Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien di Apotek Rizky Peni Farma Plesungan Pambudi, Risma Sakti; Utami, Winanti Puji; Khusna, Khotimatul
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9945

Abstract

Pelayanan kefarmasian di apotek berperan penting menjamin ketersediaan obat yang aman, bermutu dan berkhasiat. Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Rizky Peni Farma Plesungan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 100 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan perhitungan skor persentase kategorik yaitu membandingkan skor aktual dengan skor ideal lalu dikalikan 100 untuk memperoleh persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi pelayanan masuk kategori sangat puas yaitu dimensi kehandalan (83,47%), dimensi ketanggapan (81,00%), dimensi jaminan (81,70%), dimensi empati (82,70%), dimensi bukti langsung (81,47%). Secara keseluruhan, tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian mencapai 82,07% dengan kategori sangat puas. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan kefarmasian di Apotek Rizky Peni Farma Plesungan telah memenuhi harapan pasien pada semua aspek pelayanan sehingga menjadi dasar bagi peningkatan mutu layanan berkelanjutan.
EVALUASI PENGELOLAAN OBAT TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS PURWOSARI SURAKARTA Pambudi, Risma Sakti; NurFadillah, NurFadillah; Khusna, Khotimatul
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9689

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu isu utama dalam bidang kesehatan masyarakat di Indonesia. Keberhasilan terapi TBC sangatdipengaruhi oleh pengelolaan obat yang tepat, yang juga berdampak pada efisiensi penggunaan anggaran serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan obat TBC di Puskesmas Purwosari Surakarta dengan menggunakan empat indikator, yaitu kesesuaianitemobat dengan Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN),ketepatan permintaan obat, tingkat ketersediaan obat, dan persentase penggunaan obat generik. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif evaluatif dan pendekatan kuantitatif, menggunakan data retrospektif tahun 2024 yang diperoleh dari Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO). Hasil analisis menunjukkan bahwa kesesuaian obat dengan DOEN mencapai 100%, ketepatan permintaan obat rata-rata sebesar 105,46%, dan ketersediaan obat tercatat selama 12,65 bulan, sesuai dengan standar KementerianKesehatan. Selain itu, penggunaan obat generik mencapai 100%, yang telah memenuhi target nasional. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan obat TBC di Puskesmas Purwosari telah dilaksanakan secara optimal, sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam aspek perencanaan, pengadaan, ketersediaan, dan penggunaan obat generik.
Peningkatan Literasi Obat melalui Program Dagusibu di Desa Menjing Kelurahan Pandeyan Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali Khusna, Khotimatul; Pambudi, Risma Sakti; Laili, Siti Annisa Alfia; Yuliana, Sindi Wahyu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24270

Abstract

ABSTRAK Terapi obat yang diperoleh baik dari fasilitas pelayanan kesehatan maupun melalui praktik swamedikasi memerlukan pemahaman yang memadai terkait tata cara penggunaan obat agar tujuan terapi dapat dicapai secara aman dan efektif. Tingkat pemahaman masyarakat terhadap prinsip DAGUSIBU berperan penting dalam mendukung ketepatan penggunaan obat. Oleh karena itu, pengetahuan yang cukup mengenai obat sangat diperlukan agar manfaat terapi dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Untuk mengetahui peningkatan pengetahuan ibu PKK Desa Menjing RT 03 RW 02 Kelurahan Pandeyan Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali setelah mendapat edukasi tentang DAGUSIBU. Kegiatan ini menggunakan metode pendekatan berupa ceramah atau pemberian informasi langsung. Materi penyuluhan menggunakan materi dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dalam Gerakan Keluarga Sadar Obat. Tingkat pengetahuan peserta sebelum mendapat edukasi termasuk kategori Baik sebesar 73%, dan terdapat peserta dengan pengetahuan kategori kurang sebesar 3%. Sedangkan Tingkat pengetahuan peserta setelah mendapat edukasi menunjukkan terdapat peningkatan yaitu kategori Baik sebesar 83,33% dan tidak terdapat peserta dengan kategori pengetahuan kurang. Pelaksanaan kegiatan edukasi ini telah dapat meningkatkan pengetahuan ibu PKK Desa Menjing RT 03 RW 02 Kelurahan Pandeyan Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali. Jumlah peserta dengan tingkat pengetahuan Baik menjadi 83,33%. Kata Kunci: DAGUSIBU, Edukasi, Obat, Boyolali.  ABSTRACT Drug therapy, whether obtained from healthcare facilities or through self-medication, requires a thorough understanding of medication use procedures to safely and effectively achieve therapeutic goals. The public's understanding of the DAGUSIBU principle plays a crucial role in supporting appropriate medication use. Therefore, adequate knowledge of medications is essential to ensure optimal therapeutic benefits. to find out the increase in knowledge of PKK mothers in Menjing Village RT 03 RW 02 Pandeyan Subdistrict, Ngemplak District, Boyolali Regency after receiving education about DAGUSIBU. This activity uses a lecture or direct information delivery approach. The outreach materials are from the Indonesian Pharmacists Association (IAI)'s Drug Awareness Family Movement. The level of knowledge of participants before receiving education was categorized as Good at 73%, and there were participants with knowledge in the poor category at 3%. Meanwhile, the level of knowledge of participants after receiving education showed an increase, namely the Good category at 83.33% and there were no participants with knowledge in the poor category. This educational activity has improved the knowledge of PKK mothers in Menjing Village, RT 03 RW 02, Pandeyan Village, Ngemplak District, Boyolali Regency. The number of participants with a Good knowledge level reached 83.33%. Keywords: DAGUSIBU, Education, Medicine, Boyolali.
Co-Authors Ahmad Ghofar Wicaksono Ahwan Ahwan Ahwan Ahwan, Ahwan Akhyani, Nur Alvina Nia Diani Alvina Nia Diani Ariastuti, Reni Arvia Wahyu Widodo Arvita Sari Ashinta, Faridani Anggun Astuti, Winanti Puji Atika Azizah Widodo Bella Novela Dwi Utari Cahyani, Tiwi Nur Dewi, Oktaria Pratama Dwi Jayanti Indah Isnasari Dwi Jayanti Isnasari Endah Astuti Astuti Enjelina, Sinta Mei Fadilah Qonitah Fadilah Qonitah Farah Puteri Windiasari Firra Lurenza Pratiwi Fitriyadi, Farid Grace Agnes Theresa Konowok Grace Hestrivina Puren Hafidz, Rosyadah Hanafi, Affan Helviana Rista Rini Helviana Rista Rini Heni Rusita Ilmi, Ibnul Ishariyanto, Riski Jannah, Danik Miftakhul Khotimatul Khusna Khotimatul Khusna Khusna, Khotimatul Kristianingsih, Kiki Kurniasari, Anisa Laili, Siti Annisa Alfia Lana, Bima Perkasa Putra Listiana, Endah Litta ‘Ifina Machfiroh Setianing Hati Mahmudah, Endar Asih Megananda, Jenny Meiga Susana Nabilah Rarayanthi. A Novitasari, Nur Cahyani Nur Cahyani Nurfadillah Nurfadillah Nursi, Ivan Nurdin Oktaria Pratama Dewi Primania Maria Puren Putri, Alinda Putri, Tania Ardea Rahmadin, Mega Tri Ramadhani, Mutia Reni Ariastuti Reni Ariastuti Rini, Helviana Rista Riska Dwi Astuti Rita Septiana Rita Septiana Rita Septiana Astuti Rizal, Rafli Adnan Ruth Eva Betriana Safitri, Desti Anggi Septiana, Rita Septiningrum, Chintya Hayu Solong, Sriwidyawati A. Subiyanto, Abyasa Fajari Suci, Dwi Buana Syifa Febiana Temok , Maria Gabriela M Tika Dwiyanti Ulfah, Amalia Utami, Winanti Puji Widagdo, Arisena Widodo, Arvia Wahyu Windiasari, Farah Puteri Yuliana, Sindi Wahyu Zuliana Styarini Zuriyah, Putri