Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ISOLASI JAMUR PENYEBAB INFEKSI KULIT DAN UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK ETANOL BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) DAN LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K.Schum) Musyirna Rahmah Nst; Emma Susanti; Sumiati Rahman
Sistem Informasi Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v3i2.159

Abstract

Telah dilakukan isolasi jamur penyebab penyakit panu, kurap dan bisul dengan teknik gores.Terdapat 5 isolat jamur diantaranya yaitu 1 isolat pada sampel panu, 2 isolat pada sampel kurap dan 2 isolat pada sampel bisul dengan ciri mempunyai hifa, spora dan spora yang berkelompok. Ke-5 isolat digunakan dalam pengujian aktivitas antijamur ekstrak etanol bawang putih (Allium sativum L.) dan lengkuas merah(Alpinia purpurata K.Schum) dengan variasi konsentrasi 1%, 2%, 4%, 8%, 16%, 32% dan 64%. Aktivitas antimikroba dikategorikan mempunyai aktivitas sedang dengan diameter hambat 10-19 (mm). Analisa ANOVA dua arah memperlihatkan aktivitas antimikroba berbeda secara signifikan antara ekstrak lengkuas merah dan bawang putih terhadap bakteri panu, kurap dan bisul dengan P<0,05 pada konsentrasi 8%-64%.
UJI AKTIVITAS TABIR SURYA EKSTRAK ETANOL TUMBUHAN SEMBUNG RAMBAT (Mikania micrantha Kunth) SECARA IN VITRO Susi lestari -; emma susanti
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol. 7 No. 2: JPFI
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.577 KB)

Abstract

Sembung rambat (Mikania micrantha Kunth) is one of the plants that contain flavonoid compound. The flavonoid have the potential as a sunscreen, because it have chromophores group which can abssorption (UV A) dan (UV B) rays). The purpose of this research was to know the concentration of extract potentially as sunscreen and determine the value of SPF (Sun Protection Factor) , so it can be continued into natural sunscreen preparation. The sunscreen activity test method was performed in vitro using a UV-VIS spectrophotometer. Sunscreen activity test done by calculating the percent value of erytema transmission (% Te) and percent value of pigmentation transmission (% Tp) and SPF value. The results of the calculation of percentage value of erytema transmission (% Te) and sunscreen category at concentration 100, 150, 200 dan 250 ppm were 11,3024 % (standard suntan); 3,5238 % (extra protection); 1,3865 % (extra protection) dan 0,3838 % (sunblock). The calculation of percentage value of pigmentation transmission (% Tp) and sunscreen category at concentration 100, 150, 200 dan 250 ppm were 11,0254; 3,7011; 1,7447 and 0,5462 % all with the sunblock category. The SPF value at 250 ppm was 42,8810 with high protection category. The concentration was potentially developed into a natural sunscreen preparation that is at a concentration of 250 ppm.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL UMBI LOBAK PUTIH (Raphanus sativus L.) TERHADAP LIMA BAKTERI PATOGEN DENGAN METODA DIFUSI emma susanti
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol. 4 No. 2 (2015): jpfi
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Jl. Kamboja Simpang Baru-Panam, Pekanbaru, Riau 28293 Telp. (0761) 588006, Fax. (0761) 588007 e-mail: editor-jpfi@stifar-riau.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.986 KB)

Abstract

Antibacterial activity test of white radish tuber extract (Raphanus sativus L.) with a diffusion method was tested against five bacterial pathogens.Thepurpose of this study is to evaluate inhibitory in Gram-negative bacteria (Salmonella thypi, Shigella sonnei, and Escherichia coli) and Gram-positivebacteria (Staphylococcus aureus and Bacillus cereus) at concentrations of 20%, 40%, 60%, 80% and 100%. The results of White Radish tuber extractshowed zone of inhibition against all of bacteria test and provide better inhibition against Gram-negative bacteria at concentrations of 80% and 100%with inhibition diameter of Salmonella thypi bacteria (11,53mm, 11,06mm), Shigella sonnei (11,86mm, 12,33mm) and Escherichia coli (12,76mm,13,53mm). ANOVA analysis showed the influence of the white radish tuber extract concentration against all bacteria tested by a significant value P<0.05.
Gambaran Pengetahuan Masyarakat Melati Tentang Nutrisi Selama Pandemi Covid-19 Ferdy Firmansyah; Emma Susanti; Erniza Pratiwi; Novia Sinata
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.4760

Abstract

ABSTRAK Prevalensi Covid-19 yang muncul pada akhir 2019 terus meningkat hingga saat ini dan masih dikategorikan sebagai pandemi. Berbagai upaya telah dilakukan mulai dari penerapan protokol kesehatan, mengonsumsi vitamin, hingga melakukan aktivitas dari rumah. Upaya tersebut harus dilakukan oleh setiap individu untuk menekan dan memutus rantai penyebaran virus ini. Oleh karena itu perlu diberikan penyuluhan dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang Covid-19 serta nutrisi yang diperlukan selama pandemi. Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 responden di Kecamatan Tampan, Pekanbaru dengan menggunakan media leaflet. Pada saat pemberian informasi juga diberikan masker serta vitamin C. Vitamin dapat berfungsi sebagai antioksidan dan digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama pandemi. Berdasarkan kegiatan, terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat yang dibuktikan dengan nilai rerata pre-test 44,04 menjadi 92,87 pada saat post-test. Disarankan kedepannya untuk melakukan pengabdian dengan ruang lingkup yang lebih besar. Kata Kunci: Covid-19, Nutrisi, Pengetahuan ABSTRACT The prevalence of Covid-19 which emerged at the end of 2019 continues to increase until now and is still categorized as a pandemic. Various efforts have been made, starting from implementing health protocols, vitamins consumptions, and activities or work from home (WFH). These efforts must be made by each individual to suppress and break the chain of infection stopping covid-19. Therefore, it is necessary to provide counseling with the aim of increasing public awareness and knowledge about Covid-19 and the nutrition needed during the pandemic. This activity was attended by 30 respondents in Tampan District, Pekanbaru using leaflet media. At the time of providing information, masks and vitamin C were also given. Vitamins can function as antioxidants and are used to increase body resistance during a pandemic. Based on the activity, there was an increase in public knowledge as evidenced by the mean value of the pre-test from 44.04 to 92.87 at the time of the post-test. It is recommended in the future to do service with a larger scope. Keywords: covid-19, nutrition, knowledge
AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK HEKSANA, DIKLOROMETANA DAN METANOL DAUN KEJI BELING (Sericocalyx crispus. L) TERHADAP Artemia salina Leach Musyirna rahmah Nst; Sri Hardianti; Emma Susanti
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Prosiding Seminar Nasional "Peranan dan Kontribusi Herbal dalam Terapi Penyakit Degeneratif"
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.583 KB) | DOI: 10.31942/jiffk.v0i0.382

Abstract

Tumbuhan kejibeling (Sericocalyk crispus L.) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai agen kemopreventif kanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek ekstrak n-heksana, diklorometana dan metanol daun keji beling terhadap Artemia Salina Leach. Uji sitotoksik dilakukan dengan metoda Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Hasil uji sitotoksik menunjukkan  bahwa ekstrak n-heksana, diklorometana dan metanol daun Keji beling mempunyai efek sitotoksik dengan LC50 33,49 µg/ml, 244,34 µg/ml, 143,88 µg/ml. Kata kunci: Sitotoksik, Keji beling, Brine Shrimp Lethality Test, LC50
UJI SENYAWA SITOTOKSISITAS DARI TUMBUHAN AKAR PKI (Mikania micrantha H.B.K) Emma Susanti; Kamalrullah ); Alfian )
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Prosiding Seminar Nasional "Peranan dan Kontribusi Herbal dalam Terapi Penyakit Degeneratif"
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.965 KB) | DOI: 10.31942/jiffk.v0i0.373

Abstract

Telah dilakukan uji senyawa sitotoksik dari tumbuhan Akar PKI (Mikania micrantha. H.B.K). Metoda yang digunakan adalah Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan menggunakan larva udang Artemia salina Leach. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa analisa probit pengujian sitotoksisitas ekstrak n-heksan diperoleh nilai LC50 = 2,19 µg/ml, ekstrak etil asetat diperoleh nilai LC50 = 13,49 µg/ml dan pada ekstrak metanol diperoleh nilai LC50= 2,19  µg/ml.   Kata kunci : Uji senyawa sitotoksisitas,  Mikania micrantha, HBK.
Pengaruh Proses Pengeringan Terhadap Kadar Total Fenolik Dan Flavonoid Ekstrak Metanol Kubis Ungu(BrassicaoleraceaeL) Armon Fernando; Azkia Wanudya Rahmadhani; Emma Susanti
Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah Eksakta Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Hasi Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah Eksakta - JPPIE
Publisher : LPPM Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jppie.v2i1.796

Abstract

Purplecabbage(BrassicaoleraceaeL.)isoneoftheagriculturalproductsinIndonesiawhoseexistenceisstartingtobequitewellknownbythepublic.Purple cabbage contains secondary metabolites that are thought to have antioxidant activity, the name is flavonoids and phenolics. This study aims toexamine the effect of the drying process of purple cabbage extract on total phenolic and flavonoid using 3 drying methods, wind drying, light bulb andoven.Thetestresultsshowedthatthemethanolextractofpurplecabbageonwinddryinghadthehighesttotalphenolicandflavonoidcontentobtainedin the methanol extract of the wind drying method, then the methanol extract of oven drying and drying using a light bulb. Of the 3 methods of dryingpurplecabbagemethanolextract,itdidnothavea significanteffect (p>0.05)on thetotalphenolicand flavonoidcontent.
Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Kulit Buah Ananas comosus (L) Merr. terhadap Trichophyton mentagrophytes dan Malassezia furfur Melzi Octaviani; Delvian Fikrani; Emma Susanti
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.762 KB) | DOI: 10.35617/jfionline.v12i2.35

Abstract

Kulit buah nanas merupakan bagian dari buah nanas (Ananas comosus (L) Merr.) yang biasanya tidak dimanfaatkan. Hasil skrining fitokimia dari ekstrak etanol kulit nanas menunjukkan adanya kandungan flavonoid, alkaloid, fenolik, steroid dan saponin yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antijamur ekstrak etanol kulit nanas terhadap jamur Trichophyton mentagrophytes dan Malassezia furfur. Penelitian dilakukan dengan metode difusi cakram dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol kulit nanas yaitu 25%; 12,5%; 6,25%; 3,125% dan 1,5625% b/v dan kontrol positif yang digunakan adalah nistatin dan kontrol negatif DMSO. Diameter zona hambat yang terbentuk pada uji aktivitas antijamur ekstrak etanol kulit nanas terhadap jamur Trichophyton mentagrophytes dan Malassezia furfur pada konsentrasi 25% adalah 22,73 mm dan 24,90 mm. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit nanas memiliki aktivitas antijamur terhadap jamur Trichophyton mentagrophytes dan Malassezia furfur.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAN FRAKSI DARI AKAR DAN BATANG TUMBUHAN SEKUNYIT (Fibraurea tinctoria Lour) Rahayu Utami; Dwi Winarsih; Armon Fernando; Haiyul Fadhli; Mustika Furi; Emma Susanti
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.712 KB) | DOI: 10.35617/jfionline.v12i2.50

Abstract

Sekunyit (Fibraurea tinctoria Lour) is plant species that has been using widely as traditional medicine such as a cure for diarrhea. This study was conducted to determine the antibacterial activity of extract and fractions of its root and stem against bacteria that cause diarrhea. The sample of root and stem were macerated with ethanol and then followed by ultrasonication process for 30 minutes. Fractionation process was performed by acid-base method using three different solvents which were n-hexane, chloroform and n-butanol. The extract and fractions were tested for its antibacterial activity using agar diffusion method at tested concentrations of 30; 15; 7.5; 3.75 and 1.88%. The result showed that the ethanol extract, n-hexane, chloroform A and chloroform B fractions of the root and stem provided antibacterial activity against all tested bacteria with weak to medium activity. Whereas the n-butanol fraction did not give any activity, either to Escherichia coli, Salmonella typhi, Staphylococcus aureus as well as Vibrio cholerae.
Analisis Kandungan Boraks Pada Gula Merah Yang Dijual Di Pasar Simpang Baru Panam Pekanbaru Susanti, Emma; ramadhan, alfitrah; Rahmah, musyirna; octaviani, melzi
SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional Vol. 3 No. 1 (2024): SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional
Publisher : LPPM Akademi Farmasi Imam Bonjol Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62018/sitawa.v3i1.73

Abstract

Gula merah merupakan salah satu bahan pangan yang dibuat dari olahan nira palma yaitu aren dan kelapa yang dibuat secara tradisional. Gula merah sering digunakan masyarakat indonesia sebagai bumbu masak serta pemanis makanan dan minuman karena memiliki aroma dan rasa yang khas. Pada proses pembuatan gula merah kini masih ditambahkan bahan tambahan pangan yang berbahaya sebagai pengawet dan pengeras. Belakangan ini marak isu mengenai penggunaan bahan tambahan kimia yang berbahaya dalam pembuatan gula merah, salah satunya adalah boraks. Boraks adalah salah satu senyawa yang dikenal masyarakat dengan asam borat yang dilarang penggunaanya sebagai bahan tambahan pangan, tetapi boraks masih ditambahkan sebagai pengawet pada gula merah yang bertujuan agar daya tahan lama dan sebagai pengeras pada gula merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi ada atau tidaknya kandungan boraks pada gula merah dengan metode uji nyala api dan uji kertas tumerik (kurkumin). Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian pada uji kualitatif sampel dengan metode nyala api dan kertas kurkumin menunjukan hasil tidak mengandung boraks yang ditandai dengan tidak terjadinya perubahan warna pada uji nyala api maupun uji kertas kurkumin.
Co-Authors ., Nofriyanti adli husin, Raja Afandi, Rifath Agistia, Nesa Al Fadhilah, Shafira Alfian ) alhamdania Balqis, Salsabila Amanda, Denisya Andarini Diharmi Andriani, Sindy Anita Lukman Annisa Annisa Arfan Zasliadi Armon Fernando Arsad, Larasati Aulia Wibowo, Selvi Azkia Wanudya Rahmadhani Azlin, Kiranti A’dilah, Nur BENNI ISKANDAR Delvian Fikrani Dwi Andreyas Dwi Winarsih Emrizal Enda Mora Fahri, Elifia Cahyani Fahriza, Mela Felycia Wardi Ferdy Firmansyah Fina Aryani, Fina Fitriani, R. Rizatita Fitriani, Rizda Furi, Mustika Ginta Rio Maranti Hafizah, Afrah Haiyul Fadhli Hanifa, Dhea Hexsha Rizki Amelia Husnawati Ihksani, Nurul Ihsan Ikhtiaruddin Ihsan Ikhtiarudin Kamalrullah ) Kirana, Fharisti Lilik Septiana Marli, Nofrita Masnun, Lidiatil Mayrade, Salma Yudhistira Melzi Octaviani Melzi Octaviani Mery Sukmiwati Mira Febriana Musyirna Rahma Nst Musyirna Rahmah Nst Neni Frimayanti Nofriyanti - Novianti, Yetri Nuraina, Nuraina Octavia, Richa Pratiwi, Erniza Rahayu Utami Rahayu Utami Rahayu Utami Utami Rahma Dona Rahma Dona, Rahma Rahman, Sumiati ramadhan, alfitrah Ramadhani, Ayu Indah Robiatun Rambe Roli Oktaviana Ronapadua Sahara Ruska, Shinta Liana Safitri, Ramanda Safli, Fazza Aulia Sahara, Ronapadua Septi Muharni Serlin Partika Sari Silalahi, Rizka Fitri Sisilawati, Kolista Siti Nurhaliza Sri Hardianti Sumiati Rahman Susi lestari - Syaputri, Rezy Tambunan, Beatrix Evalin Ulfa, Rodia Vasmawati, Della Wardi, Felycia Wira Noviana, Wira Noviana Wulan, Nimas Yueflen, Fadiyah Yuli Haryani Zahirah Ananda, Salsabila Zulfajri, Zulfajri Zulmai Rani