Articles
PENCEGAHAN COVID-19 PADA PEDAGANG PASAR KARYA WISATA KELURAHAN GEDUNG JOHOR
Girsang, Vierto Irennius;
Harianja, Ester Saripati;
Purba, Ivan Elisabeth
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggolongkan virus corona sebagai pandemi, penyakit menular yang menyebar dari satu orang ke orang lainnya di banyak negara pada waktu yang bersamaan. Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Pasar tradisional menjadi salah satu klaster penyebaran Covid-19 di sejumlah daerah dikarenakan banyaknya pedagang pasar tradisional yang terjangkit virus Covid-19. Pasar tradisional merupakan kategori tempat yang rentan menjadi lokasi penularan karena kondisi pasar sebagai fasilitas umum tempat terjadinya jual beli kebutuhan sehari-hari dan banyak orang beraktivitas di lokasi tersebut yang datang dari berbagai tempat yang menjadikan pasar seringkali penuh dan sesak dimana social dan physical distancing sulit diterapkan. Adapun tujuan dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat di pasar Karya Wisata Kelurahan Gedung Johor Untuk menambah pengetahuan para pedagang pasar tentang pentingnya menggunakan masker dan bagaimana menggunakan masker dengan benar serta mengaplikasikannya sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Pedagang pasar Karya wisata belum mendapatkan pengetahuan yang baik tentang pencegahan Covid-19. Kesimpulan Pedagang pasar Karya wisata cukup memahami bahaya penyakit Covid-19 setelah dilakukan sosialisasi oleh Tim Pengabdian masyarakat. Saran agar pedagang pasar agar selalu menggunakan masker saat berdagang di pasar. Dinas Kesehatan agar selalu melakukan pengawasan terhadap pedagang pasar dalam hal melakukan protokol kesehatan dan secara rutin melakukan desinfeksi pasar.
PENDIDIKAN KESEHATAN PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA IBU DI DESA PERCUT KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG
Girsang, Vierto Irennius;
Purba, Ivan Elisabeth;
Aritonang, Juneris
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pandemi Covid-19 telah menarik perhatian global sejak Desember tahun 2019 wabah pertama penyakit Covid-19. Berdasarkan bukti ilmiah Covid 19 dapat penularan dari manusia kemanusia lain melalui kontak erat dan droplet, tidak melalui udara. Rekomendasi standar pencegahan penyebaran infeksi adalah menggunakan masker, cuci tangan secara teratur dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu ceramah dan diskusi ringan. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan Juni 2021 di Desa Percut Sei Tuan. Ibu rumah tangga yang diundang kegiatan pengabdian masyarkat ini dibagikan masker kain. Posisi duduk peserta juga dengan membuat jarak satu sama lain. Bahan pendidikan kesehatan yang disampaikan kepada peserta ini adalah tentang penyebab penyakit Covid-19, gejala penyakit Covid-19 dan cara pencegahan penyakit Covid-19. Setiap peserta merasa sangat bermanfaat mengikuti kegiatan pengabdian masyarkat ini. Ibu-ibu rumah tangga yang hadir dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat antusias karena kegiatan ini dapat menambah pengetahuan mereka tentang penyakit Covid-19 dan pencegahannya.
PENDIDIKAN KESEHATAN PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR
Girsang, Vierto Irennius;
Purba, Ivan Elisabeth;
Harefa, Karnirius
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Non-Communicable Diseases (NCDs) are diseases that are not caused by an infectious process (not infectious) and cannot be transferred from one person to another. The risk factors for non-communicable diseases are influenced by the progress of the era of globalization which has changed the perspective of the world's population and gave birth to new habits that are not in accordance with a healthy lifestyle. The increase in the prevalence of non-communicable diseases is related to an unbalanced lifestyle and diet, including smoking, consumption of alcoholic beverages, physical activity, and less consumption of fruits and vegetables. The method applied in this community service activity is lectures and light discussions. The material will be presented in the form of power points by including several learning videos. The targets and objectives in this community service activity are the assisted citizens at the Class I Special Guidance Institute Medan. This community service activity was carried out in November 2021 at the Medan Class I Special Guidance Institute. The number of participants in this activity is 16 people. This community service activity lasted for 60 minutes by implementing health protocols. Each participant found it very useful to participate in this community service activity. Participants who attended this community service activity were very enthusiastic because this activity could increase their knowledge about non-communicable diseases and their prevention.
Peningkatan Pemahaman Remaja Tentang Penularan dan Pencegahan Penyakit Covid-19 Di SMA Negeri 1 Labuhan Deli
Girsang, Vierto Irennius;
Purba, Ivan Elisabeth;
Damanik, Elsarika
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desember tahun 2019, Corona Virus Desease 2019 atau di singkat Covid-19 di temukan dan beberapa bulan setelahnya di tetapkan oleh WHO menjadi pandemi global. Covid 19 dilaporkan pertama kali di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina dan kemudian menyebar 169 negera di dunia,. pada januari 2020 Patogen Covid-19 teridentifikasi adalah SARS-CoV-2. World Health Organitation (WHO) telah menetapkan sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia/ Public Health Emergency of International Concern (KKMMD/PHEIC). Pengabdian masayarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang penularan dan pencegahan penyakit covid-19. Kegiatan pengabdian masayarakat ini dilakukan pada bulan Maret 2022 di SMA Negeri 1 Labuhan Deli. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu ceramah dan diskusi ringan. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 25 orang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung selama 90 menit dengan menerapkan protokol kesehatan. Setiap peserta merasa sangat bermanfaat mengikuti kegiatan pengabdian masyarkat ini.
Edukasi Tentang Manfaat Dali Ni Horbo Dalam Penangulangan Stunting
Girsang, Vierto Irennius;
Damanik, Elsarika;
Tampubolon , Lindawati Farida;
Harianja, Ester Saripati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Anak mengalami kondisi gagal tumbuh pada usia ini diakibatkan kekurangan gizi kronis maka akan membuat anak mengalami stunting. Prevalensi stunting tahun 2021 sebesar 24,4% sedangkan pada tahun 2022 prevalensi stunting sebesar 21,6%. Intervensi spesifik stunting yang dapat dilakukan dengan pemberian makanan pendamping ASI yang kaya akan protein hewani. Sumber susu hewani salah satunya “dali ni horbo”. Dali ni horbo merupakan susu kerbau yang telah difermentasi dan merupakan makanan lokal. Permasalahan yang dipecahkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan tentang penangulangan dan pencegahan stunting. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah penyuluhan secara personal dan kelompok. Materi disajikan dalam bentuk leaflet. Kegiatan dilakukan pada bulan November 2022 di Desa Percut Sei Tuan. Peserta kegiatan adalah ibu yang mempunyai balita ini sebanyak 37 orang. Kegiatan pemberian informasi dilakukan saat posyandu di meja penyuluhan. Ibu menyampaikan belum pernah mendapat informasi tentang pemanfaatan dali ni horbo sebagai makanan tambahan anak. Ibu menyampaikan menyampaikan sangat senang telah dapat mengikuti kegiatan ini.
Pendidikan Kesehatan Pencegahan Penyakit Tuberkulosis (TB) Balita Pada Ibu-Ibu di Posyandu
Girsang, Vierto Irennius;
Saragih, Frida Liharris;
Siregar, Laura Mariati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tuberkulosis dapat menyerang siapa saja terutama usia produktif dan balita. Tuberkulosis dapat menyebabkan kematian apabila tidak diobati dan 50% dari pasien tuberkulosis akan meninggal setelah lima tahun. Ibu-ibu membawa balitanya ke posyandu secara rutin diharapkan mendapatkan juga peningkatan pengetahuan tentang pencegahan penyakit yang terjadi pada balita khususnya penyakit tuberkulosis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu Posyandu memberikan pendidikan kesehatan tentang penyakit tuberkulosis, gejala dan pencegahannya pada balita. Metode kegiatan ini adalah ceramah secara kelompok dan diskusi. Informasi tentang penyakit tuberkulosis, gejala dan pencegahannya pada balita disajikan dalam bentuk leaflet. Setelah memberikan informasi tentang tentang penyakit tuberkulosis, gejala dan pencegahannya pada balita maka selanjutnya ibu-ibu diajak berdikusi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakn di posyandu di wilayah kerja Puskesmas Bendahara. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan Juli tahun 2023. Sasaran kegiatan ini adalah ibu yang mengunjugi posyandu dan memiliki balita sebanyak 58 orang. Peserta kegiatan menyampaikan sangat senang telah mendapat informasi tentang penyakit tuberkulosis gejala dan pencegahannya pada balita. Pendidikan kesehatan tentang penyakit-penyakit yang dapat terjadi pada balita sebaiknya dilakukan lebih terencana dan rutin di Posyandu.
Penerapan Toilet Training Pada Anak Di Desa Serasah Kabupaten Singkil
Girsang, Vierto Irennius;
Siregar, Laura Mariati;
Hutajulu, Johansen
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelatihan toilet training adalah suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol Buang Air Besar dan buang air kecil. Toilet training merupakan proses pengajaran untuk mengontrol buang air besar dan buang air kecil secara benar dan teratur. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melatih ibu-ibu menerapkan toilet training pada anak di Desa Serasah Kecamatan Simpang Kanan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat penerapan toilet training pada anak di Desa Serasah Kabupaten Singkil dilakukan dengan metode simulasi dan ceramah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada Desember 2023. Sasaran kegiatan ini adalah ibu yang mempunyai anak yang berusia 18 sampai 48 bulan dan mengunjungi posyandu saat kegiatan dilaksanakan. Ibu yang ikut kegiatan ini sebanyak 20 orang. Kegiatan penerapan toilet training ini dilakukan sebelum kegiatan posyandu dilaksanakan. Ibu-ibu menyampaikan sebelumnya tidak pernah mendapat informasi tentang penerapan toilet training. Ibu-ibu menyampaikan menyampaikan sangat senang telah dapat mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini.
Penyuluhan Pencegahan Cacing Nematoda Usus Pada Anak SD Negeri 035937 Kabupaten Dairi
Girsang, Vierto Irennius;
Purba, Yunita;
Saragih, Frida Liharis;
Hutajulu , Johansen
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Nematoda usus adalah kelompok parasit yang dapat menyebabkan kecacingan. Penyakit kecacingan merupakan salah satu penyakit yang kurang mendapat perhatian tetapi masih banyak terjadi di masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cacing kelompok Soil Transmitted Helminth (STH) yaitu kelompok cacing yang siklus melalui tanah. Kegiatan pengabdian masyarakat penyuluhan pencegahan cacing Nematoda usus pada anak SDN 035937 kabupaten Dairi dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak SD tentang pencegahan cacing Nematoda usus di sekolah maupun di rumah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 01-03 Juli 2024. Metode yang diguanakan pada kegiatan ini adalah story telling dan diskusi. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan ana-anak sekolah tentang pencegahan cacing Nematoda usus sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Setelah dilakukan penyuluhan anak-anak lebih memahami tentang pencegahan cacing Nematoda usus. Disarankan untuk pihak sekolah agar selalu dilakukan pemantauan terhadap perilaku anak dalam menjaga hygiene dan sanitasi mereka.
Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Ibu Rumah Tangga Di Desa Tanjung Beringin I Kecamatan Sumbul Tahun 2024
Siregar, Laura Mariati;
Asima Sirait;
Yunita Purba;
Vierto Irennius Girsang;
Priska Mendrofa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat mencakup fisik, mental dan kesejahteraan sosial secara utuh pada segala hal yang berkaitan dengan sistem dan fungsi juga proses reproduksi. Dalam hal ini bukan hanya bebas dari penyakit namun juga seseorang dapat memiliki kehidupan seksual yang aman dan memuaskan. Kegiatan pengabdian masyarakat pendidikan kesehatan reproduksi diberikan pada ibu rumah tangga di Desa Tanjung Beringin I Kecamatan Sumbul. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2024. Metode yang diguanakan pada kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi. Pada bagian ceramah tim pengabdian masyarakat menggunakan batuan powerpoint untuk mempresentasikan tentang kesehatan reproduksi perempuan. Kegiatan pengabdian masyarakat dihadiri oleh ibu rumah tangga, perangkat desa, bidan desa dan kader posyandu. Jumlah seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 45 orang. Ibu rumah tangga yang merupakan peserta dalam kegiatan pengabdian sangat antusias menerima informasi tentang kesehatan reproduksi wanita. Disarankan kepada ibu rumah tangga agar lebih sering mengakses informasi tentang kesehatan reproduksi pada wanita. Saran kepada bidan desa mengupdate informasi kesehatan reprodusi wanita pada ibu rumah tangga pada setiap pelaksanaan posyandu.
PEMBERIAN BISKUIT BIT SEBAGAI PRODUK PANGAN ALTERNATIF PASIEN TUBERKULOSIS PARU ANEMIA
Amila, Amila;
Sembiring, Evarina;
Maimunah, Siti;
Syapitri, Henny;
Girsang, Vierto Irennius
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penderita Tuberculosis (Tb) paru sangat berisiko mengalami anemia oleh karena proses infeksi dan kebutuhan metabolismenya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah melakukan pemeriksaan haemoglobin dan memberikan makanan tambahan pada pasien Tb Paru yang anemia di Puskesmas Helvetia Medan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 30 hari dan diikuti oleh dosen sebanyak 5 orang, 2 orang petugas puskesmas dan 3 orang mahasiswa prodi ners. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam bentuk pemeriksaan hemoglobin pada pasien Tb paru dan pemberian biscuit bit pada pasien Tb Paru yang anemia. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan dari 75 orang pasien TB Paru, 60 orang mengalami anemia. Pemberian makanan tambahan berupa biscuit buah bit dapat meningkatkan haemoglobin pada pasien Tb paru yang anemia. Kesimpulan pemberian PMT Modifikasi berbasis kearifan lokal dapat menjadi alternatif program pencegahan anemia. Diharapkan kepada keluarga agar terus memperhatikan dan memberikan asupan makanan bergizi tinggi kepada pasien Tb paru yang anemia dengan memanfaatkan sumberdaya lokal.