Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA PENGENALAN APOTEKER CILIK KENAL OBAT (ACIKO) PADA SISWA SDN 2 GONILAN, SUKOHARJO Pambudi, Risma Sakti; Khusna, Khotimatul; Dewi, Oktaria Pratama; Rini, Helviana Rista
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2370

Abstract

Edukasi kesehatan di bidang pendidikan usia dini sudah mulai berkembang terutama di jenjang sekolah dasar (SD). Rendahnya pengetahuan Siswa tentang profesi tenaga kesehatan menyebabkan anak kurang patuh dalam menjalani hidup sehat. Pelayanan kesehatan di SD N 2 Gonilan belum optimal sehingga diperlukan edukasi dan perbaikan pada program kesehatan. Oleh karena itu PKM ini bertujuan untuk membangun sistem pelayanan kesehatan di SDN 2 Gonilan dengan cara memberikan edukasi pengenalan profesi apoteker dan pengenalan obat. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian ini diharapkan siswa SDN 2 gonilan Sukoharjo dapat mengenal tentang obat seperti jenis obat, cara penggunaan obat dan jenis sediaan obat. Edukasi yang diberikan berupa penyuluhan terkait pengenalan profesi apoteker dan pengenalan obat yang diikuti oleh 22 siswa. Evaluasi dilihat dari jawaban siswa sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Hasil menunjukkan sebelum dilakukan penyuluhan terdapat 7 siswa yang sudah memahami terkait profesi apoteker dan obat. Setelah dilakukan penyuluhan menunjukkan 22 siswa sudah mulai memahami terkait profesi apoteker dan pengenalan obat. Siswa antusias memberikan jawaban kuis terkait profesi apoteker dan pengenalan obat serta penggunaan obat. Dari hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa kegiatan ACIKO dapat menambah pengetahuan siswa terkait profesi apoteker dan obat.
Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Swamedikasi Batuk, Flu dan Demam di Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Jawa Tengah Risma Sakti Pambudi; Atika Azizah Widodo; Khusna, Khotimatul
FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Vol. 2 No. 1 (2024): Bulan Juli 2024 Faskes : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains
Publisher : Program Studi Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/faskes.v2i1.3234

Abstract

Latar Belakang: Batuk, flu & demam merupakan kejadian yang umum terjadi dan memerlukan penanganan yang tepat. Swamedikasi batuk, flu & demam, yang merupakan Upaya pengobatan mandiri untuk meredakan batuk, flu & demam pada Masyarakat, menjadi solusi yang umum dilakukan. Tujuan: Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Tingkat pengetahuan Masyarakat tentang swamedikasi batuk, flu & demam di Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang disi oleh 99 orang dari populasi 6775 Masyarakat di wilayah tersebut. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan rumus persentase dan disajikan dalam bentuk tabulasi.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 13 (13%) responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, 14 (14%) responden memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, dan 72 (72%) responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik terkait swamedikasi batuk, flu & demam. Simpulan dan Saran: Simpulan dari penelitian yaitu tingkat pengetahuan Masyarakat terhadap swamedikasi batuk, flu & demam di Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah paling besar mendapatkan kategori baik. Saran yang perlu dilakukan yaitu meningkatkan peran tenaga kefarmasian dalam memberi edukasi terkait penggunaan obat swamedikasi yang benar.
Implementasi Standar Pelayanan Kefarmasian Berdasarkan Permenkes No 34 Tahun 2021 Di Klinik Gigi GDC Sukoharjo Pambudi, Risma Sakti; Astuti, Winanti Puji
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1603

Abstract

Pelayanan faemasi telah bergeser dari orientasi obat kepada orientasi pasien yang mengacu pada Pharmaceutical Care. Pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian yang kurang optimal dapat disebabkan karena kurangnya dukungan dan evaluasi oleh apoteker dan pihak manajemen apotek. Tujuan penelitian adalah untuk melihat Implementasi Standar Pelayanan Kefarmasian Berdasarkan Permenkes No 34 Tahun 2021 di Klinik Gigi GDC Sukoharjo. Metode menggunakan observasi dengan melihat data retrospektif tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah dokumen pelayanan kefarmasian dan pengelolaan obat. Sampel dalam penelitian ini adalah dokumen formularium, faktur, penyimpanan obat, pengkajian resep pelayanan pio dan konseling tahun 2024. Instrumen yang digunakan adalah dengan menggunakan indikator permenkes no 34 tahun 2021 tentang standar pelayanan farmasi klinik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua indikator telah dilaksanakan sesuai standar dengan dokumentasi lengkap. Formularium obat di klinik gigi GDC terdiri dari obat antinyeri, antibiotik, anastesi, obat emergency, obat kumur dan bahan gigi, Faktur tersedia dan lengkap (100%), obat telah disimpan secara alfabetis dan disesuaikan dengan jenis sediaan, pengkajian resep dilakukan oleh apoteker melalui skrining resep, dan kegiatan pio konseling telah dilaksanakan dan terdokumentasi. Hasil studi diharapkan dapat menjadi dasar dalam penguatan layanan kefarmasian di klinik. Klinik Gigi GDC Sukoharjo telah melaksanakan standar pelayanan kefarmasian sesuai dengan Permenkes no 34 Tahun 2021.
Hubungan Polifarmasi dan Potensi Interaksi Obat Ranitidin Pasien Rawat Inap Di RSUD Simo Kabupaten Boyolali Khusna, Khotimatul; Ashinta, Faridani Anggun; Pambudi, Risma Sakti
Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 01 (2024): Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi
Publisher : PC Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65117/81514p77

Abstract

 Interaksi obat merupakan satu dari delapan kategori masalah terkait obat (drug  related problem) yang dapat mempengaruhi outcome klinis pasien, dengan  meningkatnya kompleksitas obat-obat yang digunakan dalam pengobatan  saat ini dan kecenderungan terjadinya praktik polifarmasi, maka kemungkinan  terjadinya interaksi obat semakin besar. Ranitidin adalah obat yang digunakan  untuk mengobati gejala atau kondisi yang berhubungan dengan produksi  asam lambung yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui apakah ada hubungan polifarmasi dan potensi interaksi obat  ranitidin pada pasien rawat inap di RSUD simo kabupaten boyolali metode  penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain deskriptif analitik dengan  pendekatan cross sectional yang dilakukan kepada 100 pasien. Hasil  penelitian didapatkan derajat keparahan minor 93 pasien (77,50) drajat  keparahan moderat 26 pasien (21,67) drajat keparahan mayor 1 pasien (0,83).  Hasil yang diperoleh diuji menggunakan chi square  untuk menguji hubungan  atu pengaruh dua buah variabel dengan nilai signifikan p(0,001)<0,05.  Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan polifarmasi dan   potensi interaksi obat raniridin pada pasien rawat jalan di RSUD simo boyolal
Gambaran Penggunaan Antibiotik Pada Anak Dengan Diagnosis Pneumonia Di Rawat Inap RSUI Banyubening Peiode Januari-Desember 2022 Khusna, Khotimatul; Kurniasari, Anisa; Pambudi, Risma Sakti
Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi
Publisher : PC Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65117/nc8caw71

Abstract

Pneumonia adalah infeksi akut yang menyerang paru-paru (alveoli) yang dapat disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Pneumonia termasuk salah satu penyakit yang membahayakan terutama pada balita karena termasuk dalam golongan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) sehingga mudah menyebar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotik pada penyakit pneumonia anak di rawat inap RSUI Banyubening Boyolali. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif. Teknik sampling yang digunakan adalah Non probability sampling dengan jumlah sampel 181 pasien pneumonia anak-anak. Hasil penelitian menunjukan paling banyak pasien dengan jenis kelamin laki-laki (53%), usia < 5 tahun (81%), lama waktu perawatan 1-7 hari (94%), penyakit penyerta flu perut (16%), sediaan injeksi (99%), antibiotik yang digunakan adalah amoxicillin (4%), ampicillin (5%), ampicillin sulbactam (1%), cefotaxime (35%), ceftriaxone (46%), cefixime (1%), gentamicin (1%), ampicillin dan gentamicin (4%), cefotaxime dan gentamicin (2%), ceftriaxone dan gentamicin (1%). Gambaran penggunaan antibiotik yang paling banyak digunakan adalah golongan sefalosporin (82%)
Gambaran Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Obat Analgesik pada Masyarakat RW 04 Kelurahan Cemani Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo Khusna, Khotimatul; Temok , Maria Gabriela M; Pambudi, Risma Sakti
Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi
Publisher : PC Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65117/gsrdgk57

Abstract

Praktik swamedikasi, individu mengobati penyakit dengan obat-obatan yang disetujui dan tersedia tanpa resep, serta aman dan efektif. Selain berperan dalam meningkatkan akses pengobatan, peran aktif pasien dan mengurangi beban pemerintah terkait pengeluaran kesehatan, swamedikasi juga membantu mengurangi biaya perawatan, waktu perjalanan, serta waktu konsultasi dokter. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan swamedikasi obat analgesik pada masyarakat RW.04 Kelurahan Cemani Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif  non eksperimental dengan menggunakan desain penelitian cros sectionall menggunakan kuesioner. Jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 97 responden. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi obat analgesik di RW.04 kelurahan grogol pengetahuan masyarakat kategori baik sebesar 32 responden  (34,04%), pengetahuan kategori cukup sebesar 45 responden (45,36%) dan  pengetahuan  kategori kurang sebesar 20 responden (20,62%).
TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP SWAMEDIKASI DEMAM PADA ANAK DI RW 01 KELURAHAN PAJANG KECAMATAN LAWEYAN SURAKARTA Khusna, Khotimatul; Nursi, Ivan Nurdin; Pambudi, Risma Sakti
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 2 No. 01 (2024): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/dnp80z82

Abstract

Demam pada anak merupakan kejadian yang umum terjadi dan memerlukan penanganan yang tepat dari orang tua. Swamedikasi demam, yang merupakan upaya pengobatan mandiri oleh orang tua untuk meredakan demam pada anak, menjadi solusi yang umum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan orang tua terhadap swamedikasi demam pada anak RW 01 Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang diisi oleh 91 orang tua dari total populasi 476 orang tua di wilayah tersebut. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan rumus persentase dan disajikan dalam bentuk tabulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 responden (8,8%) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, 41 responden (45,1%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, dan 42 responden (46,15%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik terkait swamedikasi demam pada anak.  Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan orang tua terhadap swamedikasi demam pada anak di RW 01 Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta paling besar medapatkan kategori baik.
GAMBARAN KEPATUHAN TERAPI OBAT ANTIHIPERTENSI PADA LANSIADI PUSKESMAS MASARAN II SRAGEN Khusna, Khotimatul; Mahmudah, Endar Asih; Pambudi, Risma Sakti
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 2 No. 01 (2024): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/086c3y90

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. Kepatuhan lansia dalam minum obat antihipertensi merupakan faktor penentu penting dalam mengendalikan tekanan darah. Berdasarkan pemantauan pengobatan penderita hipertensi di Puskesmas Masaran II. Hipertensi menjadi masalah kesehatan yang perlu diperhatikan. Tujuan  pada penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan terapi pada pasien hipertensi. Desain  penelitian  yang  digunakan  adalah  metode  penelitian  survei  yang bersifat deskriptif. Responden dalam penelitian ini sejumlah 70 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan metode kuesioner MMAS-8. Hasil penelitian di Puskesmas Masaran II Sragen menjukkan bahwa tingkat kepatuhan tinggi sebanyak 7 responden (10%), kepatuhan sedang sebanyak 11 responden (15,8%), dan kepatuhan rendah sebanyak 52 responden (74,2%). Kesimpulan dari hasil penelitian adalah kepatuhan terapi obat pada lansia tergolong rendah.
Edukasi Penggunaan Obat pada Pasien Hipertensi dan Diabetes di Desa Jlarem, Ampel, Boyolali Utami, Winanti Puji; Putri, Alinda; Pambudi, Risma Sakti
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6587

Abstract

Penggunaan obat yang rasional sangat penting dalam keberhasilan terapi, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Namun masih terdapat masyarakat yang belum memahami cara penggunaan obat yang benar. Kurangnya pengetahuan ini dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti penggunaan obat yang salah, resistensi antibiotik, serta pencemaran lingkungan akibat pembuangan obat yang tidak sesuai. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pasien hipertensi dan diabetes mellitus terkait penggunaan obat yang benar. Mitra dari kegiatan ini adalah masyarakat Desa Jlarem, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, khususnya pasien yang tergabung dalam program Lansia. Metode yang digunakan adalah edukasi secara langsung dengan pendekatan community relation melalui penyuluhan dan pembagian leaflet, serta evaluasi tingkat pengetahuan melalui  metode one group pre-test post-test design. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat 29 peserta yang hadir dengan tingkat pengetahuan sebelum edukasi (pretest) yaitu baik 72.5%, cukup 12% dan kurang 15.5%  dan mengalami peningkatan seteah diberikan edukasi (post-test) yaitu pengetahuan baik 93.1%, dan kurang 6.9% Kegiatan ini membuktikan Dapat meningkatakan pengetahuan dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat yang aman dan bertanggung jawab. Edukasi ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh tenaga kesehatan di berbagai daerah untuk mendukung tercapainya perilaku hidup sehat.
PROFIL PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL PADA MASYARAKAT RT 04 RW 07 DESA KOPEN KECAMATAN KARTASURA Khusna, Khotimatul; Lana, Bima Perkasa Putra; Pambudi, Risma sakti
Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 01 (2025): Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi
Publisher : PC Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65117/8qka5t35

Abstract

Penggunaan obat tradisional di Indonesia masih menjadi pilihan masyarakat mengobati penyakit ringan. Studi ini dirancang untuk mengidentifikasi gambaran penggunaan obat herbal di kalangan penduduk Desa Kopen, terutama di kalangan warga RT 04 RW 07 Kecamatan Kartasura. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Metode pengambilan sampel yang diterapkan adalah purposive sampling dengan total responden sebanyak 85 orang yang merupakan warga RT 04 RW 07 di Desa Kopen, Kecamatan Kartasura. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan tujuan untuk mengukur persentase penggunaan obat tradisional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa jenis obat tradisional yang paling umum digunakan adalah jamu, mencapai 60%, dengan bentuk sediaan yang paling banyak adalah cairan sebanyak 37%. Sebagian besar responden menggunakan obat tradisional untuk menyembuhkan penyakit ringan, sebesar 52%, dan mereka memperoleh obat tersebut dari apotek serta toko jamu, sekitar 31%. Rata-rata durasi penggunaan obat tradisional adalah satu hari, yang tercatat 34%, dan alasan utama penggunaan obat tradisional adalah karena bahan yang digunakan berasal dari alam, yaitu 49%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa mayoritas warga RT 04 RW 07 Desa Kopen, Kecamatan Kartasura memilih jamu sebagai obat tradisional mereka, didorong oleh fakta bahwa jamu terbuat dari bahan alami dan untuk mengatasi penyakit yang dianggap ringan.
Co-Authors Ahmad Ghofar Wicaksono Ahwan Ahwan Ahwan Ahwan, Ahwan Akhyani, Nur Alvina Nia Diani Alvina Nia Diani Anniez Rachmawati Musslifah Ariastuti, Reni Arvia Wahyu Widodo Arvita Sari Ashinta, Faridani Anggun Astri Charolina Astuti, Winanti Puji Atika Azizah Widodo Bella Novela Dwi Utari Cahyani, Tiwi Nur Dewi, Oktaria Pratama Dwi Jayanti Indah Isnasari Dwi Jayanti Isnasari Endah Astuti Astuti Enjelina, Sinta Mei Evelyne Henny Lukitasari Fadilah Qonitah Fadilah Qonitah Farah Puteri Windiasari Firra Lurenza Pratiwi Fitriyadi, Farid Grace Agnes Theresa Konowok Grace Hestrivina Puren Hafidz, Rosyadah Hanafi, Affan Helviana Rista Rini Helviana Rista Rini Heni Rusita Ilmi, Ibnul Irfan Al Fahmi Ishariyanto, Riski Jannah, Danik Miftakhul Khotimatul Khusna Khotimatul Khusna Khusna, Khotimatul Kristianingsih, Kiki Kurniasari, Anisa Laili, Siti Annisa Alfia Lana, Bima Perkasa Putra Listiana, Endah Litta ‘Ifina Machfiroh Setianing Hati Mahmudah, Endar Asih Megananda, Jenny Meiga Susana Nabilah Rarayanthi. A Novitasari, Nur Cahyani Nur Cahyani Nur Cahyani Novitasari Novitasari Nurfadillah Nurfadillah Nursi, Ivan Nurdin Oktaria Pratama Dewi Patandung, Rosliana Primania Maria Puren Putri, Alinda Putri, Tania Ardea Rahmadin, Mega Tri Ramadhani, Mutia Reni Ariastuti Reni Ariastuti Rini, Helviana Rista Riska Dwi Astuti Rita Septiana Rita Septiana Rita Septiana Astuti Rizal, Rafli Adnan Ruth Eva Betriana Safitri, Desti Anggi Septiana, Rita Septiningrum, Chintya Hayu Solong, Sriwidyawati A. Subiyanto, Abyasa Fajari Suci, Dwi Buana Syifa Febiana Temok , Maria Gabriela M Tika Dwiyanti Tri Na'imah Ulfah, Amalia Utami, Winanti Puji Widagdo, Arisena Widodo, Arvia Wahyu Windiasari, Farah Puteri Yuliana, Sindi Wahyu Zuliana Styarini Zuriyah, Putri