Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN DIGITAL DENGAN PERSONAL HYGIENE SISWA DI SMP NEGERI 2 MAKASSAR Kasma, Andi Yulia; Melki S Husain; Marisna Eka Yulianita; Kamariana; Andi Wahyuni; Andi Ayumar
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.649

Abstract

Latar belakang: Perilaku menjaga kebersihan diri penting dalam mewujudkan kenyamanan, keamanan, serta kesehatan individu. Personal hygiene kurang pada anak usia sekolah menimbulkan masalah kesehatan, seperti terjadi gangguan integritas kulit, gangguan mukosa bibir, serta gangguan mata, telinga dan gangguan pada kuku. Tujuan : Untuk menganalisis hubungan literasi kesehatan digital dengan personal hygiene siswa SMP Negeri 2 Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian 178 siswa kelas IX dengan teknik pengambilan sampel dengan proporsional systematic random samping. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil : Penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara literasi kesehatan digital dengan personal hygiene siswa diperoleh hasil p-value = 0,000. Literasi kesehatan digital kurang baik 36 responden (20,2%) dan literasi kesehatan baik 142 responden (79,8%) pada personal hygiene kurang baik 42 responden (23,6%) dan personal hygiene baik 136 responden (76,4%) Kesimpulan: Siswa yang memiliki literasi kesehatan digital lebih tinggi maka kecenderungannya lebih peduli dengan kebersihan diri serta lebih sering menerapkan kebiasaan hygiene baik, seperti mencuci tangan dan merawat kebersihan mulut. Diharapkan orang tua memperkuat kebiasaan personal hygiene anak di rumah dengan memanfaatkan informasi kesehatan digital akurat serta membimbing penggunaan teknologi secara bijak.
Perilaku Pemanfaatan Air Bersih dan Jamban Keluarga dalam Dimensi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK): Behavior of Utilization of Clean Water and Family Latrines in the Dimensions of the Healthy Indonesia Program with a Family Approach (PIS-PK) Basri; Andi Yulia Kasma; Muhammad Hatta; Andi Ayumar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3326

Abstract

Latar belakang: Keberadaan keluarga menjadi modal utama dalam promosi kesehatan keluarga yang efektif yang dalam konsep kesehatan yang diamanahkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 dikenal dengan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Salah satu indikator pencapaian PIS-PK adalah ketersediaan air besih dan jamban keluarga serta perilaku pemanfaatannya dalam keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan observasi terhadap perilaku masyarakat terhadap akses air bersih dan pemanfaatan jamban keluarga sebagai indicator capaian PIS-PK. Metode: Penelitian ini bersifat survey observasional yang dilaksanakan di kecamatan Sajoanging Kabupaten Wajo rentang waktu 2 bulan (Juni-Juli 2021). Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 729 orang yang tersebar pada tiga desa/kelurahan termasuk Akkajeng, Assorajeng dan Akkatongeng yang tentukan menggunakan exhaustic sampling. Dana dianalisis dan dikompilasi dalam bentuk tabel distribusi dan grafik menggunakan aplikasi SPSS ver. 16. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sarana air bersih pada keluarga responden lebih banyak menggunakan ledeng dan sumur masing-masing 44,9% dan 23,2%, sedangkan sarana berupa sumur bor dan PDAM masih sangat terbatas (3,2% dan 1,6%). Kepemilikan dan pemanfaatran jamban keluarga lebih banyak menggunakan model kloset dan diikuti leher angsa dan cemplung yang masing-masing 90%, 8,2% dan 1,8%. Kesimpulan: Perilaku dan kepemilikan air bersih dan jamban keluarga dalam konteks pemberdayaan keluarga masih dianggap cukup memadai, meskipun diharapkan kepada pemerintah dan masyarakat untuk terus memberdayakan kelurga dalam mengotimalkan pemanfaatan dan kepemilikan sarana air bersih dan jamban keluarga.
HUBUNGAN FLEXIBLE WORKING ARRANGEMENT DAN KEPUASAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN PLN NUSANTARA POWER UP PUNAGAYA Andi Ayumar; Ilham Syam; Gatriyani; Kasma, Andi Yulia; Sulaiman
Jurnal Mitrasehat Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v16i1.670

Abstract

Latar belakang: Flexible Working Arrangement adalah sistem kerja yang memberi keleluasaan karyawan menentukan waktu dan lokasi kerja sesuai kebutuhan, tanpa harus mengurangi produktivitas maupun kinerja. Tujuan: Penelitian bertujuan menganalisis hubungan penerapan FWA dan kepuasan kerja dengan tingkat produktivitas karyawan di PT PLN Nusantara Power UP Punagaya. Metode: Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif desain analitik cross-sectional. Lokasi penelitian di PT. PLN Nusantara Power UP Punagaya. Populasi penelitian seluruh karyawan tetap, dengan jumlah sampel 63 orang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dianalisis dengan uji alternatif Fisher’s Exact Test. Hasil: Penelitian menunjukkan ada hubungan antara Flexible Working Arrangement (FWA) dengan produktivitas kerja diperoleh nilai (p = 0,000). Begitu pula, ada hubungan antara kepuasan kerja dengan produktivitas kerja diperoleh nilai (p = 0,000). Hal ini berarti terdapat hubungan Flexible Working Arrangement (FWA) dan kepuasan kerja dengan produktivitas kerja karyawan PT. PLN Nusantara Power UP Punagaya. Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan hubungan antara Flexible Working Arrangement (FWA) dan kepuasan kerja dengan produktivitas karyawan. Disarankan agar perusahaan mengembangkan sistem kerja fleksibel terstruktur dan memperhatikan faktor kepuasan kerja, guna meningkatkan kinerja serta kesejahteraan karyawan secara menyeluruh dan untuk penelitian selanjutnya, disarankan memperbanyak sampel dan memasukkan variabel lain, seperti motivasi kerja, stres kerja, serta gaya kepemimpinan.
Description Of Methods And Application Of Safety Talks To Tronton Truck Drivers At PT Pelindo's Makassar Container Terminal Andi Ayumar; Andi Yulia Kasma; Riamilah; Musliyati; Marisna Eka Yulianita; Waode Alkamalia
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 2 No. 1 (2023): February - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abtrak Latar Belakang: Selalu berusaha untuk mencapai keberhasilan baik dari segi pelayanan maupun hasil produksinya. Untuk menunjang keberhasilan tersebut diperlukan pemeliharaan tempat tugas yang sehat dan aman untuk mencegah terjadinya kecelakaan tugas dan mencapai kondisi perusahaan zero accident atau kecelakaan nihil. Melalui promosi K3, safety talk diketahui bahwa salah satu cara pencegahan kecelakaan tugas dengan menyebarkan informasi tentang kesehatan dan keselamatan tugas (K3). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bentuk pendekatan serta aplikasi safety talk pada pengemudi kendaraan besar di Makassar Persingahan Peti Kemas Perusahaan PT Pelindo. Motode: Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Populasi penelitian yaitu 240 pengemudi kendaraan besar, dengan teknik purposive sampling maka sampel yang diambil sebanyak 150 pengemudi. Dengan menggunakan kuesioner pada lembar, pengumpulan data digunakan SPSS 16.0 untuk mengolah datanya. Hasil: Seratus % dari 150 orang yang mengikuti penelitian menemukan bahwa cara safety talk efektif untuk 135 orang (90 %) dan aplikasi safety talk efektif untuk 150 orang (100 %). Berdasarkan cara safety talk, 135 (90 %) responden menyatakan efektif, dan berdasarkan aplikasi safety talk, 150 (100 %) menyatakan efektif. Kesimpulan: Simpulan cara safety talk disampaikan dan diimplementasikan sebelum bekerja sehingga semua karyawan, khususnya pengemudi sopir truk tronton, selalu sadar akan masalah kesehatan dan keselamatan kerjanya. Kata Kunci: Safety talk, peti kemas, sopir truk