Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

UI/UX Design of Stunting Survey Application Prototype User Centreed Design Method Pawenrusi, Esse Puji; Kamariana, Kamariana; Kasma, Andi Yulia; Wahyuni, Eka; Aman, Andryanto
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 4 No. 2 (2024): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v4i2.4629

Abstract

The purpose of this research is to design UI/UX prototype of the stunting survey application according to user needs, namely (a) users can manage family data, (b), manage prospective bride data, (c) users can input questionnaire data, (d) search data, (e) see evaluation of questionnaire survey results, and (f) users can see the coordinate points of the survey results. The method used in the research is User Centered Design (UCD) which consists of 4 stages, namely Understand context of use, Specify user requirements, Design solutions, Evaluate against requirements. This research successfully designed the design and prototype of a stunting survey application that focuses on user needs and convenience. The prototype testing scenario was carried out with 2 experts who each have expertise in the field of UI/UX Designers and in the field of Public Health, the test results showed that the application interface was well received by the testers, and most tasks could be completed smoothly. This shows that the stunting survey application prototype has been made according to user needs, functional suitability, and easy to navigate by users. The results of this research are expected to be implemented in the actual environment so as to get feedback from users, in this case public health officers as surveyors.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI METODE BRAINSTORMING TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI SMA TENTANG PERILAKU HYGIENE MENSTRUASI DI KABUPATEN WAJO Andi Yulia Kasma; Andi Ayumar
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i1.125

Abstract

Upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang perilaku hygiene menstruasi, sangatlah penting, sehingga perlu dilaksanakan pendidikan kesehatan terkait dengan hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode brainstorming terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang perilaku hygiene menstruasi di SMAN 1 Belawa, dan SMAN 1 Pitumpanua. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan nonrandomized control group pretest postest design. Sampel yang diambil sebanyak80 remaja putri SMA. Penarikan sampel dilakukan secara simple random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan responden mengalami peningkatan yaitu metode brainstorming 44,6%, , dan kontrol 4,2%. Sama halnya dengan rata-rata skor sikap responden yaitu metode brainstorming 26,36%, dan kontrol 2,44%. Terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata peningkatan skor pengetahuan dan sikap responden antara kelompok brainstorming dengan kontrol (p=0,000). Pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode brainstorming tentang perilaku hygiene menstruasi kepada remaja putri dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri SMA di Kabupaten Wajo sehingga dapat berperilaku hygiene menstruasi dengan baik.
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (PANDANUS AMARYLLIFOLIUS) TERHADAP MORTALITAS LARVA AEDES SP Andi Yulia Kasma; Andi Tilka Muftiah Ridjal; Renaldi M
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.197

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebarkan melalui vektornyamuk (Vector Borne Disease), yang dapat dicegah penyebarannya dengan menggunakanlarvasida. Salah satu tanaman yang dapat berfungsi sebagai larvasida alami adalah daunpandan wangi (Pandanus amaryllifolius). Kandungan kimia yang ada di daun pandan wangiadalah senyawa pahit berupa polifenol, flavonoid, saponin, dan alkaloid. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius)dalam mematikan larva Aedes sp. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment.Populasi penelitian adalah larva nyamuk Aedes sp yang diambil dari habitat asli, kemudiansampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian inimenyimpulkan bahwa ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) efektif dalammematikan larva Aedes sp. Hasil uji probit Lethal Concentration 50% dan 90% ekstrak daunpandan wangi selama 24 jam terhadap larva Aedes sp menunjukkan angka 9,445% dan14,087%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat dalammengaplikasikan ekstrak daun pandan wangi sebagai larvasida alternatif di kehidupan seharihari untuk mengendalikan penyakit vektor khususnya demam berdarah dengue.
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA GAU MABAJI KABUPATEN GOWA Andi Yulia Kasma; Esse Puji Pawenrusi; Andi Ayumar; Yulianti
Jurnal Mitrasehat Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v9i2.214

Abstract

Lansia sangat rentan terhadap gangguan pola tidur (insomnia), keluhan tidur biasanya terjadi adalah kesulitan untuk tertidur, kesulitan untuk tetap tertidur, terbangun lebih awal, terbangun di malam hari dan mengantuk yang berlebihan. Insomnia merupakan gangguan tidur yang paling sering ditemukan. Gangguan mental yang erat hubungannya dengan gangguan tidur adalah kecemasan, kecemasan pada lansia memperkirakan antara 10%-20% yang berusia lebih dari 65 tahun. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 lansia. Instrument penelitian pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan yang cemas sebanyak 35 responden, lansia yang mengalami insomnia sebanyak 25 responden (71,4%) dan lansia yang tidak mengalami insomnia sebanyak 10 responden (29,6%), sedangkan lansia yang tidak cemas sebanyak 27 responden, lansia yang mengalami insomnia 12 responden (44,4%) dan lansia yang tidak mengalami insomnia sebanyak 15 responden (55,6%).Pengujian hipotesis menggunakan uji Chi-Square, maka diperoleh nilai ρ = 0,032, Artinya, lebih kecil nilai α = 0,05. Kesimpulan yang didapatkan adalah terdapat hubungan yang bermakna antara kecemasan dengan kejadian insomnia pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Gau Mabaji Kabupaten Gowa. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada lansia tetap melakukan aktivitas fisik dan menjalankan ibadah untuk mencegah terjadinya kecemasan supaya terhindar dari risiko insomnia.
Gambaran Mutu Komunikasi Perawat terhadap Pelayanan Pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Labuang Baji Makassar Andi Ayumar; Irwan; Andi Yulia Kasma; Fifi Alfirah
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i1.274

Abstract

Komunikasi merupakan faktor yang paling mendukung untuk kesuksesan seseorang, berdasarkan penelitian sebelumnya di RSUD Labuang Baji Kota Makassar tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan komunikasi yang kurang baik sebanyak 12 pasien (23,1%). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran mutu komunikasi terhadap pelayanan perawat di instalasi rawat inap RSUD Labung Baji Makassar. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah pasien rawat inap kelas II RSUD Labuang Baji Makassar sebanyak 262 pasien dengan sampel sebanyak 158 pasien dengan tehnik Purposive Sampling. Hasil penelitian diperoleh 96,8% pasien yang menyatakan Baik terhadap Keterbukaan perawat Instalasi Rawat Inap kelas II. Sebesar 98,7% pasien yang menyatakan Baik terhadap Sikap Empati Perawat di Instalasi Rawat Inap Kelas II. Sebesar 86,7% pasien yang menyatakan Baik terhadap Sikap Mendukung Perawat di Instalasi Rawat Inap Kelas II. Sebesar 87,7% pasien yang menyatakan Baik terhadap Sikap Positif Perawat di Instalasi Rawat Inap Kelas II. Sebesar 86,1% pasien yang menyatakan Baik terhadap Kesamaan Perawat di Instalasi Rawat Inap Kelas II. Simpulan penelitian ini adalah dari 5 variabel Mutu Komunikasi Perawat berada pada kategori baik. Oleh karena itu disarankan kepada Perawat di Instalasi Rawat Inap Kelas II mampu mempertahankan dan meningkatkan lagi Mutu komunikasi Perawat terhadap Pelayanan Pasien di RSUD Labuang Baji Makassar.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Prestasi Belajar Anak Di SDN Inpres Salimbongan Kabupaten Pinrang Kasma, Andi Yulia; Andi Ayumar; Sri Wahyuni Rahim
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.298

Abstract

Pola asuh merupakan pencerminan tingkah laku orang tua yang diterapkan kepada anak. Hal tersebut berhubungan terhadap prestasi belajar di sekolah, terutama pada anak usia Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan prestasi belajar anak Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SDN Inpres Salimbongan Kabupaten Pinrang yaitu sebanyak 37 Siswa, menggunakan teknik Total sampling. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola Asuh Demokratis, yaitu sebanyak 27 (72,9%) orang dan otoriter, yaitu sebanyak 10 (27.0%), sedangkan untuk prestasi belajar anak yang baik, yaitu sebanyak 28 (75,6%) dan yang kurang, yaitu sebanyak 9 (24,3%). Hasil analisis Statistik dengan menggunakan uji fisher exact, diperoleh nilai ρ = 0,005 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan prestasi belajar di SDN Inpres Salimbongan Kabupaten Pinrang. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola asuh demokratis dengan prestasi belajar anak baik yang ada di SDN Inpres Salimbongan Kabupaten Pinrang, agar senantiasa memperhatikan dan memberi penghargaan kepada anak yang memiliki prestasi yang baik.
Perilaku Pemanfaatan Air Bersih dan Jamban Keluarga dalam Dimensi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK): Behavior of Utilization of Clean Water and Family Latrines in the Dimensions of the Healthy Indonesia Program with a Family Approach (PIS-PK) Basri; Andi Yulia Kasma; Muhammad Hatta; Andi Ayumar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3326

Abstract

Latar belakang: Keberadaan keluarga menjadi modal utama dalam promosi kesehatan keluarga yang efektif yang dalam konsep kesehatan yang diamanahkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 dikenal dengan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Salah satu indikator pencapaian PIS-PK adalah ketersediaan air besih dan jamban keluarga serta perilaku pemanfaatannya dalam keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan observasi terhadap perilaku masyarakat terhadap akses air bersih dan pemanfaatan jamban keluarga sebagai indicator capaian PIS-PK. Metode: Penelitian ini bersifat survey observasional yang dilaksanakan di kecamatan Sajoanging Kabupaten Wajo rentang waktu 2 bulan (Juni-Juli 2021). Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 729 orang yang tersebar pada tiga desa/kelurahan termasuk Akkajeng, Assorajeng dan Akkatongeng yang tentukan menggunakan exhaustic sampling. Dana dianalisis dan dikompilasi dalam bentuk tabel distribusi dan grafik menggunakan aplikasi SPSS ver. 16. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sarana air bersih pada keluarga responden lebih banyak menggunakan ledeng dan sumur masing-masing 44,9% dan 23,2%, sedangkan sarana berupa sumur bor dan PDAM masih sangat terbatas (3,2% dan 1,6%). Kepemilikan dan pemanfaatran jamban keluarga lebih banyak menggunakan model kloset dan diikuti leher angsa dan cemplung yang masing-masing 90%, 8,2% dan 1,8%. Kesimpulan: Perilaku dan kepemilikan air bersih dan jamban keluarga dalam konteks pemberdayaan keluarga masih dianggap cukup memadai, meskipun diharapkan kepada pemerintah dan masyarakat untuk terus memberdayakan kelurga dalam mengotimalkan pemanfaatan dan kepemilikan sarana air bersih dan jamban keluarga.
Description Of Methods And Application Of Safety Talks To Tronton Truck Drivers At PT Pelindo's Makassar Container Terminal Andi Ayumar; Andi Yulia Kasma; Riamilah; Musliyati; Marisna Eka Yulianita; Waode Alkamalia
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 2 No. 1 (2023): February - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abtrak Latar Belakang: Selalu berusaha untuk mencapai keberhasilan baik dari segi pelayanan maupun hasil produksinya. Untuk menunjang keberhasilan tersebut diperlukan pemeliharaan tempat tugas yang sehat dan aman untuk mencegah terjadinya kecelakaan tugas dan mencapai kondisi perusahaan zero accident atau kecelakaan nihil. Melalui promosi K3, safety talk diketahui bahwa salah satu cara pencegahan kecelakaan tugas dengan menyebarkan informasi tentang kesehatan dan keselamatan tugas (K3). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bentuk pendekatan serta aplikasi safety talk pada pengemudi kendaraan besar di Makassar Persingahan Peti Kemas Perusahaan PT Pelindo. Motode: Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Populasi penelitian yaitu 240 pengemudi kendaraan besar, dengan teknik purposive sampling maka sampel yang diambil sebanyak 150 pengemudi. Dengan menggunakan kuesioner pada lembar, pengumpulan data digunakan SPSS 16.0 untuk mengolah datanya. Hasil: Seratus % dari 150 orang yang mengikuti penelitian menemukan bahwa cara safety talk efektif untuk 135 orang (90 %) dan aplikasi safety talk efektif untuk 150 orang (100 %). Berdasarkan cara safety talk, 135 (90 %) responden menyatakan efektif, dan berdasarkan aplikasi safety talk, 150 (100 %) menyatakan efektif. Kesimpulan: Simpulan cara safety talk disampaikan dan diimplementasikan sebelum bekerja sehingga semua karyawan, khususnya pengemudi sopir truk tronton, selalu sadar akan masalah kesehatan dan keselamatan kerjanya. Kata Kunci: Safety talk, peti kemas, sopir truk
PENYULUHAN DAN SIMULASI BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA REMAJA DI SMAN 1 WATANSOPPENG Andi Yulia Kasma; Rahma Yulis; Andi Ayumar; Ahmad Surya Pratama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v2i1.267

Abstract

ABSTRACT Emergency events usually take place quickly and suddenly so that it is difficult to predict when they will occur. Emergency is a life-threatening condition that requires quick help, precisely and accurately and accurately. Victims of cardiac arrest can be up to when doing worship activities, such as recitation, listening to lectures, or even in other places of worship. Help must be done immediately to prevent more severe brain damage. The design of this community service activity is the socialization and simulation of BHD actions for unconscious victims due to cardiac arrest. The participants were new students at Senior High School 1 Watansoppeng , amounting to 300 people. The participants were very enthusiastic and took turns trying to simulate each other. Not only enthusiastic in the simulation, participants also continued to actively ask. Some testimonies from participants that this simulation is very useful, because not only general science they always learn, but also world knowledge about health which will be useful for others Keywords : BHD, henti jantung, penyuluhan, simulasi
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ARTHRITIS RHEUMATOID PADA LANSIA DI PUSKESMAS TOMPOBULU KABUPATEN GOWA ANDI AYUMAR; Andi Yulia Kasma
Jurnal Mitrasehat Vol. 6 No. 1 (2016): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v6i1.173

Abstract

Lansia pada umumnya mengalami penurunan akibat proses alamiah yaitu proses menua (aging) dengan adanya penurunan kondisi fisik, psikologis, maupun sosial yang saling berinteraksi. Arthritis rheumatoid adalah penyakit yang menyerang sendi dan struktur atau jaringan penunjang di sekitar sendi. Penderita arthritis rheumatoid di seluruh dunia telah mencapai angka 355 juta jiwa, WHO melaporkan bahwa 20% penduduk dunia terserang penyakit arthritis rheumatoid. Adapun data yang diperoleh dari Dinkes Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2010 kejadian AR sebanyak 650 jiwa dari 1.248.436 jiwa usia lanjut. Di Puskesmas Tompobulu lansia yang berkunjung menderita rematik tercatat pada tahun 2013 sebanyak 145 lansia.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian arthritis rheumatoid pada lansia. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Tompobulu Kabupaten Gowa sebanyak 706 lansia tahun 2013. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia sebanyak 56 sampel dengan cara accidental sampling. Data dianalisis dengan uji alternatif Chi-square melalui program SPSS 11,5. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara umur (p=0,041 <α=0,05), faktor genetik (p=0,000 < α=0,05), perilaku kesehatan (p=0,000 < α=0,05), pengetahuan (p=0,010 < α=0,05) dengan kejadian arthritis rheumatoid , dan tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,503 > α=0,05) dengan kejadian arthritis rheumatoid. Dalam penelitian ini disimpulkan tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian arthritis rheumatoid. Ada hubungan antara umur, faktor genetik, perilaku kesehatan dan pengetahuan dengan kejadian arthritis rheumatoid. Diharapkan pihak kesehatan dapat memberikan pengetahuan tentang beberapa penyakit dan masyarakat dapat memperhatikan perilaku kesehatannya.