p-Index From 2021 - 2026
11.027
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Majalah Farmaseutik Pharmed: Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research JFL : Jurnal Farmasi Lampung Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Farmasi Indonesia Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Dunia Farmasi Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kesehatan Borneo Journal Of Pharmascientech Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Farmasi dan Sains Indonesia (JFSI) Jurnal Buana Farma PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Jurnal Pengabdian Teknologi Tepat Guna Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Jurnal Kesehatan Rajawali Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Sidoluhur JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pharmaqueous Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Community Empowerment Journal Journal of Public Health and Pharmacy JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Parapemikir Jurnal Ilmiah Farmasi Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi Jurnal Komunitas Farmasi Nasional Sociality: Journal of Public Health Service Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education Journal of Clinical Pharmacy and Pharmaceutical Science Kunir: Jurnal Farmasi Indonesia (KJFI) Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi FARMESTRA JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Jimstek
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Efektivitas Biaya Terapi Pengobatan Pasien Preeklampsia Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Tahun 2021 Jannah, Danik Miftakhul; Pambudi, Risma Sakti; Khusna, Khotimatul
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 4 No. 2 (2022): Volume 4, Nomor 2, November 2022
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v4i2.305

Abstract

Preeklampsia terjadi pada usia kehamilan diatas 20 minggu dan menjadi salah satu faktor tingginya angka kematian ibu (AKI). Penggunaan obat antihipertensi berpengaruh terhadap biaya yang dikeluarkan pasien. Oleh karena itu, diperlukan analisis efektivitas biaya terapi yang mempermudah dalam pengambilan keputusan dalam pemilihan obat yang tepat. Obat yang tepat adalah efektif secara manfaat dan biaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas biaya terapi pengobatan pasien preeklampsia yang diberikan kepada pasien rawat inap di RSUD Dr. Moewardi. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif dilakukan dengan mengakses data rekam medik pasien pada tahun 2021 dan menggunakan teknik purpose sampling. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 100 rekam medik. Metode analisis biaya yang digunakan adalah Cost Effectiveness Analysis (CEA) dan metode Cost Effectiveness Ratio (CER) digunakan untuk menganalisis terapi pengobatan preeklampsia yang paling cost effective. Obat yang dinilai paling cost effective adalah penggunaan obat tunggal nifedipin 10 mg dengan nilai ACER Rp. 26.157,02. Pada pengobatan kombinasi 2 antihipertensi ada Nifedipin 10 mg + metildopa 250 mg dengan nilai ACER Rp. 160.453,49, sehingga dianjurkan untuk menggunakan terapi antihipertensi jenis tersebut dilihat dari segi biaya dan keaktifannya.
Edukasi Penggunaan Obat Tetes Mata Pambudi, Risma Sakti; Hafidz, Rosyadah; Putri, Tania Ardea; Suci, Dwi Buana; Ramadhani, Mutia; Solong, Sriwidyawati A.
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i2.1087

Abstract

Penggunaan obat yang tepat sangat dibutuhkan untuk menurunkan tingginya prevalensi kejadian gangguan penglihatan. Salah satu bentuk sediaan yang sering digunakan dalam pengobatan mata adalah sediaan tetes mata. Akan tetapi masih terdapat masyarakat yang tidak mengetahui penggunaan obat tetes mata dengan benar. Tujuan kegiatan tersebut adalah meningkatkan pengetahuan mahasiswa DIN (Desain Interior) di Universitas Sahid Surakarta sehingga mampu menggunakan obat tetes mata dengan baik dan benar dan mampu menerapkannya dalam keseharian. Metode yang digunakan berupa pemberian edukasi melalui pemberian leaflet serta adanya diskusi tanya jawab. Berdasarkan kegiatan edukasi pemberian informasi penggunanaan obat tetes mata pada mahasiswa DIN universitas Sahid Surakarta menunjukkan bahwa peserta dapat memperoleh pengetahuan baru tentang cara penggunaan obat tetes mata serta hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan obat tetes mata.
Edukasi Pengelolaan Obat Secara Mandiri Pada Masyarakat Lansia Di Ampel, Boyolali Pambudi, Risma Sakti; Utami, Winanti Puji; Putri, Alinda; Ishariyanto, Riski
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i4.2064

Abstract

Di Indonesia masih terdapat masyarakat yang melakukan swamedikasi namun belum mengetahui cara pengelolaan obat yang benar. Hal ini dapat meningkatkan risiko penggunaan obat yang tidak rasional. Adapun faktor yang mempengaruhi adalah kurangnya akses informasi yang terbatas serta rendahnya literasi kesehatan masyarakat khususnya di daerah terpencil dan masyarakat lansia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat lansia sehingga dapat meningkatkan pemahaman peserta terkait pengelolaan obat mandiri yang benar. Mitra pengabdian ini adalah masyarakat lansia di desa jlerem, ampel, boyolali. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberikan edukasi serta kuesioner pre dan post edukasi supaya dapat melihat peningkatan pemahaman peserta. Kegiatan ini dihadiri oleh 27 peserta dan hasil kegiatan menunjukkan sebelum diberikan edukasi terdapat masyarakat yang masih kurang pengetahuan terkait pengelolaan obat mandiri yaitu 27%, cukup 10% dan baik 63%. Namun setelah diberikan edukasi terdapat peningkatan pemahaman peserta tentang pengelolaan obat mandiri yang baik yaitu sebesar 100%. Oleh karena itu kegiatan edukasi menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan Masyarakat.
Identifikasi Interaksi Obat pada Pasien Hipertensi di Rumah Sakit X Kabupaten Bekasi Khusna, Khotimatul; Megananda, Jenny; Pambudi, Risma Sakti
FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November 2025, FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains
Publisher : Program Studi Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/faskes.v4i2.5548

Abstract

Latar belakang: Penatalaksanaan hipertensi umumnya membutuhkan pengobatan terapi farmakologis jangka panjang yang umumnya mencakup pemakaian kombinasi lebih dari satu jenis obat untuk mencapai kontrol tekanan darah. Penggunaan beberapa jenis obat secara bersamaan (polifarmasi) dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi antarobat, yang berpotensi menimbulkan efek merugikan pada pasien. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keparahan interaksi obat yang berpotensi terjadi pada pasien hipertensi di Rumah Sakit X Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan deskriptif. Data diperoleh dari arsip resep pasien hipertensi yang diperoleh di Rumah Sakit X Kabupaten Bekasi periode Januari hingga Maret 2025, dengan jumlah sampel sebanyak 120 resep yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis interaksi obat dilakukan menggunakan Medscape Drug Interaction Checker. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 120 resep yang dianalisis, sebanyak 106 resep (88,3%) teridentifikasi memiliki potensi interaksi obat, sedangkan 14 resep (11,7%) dinyatakan tidak teridentifikasi potensi interaksi obat. Klasifikasi tingkat keparahan menunjukkan bahwa interaksi kategori moderate menjadi yang paling dominan dengan persentase 75,5%, diikuti oleh kategori mayor sebesar 15,8%, dan minor sebesar 8,7%. Simpulan dan saran: Disimpulkan bahwa mayoritas resep untuk pasien hipertensi dalam hasil penelitian ini mengindikasikan terjadinya potensi interaksi obat, dengan kategori tingkat keparahan terbanyak berada pada kategori moderate. Saran penelitian selanjutnya, dilakukan analisis hubungan interaksi obat dengan hasil terapi.
TINGKAT KEPATUHAN PASIEN LANSIA DI POSYANDU WELAS ASIH: The Level Of Medication Adherence Among Elderly People At Welas Asih Posyandu Pambudi, Risma Sakti; Khusna, Khotimatul; Utami, Winanti Puji; Widagdo, Arisena
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 14 No. 2 (2025): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/mazygq97

Abstract

Pasien lansia dengan penyakit kronis memiliki risiko ketidakpatuhan yang tinggi. Kegagalan pengobatan akibat ketidakpatuhan dapat menyebabkan kematian tiap tahun serta dapat meningkatkan kunjungan gawat darurat. Urgensi dalam penelitian ini adalah sebagai upaya dalam mewujudkan program Asta Cita untuk memperkuat pembangunan kesehatan melalui kepatuhan penggunaan obat pada lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan obat pada pasien lansia di Posyandu Welas Asih kota Surakarta. Metode Penelitian menggunakan metode   penelitian  deskriptif  observasional  dengan  pendekatan cross sectional dengan menggunakan instrument kuesioner MMAS-8. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien lansia di Posyandu Welas Asih Kota Surakarta sejumlah 35 pasien. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat lansia di posyandu welas asih menunjukkan kategori rendah 51,43%. Adapun faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan tersebut adalah masyarakat lupa akan mengonsumsi obat (65,71%) baik di dalam maupun di luar rumah (54,29%). Selain itu masyarakat juga kesulitan dalam mengonsumsi obat yang mungkin diakibatkan karena adanya faktor polifarmasi (85,71%).
TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK SINDHU FARMA Khotimatul Khusna; Nada Novena Wulandari; Risma Sakti Pambudi
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 02 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/yagbsb45

Abstract

Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukannya praktik kefarmasian oleh apoteker. Pelayanan kefarmasian di apotek yang berkualitas dapat memuaskan masyarakat sebagai pasien, loyalitas pasien, serta dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan farmasi di Apotek Sindhu Farma Kota Surakarta. Sampel yang diperoleh sebanyak 100 responden. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta rancangan penelitian Cross Sectional. Berdasarkan 5 dimensi Hasil penelitian didapatkan dari dimensi bukti fisik 90% (sangat puas), Kehandalan 92% (sangat puas), ketanggapan 92% (sangat puas), jaminan 91% (sangat puas) dan empati 92% (sangat puas). Secara keseluruhan tingkat kepuasan pelayanan kefarmasian di Apotek Sindhu Farma pasien merasa sangat puas terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Sindhu Farma Kota Surakara.
SOSIALISASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG BENAR PADA KONSUMEN APOTEK YUDHISTIRA SURAKARTA Risma Sakti Pambudi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1654

Abstract

Antibiotik digunakan sebagai salah satu pengobatan konsumen infeksi. Penggunaan antibiotik yang tepat dapat memberikan manfaat bagi konsumen, akan tetapi jika tidak digunakan dengan benar dapat mengakibatkan resistensi bakteri atau konsumen dapat kebal terhadap antibiotik. Salah satu Langkah yang dapat dilakukan adalah pemberian edukasi dalam penggunaan antibiotik yang bijak dan benar pada masyarakat. Sosialisasi dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi dengan para konsumen di Apotek Yudhistira Surakarta. Hasil sosialisasi kepada 30 konsumen menunjukkan bahwa sebelum diberi pemaparanterdapat 16 konsumen  belum paham tentang penggunaan antibiotik. Akan tetapi setelah diberi pemaparan 30 konsumen sudah bisa memahami tentang penggunaan antibiotik secara benar. Oleh karena itu, perlu dukungan dari profesi kesehatan lainnya untuk memberikan edukasi  penggunaan antibiotik yang bijak dan benar guna mewujudkan upaya pemerintah dalam menurunkan resistensi bakteri.
Analisis Efektivitas Biaya Pasien Hipertensi Di Klinik Milla Husada Nur Cahyani Novitasari Novitasari; Risma Sakti Pambudi; Khotimatul Khusna
JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 01 (2024): JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is still a health problem in the world. Most hypertensive patients cannot control their blood pressure, while the cost of treatment is increasing every year, so it is necessary to carry out an analysis to find out which drugs are most cost effective and provide the best therapeutic outcomes. This study aims to determine the cost effectiveness of hypertensive patients at the Milla Husada clinic. The research was carried out descriptively by taking data retrospectively from medical records. The sample in this study was 38 patients from medical record data of hypertensive patients who were hospitalized at the Milla Husada Clinic in 2023 and data on drug use was obtained from the pharmacy installation. The data obtained was then subjected to CEA (Cost Effectiveness Analysis) analysis using the ACER (Average Cost Effectiveness Ratio) formula. The results of the study showed that the effectiveness of therapy in hospitalized general patients and BPJS for the ACEI and diuretic drug classes was the same as 57.14%. Meanwhile, the cost effectiveness value of using antihypertensive combination therapy in general inpatients with a combination of ACEI and diuretic drugs is with an ACER value of IDR 2,281,125 and for BPJS inpatients with a combination of ACEI and diuretic drugs with an ACER value of IDR 2,341,617. The conclusion of this study is that the combination of ACEI and diuretic drugs is more effective than other drug combinations. Keywords: Effectiveness; Cost; CEA; Hypertension
Gambaran Penggunaan Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 DI Intalasi Rawat Jalan RS dr. Oen Solo Baru Periode Januari-Juni 2023 Irfan Al Fahmi; Risma Sakti Pambudi; Khotimatul Khusna
JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 01 (2024): JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a widespread health problem and continues to increase every year. Management of DM involves implementing a healthy lifestyle, increasing physical activity, and pharmacological therapy. The aim of this research was to determine the description of drug use in patients with type 2 diabetes mellitus in the outpatient installation of Dr. Hospital. Oen Solo Baru for the period January-June 2023. This research is a non-experimental descriptive research design where data is collected retrospectively. Data analysis uses quantitative research which is presented in the form of a table of number of cases and percentage (%). The number of samples in this study was 100 medical record data. The results of the study showed that there were 5 types of antihyperglycemia drugs used, namely the Sulfonylurea group with (42%), Biguanid (28%), Insulin (12%), DPP-4 Inhibitors (10%), and α-glucosidase Inhibitors (8%) . The conclusion of this study is that the most frequently used antihyperglycemia drugs are sulfonylureas (42%) and the least frequently used are a-gluoxidase inhibitors (8%).
Pengaruh Edukasi terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Dagusibu di Desa Buli Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur: Influence of Education on The Level of Knowledge About Dagusibu in Buli Village Maba District East Halmahera Regency Khotimatul Khusna; Grace Hestrivina Puren; Risma Sakti Pambudi
Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product Vol. 7 No. 02 (2024): Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijpnp.v7i02.3006

Abstract

Residents still have a low understanding of the proper use of medicines due to the lack of knowledge among residents about DaGuSiBu medicines (Get, Use, Store and Dispose of Medicines). DaGuSiBu drug education was needed thus residents have a better understanding. The purpose of this study was to determine the effect of education on the level of knowledge about DaGuSiBu in Buli Village, Maba District, East Halmahera Regency. This research method was a quasi-experimental design (Quasi-experimental design) with a one group pre and posttest design. Samples were taken by purposive sampling by using the Slovin formula which obtained a sample of 100 respondents. The research instrument uses the DaGuSiBu knowledge questionnaire which was valid and reliable. Education was carried out with the help of leaflets and counseling with presentations. The data analysis technique used the Wilcoxon signed rank test analysis. The results showed that before education the majority of respondents had sufficient knowledge about DaGuSiBu medicine (70%) and after education the majority of respondents had good knowledge (89%). The results of the bivariate analysis obtained a significance value (p value) of 0,000 <0,05, meaning that there was an influence of education on the level of knowledge about DaGuSiBu. The conclusion on this research that there was an influence of education on the level of knowledge about DaGuSiBu in Buli Village, Maba District, East Halmahera Regency.   ABSTRAK Pemahaman penggunaan obat secara tepat yang masih rendah dari warga dikarenakan minimnya pengetahuan warga mengenai DaGuSiBu obat (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang obat). Edukasi DaGuSiBu obat dibutuhkan agar warga menjadi memiliki pemahaman lebih baik. Tujuan penelitian ini guna melihat pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan tentang DaGuSiBu di Desa Buli Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur. Metode penelitian ini ialah metode eksperimen semu (Quasi – Experimental design) dengan rancangan One group pretest-posttest. Sampel diambil secara purposive sampling dengan penentuan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 100 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Edukasi dilakukan dengan bantuan leaflet dan penyuluhan dengan presentasi. Teknik analisis data memakai analisis Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian terlihat sebelum dilakukan edukasi sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup tentang DaGuSiBu obat (70%) dan sesudah dilakukan edukasi mayoritas responden mempunyai pengetahuan baik (89%). Hasil analisa bivariat diperoleh nilai signifikansi (p value) sebesar 0,000 < 0,05 berarti terdapat pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan terkait DaGuSiBu obat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan tentang DaGuSiBu di Desa Buli Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur.
Co-Authors abdul, ahwan Abyasa Fajari Subiyanto Adi Wardhana Amrullah Ahmad Ghofar Wicaksono Ahwan Ahwan Ahwan Ahwan, Ahwan Akhyani, Nur Alvina Nia Diani Alvina Nia Diani Anniez Rachmawati Musslifah Ariastuti, Reni Arvia Wahyu Widodo Arvita Sari Ashinta, Faridani Anggun Astri Charolina Astuti, Winanti Puji Atika Azizah Widodo Bella Novela Dwi Utari Cahyani, Tiwi Nur Danik Miftakhul Jannah Desti Anggi Safitri Dewi, Oktaria Pratama Dhea Asyifa Nurmalika dila wahyu utami Dwi Jayanti Indah Isnasari Dwi Jayanti Isnasari Endah Astuti Astuti Enjelina, Sinta Mei Evelyne Henny Lukitasari Evelyne Henny Lukitasari Fadilah Qonitah Fadilah Qonitah Faqih Purnomosidi Farah Puteri Windiasari Firra Lurenza Pratiwi Fitriyadi, Farid Grace Agnes Theresa Konowok Grace Hestrivina Puren Hafidz, Rosyadah Hanafi, Affan Hasna Fadlu Rahma Helviana Rista Rini Helviana Rista Rini Heni Rusita Ilmi, Ibnul Irfan Al Fahmi Ishariyanto, Riski Jannah, Danik Miftakhul Khotimatul Khusna Khotimatul Khusna Khusna, Khotimatul Kristianingsih, Kiki Kurniasari, Anisa Lana, Bima Perkasa Putra Listiana, Endah Litta ‘Ifina Machfiroh Setianing Hati Mahmudah, Endar Asih Manek, Yohanes Stephen Megananda, Jenny Meiga Susana Meri Agustina Nabilah Rarayanthi. A Nada Novena Wulandari Novitasari, Nur Cahyani Nur Cahyani Nur Cahyani Novitasari Novitasari Nurfadillah Nurfadillah Nursi, Ivan Nurdin Oktaria Pratama Dewi Primania Maria Puren Putri, Alinda Putri, Tania Ardea Rahmadin, Mega Tri Ramadhani, Mutia Ratih Sakti Prastiwi Rebecawati, Linda Rini, Helviana Rista Riska Dwi Astuti Rita Septiana Rita Septiana Rita Septiana Astuti Rizal, Rafli Adnan Rosliana Patandung Rosliana Patandung Rosliana Patandung Ruth Eva Betriana Safitri, Desti Anggi Septiana, Rita Septiningrum, Chintya Hayu Sindi Wahyu Yuliana Siti Annisa Alfia Laili Solong, Sriwidyawati A. Sri Suwarni Subiyanto, Abyasa Fajari Suci Fitriani, Suci Suci, Dwi Buana Syifa Febiana Temok , Maria Gabriela M Tika Dwiyanti Tri Na'imah Ulfah Nur Hanna Ulfah, Amalia Utami, Winanti Puji Widagdo, Arisena Widodo, Arvia Wahyu Winanti Puji Utami Windiasari, Farah Puteri Yunita Primasanti Zuliana Styarini Zuriyah, Putri