determine the predictive factors, namely knowledge, attitude, and anxiety, of family health management in preventive and curative areas for caring toddlers with acute respiratory infections. Methods: This type of research is correlational predictive. The sample was mothers who have toddler with a history of ARI. A total of 392 mothers were involved and selected using purposive sampling. The instrument used was a questionnaire of knowledge, attitudes, anxiety, and family health management. Bivariate data analysis used the chi-square test and multivariate analysis used the logistic regression test. Results: Bivariate analysis showed that there was a relationship between knowledge, attitudes, and anxiety with family health management (p-value=0.000). Multivariate analysis showed that variables significantly related to family health management were knowledge (OR=19.791; 95% CI=10.349 to 37.847), attitude (OR=9.265; 95% CI = 3.969 to 21.628), and anxiety (OR=0.137; 95% CI = 0.066 to 0.285). Conclusions: Good knowledge and positive attitudes were related to effective family health management in the care of toddlers with acute respiratory infections. Furthermore, an increase in anxiety will reduce the effectiveness of family health management in the care of toddlers with ARI. Nurses need to optimize the role of the family through health education that focuses on increasing the mother's knowledge and attitudes in family health management, as well as managing anxiety in caring for children with ARI.
Description Of Methods And Application Of Safety Talks To Tronton Truck Drivers At PT Pelindo's Makassar Container Terminal Andi Ayumar; Andi Yulia Kasma; Riamilah; Musliyati; Marisna Eka Yulianita; Waode Alkamalia
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 2 No. 1 (2023): February - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abtrak Latar Belakang: Selalu berusaha untuk mencapai keberhasilan baik dari segi pelayanan maupun hasil produksinya. Untuk menunjang keberhasilan tersebut diperlukan pemeliharaan tempat tugas yang sehat dan aman untuk mencegah terjadinya kecelakaan tugas dan mencapai kondisi perusahaan zero accident atau kecelakaan nihil. Melalui promosi K3, safety talk diketahui bahwa salah satu cara pencegahan kecelakaan tugas dengan menyebarkan informasi tentang kesehatan dan keselamatan tugas (K3). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bentuk pendekatan serta aplikasi safety talk pada pengemudi kendaraan besar di Makassar Persingahan Peti Kemas Perusahaan PT Pelindo. Motode: Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Populasi penelitian yaitu 240 pengemudi kendaraan besar, dengan teknik purposive sampling maka sampel yang diambil sebanyak 150 pengemudi. Dengan menggunakan kuesioner pada lembar, pengumpulan data digunakan SPSS 16.0 untuk mengolah datanya. Hasil: Seratus % dari 150 orang yang mengikuti penelitian menemukan bahwa cara safety talk efektif untuk 135 orang (90 %) dan aplikasi safety talk efektif untuk 150 orang (100 %). Berdasarkan cara safety talk, 135 (90 %) responden menyatakan efektif, dan berdasarkan aplikasi safety talk, 150 (100 %) menyatakan efektif. Kesimpulan: Simpulan cara safety talk disampaikan dan diimplementasikan sebelum bekerja sehingga semua karyawan, khususnya pengemudi sopir truk tronton, selalu sadar akan masalah kesehatan dan keselamatan kerjanya. Kata Kunci: Safety talk, peti kemas, sopir truk
PENYULUHAN DAN SIMULASI BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA REMAJA DI SMAN 1 WATANSOPPENG Andi Yulia Kasma; Rahma Yulis; Andi Ayumar; Ahmad Surya Pratama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v2i1.267

Abstract

ABSTRACT Emergency events usually take place quickly and suddenly so that it is difficult to predict when they will occur. Emergency is a life-threatening condition that requires quick help, precisely and accurately and accurately. Victims of cardiac arrest can be up to when doing worship activities, such as recitation, listening to lectures, or even in other places of worship. Help must be done immediately to prevent more severe brain damage. The design of this community service activity is the socialization and simulation of BHD actions for unconscious victims due to cardiac arrest. The participants were new students at Senior High School 1 Watansoppeng , amounting to 300 people. The participants were very enthusiastic and took turns trying to simulate each other. Not only enthusiastic in the simulation, participants also continued to actively ask. Some testimonies from participants that this simulation is very useful, because not only general science they always learn, but also world knowledge about health which will be useful for others Keywords : BHD, henti jantung, penyuluhan, simulasi
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ARTHRITIS RHEUMATOID PADA LANSIA DI PUSKESMAS TOMPOBULU KABUPATEN GOWA ANDI AYUMAR; Andi Yulia Kasma
Jurnal Mitrasehat Vol. 6 No. 1 (2016): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v6i1.173

Abstract

Lansia pada umumnya mengalami penurunan akibat proses alamiah yaitu proses menua (aging) dengan adanya penurunan kondisi fisik, psikologis, maupun sosial yang saling berinteraksi. Arthritis rheumatoid adalah penyakit yang menyerang sendi dan struktur atau jaringan penunjang di sekitar sendi. Penderita arthritis rheumatoid di seluruh dunia telah mencapai angka 355 juta jiwa, WHO melaporkan bahwa 20% penduduk dunia terserang penyakit arthritis rheumatoid. Adapun data yang diperoleh dari Dinkes Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2010 kejadian AR sebanyak 650 jiwa dari 1.248.436 jiwa usia lanjut. Di Puskesmas Tompobulu lansia yang berkunjung menderita rematik tercatat pada tahun 2013 sebanyak 145 lansia.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian arthritis rheumatoid pada lansia. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Tompobulu Kabupaten Gowa sebanyak 706 lansia tahun 2013. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia sebanyak 56 sampel dengan cara accidental sampling. Data dianalisis dengan uji alternatif Chi-square melalui program SPSS 11,5. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara umur (p=0,041 <α=0,05), faktor genetik (p=0,000 < α=0,05), perilaku kesehatan (p=0,000 < α=0,05), pengetahuan (p=0,010 < α=0,05) dengan kejadian arthritis rheumatoid , dan tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,503 > α=0,05) dengan kejadian arthritis rheumatoid. Dalam penelitian ini disimpulkan tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian arthritis rheumatoid. Ada hubungan antara umur, faktor genetik, perilaku kesehatan dan pengetahuan dengan kejadian arthritis rheumatoid. Diharapkan pihak kesehatan dapat memberikan pengetahuan tentang beberapa penyakit dan masyarakat dapat memperhatikan perilaku kesehatannya.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM POSYANDU LANSIA DI PUSKESMAS BATUA KOTA MAKASSAR Andi Yulia Kasma; Andi Ayumar; Kartina Nur
Jurnal Mitrasehat Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v9i1.215

Abstract

Indonesia (2015) merupakan negara ke empat dengan jumlah lansia 24 juta. Sulawesi selatan tahun 2015 sebanyak 9,05 % lansia dan di Puskesmas Batua (2017) jumlah lansia sebanyak 3.867 lansia. Tujuan umum penelitian yaitu untuk mengetahui Pelaksanaan Program Posyandu Lansia di Puskesmas Batua Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey deskriptif. Jumlah responden 28 orang yaitu 1 pemegang program dan 27 kader posyandu. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 08-23 Agustus 2018. Hasil; ketersediaan input: SDM semua responden menilai baik sebanyak 28 orang (100%), petunjuk pelaksanaan: responden menilai baik sebayak 21 orang (75%) dan menilai kurang sebanyak 7 orang (25%), pada sarana dan prasarana menilai baik sebanyak 15 orang (53,6%) dan menilai kurang sebanyak 13 orang (46,4%). Proses: pelaksanaan program yang menilai baik sebanyak 21 orang (75%) dan menilai kurang sebanyak 7 orang (25%). Output: pencapaian/hasil menilai baik sebanyak 22 orang (78,6%) dan menilai kurang sebanyak 6 orang (21,4%). Kesimpulan; secara keseluruhan ketersediaan input: SDM, sarana dan prasarana, serta petunjuk pelaksanaan tersedia. Proses: SDM, sarana dan prasarana dan petunjuk plaksanaan telah diterapkan Output: SDM, sarana dan prasarana, serta petunjuk pelaksanaan dapat mndukung pelaksanaan posyandu lansia berjalan dengan baik. Saran; perlu adanya monitoring dan evaluasi dari kepala puskesmas, menyediakan sarana dan prasarana, dan melaksanakan posyandu sesuai dengan SOP.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI PUSKESMAS KABAENA KABUPATEN BOMBANA KENDARI Andi Ayumar; Andi Yulia Kasma
Jurnal Mitrasehat Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v7i2.228

Abstract

Imunisasi dasar merupakan pemberian imunisasi awal untuk mencapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan. Imunisasi pada bayi antara umur 1-2 tahun terdiri dari imunisasi BCG, DPT, Polio, Hepatitis B dan Campak. Data Kementerian Kesehatan Indonesia tahun 2013 cakupan imunisasi sebesar 90,00%, sedangkan pada tahun 2014 cakupan imunisasi di Indonesia terjadi penurunan yakni dengan jumlah sebesar 86,9%. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di Puskesmas Kabaena Kabupaten Bombana Kendari.Jenis penelitian dengan metode analitik, menggunakan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini semua ibu yang memiliki anak usia 1-2 tahun di Puskesmas Kabaena Kabupaten Bombana yaitu 77 orang. Jumlah sampel 65 orang menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian dilaksanakan tanggal 07 s/d 18 Maret 2016. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan lembar observasi kemudian dilakukan analisa statistik menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan  < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 53 orang (81,5%), dan sebagian besar bayi dengan status imunisasi lengkap yaitu sebanyak 49 orang (75,4%). Hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,003 < 0,05.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi. Disarankan kepada masyarakat, khususnya ibu agar selalu mencari informasi tentang pentingnya kelengkapan imunisasi dasar pada bayi baik melalui media cetak, atau dengan mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan oleh pihak Puskesmas.
Pengaruh Permainan Simulasi Terhadap Pengetahuan Tentang Perilaku Hygiene Menstruasi Di SMAN 1 Sabbangparu Kabupaten Wajo Andi Yulia Kasma; Andi Ayumar
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i2.247

Abstract

Pengetahuan tentang perilaku hygiene menstruasi sangatlah penting, sehingga perlu dilaksanakan pendidikan kesehatan terkait dengan hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan simulasi (persimu) terhadap pengetahuan tentang perilaku hygiene menstruasi SMAN 1 Sabbangparu. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest postest design. Sampel yang diambil sebanyak 40 remaja putri SMA. Penarikan sampel dilakukan secara simple random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan responden mengalami peningkatan dengan permainan simulasi sebesar 36,6%. Pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode permainan simulasi (persimu) tentang perilaku hygiene menstruasi kepada remaja putri dapat meningkatkan pengetahuan remaja putri SMAN 1 Sabbangparu sehingga dapat berperilaku hygiene menstruasi dengan baik.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronik dalam Menjalani Hemodialisa di RSUD Labuang Baji Makassar Andi Ayumar; Andi Yulia Kasma; Hasriadi Lande; Nurdiana Ansyari
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.320

Abstract

Hemodialisa pada pasien yang menderita gagal ginjal kronik sangat penting mengingat adanya batasan-batasan yang tidak boleh dilakukan oleh pasien karena dapat membahayakan dirinya sendiri. Dukungan keluarga merupakan factor yang mempengaruhi kepatuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani hemodialisa di RSUD Labuang Baji Makassar. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 150 orang dengan jumlah sampel 32 responden yang diambil menggunakan tehnik accidental sampling. Analisis statistik yang digunakan Uji Chi-Square dengan menggunakan uji alternatif fisher’s exact test dengan tingkat kemaknaan (α= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 26 (100%) responden yang mendukung dan patuh dalam menjalani hemodialisa sebanyak 25 orang (96.2%) dan yang mendukung dan tidak patuh dalam menjalani hemodialisa sebanyak 1 orang (3.8%). Sedangkan dari 6 responden yang tidak mendukung dan patuh dalam menjalani hemodialisa sebanyak 3 orang (50.0%) dan responden yang tidak mendukung dan tidak patuh dalam menjalani hemodialisa sebanyak 3 orang (50.0%). Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan uji alternative fisher’s exact test dengan menggunakan program SPSS diperoleh nilai p 0,015 < α 0,05, yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien menjalani hemodialisa. Kesimpulan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani hemodialisa di RSUD Labuang Baji Makassar.. Saran agar pasien patuh dalam menjalani hemodialisa sesuai dengan waktu yang ditentukan dan kepada keluarga agar lebih memahami bahwa dukungan keluarga sangat membantu pasien dalam menjalani hemodialisa.
Pengukuran Kandungan Timbal (Pb) Pada Jajanan Gorengan Yang Dijual Dipinggir Jalan Maccini Raya Kota Makassar Tahun 2019 Andi Yulia Kasma; Muhammad Hatta; Andi Ayumar; Riza Shelvia
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.333

Abstract

Asap kendaraan merupakan salah satu sumber pencemar terhadap makanan jajanan terutama jajanan yang dijual dipinggir jalan yang mengandung timbal (Pb). Timbal (Pb) adalah logam berat beracun dan berbahaya yang dapat meracuni lingkungan dan mempunyai dampak pada seluruh sistem di dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar cemaran timbal pada jajanan gorengan di pinggir Jalan Maccini Raya Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 5 sampel yang diambil dari tempat penjual gorengan di pinggir jalan Maccini Raya, dimana untuk tiap tempat jualan diambil 1 jenis gorengan (bakwan). Sampel kemudian di uji di laboratorium dan dianalisis dengan menggunakan metode Atomic Absorbtion Spectrophotometry (AAS). Hasil analisis menunjukkan bahwa semua sampel jajanan gorengan tidak terdeteksi (undetected) kandungan kadar timbal berdasarkan limit deteksi alat AAS yaitu <0,01 ppm, sehingga tidak melebihi batas maksimum yang telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Dirjen POM Nomor HK.00.06.1.52.4011 Tahun 2009 tentang batas maksimum cemaran logam di dalam makanan <0,25 ppm. Dari hasil peneltian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dari 5 sampel makanan jajanan gorengan yang dijual di pinggir Jalan Maccini Raya Kota Makassar, semua jajanan gorengan tidak terdeteksi (undetected) kadar timbal, sehingga makanan dapat dikatakan aman untuk dikonsumsi. Sebagai saran agar pihak penjual jajanan gorengan menjual atau menjajakan gorengan dalam keadaan tertutup, sehingga dapat mencegah dari kontaminasi cemaran asap kendaraan serta untuk masyarakat lebih selektif dalam memilih makanan