Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Pola Persebaran Fasilitas Sosial Di Kabupaten Penajam Paser Utara Lestari, Astri; Dewanti, Ajeng Nugrahaning; Astha, Dwinsani Pratiwi; Pratama, Maryo Inri
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 3 No 1 (2024): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v3i1.1164

Abstract

Indonesia, as a country with a wide population diversity, faces the challenge of significant population growth. Rapid population growth requires increased social facilities to support the population's quality of life. According to Bapelibang PPU, the pattern of distribution of social facilities in this district is still not able to serve the entire community so there are still people who have difficulty getting these social facility services. Therefore, it is feared that this pattern of uneven distribution of social facilities will become a serious problem in the future. To overcome this, research is needed regarding the analysis of the distribution patterns of social facilities in order to provide consideration for future regional development so that it can maximize the function of services to the community. The aim of this research is to determine the distribution pattern of social facilities in North Penajam Paser Regency. The research method used in this research is descriptive quantitative with the nearest neighbor analysis method. The results of this analysis were obtained in this district. The distribution patterns that were formed tended to form clustered and random patterns.
Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat yang Tinggal di Desa Penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) simanjuntak, megawati; Yuliati, Lilik Noor; Sari, Anggi Mayang; Sjaf, Sofyan; Dewanti, Ajeng Nugrahaning; Nurfadillah, Mursidah; Pujowati, Penny
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 3 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0603.967-971

Abstract

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), diperlukan kebijakan komprehensif dan terpadu. Prioritas utama meliputi peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan, transportasi umum terintegrasi, serta penyediaan air bersih melalui sumur bor dan jaringan pipa. Sistem sanitasi yang efektif dan edukasi sanitasi, serta listrik stabil dan energi terbarukan juga diperlukan. Infrastruktur telekomunikasi dan pelatihan digital harus dikembangkan. Di sektor pendidikan, perlu dibangun sekolah dengan fasilitas lengkap dan latih guru dalam teknologi pendidikan. Program pelatihan yang relevan dengan pasar kerja IKN diperlukan, bersama kerjasama industri lokal untuk magang dan pelatihan. Kesehatan masyarakat harus ditingkatkan dengan puskesmas, rumah sakit, layanan kesehatan bergerak, dan program kesehatan masyarakat. Dorong ekonomi lokal dengan modernisasi pertanian, dukungan UMKM, dan e-commerce. Partisipasi masyarakat dalam perencanaan desa, serta bantuan sosial dan program kepemimpinan pemuda akan menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Alternatif Pengembangan Lahan Bekas Tambang Berdasarkan Tingkat Kekritisan Lahan di Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara Restiyandi, Tedi; Dewanti, Ajeng Nugrahaning
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 21, No 1 (2025): JPWK Volume 21 No. 1 March 2025
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v21i1.65147

Abstract

Berdasarkan data Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2018 potensi tambang batubara di Kecamatan Sanga-Sanga cukup besar dengan persentase luas Izin Usaha Pertambangan  mencapai 65% dari luas wilayah Kecamatan Sanga-Sanga. Namun Kegiatan pertambangan batubara yang dilakukan secara masif telah meninggalkan lahan bekas tambang yang berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan hidup, ekonomi, dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan arahan alternatif pengembangan lahan bekas tambang berdasarkan karakteristik lahan bekas tambang dan tingkat kekritisan lahannya guna meningkatkan kembali daya dukung lahan bekas tambang. Tingkat kekritisan lahan bekas tambang dianalisis menggunakan SIG dengan teknik overlay, menghasilkan 4 kategori yaitu Sangat Kritis, Kritis, Agak Kritis, dan Potensial Kritis. Kemudian kriteria dan alternatif pengembangan lahan bekas tambang berdasarkan tingkat kekritisannya dianalisis menggunakan Analytic Hierarchy Process dan dijabarkan secara deskriptif komparatif. Pada lahan bekas tambang Sangat Kritis dan Kritis kriteria pengembangan yang diprioritaskan yaitu pengembangan berbasis pelestarian lingkungan hidup dan konservasi. Sedangkan pada pada lahan bekas tambang Agak Kritis dan Potensial Kritis kriteria pengembangan yang diprioritaskan yaitu pengembangan berbasis sumber daya alam dan peningkatan ekonomi masyarakat. Adapun alternatif pengembangan lahan bekas tambang dipilih berdasarkan karakteristik tiap tingkat kekritisan lahannya menggunakan teknik AHP.
Analisis Ruang Terbuka Hijau Publik Terdampak Banjir di Kota Balikpapan syafitri, elin diyah; Lady, Gama; Dewanti, Ajeng Nugrahaning; Tufail, Dwiana Novianti
SPECTA Journal of Technology Vol. 7 No. 1 (2023): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.308 KB) | DOI: 10.35718/specta.v7i1.814

Abstract

Currently, there is a significant decrease in both the quantity and quality of Green Open Space (RTH), which impacts reducing the quality of the urban environment. The destruction of the buffer zone in the form of green open space has reduced water absorption into the ground, thus impacting the occurrence of floods. This study aims to identify the infiltration capability of green open space affected by floods in Balikpapan City. The main variables used in this study are the distribution of green open spaces and the distribution of flood locations; the analytical method used in this study is the overlay. Based on the research results, results can see that the flood-affected Public Green Open Space has an area of 477.1506 hectares. The number of Public Green Open Spaces affected by flooding is 65 units, with the type of Public Open Space covering urban forests, median road bodies, cemeteries, tourism/sports green open spaces, river borders, and city parks.
Analisis Tingkat Pelayanan Trans Balikpapan Berdasarkan Persepsi Pengguna (Studi Kasus: Koridor D Terminal Batu Ampar-Pelabuhan Ferry Kariangau) Zahra Salsabila; Ajeng Nugrahaning Dewanti; Mohtana Kharisma Kadri
Jurnal Penataan Ruang Vol. 15 No. 2 (2020): Jurnal Penataan Ruang 2020
Publisher : Jurnal Penataan Ruang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trans Balikpapan merupakan satu-satunya transportasi umum di Kota Balikpapan yang melayani mobilitas penduduk dari Terminal Batu Ampar-Pelabuhan Ferry Kariangau. Akan tetapi terdapat beberapa aspek pelayanan Trans Balikpapan yang tidak sesuai dengan standar pelayanan minimal, diantaranya adalah keselamatan, kenyamanan, kesetaraan dan keteraturan. Di sisi lain terjadi penurunan jumlah pengguna Trans Balikpapan pada tahun 2014-2019. Dengan melakukan analisis tingkat pelayanan dapat diketahui tingkat kinerja dan kepentingan dari setiap faktor kualitas pelayanan maupun secara keseluruhan. Sehingga dapat menjadi masukan dalam melaksanakan peningkatan pelayanan Trans Balikpapan Koridor D, mengingat koridor ini sebagai satu-satunya koridor yang beroperasi sejak tahun 2014. Terdapat dua sasaran dalam penelitian ini, sasaran pertama adalah menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pelayanan Trans Balikpapan menggunakan analisis isi dan sasaran kedua adalah menganalisis tingkat pelayanan Trans Balikpapan menggunakan analisis Importance Performance Analysis (IPA). Berdasarkan hasil analisis sasaran 1 didapatkan 25 dari 28 variabel yang berpengaruh terhadap pelayanan Trans Balikpapan. Selanjutnya sebanyak 25 variabel yang berpengaruh tersebut dinilai tingkat kepentingan dan kinerja berdasarkan persepsi pengguna menggunakan analisis IPA. Berdasarkan hasil analisis IPA diketahui bahwa secara rata-rata keseluruhan, pelayanan Trans Balikpapan termasuk dalam kategori kurang puas menurut penumpang dengan nilai 76% serta terdapat beberapa variabel yang memiliki kinerja rendah namun tergolong penting menurut penumpang yaitu kursi prioritas, fasilitas kebersihan halte, fasilitas kebersihan bus, ketepatan waktu, informasi tarif, informasi jadwal, ruang khusus untuk kursi roda dan waktu tunggu.