Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : eCo-Buss

The Influence of Co-branding, Fear of Missing Out (FoMO), and Brand Personality on Brand Preference and Purchase Intention Belinda Putri Widyaningrum; Helma Malini; Erna Listiana; Barkah Barkah; Ana Fitriana
eCo-Buss Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v7i3.1783

Abstract

Indonesia unresolved plastic waste problem has led to the emergence of more environmentally friendly products innovations, such as tumbler. One of the currently popular tumblers is Corkcicle, which is known for its quality and often collaborates with well-known brands. This study aims to understand how co-branding, FoMO, and brand personality jointly influence consumer purchase intention towards Corkcicle products. Brand preference is assumed to be a mediating variable, meaning that these three independent factors first influence brand preference, which then has an impact on consumers purchase intention. A quantitative methodology was employed, gathering data through questionnaires distributed to 220 qualified respondents. The analysis utilized Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) with SmartPLS v.4 software to evaluate the hypotheses based on the responses collected. Findings reveal that co-branding, FOMO, and brand personality have a significant effect on both brand preference and purchase intention for Corkcicle products, with co-branding exerting the most substantial influence.
Peran Financial Self-Efficacy dalam Hubungan antara Pendapatan, Literasi Keuangan, dan Perilaku Keuangan Mahasiswa di Indonesia Deviana Deviana; Helma Malini; Anggraini Syahputri
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan dan literasi keuangan pada perilaku keuangan pribadi mahasiswa di Indonesia, dengan financial self-efficacy sebagai variabel mediasi. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena meningkatnya penggunaan layanan pinjaman online (pinjol) di kalangan mahasiswa, yang mengindikasikan adanya tantangan dalam pengelolaan keuangan pribadi serta kurangnya pemahaman finansial yang memadai. Dalam era digital dan kemudahan akses terhadap produk keuangan, kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangan secara bijak menjadi semakin krusial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei online terhadap 206 mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan dan literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pribadi mahasiswa. Selain itu, financial self-efficacy terbukti secara signifikan memediasi hubungan antara kedua variabel independen tersebut dengan perilaku keuangan. Temuan ini menekankan pentingnya rasa percaya diri dalam pengambilan keputusan keuangan sebagai faktor kunci dalam menciptakan perilaku keuangan yang sehat. Implikasi dari penelitian ini mengarah pada perlunya pengembangan program literasi keuangan berbasis psikologis yang tidak hanya menekankan pada pengetahuan, tetapi juga pada aspek afektif, serta pentingnya regulasi dan kebijakan perlindungan konsumen fintech bagi generasi muda.