Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA ANAK USIA 12-59BULAN DIWILAYAH KERJA PUSKESMASPADANG RUBEK KABUPATEN NAGAN RAYA TAHUN 2021 Junaidi, Junaidi; kahar, Irawaty A.; Rohana, Taruli; Priajaya, Sony; Vierto, Vierto
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1800

Abstract

Pneumonia adalah infeksi akut yang menyerang jaringan paru-paru (alveoli) yang disebabkan oleh bakteri, virus, maupun jamur. Wilayah Kerja Puskesmas Padang Rubek memiliki kasus tertinggi pneumonia pada pasien 12-59 bulan di tahun 2020 berjumlah 165 pasien. Puskesmas Padang Rubek memiliki balita 381 jiwa, kasus pneumonia pada pasien usia 12-59 bulan berjumlah 84 bayi (laki-laki), dan 81 bayi (perempuan), diparagraf sebelumnya sudah dijelaskan gejala penyakit dari pneumonia ini berupa pernafasan yang cepat dan sesak pada balita yang dikarenakan serangan peradangan paru terjadi secara mendadak pada anak-anak di bawah umur lima tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada anak usia 12-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Rubek Kabupaten Nagan Raya Tahun 2021. Desain penelitian menggunakan korelasi analitik dengan rancangan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pada pasien pneumonia anak usia 12-59 bulan diwilayah kerja Puskesmas Padang Rubek Kabupaten Nagan Raya Tahun 2020 yang berjumlah 165 pasien. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 117 pasien yang dihitung menggunakan rumus slovin, Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Pengolahan data dengan editing, coding dan tabulating. Analisa data menggunakan Analisa univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian disimpulkan bahwa nilai p value<0,05 ada hubungan ASI Ekslusif, kebiasaan merokok, BBLR, Pendidikan ibu, pengetahuan, sikap, dan tindakan dengan kejadian pneumonia dan faktor paling dominan adalah sikap. Saran agar meningkatkan usaha promotif kesehatan yang rutin dan berkesinambungan, agar ibu lebih memahami tentang bagaimana cara agar anak tidak terkena penyakit pneumonia.Untuk Padang Rubek Kabupaten Nagan Raya, agar menggalakkan seluruh Bidan Desa untuk memberikan penyuluhan kepada ibu yang memiliki bayi usia 12-59 bulan tentang bagaimana pencegahan pneumonia agar ibu memiliki sikap yang baik sehingga anak tidak mengalami pneumonia.Kata Kunci :ASI Ekslusif, Kebiasaan Merokok, BBLR, Pendidikan Ibu, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Kejadian Pneumonia
PENCEGAHAN COVID-19 PADA PEDAGANG PASAR KARYA WISATA KELURAHAN GEDUNG JOHOR Girsang, Vierto Irennius; Harianja, Ester Saripati; Purba, Ivan Elisabeth
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggolongkan virus corona sebagai pandemi, penyakit menular yang menyebar dari satu orang ke orang lainnya di banyak negara pada waktu yang bersamaan. Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Pasar tradisional menjadi salah satu klaster penyebaran Covid-19 di sejumlah daerah dikarenakan banyaknya pedagang pasar tradisional yang terjangkit virus Covid-19. Pasar tradisional merupakan kategori tempat yang rentan menjadi lokasi penularan karena kondisi pasar sebagai fasilitas umum tempat terjadinya jual beli kebutuhan sehari-hari dan banyak orang beraktivitas di lokasi tersebut yang datang dari berbagai tempat yang menjadikan pasar seringkali penuh dan sesak dimana social dan physical distancing sulit diterapkan. Adapun tujuan dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat di pasar Karya Wisata Kelurahan Gedung Johor Untuk menambah pengetahuan para pedagang pasar tentang pentingnya menggunakan masker dan bagaimana menggunakan masker dengan benar serta mengaplikasikannya sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Pedagang pasar Karya wisata belum mendapatkan pengetahuan yang baik tentang pencegahan Covid-19. Kesimpulan Pedagang pasar Karya wisata cukup memahami bahaya penyakit Covid-19 setelah dilakukan sosialisasi oleh Tim Pengabdian masyarakat. Saran agar pedagang pasar agar selalu menggunakan masker saat berdagang di pasar. Dinas Kesehatan agar selalu melakukan pengawasan terhadap pedagang pasar dalam hal melakukan protokol kesehatan dan secara rutin melakukan desinfeksi pasar.
PENDIDIKAN KESEHATAN PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA IBU DI DESA PERCUT KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG Girsang, Vierto Irennius; Purba, Ivan Elisabeth; Aritonang, Juneris
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 telah menarik perhatian global sejak Desember tahun 2019 wabah pertama penyakit Covid-19. Berdasarkan bukti ilmiah Covid 19 dapat penularan dari manusia kemanusia lain melalui kontak erat dan droplet, tidak melalui udara. Rekomendasi standar pencegahan penyebaran infeksi adalah menggunakan masker, cuci tangan secara teratur dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu ceramah dan diskusi ringan. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan Juni 2021 di Desa Percut Sei Tuan. Ibu rumah tangga yang diundang kegiatan pengabdian masyarkat ini dibagikan masker kain. Posisi duduk peserta juga dengan membuat jarak satu sama lain. Bahan pendidikan kesehatan yang disampaikan kepada peserta ini adalah tentang penyebab penyakit Covid-19, gejala penyakit Covid-19 dan cara pencegahan penyakit Covid-19. Setiap peserta merasa sangat bermanfaat mengikuti kegiatan pengabdian masyarkat ini. Ibu-ibu rumah tangga yang hadir dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat antusias karena kegiatan ini dapat menambah pengetahuan mereka tentang penyakit Covid-19 dan pencegahannya.
PENDIDIKAN KESEHATAN PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR Girsang, Vierto Irennius; Purba, Ivan Elisabeth; Harefa, Karnirius
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non-Communicable Diseases (NCDs) are diseases that are not caused by an infectious process (not infectious) and cannot be transferred from one person to another. The risk factors for non-communicable diseases are influenced by the progress of the era of globalization which has changed the perspective of the world's population and gave birth to new habits that are not in accordance with a healthy lifestyle. The increase in the prevalence of non-communicable diseases is related to an unbalanced lifestyle and diet, including smoking, consumption of alcoholic beverages, physical activity, and less consumption of fruits and vegetables. The method applied in this community service activity is lectures and light discussions. The material will be presented in the form of power points by including several learning videos. The targets and objectives in this community service activity are the assisted citizens at the Class I Special Guidance Institute Medan. This community service activity was carried out in November 2021 at the Medan Class I Special Guidance Institute. The number of participants in this activity is 16 people. This community service activity lasted for 60 minutes by implementing health protocols. Each participant found it very useful to participate in this community service activity. Participants who attended this community service activity were very enthusiastic because this activity could increase their knowledge about non-communicable diseases and their prevention.
Peningkatan Pemahaman Remaja Tentang Penularan dan Pencegahan Penyakit Covid-19 Di SMA Negeri 1 Labuhan Deli Girsang, Vierto Irennius; Purba, Ivan Elisabeth; Damanik, Elsarika
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desember tahun 2019, Corona Virus Desease 2019 atau di singkat Covid-19 di temukan dan beberapa bulan setelahnya di tetapkan oleh WHO menjadi pandemi global. Covid 19 dilaporkan pertama kali di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina dan kemudian menyebar 169 negera di dunia,. pada januari 2020 Patogen Covid-19 teridentifikasi adalah SARS-CoV-2. World Health Organitation (WHO) telah menetapkan sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia/ Public Health Emergency of International Concern (KKMMD/PHEIC). Pengabdian masayarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang penularan dan pencegahan penyakit covid-19. Kegiatan pengabdian masayarakat ini dilakukan pada bulan Maret 2022 di SMA Negeri 1 Labuhan Deli. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu ceramah dan diskusi ringan. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 25 orang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung selama 90 menit dengan menerapkan protokol kesehatan. Setiap peserta merasa sangat bermanfaat mengikuti kegiatan pengabdian masyarkat ini.
Edukasi Tentang Manfaat Dali Ni Horbo Dalam Penangulangan Stunting Girsang, Vierto Irennius; Damanik, Elsarika; Tampubolon , Lindawati Farida; Harianja, Ester Saripati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak mengalami kondisi gagal tumbuh pada usia ini diakibatkan kekurangan gizi kronis maka akan membuat anak mengalami stunting. Prevalensi stunting tahun 2021 sebesar 24,4% sedangkan pada tahun 2022 prevalensi stunting sebesar 21,6%. Intervensi spesifik stunting yang dapat dilakukan dengan pemberian makanan pendamping ASI yang kaya akan protein hewani. Sumber susu hewani salah satunya “dali ni horbo”. Dali ni horbo merupakan susu kerbau yang telah difermentasi dan merupakan makanan lokal. Permasalahan yang dipecahkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan tentang penangulangan dan pencegahan stunting. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah penyuluhan secara personal dan kelompok. Materi disajikan dalam bentuk leaflet. Kegiatan dilakukan pada bulan November 2022 di Desa Percut Sei Tuan. Peserta kegiatan  adalah ibu yang mempunyai balita ini sebanyak 37 orang. Kegiatan pemberian informasi dilakukan saat posyandu di meja penyuluhan. Ibu menyampaikan belum pernah mendapat informasi tentang pemanfaatan dali ni horbo sebagai makanan tambahan anak. Ibu menyampaikan menyampaikan sangat senang telah dapat mengikuti kegiatan ini.
Pendidikan Kesehatan Pencegahan Penyakit Tuberkulosis (TB) Balita Pada Ibu-Ibu di Posyandu Girsang, Vierto Irennius; Saragih, Frida Liharris; Siregar, Laura Mariati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis dapat menyerang siapa saja terutama usia produktif dan balita. Tuberkulosis dapat menyebabkan kematian apabila tidak diobati dan 50% dari pasien tuberkulosis akan meninggal setelah lima tahun. Ibu-ibu membawa balitanya ke posyandu secara rutin diharapkan mendapatkan juga peningkatan pengetahuan tentang pencegahan penyakit yang terjadi pada balita khususnya penyakit tuberkulosis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu Posyandu memberikan pendidikan kesehatan tentang penyakit tuberkulosis, gejala dan pencegahannya pada balita. Metode kegiatan ini adalah ceramah secara kelompok dan diskusi. Informasi tentang penyakit tuberkulosis, gejala dan pencegahannya pada balita disajikan dalam bentuk leaflet. Setelah memberikan informasi tentang tentang penyakit tuberkulosis, gejala dan pencegahannya pada balita maka selanjutnya ibu-ibu diajak berdikusi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakn di posyandu di wilayah kerja Puskesmas Bendahara. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan Juli tahun 2023. Sasaran kegiatan ini adalah ibu yang mengunjugi posyandu dan memiliki balita sebanyak 58 orang. Peserta kegiatan menyampaikan sangat senang telah mendapat informasi tentang penyakit tuberkulosis gejala dan pencegahannya pada balita. Pendidikan kesehatan tentang penyakit-penyakit yang dapat terjadi pada balita sebaiknya dilakukan lebih terencana dan rutin di Posyandu.
Penerapan Toilet Training Pada Anak Di Desa Serasah Kabupaten Singkil Girsang, Vierto Irennius; Siregar, Laura Mariati; Hutajulu, Johansen
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan toilet training adalah suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol Buang Air Besar dan buang air kecil. Toilet training  merupakan proses pengajaran untuk mengontrol buang air besar dan buang air kecil secara benar dan teratur.  Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melatih ibu-ibu  menerapkan toilet training pada anak di Desa Serasah Kecamatan Simpang Kanan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat penerapan toilet training pada anak di Desa Serasah Kabupaten Singkil dilakukan dengan metode simulasi dan ceramah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada Desember 2023. Sasaran kegiatan ini adalah ibu yang mempunyai anak yang berusia 18 sampai 48 bulan dan mengunjungi posyandu saat kegiatan dilaksanakan. Ibu yang ikut kegiatan ini sebanyak 20 orang. Kegiatan penerapan toilet training ini dilakukan sebelum kegiatan posyandu dilaksanakan. Ibu-ibu menyampaikan sebelumnya tidak pernah mendapat informasi tentang penerapan toilet training. Ibu-ibu menyampaikan menyampaikan sangat senang telah dapat mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini.
Penyuluhan Pencegahan Cacing Nematoda Usus Pada Anak SD Negeri 035937 Kabupaten Dairi Girsang, Vierto Irennius; Purba, Yunita; Saragih, Frida Liharis; Hutajulu , Johansen
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nematoda usus adalah kelompok parasit yang dapat menyebabkan kecacingan. Penyakit kecacingan merupakan salah satu penyakit yang kurang mendapat perhatian tetapi masih banyak terjadi di masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cacing kelompok Soil Transmitted Helminth (STH) yaitu kelompok cacing yang siklus melalui tanah. Kegiatan pengabdian masyarakat penyuluhan pencegahan cacing Nematoda usus pada anak SDN 035937 kabupaten Dairi dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak SD tentang pencegahan cacing Nematoda usus di sekolah maupun di rumah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 01-03 Juli 2024. Metode yang diguanakan pada kegiatan ini adalah story telling dan diskusi. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan ana-anak sekolah tentang pencegahan cacing Nematoda usus sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Setelah dilakukan penyuluhan anak-anak lebih memahami tentang pencegahan cacing Nematoda usus. Disarankan untuk pihak sekolah agar selalu dilakukan pemantauan terhadap perilaku anak dalam menjaga hygiene dan sanitasi mereka.
STANDARISASI MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Girsang, Vierto Irennius; Maharani, Maharani; Sinaga, Janno; Purba, Ivan Elisabeth
Jurnal Farmanesia Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Farmanesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jf.v9i1.3432

Abstract

Medicine management is a cycle in providing medicines which has four stages: selection, planning and procurement, distribution, and use. The objective of the research was to find out the standardization of medicinal managementin the IFRS of RSUD H. Sahudin, Kutacane, Aceh Tenggara regency. Quantitative and qualitative data were gathered from observation on documents and inteviews with IFRS personal. All stages of medicine management in the IFRS were measured by using an indicator of Depkes and WHO and compared with the result of the research. The results of the study showed that the drug management system according to the standard drug selection stage was in accordance with the standards set by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia (2008). The planning stage has not met the standards set by WHO. The procurement stage has not met the standards set by the Indonesian Ministry of Health (2008). The distribution stage has not met the standards set by WHO (1993). The use stage has not met the standards set by WHO (1993). In order to increase the knowledge of officers about the calculation of drug management standards in hospitals.
Co-Authors Afriani, Dewi Amila Amila Amila Amila, Amila Analia Kunang Aritonang, Erlan Aritonang, Juneris Badawi, Ahmad Badawi Bancin, Lenny Lestryani Br Barus , Apriani Novaria Budke, Christine M. Damanik, Elsarika Daniel Ginting Daniel Ginting DONAL NABABAN Elisabeth Purba, Ivan Elmina Tampubolon Elsarika Damanik Evarina Sembiring Frida Lina Tarigan, Frida Lina Friska Vaulina Manik Gulo, Ifin Niat Hati Halawa, Turia Berkat Iman Hana Ike Dameria Purba Harefa, Festin Eunike Harianja, Ester Saripati Henny Syapitri Hidayat, Wisnu Hutajulu , Johansen Hutajulu, Johansen Ivan Elisabeth Purba Jon Kenedy Marpaung Junaidi Junaidi kahar, Irawaty A. Karnirius Harefa Ketaren, Sinar Otneil Laura Mariati Siregar Laura Mariati Siregar Lestari, Mita Linawati Novikasari Lukman Lukman Lumbangaol, Theresia Veronika Maharani Maharani, Maharani Mendrofa, Priska Helni Swandy Mercy Grace Simbolon Mulyana Munthe, Rismawati Munthe, Seri Asnawati Nababan, Donal Napis Alfikri Nenis Gusnawati Laia Novita, Putri Tia Ovra Ovra Pangaribuan, Rapael Septian Perangin-angin, Zepanya Imanuel Priajaya, Sony Priska Mendrofa Purba, Sri Dearmaita Purba, Yunita Rismawati Munthe Rivani, Vita Diah Rohana, Taruli Rosdiana, Eva Rosmeri Saragih Saragih, Frida Liharis Saragih, Frida Liharris Sembiring, Ario Agantha Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Simanjuntak, Yunida Turisna Sinaga, Janno Sinaga, Stefya Natasya Sari Sindy Nafsya Aprilia Sinulingga, Elyzabeth Arihta Sirait, Asima Siregar, Laura Mariati Siti Maimunah Siti Maimunah Sitorus, Friyanka H.D. Syapitri, Henny Sylvia Maryance Siadari Tampubolon, Lindawati Farida Tasiah, Tasiah Teguh Pribadi Telaumbanua, Vivil Anindar Tiara Rajagukguk Toni Wandra Tumangger, Derianto Lasniate Ulfa Syahriani Malay Widyastuti, Desy Windha Khaila Shabrina WISNU HIDAYAT Yolanda D.B Manullang Yovsyah Yovsyah Yunita Purba Ziliwu, Meriberlina