Claim Missing Document
Check
Articles

Community and School-Based Surveys of Soil-Transmitted Helminth Infections on Samosir Island, Indonesia Purba, Ivan Elisabeth; Girsang, Vierto Irennius; Amila, Amila; Harianja, Ester Saripati; Purba, Yunita; Wandra, Toni; Budke, Christine M.
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 21 No 3 (2023): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol21.Iss3.1362

Abstract

Soil-transmitted helminth (STH) infections are common in tropical and sub-tropical regions where they can have substantial local public health impacts. This study aimed to evaluate the prevalence of STH infection in the community and children aged 6 to 11 years attending government-run schools in the Simanindo sub-district of Samosir Island. In total, 314 individuals in the community and 187 children aged 6 to 11 years attending government schools were invited to provide a fecal sample. All fecal samples were examined microscopically using the Kato-Katz technique. The prevalence of STH infection in the community was 46.8% (147/314). Infections were caused by Ascaris lumbricoides (n=52), followed by Trichuris trichiura (n=48), and hookworms (n=26). The prevalence of STH infection in school-age children was 4.8% in 2023. All infections in this cohort were due to T. trichiura. Even though the MDA program effectively controls A. lumbricoides and hookworm infections in school children, the problem of controlling T. trichiura infection remains. Therefore, selective treatment after fecal sample examination is needed to prevent T. trichiura infection and the potential for infection-associated anemia. Health education focusing on personal hygiene and environmental sanitation is still important for preventing STH infections. The suggestion is a new community-based survey with random sampling is necessary to ensure the present prevalence of STH in the community.
PEMBERIAN BISKUIT BIT SEBAGAI PRODUK PANGAN ALTERNATIF PASIEN TUBERKULOSIS PARU ANEMIA Amila, Amila; Sembiring, Evarina; Maimunah, Siti; Syapitri, Henny; Girsang, Vierto Irennius
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita Tuberculosis (Tb) paru sangat berisiko mengalami anemia oleh karena proses infeksi dan kebutuhan metabolismenya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah melakukan pemeriksaan haemoglobin dan memberikan makanan tambahan pada pasien Tb Paru yang anemia di Puskesmas Helvetia Medan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 30 hari dan diikuti oleh dosen sebanyak 5 orang, 2 orang petugas puskesmas dan 3 orang mahasiswa prodi ners. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam bentuk pemeriksaan hemoglobin pada pasien Tb paru dan pemberian biscuit bit pada pasien Tb Paru yang anemia. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan dari 75 orang pasien TB Paru, 60 orang mengalami anemia. Pemberian makanan tambahan berupa biscuit buah bit dapat meningkatkan haemoglobin pada pasien Tb paru yang anemia. Kesimpulan pemberian PMT Modifikasi berbasis kearifan lokal dapat menjadi alternatif program pencegahan anemia. Diharapkan kepada keluarga agar terus memperhatikan dan memberikan asupan makanan bergizi tinggi kepada pasien Tb paru yang anemia dengan memanfaatkan sumberdaya lokal.
PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG ASI EKSKLUSIF SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN Girsang, Vierto Irennius; Tasiah, Tasiah; Purba, Ivan Elisabeth
Jurnal Reproductive Health Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v7i1.3017

Abstract

Basic health research (Riskesdas) in the year 2013 found 30.2% 0-6 month baby gets BREAST MILK alone in the last 24 hours. The numbers are still relatively low, whereas BREAST MILK and breastfeeding is very beneficial for the mother and her baby. The constraints of the mother in breast-feeding there are 2 factors i.e. internal factors and external factors. Internal factors namely the mother's lack of knowledge about lactation management and external factors i.e. BREAST MILK has not come out on the first day so that mothers think need to add milk formula. The mother did not know the benefits of BREAST MILK for mothers and babies and not knowing that it is the Exclusive breast feeding BREAST MILK only up to the age of 6 months baby. For it is done the research that aims to analyse the comparison of the knowledge and attitudes of mothers before and after illumination of diDesa Siatas Exclusive BREAST MILK and fold in Kajang. This research is a research quasi experimental design study one group pretest-posttest. This research population is mothers who have babies age 6 months at the time of data retrieval is performed in the village and the village of Kajang Siatas Folding with the amount of 45 people and is entirely made of samples and data were analyzed with paired t-test test. The results of the research there is a difference in the average Maternal Knowledge before and after the Extension Of Exclusive breast milk (0-6) in the village of Folding And Siatas Kajang with p value = 0.001 (p < 0.05), and there is a difference Score the attitude of mothers before and after Extension About Exclusive breast milk (0-6) in the village of Folding And Siatas Kajang with p value = 0.001 (p < 0.05). Expected for the respondents to increase knowledge about BREAST MILK by following the guidance in the ASI counseling posyandu and lactation classes.
DETERMINAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMASSAWO NIAS UTARA Girsang, Vierto Irennius; Telaumbanua, Vivil Anindar; Harianja, Ester Saripati; Purba, Ivan Elisabeth
Jurnal Reproductive Health Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v7i2.3747

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determianan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Sawo Kabupaten Nias Utara pada Tahun 2020. Jenis Penelitian adalah penelitian observasional, dengan rancangan studi case  control. Sampel dalam penelitian ini dibagi atas dua kelompok yaitu kelompok kasus dan kontrol masing- masing jumlah sampel 90. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh ada hubungan keadaan lingkungan (p-value=0,006) OR 2,49 (95% CI: 1,29-4,82), status ekonomi (p-value=0,001) OR 4,58 (95% CI:2,14-9,77) dan status bekerja ibu (p-value=0,013) OR 3,96 (95% CI:1,25-12,55) dengan kejadian stunting. Tidak ada hubungan pola asuh (p-value=0,118) OR 6,36 (95% CI: 0,75-53,92), pengetahuan ibu (p-value=0,211) OR 5,24 (95% CI: 0,59-45,74), jarak kelahiran (p-value=0,241) OR 1,48 (95% CI: 0,77-2,88) dan pemakaian alat kontrasepsi (p-value=0,052) OR 0,58 (95% CI: 0,31-1,01) dengan kejadian stunting. Determinan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Sawo Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara Tahun 2020 berdasarkan hasil uji statistik adalah keadaan lingkungan yang tidak baik, status ekonomi dengan pendapatan kepala keluarga dibawah UMR dan ibu yang bekerja. Disarankan kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan lingkungan dan ibu yang bekerja agar selalu memberikan waktu untuk memberi perhatian terhadap kondisi gizi anaknya.
TELUR CACING NEMATODA USUS PADA TINJA ANAK USIA 7-9 TAHUN DI SD NEGERI 035937 KABUPATEN DAIRI Girsang, Vierto Irennius; Purba, Yunita; Harefa, Festin Eunike; Hutajulu , Johansen; Saragih, Frida Liharis
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i2.5322

Abstract

Infeksi kecacingan masih terdapat terutama pada anak-anak sekolah. Nematoda usus adalah salah satu parasit yang sering ditemukan yang dapat menginfeksi kecacingan. Infeksi ini dipengaruhi oleh personal hygine. Salah satu penularan melalui tanah yang disebut dengan Soil Transmitted Helminthis (STH), karena proses embrionisasi sebelum terinfeksi harus melalui tanah. Dampak dari infeksi kecacingan terutama pada anak-anak mengakibatkan Kurangnya Energi Protein (KEP), sehingga kemampuan melakukan aktivitas menurun. Telah dilakukan penelitian pada tinja anak usia 7-9 tahun di SD Negeri 035937 Tanjung Beringin. Metode pemeriksan Direct smear dengan menggunakan Nacl fisiologis 0,9%. Penelitian bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kimia-Biologi Universitas Sari Mutiara Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40 bahan yang diperiksa terdapat 2 orang anak yang terinfeksi Nematoda usus pada kode sampel C11 (Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura) dan C12 (Ascaris lumbricoides) dan 38 sampel tinja lainnya negative dari 40 anak usia 7-9 tahun. Pencegahan dan penanggulangan infeksi ini adalah, menjaga kebersihan diri dan agar supaya menjaga menjaga personal hygiene, dan selalu defekasi pada tempat yang tertentu dan mencuci tangan sebelum makan, tidak kontak langsung dengan tanah, serta melakukan pengobatan pada penderita.  
Determinan Jentik Nayamuk DBD Di Kelurahan Dwikora Girsang, Vierto Irennius; Tumangger, Derianto Lasniate; Tarigan, Frida Lina; Harianja, Ester Saripati
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat. Kelurahan Helvetia Medan merupakan salah satu kelurahan yang endemis penyakit DBD. Kasus DBD yang tinggi mengindikasikan keberadaan jentik Aedes aegypti. Keberadaan jentik vektor DBD Aedes aegypti sangat tergantung dari keberadaan tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti serta perilaku masyarakat pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku pemberantasan sarang nyamuk (PSN), tempat perindukan buatan, dan sampah padat dengan keberadaan jentik Aedes aegypti di Lingkungan VIII Kelurahan Dwikora tahun 2017. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan menggunakan uji Fisher’s Exact. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 470 kepala keluarga. Sampel diambil sebanyak 79 Kepala Keluarga. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data primer berupa observasi dan wawancara. Penelitian dilaksanakan Februari- Juli 2017.Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa terdapat variabel yang berhubungan dengan keberadaan jentik Aedes aegypti yaitu menguras tempat penampungan air (p= 0,000), menutup tempat penampungan air (p= 0,029), dan tempat perindukan buatan bak mandi (p= 0,003). Serta beberapa variabel yang tidak berhubungan yaitu mengubur barang bekas dan sampah padat (p= >0,05). Berdasarkan hasil tersebut masyarakat disarankan untuk mengurangi tempat perindukan nyamuk, menguras tempat penampungan air (TPA) secara rutin, serta segera menutup TPA setelah digunakan. Pihak Puskesmas pun diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dengan masyarakat dan kader dalam pengecekan jentik nyamuk secara rutin sehingga dapat memberantas vektor penyakit DBD.
IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO KERJA PADA PENARIK BECAK MESIN DENGAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) Girsang, Vierto Irennius; Badawi, Ahmad Badawi; Ketaren, Sinar Otneil; Harianja, Ester Saripati
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi potensi bahaya dan penilaian risiko merupakan bagian dari program keselamatan dan kesehatan kerja dalam tahapan manajemen risiko, yang dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana penerapan identifikasi bahaya dan penilaian risiko pada penarik becak mesin kota Medan. Berdasarkan masalah dan analisa data, penelitian ini mengunakakan penelitian Kualitatif. Lokasi dan waktu penelitian ini adalah dikota Medan pada penarik becak Mesin dilakukan pada bulan juli 2017. Objek penelitian adalah seluruh penarik becak mesin kota Medan yang mengunakan becak asli/homogen dengan metode penentuan sampel dengan menggunakan teknik snowball sampling maka di dapat 7 informan. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer yaitu data yang berasal dari hasil observasi lapangan dan metode wawancara. Penilaian risiko yang dilakukan oleh peneliti pada penarik becak mesin kota Medan mengunakan kriteria pekerjaan menarik becak dan membawa barang. Pelaksanaan identifikasi bahaya dan penilaian risiko dilakukan oleh peneliti di lapangan dengan bantuan tabel identifikasi bahaya dan tabel penilaian risiko menghasilkan 8 jenis potensi bahaya dan 8 jenis risiko dengan tingkat risiko rendah sebanyak 1 jenis risiko, tingkat risiko sedang sebanyak 4 jenis risiko, tingkat risiko tinggi sebanyak 2 jenis risiko dan tingkat risiko sangat tinggi sebanyak 1 jenis risiko. Sebaiknya pada penarik becak mesin agar memperhatikan kelengkapan alat pelindung diri yang lengkap, baik dan benar, cara kerja yang ergonomi, dan cara kerja yang baikagar bahaya dan risiko dapat di hindari.
KARAKTERISTIK PASIEN PENDERITA KANKER SERVIKS DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT PROVINSI SUMATERA UTARA Girsang, Vierto Irennius; Afriani, Dewi; Saragih, Frida Liharris; Octavia, Yunida Turisna
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker yang banyak menyerang perempuan. saat ini kanker serviks menduduki urutan kedua dari penyakit kanker yang menyerang perempuan di dunia dan urutan pertama untuk wanita di negara yang sedang berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien penderita kanker serviks yang dirawat inap di rumah sakit umum pusat provinsi Sumatera Utara. Jenis penelitian adalah penelitian deskrifif dengan desain case series. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh data rekam medik pasien yang berjumlah 301 pasien penderita kanker serviks. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh data rekam medik pasien kanker serviks. Analisa data dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian diperoleh bahwa proporsi pasien penderita kanker serviks berdasarkan sosiodemografi yang dirawat di RSUP H Adam Malik tertinggi pada umur >41 tahun (81,1%), pendidikan SD (29,6%), dan pekerjaan Ibu Rumah Tangga (39,9%), paritas tertinggi Grandemultipara (47,2%), stadium klinik IV (39,2%), penatalaksanaan medis Kemoterapi (41,2%), keadaan sewaktu pulang pulang berobat jalan (48,2%). Ada perbedaan proporsi yang bermakna antara umur (p=0,000), pendidikan (p=0,001), penatalaksanaan medis (p=0,000), lama rawatan rata-rata (p=0,000),keadaan sewaktu pulang (p=0,000) penderita kanker serviks berdasarkan stadium klinik. Ada perbedaan penatalaksanaan medis bedasarkan keadan sewaktu pulang (p=0,000). Tidak ada perbedaan proporsi pekerjaan (p=0,205), paritas (p=0,012) penderita kanker serviks berdasarkan stadium klinik. Lama rawatan rata-rata penderita kanker serviks adalah 2,64 bulan dengan SD (Standar Deviasi) 1,048 bulan dimana lama rawatan minimum 1 bulan dan lama rawatan maksimum 4 bulan. Berdasarkan hasil penelitian di saran agar lebih meningkatkan upaya deteksi dini kanker serviks melalui tes pap’s/IVA.
GAMBARAN CO DAN NO2 TERHADAP GANGGUAN PERNAPASAN PADA PEDAGANG KAKI LIMA PASAR SAMBU KOTA MEDAN Girsang, Vierto Irennius; Lumbangaol, Theresia Veronika; Purba, Sri Dearmaita; Harianja, Ester Saripati
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Spasial Sebaran Kasus Tuberkulosis (Tb) Paru Bta+ Di Kota Medan Girsang, Vierto Irennius; Halawa, Turia Berkat Iman; Saragih, Frida Liharris; Purba, Ivan Elisabeth
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menjadi penyakit infeksi. Daya penularan dari seorang penderita TB paru ditentukan oleh banyaknya bakteri tuberkulosis yang terdapat dalam paru penderita, penyebaran bakteri tuberkulosis di udara dan penyebaran bakteri tuberkulosis bersama dahak berupa droplet dan berada disekitar penderita TB paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran kejadian TB paru pada masyarakat berdasarkan kepadatan penduduk, cakupan rumah ber-PHBS dan cakupan rumah sehat di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Medan.Desain studi yang digunakan adalah desain studi ekologi berdasarkan tempat dengan menggunakan unit analisis agregat penelitian menggunakan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah spatial. Hasil penelitian sebaran kasus tuberkulosis (TB) paru BTA+ di Kota Medan tahun 2017 dapat simpulkan terdapat 5 wilayah dengan kasus TB paru BTA+ tinggi berada di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi. Pada penelitian ini juga diketahui tidak terdapat wilayah dengan kasus TB paru BTA+ tinggi berada di daerah dengan cakupan rumah ber-PHBS rendah dan terdapat 3 wilayah dengan kasus TB paru BTA+ tinggi berada di daerah dengan cakupan rumah sehat rendah. Terdapat 9 kecamatan di Kota Medan dengan kasus TB paru BTA+ tinggi dan terdapat 12 kecamatan di Kota Medan dengan kasus TB Paru BTA+ rendah.
Co-Authors Afriani, Dewi Amila Amila Amila Amila, Amila Analia Kunang Aritonang, Erlan Aritonang, Juneris Badawi, Ahmad Badawi Bancin, Lenny Lestryani Br Barus , Apriani Novaria Budke, Christine M. Damanik, Elsarika Daniel Ginting Daniel Ginting DONAL NABABAN Elisabeth Purba, Ivan Elmina Tampubolon Elsarika Damanik Evarina Sembiring Frida Lina Tarigan, Frida Lina Friska Vaulina Manik Gulo, Ifin Niat Hati Halawa, Turia Berkat Iman Hana Ike Dameria Purba Harefa, Festin Eunike Harianja, Ester Saripati Henny Syapitri Hidayat, Wisnu Hutajulu , Johansen Hutajulu, Johansen Ivan Elisabeth Purba Jon Kenedy Marpaung Junaidi Junaidi kahar, Irawaty A. Karnirius Harefa Ketaren, Sinar Otneil Laura Mariati Siregar Laura Mariati Siregar Lestari, Mita Linawati Novikasari Lukman Lukman Lumbangaol, Theresia Veronika Maharani Maharani, Maharani Mendrofa, Priska Helni Swandy Mercy Grace Simbolon Mulyana Munthe, Rismawati Munthe, Seri Asnawati Nababan, Donal Napis Alfikri Nenis Gusnawati Laia Novita, Putri Tia Ovra Ovra Pangaribuan, Rapael Septian Perangin-angin, Zepanya Imanuel Priajaya, Sony Priska Mendrofa Purba, Sri Dearmaita Purba, Yunita Rismawati Munthe Rivani, Vita Diah Rohana, Taruli Rosdiana, Eva Rosmeri Saragih Saragih, Frida Liharis Saragih, Frida Liharris Sembiring, Ario Agantha Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Simanjuntak, Yunida Turisna Sinaga, Janno Sinaga, Stefya Natasya Sari Sindy Nafsya Aprilia Sinulingga, Elyzabeth Arihta Sirait, Asima Siregar, Laura Mariati Siti Maimunah Siti Maimunah Sitorus, Friyanka H.D. Syapitri, Henny Sylvia Maryance Siadari Tampubolon, Lindawati Farida Tasiah, Tasiah Teguh Pribadi Telaumbanua, Vivil Anindar Tiara Rajagukguk Toni Wandra Tumangger, Derianto Lasniate Ulfa Syahriani Malay Widyastuti, Desy Windha Khaila Shabrina WISNU HIDAYAT Yolanda D.B Manullang Yovsyah Yovsyah Yunita Purba Ziliwu, Meriberlina