Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : AKSIOMA

Analisis Hambatan Belajar (Learning Obstacle) Siswa SMP Pada Materi Statistika Yusfita Yusuf; Neneng Titat; Tuti Yuliawati
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v8i1.1509

Abstract

Pembelajaran statistika di SMP yang berlangsung selama ini tidak memperhatikan hambatan belajar  (learning obstacle) yang siswa alami, pada umumnya guru menyampaikan materi mengacu pada dokumen bahan ajar berupa buku paket atau buku-buku referensi. Oleh karena itu penting dilakukan sebuah penelitian yang mengkaji tentang hambatan belajar (learning obstacle) pada materi statistika SMP. Pembelajaran yang dirancang berdasarkan hambatan belajar (learning obstacle) akan menciptakan proses pembelajaran yang optimal.  Adapun tujuan dari penelitian ini adalah  menganalisis hambatan belajar yang terkait dengan materi statistika SMP dan faktor-faktor penyebabnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan tersebut sebagai berikut. Siswa pada tingkat rendah mengalami kesulitan yang lebih besar dari pada siswa pada tingkat tinggi hampir pada setiap indikator.  Dalam pembelajaran statistika siswa mengalami ontogenic obstacle, epistemological obstacle dan didactical obstacle hal ini terlihat dari hasil tes, wawancara dan studi dokumen yang dilakukan oleh peneliti.Kata kunci: learning obstacle, ontogenic obstacle, epistemological obstacle, didactical obstacle, statistika.
Implementasi model Project Based Learning berbasis Etnomatematika untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis Fauzi, Ahmad; Yusuf, Yusfita; Koswara, Ucu
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 3 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was driven by the low mathematical literacy skills observed among junior high school students. To address this issue, a project-based learning model incorporating ethnomathematical elements was utilized as a strategy to enhance these skills. This study aims to find out which improvement in mathematical literacy skills is better between students who obtain a project-based learning model with ethnomathematical nuances and students who obtain a conventional learning model. This research is a quasi-experimental type, using a quantitative method with a non-equivalent control group design research design. The research population is all students of grade VIII MTs Al-Falaahiyah. With the purposive sampling technique, class VIII C was chosen as the experimental class that obtained the PjBL model with ethnomathematical nuances, and class VIII B as the control class that obtained the conventional learning model. Data were collected through mathematical literacy tests and analyzed quantitatively. The results of the gain index show that the improvement in mathematical literacy skills of the experimental class is higher than that of the control class. The results of the Mann Whitney U test at the 5% significance level showed that there was a difference in mathematical literacy ability between the experimental class and the control class. It can be concluded that the improvement of mathematical literacy skills of students who obtained a project-based learning model with ethnomathematical nuances is better than that of students who obtained a conventional learning model.
Analisis Kemampuan Berfikir Kritis Matematis Siswa SMP Tingkat Rendah Pada Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Green’s Motivational Strategies Hendryawan, Shofwan; Yusuf, Yusfita; Wachyar, Tuti Yuliawati
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v8i2.1744

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu hal yang penting dalam belajar matematika. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan berpikir kritis adalah pembalajaran berbasis masalah. Namun, pembelajaran berbasis masalah memiliki kelemahan yaitu kurang cocok untuk siswa dengan kemampuan rendah dan sedang. Selain itu pembelajaran barbasis masalah juga kurang meiningkatkan motivasi. Pada siswa sekolah berlevel sedang dan rendah, dibutuhkan alat atau cara yang apat menjembatani antara kondisi siswa disekolah level sedang dan rendah dengan pembelajaran berbasis masalah. Peneliti mencoba mengajukan solusi yaitu menyertakan pembelajaran berbasis masalah dengan green’s motivational strategies. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis proses berpikir kritis yang siswa peroleh setelah pembelajaran berbasis masalah dengan green’s motivational strategies. Adapun metode penelitian yang dilakukan adalah kualitatif. Siswa dengan kemampuan awal  rendah menguasai 5 indikator berpikir kritis sedangkan siswa dengan kemampuan awal sedang menguasai 6 indikator kemampuan berpikir kritis. Selain kemampuan awal siswa yang mengalami perubahan menjadi lebih baik, siswa juga merasa lebih nyaman dan lebih percaya diri.